S.L. Benfica
🔴🤍 Profil Singkat S.L. Benfica
- Nama lengkap: Sport Lisboa e Benfica
- Didirikan: 28 Februari 1904
- Kota: Lisbon, Portugal
- Stadion: Estádio da Luz (kapasitas: 64.642)
- Warna seragam: Merah dan Putih
- Julukan:
- Águias (Elang)
- Benfica
- O Glorioso (Si Mulia)
- Pemilik: Klub milik anggota (sócios) — lebih dari 250.000 anggota, terbanyak di dunia untuk klub non-saham
🏆 Prestasi: Raja Portugal dengan Luka Eropa
Benfica adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Eropa, dengan dominasi domestik yang luar biasa — tapi diliputi “kutukan” di panggung Eropa sejak 1960-an.
Domestik (Portugal)
- Juara Primeira Liga: 38 kali — rekor terbanyak di Portugal, terbanyak ke-3 di Eropa (setelah Rangers & Celtic)
- Juara Taça de Portugal: 26 kali — rekor terbanyak!
- Juara Taça da Liga: 7 kali
- Juara Supertaça: 9 kali
- Treble domestik: 2014–15, 2016–17
Eropa & Dunia — KEJAYAAN & TRAGEDI
- Piala Champions: 2 kali juara
- 1961: Kalahkan Barcelona 3–2 (Bern)
- 1962: Kalahkan Real Madrid 5–3 (Amsterdam) — akhir dominasi Madrid!
- Finalis Piala Champions: 5 kali berturut-turut (1963–1968) → semua kalah!
- Termasuk 1963 vs Milan, 1965 & 1968 vs Manchester United
- Finalis Liga Champions:
- 1988: Kalah dari PSV Eindhoven (adu penalti)
- 1990: Kalah dari AC Milan
- Piala Super UEFA: Runner-up 1988
- Piala Interkontinental: Runner-up 1961, 1962
💔 Benfica adalah satu-satunya klub di dunia yang kalah di 10 final Eropa — melahirkan “Kutukan Béla Guttmann”:
“Takkan ada gelar Eropa untuk Benfica dalam 100 tahun!”
(Pelatih legendaris yang pergi marah karena gaji tak dinaikkan setelah juara 1962)
🦅 Asal Julukan “Águias” (Elang)
- Pada 1950-an, presiden Borges Coutinho ingin simbol baru yang mencerminkan kebebasan dan kekuatan.
- Seekor elang hidup diterbangkan di setiap laga kandang sejak 2003 — kini bernama “Vitória”
- Warna merah-putih melambangkan semangat revolusioner Lisbon.
🦅 Sebelum setiap laga di Estádio da Luz, Vitória si elang terbang mengelilingi lapangan — ritual paling ikonik di Eropa.
🌟 Era Emas: 1960–1968 — Ketika Benfica Mengguncang Dunia
Di bawah pelatih legendaris Béla Guttmann, Benfica menciptakan sejarah abadi:
- 1961 & 1962: Juara Piala Champions 2 kali berturut-turut
- Pemain ikonik:
- Eusébio — “Raja Hitam”, legenda Portugal, top scorer Piala Dunia 1 966
- Mário Coluna, José Águas, António Simões
- Gaya bermain: Cepat, teknis, menyerang total — menginspirasi sepak bola modern
💥 1962: Kalahkan Real Madrid 5–3 — akhir era 5 gelar Madrid berturut-turut.
🏟️ Estádio da Luz: Istana Elang di Lisbon
- Dibuka: 2003 (menggantikan stadion lama)
- Kapasitas: 64.642 — terbesar di Portugal
- Nama: “Da Luz” = “Cahaya” — dari paroki Lisbon tempat klub lahir
- Karakteristik:
- “Curva Sul” diisi oleh “No Name Boys” — suporter paling fanatik
- Suasana megah, intim, dan menakutkan untuk tim tamu
- Jadi lokasi final Liga Champions 2014 & 2021
🎶 Lagu kebanggaan fans:
“É Benfica, só Benfica… O nosso coração!”
(Hanya Benfica, hanya Benfica… Hati kami!)
🔥 Rivalitas Utama
- Sporting CP → “Derbi de Lisboa”
- Rival paling sengit di Portugal — melambangkan Benfica (rakyat) vs Sporting (elit)
- FC Porto → “O Clássico”
- Pertarungan utara vs selatan Portugal
- Benfica unggul dalam gelar, tapi Porto lebih sukses di Eropa modern
🧠 Akademi & Model Bisnis: “Pabrik Merah”
- Akademi “Benfica Campus” adalah salah satu terbaik di Eropa
- Melahirkan:
- Eusébio
- Bernardo Silva
- João Félix
- Renato Sanches
- Diogo Costa, Nuno Tavares
- Model:
- Bentuk pemain muda
- Jual ke klub besar (Man City, Atlético, Bayern)
- Gunakan profit untuk pertahankan dominasi domestik
💰 Benfica adalah satu-satunya klub Portugal yang profit transfer lebih tinggi daripada pendapatan TV.
💡 Fakta Unik
- Benfica adalah satu-satunya klub di dunia dengan rekor 10 kekalahan di final Eropa.
- Estádio da Luz adalah satu-satunya stadion di Eropa yang punya museum elang hidup.
- Klub ini tidak pernah terdegradasi sejak 1934 — konsistensi terpanjang di Portugal.
- “No Name Boys” adalah satu-satunya kelompok suporter di Eropa yang menolak nama resmi — sebagai bentuk perlawanan terhadap komersialisasi.
🏁 Masa Depun: Mengakhiri Kutukan, Mengejar Eropa
- 2024/25: Target —
- Pertahankan Primeira Liga
- Akhirnya menang di final Eropa — akhiri kutukan Guttmann
- Bangun tim muda + berpengalaman
- Tantangan:
- Menahan godaan menjual semua bintang
- Menghadapi dominasi finansial klub Inggris & Spanyol
“We’ve waited 62 years. One more final — and the curse ends.”
💬 Kesimpulan
S.L. Benfica bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah jiwa rakyat Portugal, monumen hidup Eusébio, dan bukti bahwa kejayaan dan tragedi bisa hidup berdampingan dalam satu elang merah.
“In Lisbon, we don’t just play football. We carry history — and we’re ready to break it.”
