Madura United
π Profil Singkat Madura United
- Nama lengkap: Madura United Football Club
- Didirikan: 10 Januari 2016 (sebagai rebranding dari Persepam MU)
- Kota: Pamekasan, Madura, Jawa Timur
- Stadion: Gelora Ratu Pamelingan (kapasitas: 15.000)
- Warna seragam: Merah dan Putih
- Julukan:
- Sape Kerrab (Sapi Madura) β simbol kekuatan, ketangguhan, dan semangat petarung khas Madura
- Laskar Sape Kerrab
- Pemilik: PT Polije Madura Bersatu (didukung oleh Konglomerat asal Madura, Achmad Hidayat)
π₯ Asal Usul: Dari Persepam ke Madura United
- 1975: Berdiri sebagai Persepam Pamekasan (Persatuan Sepak Bola Pamekasan).
- 2014: Berganti nama menjadi Persepam Madura Utama.
- 2016: Dibeli dan direbranding total menjadi Madura United oleh pengusaha sukses asal Madura dengan visi:“Membawa kebanggaan Madura ke level nasional dan Asia.”
Perubahan ini mencakup logo baru, manajemen profesional, pemain berkualitas, dan infrastruktur modern.
π Prestasi Modern: Cepat Menanjak, Ambisius ke Puncak
Meski klub muda, Madura United cepat menjadi penantang gelar di Liga 1.
Prestasi Utama:
- Runner-up Liga 1: 2021β2022 β pencapaian terbaik sepanjang sejarah!
- 4 Besar Liga 1: 2017, 2018, 2019, 2022/23, 2023/24
- Juara Piala Presiden: 2022 β trofi pertama dalam sejarah klub!
β Mengalahkan Bali United di final - Perempat Final Piala AFC: 2023β2024 β langkah terjauh klub Indonesia di kompetisi Asia saat itu
π‘ Fakta Cepat:
Dalam 8 tahun, Madura United bertransformasi dari klub kasta kedua menjadi penantang gelar reguler dan wakil Indonesia di Asia.
π Identitas: Sape Kerrab dan Jiwa Madura
- Sape Kerrab adalah sapi aduan khas Madura β simbol keberanian, ketangguhan, dan jiwa petarung.
- Warna merah melambangkan semangat membara, putih melambangkan kesucian niat.
- Klub ini sangat dekat dengan budaya Madura:
- Sering mengadakan upacara adat sebelum laga besar
- Pemain dan pelatih diharapkan memahami “basa Madura” dan nilai “budi luhur”
- Semboyan: “Sape Kerrab, Tak Gentar Lawan Siapa Pun!”
π¬ “Di Madura, sapi bukan hanya ternak β dia adalah kehormatan. Dan di lapangan, kami adalah Sape Kerrab.”
β‘ Gaya Bermain: “Total Football” Ala Madura
Madura United dikenal dengan:
- Sepak bola ofensif, cepat, dan atraktif
- Tekanan tinggi sejak menit pertama
- Kombinasi sayap tajam (Theo Hernandez, Malik Risaldi) dan striker mematikan (Beto GonΓ§alves, Malik Risaldi, Peter Shalulile)
- Di bawah pelatih Didik Agus dan Felix Magath (2023), tim ini menerapkan taktik modern ala Eropa
π Pemain & Pelatih Internasional
Madura United berani merekrut talenta global:
- Peter Shalulile (Namibia) β pencetak gol terbanyak Liga 1 2023
- Slamet Nurcahyono (legenda lokal yang jadi ikon transisi)
- Felix Magath (Jerman) β mantan pelatih Bayern Munchen & Schalke, jadi pelatih Eropa pertama di Liga 1 sejak 2023
- Djenepo (Mali, eks Southampton) β rekrutan termahal dalam sejarah klub (2024)
ποΈ Stadion Gelora Ratu Pamelingan: Kandang Sape Kerrab
- Lokasi: Pamekasan, Madura
- Kapasitas: 15.000
- Karakteristik:
- Lapangan dengan rumput sintetis berkualitas FIFA
- Tribun “Kurungan Sape” diisi oleh Sparta β kelompok suporter paling fanatik di Jawa Timur
- Suasana sangat intimidatif untuk tim tamu β terutama saat lagu “Sape Kerrab” dinyanyikan
π Saat juara Piala Presiden 2022, puluhan ribu warga Madura menyambut tim dengan arak-arakan sapi aduan dan musik tradisional.
πΆ Budaya Suporter: “Sparta” dan Nyanyian Khas
- Fans Madura United disebut “Sparta” β akronim dari “Sapator Madura” (Pendukung Sape Kerrab)
- Mereka dikenal fanatik, loyal, dan sangat menjunjung tinggi harga diri Madura
- Lagu kebanggaan:“Sape Kerrabβ¦ maju terus!
Madura Unitedβ¦ juara dunia!” - Mereka juga sering membunyikan kentongan dan gong β warisan budaya lokal.
π‘ Fakta Unik
- Madura United adalah satu-satunya klub di Indonesia yang menggunakan sapi aduan sebagai lambang kekuatan.
- Klub ini punya akademi muda terbaik di Jawa Timur β melahirkan talenta seperti Ahmad Agung.
- Logo klub berbentuk kepala Sape Kerrab dengan mahkota kerajaan Sumenep β simbol sejarah Madura.
- Madura United tidak pernah terdegradasi sejak promosi ke Liga 1 (2016).
π Kondisi Terkini (2024β2025)
- Bermain di Liga 1
- Target:
- Juara Liga 1 pertama dalam sejarah
- Kembali ke Piala AFC
- Membangun stadion baru berkapasitas 30.000 (rencana 2025)
- Masih menjadi salah satu klub dengan basis fans terkuat di Jawa Timur, bahkan menyaingi Arema dan Persebaya dalam hal antusiasme.
π¬ Kesimpulan
Madura United bukan hanya klub sepak bola modern.
Ia adalah perwujudan semangat Sape Kerrab: tangguh, berani, dan tak kenal menyerah.
Dari pulau kecil di ujung timur Jawa, Laskar Sape Kerrab terus berlari β untuk mengguncang takhta sepak bola Indonesia.
“Di Madura, ada tiga hal yang tak terpisahkan: Garam, Sate, dan Madura United.”
