Laporan Bulanan Biasa Tutup Buku pada Tanggal Berapa?
Dalam akuntansi dan pelaporan keuangan perusahaan di Indonesia, laporan bulanan (monthly financial report) umumnya ditutup buku pada akhir bulan kalender, yaitu tanggal 30 atau 31 tergantung bulan tersebut.
Penjelasan Lebih Detail:
- Tanggal Penutupan Buku Bulanan:
- Bulan dengan 31 hari (Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober, Desember): 31
- Bulan dengan 30 hari (April, Juni, September, November): 30
- Februari: 28 (tahun biasa) atau 29 (tahun kabisat)
Contoh:
- Laporan Januari 2025: Tutup buku 31 Januari 2025
- Laporan Februari 2025: Tutup buku 28 Februari 2025
- Laporan Desember 2025: Tutup buku 31 Desember 2025
Praktik Umum di Perusahaan Indonesia
- Tanggal Tutup Buku: Transaksi terakhir yang dicatat adalah hingga pukul 23:59 pada tanggal akhir bulan.
- Proses Penutupan: Biasanya dilakukan pada 1–5 hari kerja bulan berikutnya (misalnya, penutupan Januari dilakukan pada awal Februari).
- Alasan: Agar laporan keuangan bulanan selaras dengan periode kalender, memudahkan perbandingan year-on-year dan pelaporan pajak (misalnya PPN masa, laporan keuangan internal).
Pengecualian
Beberapa perusahaan (terutama multinasional atau dengan fiscal year berbeda) bisa menetapkan tanggal tutup buku bukan akhir bulan kalender, misalnya:
- Tanggal 25 setiap bulan (untuk sinkronisasi gaji atau cutoff operasional).
- Minggu ke-4 setiap bulan.
Namun, untuk laporan bulanan standar di Indonesia (baik perusahaan kecil, menengah, maupun besar), akhir bulan kalender (30/31) adalah praktik paling umum dan sesuai PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan).
Jika perusahaan Anda memiliki kebijakan khusus, biasanya tertulis di Accounting Manual atau SOP Keuangan.
Butuh contoh jurnal penutupan atau template laporan bulanan? Saya bisa bantu! 😊
