Wolverhampton Wanderers F.C.
🖤🧡 Profil Singkat Wolverhampton Wanderers F.C.
- Nama lengkap: Wolverhampton Wanderers Football Club
- Didirikan: 1877
- Kota: Wolverhampton, West Midlands, Inggris
- Stadion: Molineux Stadium (kapasitas: 32.050)
- Warna seragam: Hitam dan Emas (Kuning)
- Julukan:
- Wolves
- The Wanderers
- Pemilik: Fosun International (konglomerat Tiongkok, sejak 2016)
- Status 2024/25: Bermain di Premier League
🏆 Prestasi: Raksasa Inggris dengan 13 Trofi Mayor
Wolves adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 145 tahun.
Domestik (Inggris)
- Juara Liga Inggris (First Division): 3 kali
- 1953–54, 1957–58, 1958–59
→ Satu-satunya klub yang juara liga 2 kali berturut-turut di era 1950-an
- 1953–54, 1957–58, 1958–59
- Juara Piala FA: 4 kali
- 1893, 1908, 1949, 1960
- Juara Piala Liga Inggris: 2 kali
- 1974, 1980
- Juara Championship (kasta kedua): 4 kali — termasuk 2017–18 (promosi ke Premier League)
Eropa
- Piala UEFA (kini Liga Europa): Runner-up 1972
- Piala Winners’ Cup: Semi-final 1961
- Liga Europa 2 019–20:
- Capai perempat final — kalah dari Sevilla (juara tahun itu)
💡 Wolves adalah salah satu dari hanya 7 klub Inggris yang pernah juara Liga Inggris.
🐺 Asal Julukan “Wolves”
- Nama “Wolverhampton” berasal dari “Wulfrun’s Heantun” — tanah milik Lady Wulfrun, bangsawan Anglo-Saxon abad ke-10.
- Serigala (wolf) menjadi simbol kota sejak abad pertengahan.
- Warna hitam dan emas diadopsi pada 1888, terinspirasi dari lambang kota Wolverhampton.
🐺 Patung serigala raksasa (“The Wanderer“) berdiri di luar Molineux — menjadi ikon kota dan klub.
🌟 Era Keemasan: 1950-an – Dominasi Inggris
Di bawah manajer legendaris Stan Cullis, Wolves jadi tim terkuat di Inggris:
- Gaya bermain: Cepat, fisik, dan ofensif
- Pemain ikonik: Billy Wright (kapten Inggris & Wolves, 541 penampilan)
- 1953: Pertandingan persahabatan melawan Honved (Hungaria) disiarkan TV nasional — dianggap sebagai katalis lahirnya Liga Champions oleh media Eropa!
- 1958 & 1959: Juara liga berturut-turut — kejayaan yang tak tertandingi hingga kini.
📉 Masa Kelam: Dekade Keterpurukan (1980–2016)
- 1980-an–2000-an: Turun ke kasta ketiga dan keempat — nyaris bangkrut
- 2012: Terdegradasi ke League One (kasta ketiga)
- Fans protes besar terhadap pemilik lama yang dianggap tidak ambisius
🐉 Revolusi Fosun: Kebangkitan ala Tiongkok (2016–Sekarang)
- 2016: Dibeli oleh Fosun International (Tiongkok)
- 2017: Tunjuk Nuno Espírito Santo sebagai pelatih
- 2017–18: Juara Championship → promosi ke Premier League
- 2018–2021:
- Finish ke-7 di Premier League 2 musim berturut-turut
- Lolos ke Liga Europa → capai perempat final 2020
- Kalahkan Manchester United, Chelsea, Liverpool berkali-kali
- Pemain kunci era ini:
- Raúl Jiménez
- Diogo Jota
- Adama Traoré
- Rúben Neves (kapten muda Portugal)
💬 “Kami bukan klub kecil. Kami adalah serigala yang kembali ke hutan.”
— Nuno Espírito Santo
🏟️ Molineux Stadium: Istana Serigala
- Dibuka: 1889 — salah satu stadion tertua di dunia yang masih aktif
- Kapasitas: 32.050
- Karakteristik:
- “Stan Cullis Stand” dan “Steve Bull Stand” menghormati legenda klub
- “Billy Wright Stand” diisi oleh fans paling vokal
- Suasana sangat intim dan menakutkan untuk tim tamu
- Rencana: Perluasan ke 38.000+ dalam 5 tahun
🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Oh, Wolves! Wolves! Marching on together!”
🔥 Rivalitas Utama: Black Country Derby
- Lawan utama: West Bromwich Albion
- Pertandingan disebut “Black Country Derby” — salah satu derby paling emosional di Inggris
- Akar persaingan:
- Jarak hanya 12 km
- Persaingan industri abad ke-19 (baja, batu bara, manufaktur)
- Identitas kota berbeda: Wolverhampton (serigala) vs West Brom (throstle)
- Pertandingan selalu panas, penuh kartu, dan gengsi tinggi
💚 Legenda Abadi: Steve Bull
- Steve Bull adalah pahlawan terbesar Wolves:
- 306 gol dalam 516 penampilan (1986–1999)
- Satu-satunya pemain yang mencetak 200+ gol di liga Inggris untuk satu klub di era modern
- Namanya diabadikan di “Steve Bull Stand”
- Dijuluki “King of Molineux”
🏅 Patungnya berdiri di luar stadion — tempat ziarah wajib fans.
💡 Fakta Unik
- Wolves adalah klub pertama di dunia yang memainkan pertandingan liga pada hari Minggu (1960-an).
- Molineux adalah stadion pertama di Inggris yang punya lampu sorot permanen (1953).
- Pada 1950-an, Wolves pernah menang 16–0 melawan Barnes FC — rekor kemenangan terbesar dalam sejarah klub.
- Klub ini punya akademi muda terbaik di Midlands, melahirkan Raúl Jiménez, Rúben Neves, dan Matheus Cunha.
🏁 Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan Eropa
- 2024/25: Target — konsisten di papan tengah Premier League
- Fokus pada:
- Regenerasi skuad muda
- Gaya bermain ofensif ala Julen Lopetegui / Gary O’Neil
- Bangun kembali reputasi Eropa
- Dengan infrastruktur modern dan dukungan finansial Fosun, Wolves siap menjadi kekuatan jangka panjang.
💬 Kesimpulan
Wolverhampton Wanderers bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol kebangkitan dari abu, kebanggaan kota industri, dan bukti bahwa serigala tak pernah benar-benar tidur — hanya menunggu waktu untuk kembali mengaum.
“From the ashes, we rise. As Wolves, we fight.”
