Info terkini Tentang Permainan Online

LEVANTE U.D.

🐸 Profil Singkat Levante U.D.

  • Nama resmi: Levante Unión Deportiva
  • Didirikan: 1909 (sebagai Levante Foot-Ball Club), lalu bergabung dengan Gimnástico FC pada 1939 → resmi jadi Levante Unión Deportiva
  • Kota: Valencia, Comunidad Valenciana, Spanyol
  • Stadion: Estadi Ciutat de València (Kota Valencia Stadium)
    • Kapasitas: 26.354 penonton
    • Lokasi: Distrik Campanar, Valencia
  • Warna seragam: Merah dan Biru
  • Julukan:
    • Los Granotas (Katak)
    • El Levante
  • Kepemilikan: Klub milik anggota (socios) — tidak dimiliki investor asing
  • Presiden saat ini: Paco Racionero (sejak 2023)

🏆 Prestasi: Klub Kecil dengan Hati Raksasa

Levante U.D. bukan klub kaya atau bergelimang trofi, tapi punya sejarah kejutan dan konsistensi luar biasa di La Liga Spanyol.

Prestasi Domestik

  • Belum pernah juara La Liga atau Copa del Rey
  • Pencapaian terbaik di La Liga:
    • Peringkat ke-5 (2011–12) → lolos ke Liga Europa
    • Peringkat ke-6 (2017–18) → lolos ke Liga Europa lagi
  • Copa del Rey:
    • Sering tampil sebagai “pembunuh raksasa”
    • Capaian terbaik: Perempat final (2019, 2021)

Prestasi Eropa

  • Liga Europa 2012–13:
    • Lolos dari grup yang berisi Twente (Belanda) dan Hannover 96 (Jerman)
    • Kalah dari Rubin Kazan (Rusia) di babak 16 besar
  • Liga Europa 2018–19:
    • Menang 2–1 atas AC Milan di San Siro!
    • Kalah dari Sevilla (raja Liga Europa) di 16 besar

💡 Fakta Menakjubkan:
Pada musim 2017–18, Levante mengalahkan Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madridsatu-satunya klub Spanyol yang melakukannya dalam satu musim!


🐸 Asal Usul Julukan “Granotas” (Katak)

  • Pada awal berdiri, tim berlatih di daerah rawa dekat pantai Valencia yang penuh katak.
  • Lawan mengejek mereka sebagai “tim katak”, tapi para pemain mengadopsinya sebagai simbol kebanggaan.
  • Kini, patung katak raksasa berdiri di luar stadion — menjadi ikon kota dan klub.

💬 “Kami mungkin kecil seperti katak, tapi kami berani melompati raksasa.”


🌟 Era Modern: Pahlawan dari Campanar

Levante dikenal sebagai “giant-killer” (pembunuh raksasa) berkat:

  • Gaya bermain ofensif, cepat, dan tak kenal takut
  • Manajemen cerdas dengan anggaran terbatas
  • Pemain ikonik:
    • José Luis Morales — legenda hidup, top scorer sepanjang masa (100+ gol)
    • Arouna Koné, Obafemi Martins, Roger Martí — striker mematikan
    • Jordi Xumetra, Rubén Rochina — pemain akademi lokal

Kemenangan Epik:

  • 5–4 vs Barcelona (2018) — salah satu laga paling gila di Camp Nou
  • 2–1 vs Real Madrid (2020) — di Santiago Bernabéu
  • 3–2 vs Atletico Madrid (2018)

🏟️ Estadi Ciutat de València: “Kandang Katak”

  • Intim, panas, dan penuh gairah
  • Tribun “Fondo Sur” diisi oleh “Grada 1909” — kelompok suporter fanatik yang setia
  • Suasana sangat mendukung, terutama saat derby melawan Valencia CF
  • Stadion ini jarang penuh di masa sulit, tapi meledak saat Levante menang

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Soc un granota, visc a València… i no tinc por de ningú!”
(Aku seekor katak, tinggal di Valencia… dan aku tak takut pada siapa pun!)


🔥 Derbi Valensia: Rivalitas dengan Valencia CF

  • Lawan utama: Valencia CF
  • Pertandingan disebut “Derbi Valensia”
  • Perbedaan identitas:
    • Valencia CF: Klub mapan, bersejarah, berorientasi Eropa
    • Levante U.D.: Klub rakyat, kelas pekerja, dan komunitas pelabuhan
  • Meski rival, hubungan antarfans relatif damai — lebih seperti “persaingan persaudaraan” daripada permusuhan.

📉 Degradasi 2023: Ujian bagi Jiwa Granotas

  • Musim 2022–23: Levante terdegradasi ke Segunda División setelah 11 tahun di La Liga.
  • Penyebab:
    • Masalah finansial
    • Performa inkonsisten
    • Kehilangan pemain kunci
  • Tapi semangat tak padam:
    • Fans tetap setia memadati stadion
    • Klub fokus pada promosi kembali ke La Liga
    • José Luis Morales tetap bertahan sebagai “kapten jiwa”

💚 Filosofi Klub: “Kecil Tapi Berani”

  • Levante adalah “klub keluarga” — dekat dengan komunitas lokal.
  • Menolak investor asing besar untuk menjaga identitas.
  • Akademi muda (“Cantera”) jadi tulang punggung tim.
  • Semboyan: “Petits però valents!” (Kecil tapi berani!)

💡 Fakta Unik

  1. Levante adalah satu-satunya klub di Spanyol yang pernah punya dua pelatih perempuan sukses di tim putri (kini jadi kekuatan utama liga wanita Spanyol).
  2. José Luis Morales adalah pemain pertama dalam sejarah La Liga yang mencetak gol dengan tumit, kepala, dan tendangan sepeda dalam satu musim.
  3. Pada 2020, Levante jadi klub pertama di dunia yang mengheningkan cipta 1 menit untuk korban rasisme sebelum laga.
  4. Klub ini aktif dalam isu sosial: mendukung hak perempuan, migran, dan lingkungan.

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di Segunda División
  • Target: Promosi kembali ke La Liga
  • Strategi:
    • Regenerasi skuad dengan pemain muda
    • Fokus pada stabilitas finansial
    • Perkuat akademi dan tim putri
  • Basis fans tetap kuat — justru makin solid di masa sulit.

💬 Kesimpulan

Levante U.D. bukan klub yang diukur dari trofi, tapi dari jiwa, keberanian, dan cinta pada kota kecilnya.
Ia adalah bukti bahwa sepak bola bukan soal uang, tapi soal hati.

“Di Valencia, ada dua klub. Yang satu punya sejarah. Yang satu punya jiwa. Kami adalah yang kedua.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *