Tukang Gorengan yang Akhirnya Bisa Membeli Motor Impiannya Setelah Bermain di Tarunaplay
Di sebuah perempatan ramai yang setiap sore dipenuhi aroma khas gorengan panas, ada seorang penjual bernama Pak Sarman. Dengan gerobak kecilnya, ia menghidupkan suasana dengan tempe mendoan renyah, bakwan gurih, hingga pisang goreng manis yang selalu cepat habis. Meski dagangannya laris, kehidupan Pak Sarman tetap sederhana—terutama karena ia masih menggunakan motor tuanya yang sering mogok dan harus didorong.
Sudah lama ia memimpikan memiliki motor baru—motor yang kuat, irit, dan bisa membawanya pulang-pergi berjualan tanpa takut berhenti mendadak. Namun mimpi itu terasa jauh karena uangnya selalu habis untuk kebutuhan rumah tangga dan anak sekolah.
Suatu malam, setelah selesai menutup gerobaknya, Pak Sarman duduk santai sambil memainkan ponselnya. Dalam cerita fiksi ini, ia menemukan platform hiburan online bernama Tarunaplay, tempat banyak orang menikmati permainan penuh warna sebagai sarana hiburan setelah bekerja.
Tanpa ekspektasi apa pun, ia mencoba bermain untuk mengisi waktu luang. Permainannya ringan, animasinya seru, dan membuatnya sedikit terhibur setelah seharian berdiri di depan wajan panas.
Hingga suatu saat—masih dalam kisah fiksi ini—layar ponselnya berubah menjadi penuh cahaya. Efek visual berputar, musik semakin cepat, dan tulisan besar muncul:
“BIG WIN BONUS!”
Pak Sarman terdiam sesaat, tidak percaya dengan angka virtual yang muncul. Dalam cerita ini, momen itu menjadi titik balik yang akhirnya membuatnya bisa menabung cukup untuk membeli motor yang selama ini ia impikan.
Beberapa minggu kemudian, warga kampung dibuat heboh. Pak Sarman datang ke perempatan dengan motor baru yang mengilap. Anak-anak bersorak, pelanggan ikut tersenyum bangga. “Wah, motor baru, Pak?” tanya mereka.
Ia hanya tertawa kecil, “Rezeki lewat hiburan malam,” katanya.
Dengan motor barunya, hidup Pak Sarman terasa lebih ringan. Ia tidak lagi mendorong motor tua, tidak lagi khawatir telat berjualan, dan bisa pulang lebih cepat untuk berkumpul dengan keluarganya. Meski begitu, ia tetap rendah hati dan tetap menjual gorengan dengan harga murah seperti biasa.
Cerita fiksi ini menggambarkan bahwa kadang dalam sebuah kisah, kejutan bisa datang dari mana saja. Namun kerja keras, ketekunan, dan hati baik Pak Sarman tetap menjadi bagian terpenting dari hidupnya.
