Info terkini Tentang Permainan Online

Sejarah Lubang Buaya: Saksi Bisu Peristiwa G30S/PKI

Lubang Buaya adalah kawasan di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, yang menjadi salah satu situs sejarah paling kelam di Indonesia. Nama ini terkenal karena terkait erat dengan Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI), di mana tujuh perwira tinggi TNI Angkatan Darat diculik, disiksa, dibunuh, dan jenazahnya dibuang ke sumur tua di lokasi tersebut.

Monumen Pancasila Sakti - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia ...
Monumen Pancasila Sakti (2025) - All You Need to Know BEFORE You ...
MONUMEN PANCASILA SAKTI LUBANG BUAYA TERKINI | SAKSI BISU KEKEJAMAN PKI
Jakarta Indonesiaseptember 11 2018the Pancasila Sakti Stock Photo ...
5 Fakta Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Mengenang Perjuangan ...
Wisata Sejarah Jakarta “Monumen Pancasila Sakti” Lubang Buaya ...

Asal-Usul Nama Lubang Buaya

Nama “Lubang Buaya” sudah ada jauh sebelum peristiwa 1965. Menurut legenda masyarakat setempat dan catatan sejarah:

  • Kawasan ini dulunya rawa dan hutan karet dengan sungai (Kali Sunter) yang banyak dihuni buaya putih (buaya albino atau siluman menurut cerita rakyat).
  • Buaya sering membuat lubang di darat untuk bertelur atau beristirahat, sehingga daerah ini disebut “Lubang Buaya”.
  • Cerita lain: Saat banjir besar, pasukan Belanda terseret ke lubang karena ulah “Datuk Banjir” yang punya ilmu supranatural.

Nama ini tidak ada hubungan langsung dengan peristiwa G30S/PKI, tapi menjadi identik setelah tragedi tersebut.

SUMUR MAUT LUBANG BUAYA – S-1 Pendidikan Sejarah
Sejarah Lubang Buaya dan Asal Usulnya, Mengapa Disebut Lubang Buaya?
Kisah Pengambilan Jasad 7 Pahlawan Revolusi di Sumur Lubang Buaya

Peristiwa G30S/PKI di Lubang Buaya (30 September – 1 Oktober 1965)

Menurut versi sejarah resmi Indonesia:

  • Gerakan 30 September (G30S) adalah upaya kudeta yang didalangi Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui pasukan Cakrabirawa (pengawal presiden) di bawah Letkol Untung.
  • Malam 30 September 1965, pasukan menculik 7 perwira tinggi TNI AD dari rumah mereka karena dianggap bagian dari “Dewan Jenderal” yang akan kudeta Presiden Soekarno.
  • Korban (dikenal sebagai 7 Pahlawan Revolusi):
    1. Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani
    2. Letjen TNI Anumerta R. Suprapto
    3. Letjen TNI Anumerta S. Parman
    4. Letjen TNI Anumerta M.T. Haryono
    5. Mayjen TNI Anumerta D.I. Panjaitan
    6. Mayjen TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo
    7. Lettu Pierre Andreas Tendean (ajudan Jenderal A.H. Nasution yang selamat)
  • Para korban dibawa ke Lubang Buaya (dekat Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma), disiksa, dibunuh, dan jenazahnya dibuang ke sumur maut (kedalaman 12 meter, diameter 75 cm) secara bertumpuk.
  • Jenazah ditemukan pada 3-4 Oktober 1965 oleh pasukan RPKAD (cikal bakal Kopassus).
  • Peristiwa ini jadi pemicu transisi kekuasaan ke Orde Baru di bawah Soeharto.
Apakah Ada Pesta Pora Gerwani di Lubang Buaya? - Sejarah Jakarta
Ukuran Lubang Buaya Jakarta dan Sejarah Saksi Bisu Tragedi ...
Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta

Monumen Pancasila Sakti

Untuk mengenang korban dan menegaskan kesaktian Pancasila, dibangun Monumen Pancasila Sakti di lokasi yang sama (diresmikan 1 Oktober 1969 oleh Presiden Soeharto):

  • Luas lahan: 14,6 hektar.
  • Isi: Patung 7 Pahlawan Revolusi + Garuda Pancasila, Sumur Maut, Museum Paseban (diorama peristiwa), Museum Pengkhianatan PKI, relief perjuangan, rumah pos komando/dapur umum PKI.
  • Fungsi: Tempat peringatan Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober) setiap tahun.

Monumen ini jadi situs edukasi sejarah nasional, meski narasi G30S/PKI tetap kontroversial di kalangan sejarawan.

Lubang Buaya bukan hanya nama tempat, tapi simbol tragedi nasional yang mengingatkan pentingnya persatuan dan Pancasila. Kunjungi untuk belajar sejarah langsung! 🇮🇩

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *