Sejarah FC Barcelona (Futbol Club Barcelona)
FC Barcelona, atau lebih dikenal sebagai Barça, adalah salah satu klub sepak bola paling ikonik dan sukses di dunia, berbasis di Barcelona, Catalonia, Spanyol. Dijuluki Blaugrana (Biru-Merah), klub ini memiliki motto “Més que un club” (Lebih dari sekadar klub), yang mencerminkan identitas Catalan dan nilai sosialnya. Rivalitas utama dengan Real Madrid dikenal sebagai El Clásico, salah satu pertandingan paling bergengsi di dunia.
Pendirian dan Awal Sejarah
Klub ini didirikan pada 29 November 1899 oleh sekelompok pemuda Swiss, Inggris, dan Catalan yang dipimpin oleh Joan Gamper (Hans Gamper), seorang pengusaha Swiss yang jatuh cinta dengan sepak bola.

On this day in 1877, Barca’s founding father Joan Gamper was born …
Pertandingan pertama dimainkan pada 8 Desember 1899. Awalnya, Barça memenangkan beberapa gelar regional Catalan. Trofi mayor pertama adalah Copa Macaya (1901-02), pendahulu Catalan Championship.


Pada 1957, klub pindah ke Camp Nou (sekarang Spotify Camp Nou setelah sponsorship), stadion terbesar di Eropa dengan kapasitas sekitar 99.000 (sedang direnovasi hingga 2025-2026).


Era Keemasan Pertama (1950-an hingga 1970-an)
Di bawah pelatih seperti Helenio Herrera dan bintang seperti Ladislao Kubala, Barça memenangkan beberapa La Liga dan Copa del Rey. Puncak datang dengan kedatangan Johan Cruyff sebagai pemain pada 1973, yang membawa filosofi “Total Football” dan membantu memenangkan La Liga pertama setelah 14 tahun.

Johan Cruyff
Trofi Eropa pertama: European Cup Winners’ Cup 1979.
Era Dream Team dan Cruyff sebagai Pelatih (1980-an hingga 1990-an)
Cruyff kembali sebagai pelatih (1988-1996), membentuk Dream Team dengan pemain seperti Romário, Stoichkov, dan Guardiola. Mereka memenangkan 4 La Liga berturut-turut dan Champions League pertama pada 1992 di Wembley (vs Sampdoria).
Era Modern: Tiki-Taka dan Dominasi (2000-an hingga 2010-an)
Di bawah Pep Guardiola (2008-2012), Barça mencapai puncak dengan filosofi tiki-taka dan akademi La Masia.

Pep Guardiola says he will never coach Barcelona again | Football …
- Sextuple 2009: 6 trofi dalam satu tahun (La Liga, Copa del Rey, Supercopa, Champions League, UEFA Super Cup, Club World Cup) – rekor dunia.
- Dominasi dengan Lionel Messi, yang menjadi top scorer sepanjang masa klub (672 gol).


Treble lagi pada 2015 di bawah Luis Enrique.
Era Pasca-Messi dan Kebangkitan (2020-an hingga Sekarang)
Messi pergi pada 2021 karena krisis finansial. Periode sulit dengan beberapa pelatih, tapi kebangkitan di bawah Xavi (2021-2024) dan Hansi Flick (sejak 2024). Pada musim 2024-25, Barça mendominasi domestik: juara La Liga (ke-28), Copa del Rey, dan Supercopa de España – mengalahkan Real Madrid di beberapa pertemuan.


Hingga Desember 2025, klub sedang berjuang di Champions League dan kembali ke Camp Nou yang direnovasi.
Trofi Mayor (hingga Desember 2025)
FC Barcelona memiliki sekitar 142 trofi resmi (termasuk regional dan minor), salah satu yang terbanyak di dunia. Trofi utama:
- La Liga: 28 kali (terbaru 2024-25).
- Copa del Rey: 32 kali (rekor).
- Supercopa de España: 15 kali (terbaru 2025).
- UEFA Champions League: 5 kali (1992, 2006, 2009, 2011, 2015).
- UEFA Cup Winners’ Cup: 4 kali (rekor).
- UEFA Super Cup: 5 kali.
- FIFA Club World Cup: 3 kali.
Dari klub kecil yang didirikan imigran hingga simbol identitas Catalan dan raksasa sepak bola global, Barça dikenal dengan gaya bermain indah, akademi La Masia, dan basis penggemar fanatik (culés). “Visca Barça!”
