Info terkini Tentang Permainan Online

Susul Jakarta, Bali dan daerah-daerah ini tiadakan kembang api pesta Tahun Baru 2026

DENPASAR: Daerah-daerah mengikuti langkah JAKARTA yang lebih dulu memutuskan tidak menggelar pesta kembang api dalam perayaan pergantian tahun 2025 ke 2026. Sejumlah pemerintah daerah memilih perayaan Tahun Baru yang lebih sederhana dan khidmat sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di berbagai wilayah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya memutuskan tidak menggelar pesta kembang api dan mengurangi jumlah panggung hiburan. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan perayaan Tahun Baru di Jakarta tidak perlu diramaikan dengan kembang api dan sebaiknya dilakukan dengan konsep sederhana serta penuh empati terhadap korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Gubernur menginginkan perayaan menggunakan media lain seperti atraksi drone serta menyediakan ruang khusus bagi masyarakat untuk berdoa dan kontemplasi, bukan pesta yang berlebihan. Larangan pesta kembang api tersebut berlaku menyeluruh, baik untuk kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun pihak swasta.

DENPASAR, JAWA BARAT, HINGGA YOGYAKARTA AMBIL SIKAP SERUPA

Pemerintah Kota Denpasar memutuskan tidak menggelar konser musik dan pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap kondisi nasional yang sedang dilanda bencana. 

Sebagai gantinya, Denpasar akan menggelar pementasan seni budaya di kawasan Catur Muka dan selatan Lapangan Puputan Badung dengan tema Melepas Matahari.

“Tidak seperti tahun lalu, kali ini tidak ada musik dan kembang api. Esensinya tetap pada pembinaan dan pelestarian seni budaya,” ucap Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I Wayan Arta, dikutip Kumparan, Selasa (24/12).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan menyelenggarakan pesta kembang api atau perayaan Tahun Baru berskala besar. 

Kegiatan resmi kemungkinan diganti dengan doa bersama oleh aparatur sipil negara di Gedung Sate, Bandung. Masyarakat diminta mengisi malam Tahun Baru dengan kegiatan positif bersama keluarga.

“Pemprov tidak ada, kita hanya memonitor di masyarakat agar tahun barunya berjalan efektif dan teman-teman ASN di Gedung Sate ada nanti berdoa bersama,” tutur gubernur yang akrab disapa KDM itu kepada Antara di Bandung.

KDM juga mengimbau masyarakat merayakan pergantian tahun secara khidmat dan tidak melakukan euforia berlebihan, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Semua orang harus hati-hati dan rayakan tahun baru sebagai bahan evaluasi agar tahun depan jauh lebih baik,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *