Info terkini Tentang Permainan Online

agen slot

now browsing by category

 

Leicester City F.C.

🦊 Profil Singkat Leicester City F.C.

  • Nama lengkap: Leicester City Football Club
  • Didirikan: 1884 (sebagai Leicester Fosse)
  • Kota: Leicester, East Midlands, Inggris
  • Stadion: King Power Stadium (kapasitas: 32.312)
  • Warna seragam: Biru dan Putih
  • Julukan:
    • The Foxes (Rubah) β€” simbol kota Leicester sejak abad ke-17
    • The Blues
  • Pemilik: King Power Group (keluarga Srivaddhanaprabha), sejak 2010

πŸ† Prestasi: Dari Hampir Bangkrut ke Juara Dunia

Domestik (Inggris)

  • Juara Premier League: 2015–16 β€” satu-satunya gelar liga dalam 138 tahun sejarah klub!
    β†’ Taruhannya 1:5000 β€” paling tidak diunggulkan sepanjang sejarah olahraga
    β†’ Jamie Vardy, Riyad Mahrez, N’Golo KantΓ©, dan Claudio Ranieri jadi legenda
  • Juara Piala FA: 1 kali β€” 2020–21 (kalahkan Chelsea 1–0, gol Youri Tielemans)
  • Juara Piala Liga Inggris: 3 kali (1964, 1997, 2000)
  • Runner-up Liga Inggris: 1928–29

Eropa

  • Liga Champions 2016–17:
    • Lolos dari grup yang berisi Porto, Brugge, Copenhagen
    • Kalahkan Sevilla di 16 besar
    • Perempat final β€” kalah dari AtlΓ©tico Madrid
  • Liga Europa 2020–22:
    • Capai semi-final 2021

πŸ’‘ Leicester adalah satu-satunya klub di dunia yang pernah juara liga utama setelah nyaris bangkrut dan hampir terdegradasi di musim sebelumnya.


🦊 Asal Julukan “The Foxes”

  • Kota Leicester dikenal sebagai pusat perburuan rubah sejak abad ke-17.
  • Rubah melambangkan kecerdikan, ketangkasan, dan keberanian β€” nilai yang diusung klub.
  • King Power Group (pemilik Thailand) memperkuat citra ini dengan logo rubah emas modern.

🦊 Maskot resmi: Filbert Fox β€” dinamai dari Filbert Street, stadion lama Leicester (1891–2002).


🌟 Kisah Ajaib 2015–16: The Greatest Underdog Story

  • Musim 2014–15: Leicester nyaris terdegradasi, selamat di menit akhir.
  • Musim 2015–16:
    • Pelatih: Claudio Ranieri (dianggap “pelatih gagal” sebelumnya)
    • Anggaran tim: Β£57 juta β€” 1/10 dari Manchester United
    • Jamie Vardy: Pemain non-liga β†’ top scorer liga
    • N’Golo KantΓ©: Dari Caen (Prancis) β†’ pemain tengah terbaik dunia
  • 2 Mei 2016: Leicester resmi juara setelah Tottenham imbang vs Chelsea.
  • Kota Leicester berhenti bekerja β€” 200.000 orang turun ke jalan merayakan keajaiban.

πŸ’¬ “They said it was impossible. We said, ‘Why not?'”
β€” Poster fans Leicester


🏟️ King Power Stadium: Istana Rubah

  • Dibuka: 2002 (menggantikan Filbert Street)
  • Kapasitas: 32.312
  • Nama: Diambil dari King Power Duty Free, perusahaan pemilik klub
  • Atmosfer:
    • Tribun East Stand diisi oleh “Foxes Trust” β€” fans paling fanatik
    • Lagu kebanggaan: “When You’re Smiling” (dinyanyikan sejak 1960-an)

πŸ’” 27 Oktober 2018: Helikopter Vichai Srivaddhanaprabha (pemilik klub) jatuh di luar stadion setelah pertandingan β€” seluruh dunia berduka. Stadion ditutup seminggu, dan rubah emas di logo dikabungkan hitam.


πŸ“‰ Pasca-Kejayaan: Tantangan & Keterpurukan

  • 2017–2022: Stabil di papan tengah, bahkan jadi “raksasa pembunuh”
  • 2022–2023: Terdegradasi ke Championship setelah 8 tahun di Premier League
  • 2023–2024: Juara Championship β†’ promosi langsung ke Premier League 2024/25
    β†’ Di bawah pelatih Enzo Maresca, Leicester bermain sepak bola menyerang total

πŸ’š Filosofi & Identitas

  • Leicester dikenal sebagai “klub keluarga”:
    • Dekat dengan komunitas lokal
    • Dukung keberagaman (pemain dari 20+ negara)
    • Fokus pada pemain berkarakter, bukan bintang mahal
  • Semboyan: “Fearless Foxes!”

πŸ’‘ Fakta Unik

  1. Claudio Ranieri dipecat 9 bulan setelah juara β€” keputusan paling kontroversial dalam sejarah klub.
  2. Jamie Vardy memegang rekor mencetak gol dalam 11 laga beruntun di Premier League (2015).
  3. Leicester adalah satu-satunya klub Inggris yang pernah punya 3 pemain masuk skuad Piala Dunia 3 negara berbeda dalam satu musim (Inggris, Aljazair, Prancis β€” 2016).
  4. King Power Stadium adalah satu-satunya stadion di Inggris yang namanya diambil dari perusahaan Asia.

🏁 Masa Depan: Kembali ke Peta Eropa

  • 2024/25: Kembali ke Premier League
  • Fokus pada:
    • Regenerasi skuad muda
    • Gaya bermain ofensif ala Enzo Maresca
    • Bangun akademi kelas dunia
  • Target: Konsisten di papan tengah, lalu kembali ke Eropa

“Kami bukan hanya klub yang pernah menang. Kami adalah bukti bahwa segalanya mungkin.”


πŸ’¬ Kesimpulan

Leicester City bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol harapan, keberanian, dan keajaiban β€” bukti bahwa dalam olahraga, hati bisa mengalahkan uang.

“5000 to 1? That’s Leicester City.”
β€” Kalimat yang kini abadi di sejarah dunia.

Rex Regum Qeon

Logo RRQ
JulukanRaja Dari Segala Raja
Nama singkatRRQ
DivisiAktif (10):
Mobile Legends: Bang BangΒ (2017β€”Sekarang)
Free FireΒ (2019β€”Sekarang)
PUBG MobileΒ (2018β€”Sekarang)
ValorantΒ (2020β€”Sekarang)
Honor of KingsΒ (2024β€”Sekarang)
eFootballΒ (2025β€”Sekarang)
Street Fighter 6Β (2025β€”Sekarang)
Teamfight TacticsΒ (2025β€”Sekarang)
Tekken 8Β (2025β€”Sekarang)
Delta ForceΒ (2025β€”Sekarang)Dibubarkan (10):
Dota 2Β (2013β€”2019)
Arena of ValorΒ (2017β€”2019)
Point BlankΒ (2017β€”2019)
PUBGΒ (2018β€”2019)
Counter StrikeΒ (2018β€”2019)
Apex LegendsΒ (2019)
Call of Duty: MobileΒ (2020)
League of Legends: Wild RiftΒ (2021β€”2023)
PokΓ©mon UniteΒ (2023)EA Sports FCΒ (?)
Didirikan2013; 12 tahun lalu
Berbasis diJakarta,Β Indonesia
LokasiΒ Indonesia
Β Filipina
Β Korea Selatan
Klub penggemar resmiKingdom
Mitrarealme
Asus ROG
Biznet
Sukro
Pop Mie
Ayana
GODA
VIrtu Digilab
Situs webhttps://teamrrq.com/

Tentang


Sejarah

Rex Regum Qeon (RRQ) didirikan pada Oktober 2013 oleh Riki “Qeon” K. Suliawan selaku pendiri (founder) dan Adrian “AP” Pauline sebagai rekan pendiri (co-founder) dan selanjutnya menjabat sebagai CEO RRQ. Organisasi ini berawal dari hobi bermain gim keduanya yang kemudian berkembang seiring minat mereka terhadap kejuaraanΒ Dota 2Β hingga akhirnya mendorong didirikannya RRQ sebagai sebuah organisasi profesional di bidangΒ esports.[3]

Dari tahun 2013 hingga 2017, RRQ hanya memiliki satu tim divisi, yaituΒ Dota 2. Adrian Pauline menyatakan bahwa pada awalnya organisasi ini hanya dijalankan sebatas hobi dan pekerjaan sampingan, tanpa berfokus pada aspek bisnis. Namun, dengan meningkatnya popularitas esports pada tahun 2014, Andrian Pauline, yang awalnya adalah Product Director di QEON Interactive, mengundurkan diri dari jabatannya dan mengalihkan fokusnya ke tim RRQ. Sejak saat itu, RRQ mulai mengarahkan perhatian secara serius pada pengembangan bisnisnya.

Pada tahun 2017, RRQ menambah tiga divisi esports baru, yaitu RRQ Endeavour diΒ Point Blank, RRQ.O2 diΒ Mobile Legends, dan satu tim divisiΒ PUBGΒ yang bertahan relatif singkat.[3][4]Β Pada akhir tahun 2019, Adrian Pauline memutuskan untuk memindahkan RRQ Endeavour dariΒ Point BlankΒ ke gimΒ Call of Duty: Mobile.[4]

RRQ pernah memperluas cabang internasionalnya diΒ Thailand,Β Brasil, danΒ Filipina.[3]Β Namun, hingga saat ini, satu-satunya cabang internasional RRQ yang masih aktif adalah di Filipina, yaitu RRQ Kaito.[4]

Pada tahun 2020, RRQ menduduki peringkat ketiga sebagai organisasi esports terpopuler di dunia berdasarkan aktivitas di media sosial. Peringkat ini berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable, sebuah perusahaan pemantau data yang berbasis diΒ New York, dalam laporannya yang berjudulΒ The State of Social Media 2020. Dalam laporan tersebut, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun 2020 mencapai 26,5 juta aktivitas. Angka ini hanya berada di bawahΒ Faze ClanΒ dengan 142,9 juta aktivitas dan G2 Esports dengan 38,1 juta aktivitas.[5][6]

Pada tahun 2025, RRQ terpilih sebagai salah satu organisasi yang bergabung dalamΒ Esports World Cup FoundationΒ (EWCF)Β Club Partner Program, dengan pendanaan hingga sebesar USD 1 Juta, untuk mendukung pengembangan merek dan operasional tim di tingkat internasional.[7]Β Sebagai bagian dari partisipasinya dalamΒ Esports World CupΒ (EWC) 2025, RRQ membentuk dua divisi baru, yaituΒ Tekken 8Β danΒ Street Fighter 6.[8]

Gaji

Adrian Pauline, CEO RRQ, dalam wawancaranya denganΒ Kompas TVΒ pada tahun 2021, menyatakan bahwa organisasi esports miliknya memberikan gaji kepada para pemain timnya setiap bulan, kira-kira sekitar 1 hingga 3 Juta Rupiah per bulan.[3]Β Pada tahun 2024, Adrian Pauline menyebutkan bahwa minimal gaji pemain RRQ, khususnya pemain yang bermain diΒ MPL Indonesia, adalah minimal setara dengan UMR Jakarta dengan rata-rata sebesar 7 Juta Rupiah.[9]

Prestasi


Hingga akhir tahun 2024, RRQ mencatatkan empat gelar juara dunia berdasarkan rekap internal organisasi, yang juga direpresentasikan dalam bentuk bintang pada jersey tim. Dua gelar berasal dari gimΒ Point Blank, yaitu PBIC 2017 bersama RRQ Endeavour dan PBWC 2019 bersama RRQ TCN. Adapun dua gelar lainnya diraih dariΒ PUBG Mobile, termasuk kemenangan pada ajangΒ PUBG Mobile Star Challenge 2018Β melalui tim RRQ Athena. Namun, terdapat sumber publik yang hanya mencatat total tiga gelar, dengan tidak memasukkanΒ PUBG Mobile Star Challenge 2019Β karena hanya merupakan pertandingan eksibisi (showmatch).[10]

Pada tahun 2020, RRQ menempati peringkat ketiga sebagai organisasi tim esports paling populer di dunia. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable dengan judulΒ The State of Social Media 2020, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun tersebut tercatat mencapai 26,5 juta interaksi.[5]

Mobile Legends: Bang Bang


Sejarah

RRQ Esports memasuki kancah kompetitifΒ Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)Β pada tahun 2017 dengan membentuk tim RRQ.O2, yang menjadi salah satu tim profesional perintis di Indonesia. Pada MPL Indonesia Season 1, RRQ.O2 tampil dominan di musim reguler dan menempati posisi puncak klasemen. Namun, mereka gagal meraih gelar juara setelah finis di peringkat ketiga pada babak playoff. Di musim berikutnya, RRQ.O2 bangkit dan berhasil meraih gelar juara MPL Indonesia Season 2 usai mengalahkan EVOS Legends di partai final.[11]

Kemitraan dengan PSG

Pada Februari 2019, RRQ menjalin kemitraan dengan klub sepak bola asal Eropa,Β Paris Saint-Germain F.C.Β (PSG). Kolaborasi ini diumumkan dalam konferensi pers di Hotel Dharmawangsa,Β Jakarta. Melalui divisi esports-nya, PSG secara resmi bekerja sama dengan RRQ untuk keikutsertaan dalam MPL Indonesia Season 3 pada 16 Februari 2019.[12]Β Kemitraan tersebut berakhir pada Juli 2019.[13]

Ekspansi ke Brasil

Setelah berakhirnyaΒ Kejuaraan Dunia M3 MLBB, skuad perwakilan Brasil, Keyd Stars, dibubarkan, sebagaimana dikonfirmasi oleh salah satu anggotanya. Menjelang MPL Indonesia Season 9, RRQ mengumumkan ekspansinya ke MPL Brasil dengan membentuk tim RRQ Akira. Skuad ini sebagian besar terdiri dari mantan pemain Keyd Stars.[14]Β RRQ Akira dibubarkan pada akhir musim 2024.[15]

Ekspansi ke Filipina

Pada Juli 2023, RRQ mengumumkan ekspansinya ke Filipina, menandai partisipasi perdananya dalamΒ Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL PH). Langkah ini dilakukan menjelang MDL Philippines Season 2, dengan tujuan untuk mengembangkan bakat-bakat baru di skena kompetitif MLBB di wilayah tersebut.[16]

ONIC Esports

Logo ONIC Esports
JulukanRaja Langit, Landak Kuning
DivisionsAktif (11):
Mobile Legends: Bang Bang (2018-Sekarang)
Free Fire (2019-Sekarang)
Apex Legends (2022-2023, 2025-Sekarang)
eFootball (2024-Sekarang)
Honor of Kings (2024-Sekarang)
PokΓ©mon Unite (2024-Sekarang)
Tekken 8 (2024-Sekarang)
Call of Duty: Warzone (2025-Sekarang)
Fatal Fury: City of the Wolves (2025-Sekarang)
Street Fighter 6 (2025-Sekarang)
Teamfight Tactics (2025-Sekarang)

Dibubarkan (6):
Arena of Valor (2018)
Dota 2 (2018)
PUBG Mobile (2018-2022)
Call of Duty: Mobile (2020)
Valorant (2020-2022)
Wild Rift (2021)
DidirikanJuli 26, 2018; 7 tahun lalu
Berbasis diJakarta, Indonesia
Lokasi Indonesia
PemilikPT. Daidan Aditama Yaksa
MaskotHanu
Klub penggemar resmiSONIC Republic
MitraInfinix
Biznet
Gopay
Dailybox
Situs webonic-esports.com

ONIC Esports adalah tim olahraga elektronik asal Indonesia yang didirikan dan dimiliki oleh Rob Clinton Kardinal pada tahun 2018. Sosok founder ONIC Esports ini merupakan seorang pebisnis dan juga sekaligus merupakan politikus di tanah air Indonesia.

Sejak berdiri ONIC Esports, dikelola oleh Justin Widjaja sebagai salah satu tim manajemen. Justin merekrut tim ONIC Esports dari berbagai daerah di Indonesia, di awal berdirinya. Justin juga berperan dalam mencari sponsor-sponsor pada tim ONIC Esports.

Hingga saat ini, ONIC Esports telah mengantongi beberapa gelar di beberapa turnamen nasional maupun internasional.

Sejarah


ONIC Esports berdiri pada tanggal 26 Juli 2018. Pada awalnya, ONIC Esports hanya ada tim Mobile Legends untuk mengikuti MPL ID season 2.[1]

Seiring dengan melesatnya popularitas tim ONIC Esports, ONIC pun mengumumkan tim onic esports di divisi game lain seperti Free Fire,[2] PUBG Mobile,[3] dan beberapa game e-sport lainnya.

ONIC Brazil

Pada bulan Agustus 2019 tim ONIC Esports mengumumkan cabang ONIC Esports di Brazil dengan divisi Mobile Legends yang akan bertanding di MPL PH season 4. Dengan Nama ONIC BR,[4][5][6] umumnya dikenal sebelumnya sebagai Dream High Gaming

SONIC (Fansclub ONIC Esports)


SONIC Republic berdiri pada 10 September 2018. Pada awalnya, Fanclub ini berdiri secara Online melalui Media sosial Instagram dan dijalankan secara remote, sejak MPL ID S2 dengan nama SOBAT ONIC (SONIC). SONIC terus memberikan dukungan baik secara langsung maupun hanya melalui media sosial. Perjalanan panjang SOBAT ONIC dilakukan agar Fansclub ini menjadi kuat dan menjadi salah satu tim dengan Fansclub yang berdiri secara Organik. pada Tanggal 30 Juni 2023 SONIC di deklarasikan menjadi SONIC Republic. harapan besar kepada SONIC agar kita bisa sama sama menjadi FANSCLUB Mandiri.

Tim

Mobile Legends: Bang Bang

Nama TimNamaRegionPeran
 ONIC Esport [7]KiboyRoamer
KairiJungler
PutraaGoldLane
LutpiiExp Laner
SanzMidlaner

Free Fire

Nama TimIDNamaPeran
 ONIC OlympusWiza Rezky Wiza PutraKapten
Tayoooo Fahri AdikusumaSemi support
Zxia Richky Bagus SetiawanSupport
Lauw Low Mega Vicky PrakosoRusher
Gare Tegar Dhika WardanaRusher
Ya2n Yandra StyawanRusher
Tabul Agus Dwi SaputraPelatih

Prestasi

Mobile Legends

TahunNama PertandinganTimPeringkatHadiahKet.
2018MPL ID Season 2 Onic EsportsMenang
2019MPL ID Season 3 Onic EsportsMenang[8]
Piala Presiden 2019 Onic EsportsMenang
MSC 2019 Onic EsportsMenang
MPL PH Season 4 Onic FilipinaMenang
2020MPL ID Season 5 Onic EsportsMenang
MPL PH Season 5 Onic FilipinaMenang
2021MPL ID Season 8 Onic EsportsMenang[9]
MPLI Season 3 Onic EsportsMenang[10]
MPL PH Season 8 Onic FilipinaMenang
M3 MLBB World Champion Onic FilipinaMenang
2022MPL ID Season 9 Onic EsportsMenang
MPLI Season 4 Onic EsportsMenang
MPL ID Season 10 Onic EsportsMenang
2023M4 MLBB World Champion Onic EsportsMenang
MPL ID Season 11 Onic EsportsMenang
MSC 2023 Onic EsportsMenang
Snapdragon Mobile Challenge Onic EsportsMenang
MPL ID Season 12 Onic EsportsMenang
M5 MLBB World Champion Onic EsportsRunner up
2024MPL ID Season 13 Onic EsportsMenang
MSC 2024 Onic EsportsMenang
Snapdragon Mobile Challenge Onic EsportsMenang
M6 MLBB World Champion Onic FilipinaMenang
2025MPL ID Season 15MPL ID Season 16οΏΌOnic EsportMenang

Free Fire Asia

TahunNama PertandinganTimPeringkatHadiahKet.
2019Free Fire Indonesia Master Season 2Onic OlympusMenangRp75.000.000[11]
2020Free Fire Master League Season 1 Groub FOnic OlympusMenangRp200.000.000[12]
Free Fire Indonesia Master 2020 SpringOnic OlympusMenangRp355.000.000[13]
Free Fire Master League Season 2 Groub AOnic OlympusMenangRp250.000.000[14]
Free Fire Indonesia Master 2020 FallOnic OlympusMenangRp80.000.000[15]
2021Free Fire Master League Season 3 Groub AOnic OlympusMenangRp250.000.000[16]
Free Fire Master League Season 4 Groub BOnic OlympusMenangRp250.000.000[17]

Penghargaan pemain

TahunIDNamaTimPertandinganPenghargaanHadiahStatus PemainKet.
2019AmekRahmad Syahputra SiregarOnic OlympusFree Fire Indonesia Master Season 2PredatorRp5.000.000Pindah ke tim AURA Esports sejak 3 Juli 2020
2020JarsNur Ivaldi FajarOnic OlympusFree Fire Indonesia Master 2020 FallPredatorRp10.000.000Pindah ke tim RRQ Hades sejak 4 Juli 2021[18]
2023KiboyNicky Fernando PontonuwuOnic EsportsMobile Legends Southeast Asia Cup 2023Final MVPRp45.000.000Tetap berada di Onic Esports

Hasil Villarreal vs Barcelona: Kalahkan 10 Pemain Lawan, Blaugrana Kian Kokoh di Puncak!

Agenslot188 –Β BarcelonaΒ sukses memetik kemenangan di pekan ke-18Β La LigaΒ 2025/2026. Bertamu ke markasΒ Villarreal, El Blaugrana menang dengan skor 0-2.

Dua gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Raphinha di babak pertama dan Lamine Yamal di babak kedua.

Tiga poin ini mengokohkan Barcelona di puncak klasemen La Liga dengan raihan 46 poin, unggul empat poin dari Real Madrid. Sementara Villarreal tertahan di peringkat keempat dengan raihan 35 poin.

Babak Pertama

Bermain di depan pendukung mereka sendiri, Villarreal tampil menekan di awal babak pertama. Mereka benar-benar tampil berbahaya di 10 menit awal laga.

Joan Garcia dipaksa membuat dua penyelamatan penting di awal laga karena Villarreal tampil dengan luar biasa di laga ini. Namun kejadian apes menimpa tuan rumah di menit kesembilan, setelah Raphinha dijatuhkan bek mereka di kotak terlarang.

Raphinha yang menjadi algojo penalti itu melakukan tugasnya dengan baik sehingga kedudukan berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Barcelona.

Di menit ke-16, gawang Barcelona sempat bergetar setelah Jules Kounde membuat gol bunuh diri. Beruntung, gol itu dianulir VAR karena pemain Villarreal sudah berada dalam posisi offside terlebih dahulu.

Villarreal benar-benar tampil menggebu-gebu di babak pertama ini. Serangan demi serangan dilepaskan The Yellow Submarine dan membuat Barcelona keteteran untuk meredam serangan mereka.

Namun di menit ke-39, Villarreal harus bermain dengan 10 pemain. Renato Veiga diusir wasit setelah ia melakukan tekel berbahaya kepada Lamine Yamal dan VAR mengonfirmasi keputusan wasit sehingga Villareal harus kehilangan satu pemain.

Di sisa babak pertama ini, permainan Villareal dan Barcelona agak menurun, sehingga skor 0-1 bertahan untuk keunggulan tim tamu.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Barcelona tampil lebih nyaman dengan keunggulan satu pemain mereka. Mereka mendominasi penguasaan bola dan membombardir pertahanan tim tuan rumah.

Villarreal sendiri memilih untuk bermain pragmatis dengan 10 pemain. Mereka bertahan dengan garis pertahanan rendah dan itu membuat Barcelona frustrasi untuk membongkar pertahanan mereka.

Usaha Barcelona itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-63. Berawal dari kemelut di depan gawang Villarreal, Frenkie De Jong memberikan umpan pendek yang disambar Lamine Yamal dengan tembakannya yang berbuah menjadi gol. Barcelona unggul 0-2 atas tuan rumah.

Tertinggal dua gol, Villarreal tampil nekat. Dengan 10 pemain, mereka menaikkan intensitas permainan mereka dan beberapa kali membuat peluang berbahaya dan Barcelona beruntung punya Joan Garcia yang menggagalkan sejumlah peluang yang dimiliki tuan rumah.

Jual beli serangan antara Villarreal dan Barcelona berlanjut hingga babak kedua berakhir. Ketika wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan, laga tetap bertahan 0-2 untuk kemenangan tim tamu.

Statistik Pertandingan

Villarreal – Barcelona
Goals: 0-2
Total Shots:Β 12-15
Shots on Target:Β 4-6
Posession: 35%-65%
Fouls: 9-6
Offsides: 6-1

TOTTENHAM HOTSPUR F.C.

βšͺ Profil Singkat Tottenham Hotspur

  • Nama lengkap: Tottenham Hotspur Football Club
  • Didirikan: 5 September 1882
  • Kota: London Utara, Inggris
  • Stadion: Tottenham Hotspur Stadium (kapasitas: 62.850) β€” stadion klub terbesar di London
  • Warna seragam: Putih dan Hitam
  • Julukan:
    • Spurs
    • The Lilywhites (Si Putih Tulang)
    • COYS (Come On You Spurs!)
  • Pemilik: ENIC Group (Chairman: Daniel Levy)
  • Presiden Kehormatan: Sir Rodney Walker

πŸ† Prestasi: Raja London Utara & Pelopor Sepak Bola Modern

Tottenham adalah salah satu klub paling bersejarah dan inovatif di Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 140 tahun.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris: 2 kali
    • 1950–51
    • 1960–61 β†’ satu-satunya klub abad ke-20 yang meraih “The Double” (liga + Piala FA dalam satu musim!)
  • Juara Piala FA: 8 kali (terbanyak ke-3 setelah Arsenal & Man United)
    • Terakhir: 1991
  • Juara Piala Liga Inggris: 4 kali
    • Terakhir: 2008 (kalahkan Chelsea 2–1, gol Darren Bent & Dimitar Berbatov)

Eropa & Dunia

  • Piala Champions UEFA: Runner-up 2019 (kalah 0–2 vs Liverpool di Madrid)
  • Piala UEFA / Liga Europa: 2 kali juara
    • 1972, 1984
  • Piala Super UEFA: Juara 1984

πŸ’‘ Tottenham adalah klub Inggris pertama yang menjuarai Piala Eropa (1963) β€” mengalahkan AtlΓ©tico Madrid 5–1 di final!


πŸ“ Asal Nama & Identitas: “Hotspur” dari Shakespeare

  • Nama “Hotspur” diambil dari tokoh Sir Henry Percy dalam drama William Shakespeare β€” ksatria pemberani yang dikenal “panas” dan bersemangat.
  • Warna putih diadopsi pada 1898 untuk meniru Timnas Inggris, yang saat itu menginspirasi klub.
  • Ayam jantan (cockerel) di atas lambang melambangkan keberanian dan kebanggaan β€” dipasang di tiang gawang sejak 1909.

πŸ“ Kini, patung ayam jantan emas raksasa menghiasi puncak tribun stadion β€” simbol abadi Spurs.


🌟 Era Keemasan: Bill Nicholson & “Double” 1961

Di bawah manajer legendaris Bill Nicholson, Tottenham mencapai puncak sejarah:

  • 1960–61: Juara Liga + Piala FA β€” prestasi yang tidak pernah diulang klub London mana pun hingga hari ini.
  • Tim ikonik: Danny Blanchflower, Dave Mackay, Jimmy Greaves
  • Gaya bermain: “Bermain untuk menang, bukan hanya untuk tidak kalah” β€” filosofi yang masih hidup hingga kini.

πŸ¦… Era Modern: Dari “Spursy” ke Konsistensi Eropa

Kebangkitan di Bawah Mauricio Pochettino (2014–2019)

  • Membangun tim dari akademi muda: Harry Kane, Dele Alli, Eric Dier, Kyle Walker
  • 2016/17: Finish ke-2 di Premier League β€” skor terbanyak, pertahanan terbaik
  • 2019: Final Liga Champions pertama dalam sejarah klub!
    β†’ Kalahkan Manchester City dan Ajax di semifinal
    β†’ Kalah 0–2 dari Liverpool, tapi tetap jadi pencapaian terbesar dalam 58 tahun

Transisi & Tantangan (2019–2024)

  • Pasca-Pochettino, Spurs alami ketidakstabilan pelatih (Mourinho, Conte, Mansfield, Ange Postecoglou)
  • Tapi tetap konsisten di papan atas Premier League
  • 2023/24: Di bawah Ange Postecoglou, Spurs main sepak bola ofensif ala Australia-Skotlandia β€” “Angeball”!

🏟️ Tottenham Hotspur Stadium: Istana Modern di London Utara

  • Dibuka: 2019 (menggantikan White Hart Lane)
  • Kapasitas: 62.850 β€” bisa diperluas ke 65.000
  • Fasilitas:
    • Lapangan geser (untuk pertandingan NFL & konser)
    • Tiang gawang tertinggi di Eropa
    • Restoran, museum, dan toko megastore terbesar di Inggris
  • Atmosfer:
    • Tribun “Park Lane” diisi oleh “Yid Army” β€” fans paling vokal
    • Lagu kebanggaan: “Oh, when the Spurs go marching in!”

🌟 Stadion ini tidak berutang sepeser pun β€” dibangun dengan dana sendiri senilai Β£1 miliar.


⚽ Akademi Terbaik di Inggris

  • Tottenham dikenal sebagai “pabrik pemain muda Inggris”:
    • Harry Kane β€” top scorer sepanjang masa Inggris
    • Ledley King, Gareth Bale, Michael Carrick, Ryan Mason
  • 2023: 7 dari 11 starter Inggris di Piala Dunia adalah alumni akademi Spurs atau pernah main di sana.

πŸ’¬ “Kami tidak membeli pemain. Kami membuatnya.”
β€” Semboyan akademi Spurs


πŸ”₯ Rivalitas Abadi

  1. Arsenal β†’ “North London Derby”
    • Rival paling panas β€” lebih sengit dari Chelsea!
    • Spurs benci disebut “tidak punya trofi”, Arsenal benci disebut “klub utara yang gagal”
    • Pertandingan selalu emosional, penuh kartu, dan drama
  2. Chelsea β†’ rival London, tapi lebih “beradab”
  3. West Ham β†’ rival kelas pekerja London

πŸ’‘ Fakta Unik

  • Tottenham adalah satu-satunya klub di London yang tidak pernah terdegradasi dari Liga Inggris sejak 1978.
  • Harry Kane mencetak 280+ gol untuk Spurs β€” rekor klub modern.
  • Klub ini menolak sponsor judi selama bertahun-tahun, meski rugi jutaan pound.
  • “Spursy” adalah istilah fans untuk menggambarkan mentalitas “hampir menang, tapi gagal di akhir” β€” kini perlahan dihilangkan.

🏁 Masa Depan: Mengejar Trofi Pertama dalam 16 Tahun

  • 2024/25: Target utama β€” juara Piala Liga atau Liga Europa
  • Fokus pada:
    • Pembinaan pemain muda
    • Sepak bola menyerang ala Postecoglou
    • Kembalinya aura “Double” 1961

“Kami bukan hanya mengejar trofi. Kami mengejar warisan.”


πŸ’¬ Kesimpulan

Tottenham Hotspur bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol inovasi, akar lokal London Utara, dan bukti bahwa keindahan sepak bola ada dalam cara bermain β€” bukan hanya hasil.

ASTON VILLA

🟒🀍 Profil Singkat Aston Villa

  • Nama lengkap: Aston Villa Football Club
  • Didirikan: 21 November 1874
  • Kota: Birmingham, West Midlands, Inggris
  • Stadion: Villa Park (kapasitas: 42.788)
  • Warna seragam: Claret (merah anggur) dan Biru
  • Julukan:
    • The Villans
    • The Lions
  • Pemilik: NSWE (Wes Edens & Nassef Sawiris) sejak 2018

πŸ† Prestasi: Raja Inggris & Eropa dari Birmingham

Aston Villa adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 150 tahun.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris (First Division / Premier League): 7 kali
    • Terakhir: 1980–81
  • Juara Piala FA: 7 kali
    • Terakhir: 1957
  • Juara Piala Liga Inggris (Carabao Cup): 5 kali
    • Terakhir: 1996

πŸ’‘ Aston Villa adalah klub ke-4 tersukses sepanjang sejarah liga Inggris (setelah Liverpool, Manchester United, dan Arsenal).

Eropa & Dunia

  • Piala Champions UEFA: Juara 1982 β€” satu-satunya gelar Eropa terbesar dalam sejarah klub!
    β†’ Mengalahkan FC Bayern Munich 1–0 di final, Rotterdam
  • Piala Super UEFA: Juara 1982
  • Piala Interkontinental: Runner-up 1982 (kalah dari PeΓ±arol)

🌍 Villa adalah salah satu dari hanya 6 klub Inggris yang pernah menjuarai Piala Champions.


β›ͺ Asal Usul: Lahir dari Gereja

  • Didirikan oleh anggota gereja Villa Cross Wesleyan Chapel di kawasan Aston, Birmingham.
  • Awalnya sebagai kegiatan rekreasi untuk mencegah anggota muda minum alkohol!
  • Warna claret dan biru diadopsi pada 1888, terinspirasi dari klub Preston North End yang sedang jaya.

🦁 Era Keemasan: 1970–1990

Di bawah manajer legendaris seperti Ron Saunders dan Tony Barton, Villa mencapai puncaknya:

  • 1981: Juara Liga Inggris setelah 71 tahun menunggu
  • 1982: Juara Piala Champions β€” kemenangan paling bersejarah!
    β†’ Pelatih Tony Barton (baru menangani 4 bulan!) membawa tim tanpa bintang mengalahkan raksasa Eropa
    β†’ Peter Withe cetak gol kemenangan dengan voli spektakuler

πŸ’¬ “Kami bukan tim bintang. Tapi kami punya hati singa.”
β€” Tony Barton


πŸ“‰ Masa Kelam: Degradasi & Keterpurukan (2016–2018)

  • 2016: Terdegradasi ke Championship setelah 28 tahun di kasta tertinggi
  • 2016–2018: Gagal promosi, nyaris bangkrut, dan terjerumus ke League One (kasta ketiga)
  • Fans protes besar-besaran terhadap pemilik lama

Kebangkitan Dimulai (2018–Sekarang)

  • 2018: Dibeli oleh konsorsium AS-Mesir (NSWE)
  • 2019: Promosi ke Premier League lewat playoff dramatis
  • 2022–2024: Di bawah pelatih Unai Emery, Villa kembali jadi kekuatan Eropa:
    • 2023: Lolos ke Liga Konferensi Eropa
    • 2024: Finis ke-4 di Premier League β†’ lolos ke Liga Champions 2024/25 β€” pertama kalinya dalam 42 tahun!

🏟️ Villa Park: Istana di Birmingham

  • Dibuka: 1897
  • Kapasitas: 42.788
  • Fakta:
    • Salah satu stadion paling ikonik di Inggris
    • Pernah jadi tuan rumah Piala Dunia 1966 dan Euro 1996
    • Tribun “Holte End” diisi oleh “Villa Villains” β€” fans paling fanatik
  • Rencana: Renovasi besar-besaran (kapasitas akan naik ke 50.000+)

⚽ Era Unai Emery: Transformasi Total

Sejak November 2022, pelatih Spanyol Unai Emery mengubah Villa:

  • Gaya bermain: Pressing tinggi, transisi cepat, taktik fleksibel
  • Pemain kunci:
    • Ollie Watkins (striker Inggris, top scorer 2023/24)
    • Emiliano MartΓ­nez (kiper Argentina, juara Piala Dunia 2022)
    • Douglas Luiz, John McGinn, Youri Tielemans
  • Rekor:
    • 10+ kemenangan tandang di Premier League 2023/24
    • Kalahkan Manchester United, Liverpool, Tottenham, Newcastle

πŸ’¬ “Villa bukan klub biasa. Ini adalah raksasa yang sedang bangun.”
β€” Unai Emery


πŸ’š Budaya & Identitas

  • Villa dikenal sebagai “klub keluarga” β€” dekat dengan komunitas Birmingham.
  • Fans disebut “Villans” β€” terkenal setia, vokal, dan penuh gairah.
  • Lagu kebanggaan:“We are Villa, we are strong…
    We’ve been here all along!”
  • Klub ini tidak pernah kehilangan identitas, meski dimiliki investor asing.

πŸ’‘ Fakta Unik

  • Aston Villa adalah satu-satunya klub di dunia yang pernah menjuarai Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga, Piala Champions, dan Piala Super UEFA.
  • 13 pemain Villa pernah jadi bagian dari timnas Inggris juara Piala Dunia 1966.
  • Villa Park adalah satu-satunya stadion klub yang pernah jadi tuan rumah final Piala FA (1901–1914).
  • Klub ini menolak merger dengan Birmingham City pada 1900-an β€” mempertahankan identitas sendiri.

🏁 Masa Depan: Kembali ke Peta Eropa

  • 2024/25: Debut di Liga Champions β€” akan bertemu Bayern, Real Madrid, Man City, dll.
  • Target:
    • Konsolidasi di 5 besar Premier League
    • Bangun akademi muda kelas dunia
    • Jadikan Villa Park sebagai stadion elite Eropa

“Dari gereja ke Eropa. Dari keterpurukan ke kejayaan. Ini adalah Villa.”


πŸ’¬ Kesimpulan

Aston Villa bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan, kebanggaan kelas pekerja Birmingham, dan bukti bahwa raksasa tak pernah mati β€” hanya tertidur.

“Kami bukan sekadar sejarah. Kami adalah masa depan yang sedang ditulis ulang.”

konflik sosial berdarah yang terjadi pada 1999 di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat

βš”οΈ Kapan Terjadi?


πŸ‘₯ Pihak yang Terlibat

  1. Etnis Madura – pendatang yang sebagian besar bekerja sebagai buruh, pedagang, atau petani.
  2. Etnis Melayu Sambas – penduduk asli pesisir, mayoritas Muslim, memiliki struktur adat kuat.
  3. Etnis Dayak – penduduk asli pedalaman Kalimantan, sebagian besar Kristen atau Kaharingan.

❗ Catatan penting:
Konflik ini bukan antara “Dayak vs Madura” saja, tapi koalisi Melayu-Dayak melawan Madura, akibat akumulasi ketegangan selama puluhan tahun.


πŸ”₯ Akar Penyebab Konflik

1. Ketegangan Sosial & Ekonomi

  • Etnis Madura datang ke Kalimantan Barat sejak masa kolonial sebagai buruh perkebunan dan penambang.
  • Mereka dikenal kerja keras, hemat, dan cepat maju secara ekonomi, sering membuka usaha kecil (warung, bengkel, jasa).
  • Ini menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan Melayu dan Dayak yang merasa “didominasi”.

2. Perbedaan Budaya & Mentalitas

  • Madura: dikenal tegas, suka berdebat, mudah tersinggung, dan punya budaya “carok” (tradisi duel/tantangan).
  • Melayu & Dayak: lebih menekankan harmoni, adat, dan kesopanan.
  • Bentrok kecil (misalnya: senggolan di pasar, masalah parkir) sering memicu perkelahian massal.

3. Insiden Pemicu Langsung (1999)

  • Januari 1999: Seorang gadis Melayu dilaporkan dilecehkan oleh pemuda Madura di Sambas.
  • Februari 1999: Seorang penjual sate Madura menusuk warga Melayu yang menegurnya.
  • Ketegangan memuncak β†’ Melayu dan Dayak bersatu untuk “mengusir” atau “menghukum” komunitas Madura.

🩸 Jalannya Konflik

  • 17 Maret 1 999: Massa Melayu dan Dayak menyerang perkampungan Madura di Teluk Pakedai.
  • Mereka menggunakan mandau (pedang Dayak), tombak, dan senjata tajam tradisional.
  • Ratusan rumah Madura dibakar, warga dibantai, termasuk perempuan dan anak-anak.
  • Korban Madura dipenggal, kepala dipajang sebagai “bukti kemenangan” β€” praktik yang mengejutkan dunia.

Jumlah Korban (menurut laporan resmi & LSM):

  • Β±3.000 orang tewas (sebagian besar etnis Madura)
  • Β±25.000–30.000 orang mengungsi ke Jawa, Madura, atau kota besar seperti Pontianak
  • Ratusan desa Madura dihancurkan

πŸ’” Banyak korban Madura tidak pernah ditemukan, diduga dikubur massal atau dibuang ke laut.


πŸ•ŠοΈ Respons Pemerintah & Militer

  • TNI dan Polri awalnya lambat merespons, bahkan dituding berpihak atau tidak mencegah.
  • Setelah tekanan nasional & internasional, pasukan dikerahkan untuk memulihkan ketertiban.
  • Ribuan pengungsi Madura dievakuasi ke Madura, Jawa Timur, dan Sulawesi.
  • Tidak ada pengadilan HAM atau pelaku utama yang dihukum β€” mayoritas kasus berakhir impunitas.

🏚️ Dampak Jangka Panjang

  1. Etnis Madura hampir lenyap dari Sambas β€” hanya segelintir yang berani kembali.
  2. Trauma kolektif masih dirasakan oleh keluarga korban hingga kini.
  3. Hubungan antaretnis di Kalimantan Barat tetap rapuh, meski permukaan terlihat damai.
  4. Peristiwa ini menjadi stigma negatif terhadap suku Dayak dan Melayu Sambas di mata nasional.

πŸ“œ Perbedaan dengan Konflik Serupa

  • Bukan seperti Perang Sampit (2001) di Kalimantan Tengah (Dayak vs Madura murni).
  • Di Sambas, Melayu dan Dayak bersekutu, karena keduanya merasa “terancam” oleh ekspansi sosial-ekonomi Madura.
  • Konflik ini sangat berakar pada identitas lokal, adat, dan rasa harga diri.

πŸ’¬ Kesimpulan

Perang Sambas bukan perang dalam arti militer, tapi puncak dari prasangka, ketidakadilan, dan kegagalan negara melindungi warganya.
Ini adalah luka sejarah Indonesia yang jarang dibahas di buku pelajaran, tapi meninggalkan luka mendalam bagi ribuan keluarga.

“Ketika adat, harga diri, dan ketakutan bertemu tanpa mediasi, darahlah yang bicara.”

PERSIPURA JAYAPURA

βš«πŸ’Ž Profil Singkat Persipura Jayapura

  • Nama lengkap: Persatuan Sepak Bola Indonesia Jayapura
  • Didirikan: 1 Mei 1963
  • Kota: Jayapura, Papua
  • Stadion: Mandala Stadium (kapasitas: 30.000)
  • Warna seragam: Hitam dan Merah
  • Julukan:
    • Mutiara Hitam β€” merujuk pada mutiara alami dari perairan Papua yang langka dan berharga
    • The Blackpearl
  • Pemilik: Pemerintah Kota Jayapura (klub milik pemerintah daerah)

πŸ† Prestasi Emas: Raja Timur Indonesia

Persipura adalah klub paling sukses di luar Jawa, dengan dominasi luar biasa di era 2000–2010-an.

Prestasi Utama:

  • Juara Liga Indonesia / Liga 1: 4 kali
    • 2005
    • 2008–09
    • 2010–11
    • 2013
  • Runner-up Liga 1: 5 kali (termasuk 2012, 2014, 2016)
  • Piala Indonesia:
    • Finalis 3 kali (2004, 2005, juara 2021)
      β†’ Juara Piala Indonesia 2021 β€” trofi nasional pertama dalam 16 tahun!
  • Asia:
    • Liga Champions Asia: 4 kali tampil (2009, 2010, 2012, 2014)
    • Pernah kalahkan Kashima Antlers (Jepang) dan Zob Ahan (Iran)

πŸ’‘ Fakta Bersejarah:
Persipura adalah satu-satunya klub dari Papua yang pernah juara Liga Indonesia, dan satu-satunya klub timur Indonesia yang konsisten jadi penantang gelar selama 15 tahun.


⚫ Identitas: Mutiara Hitam dan Semangat Tanah Papua

  • Mutiara Hitam melambangkan keindahan tersembunyi Papua β€” langka, berharga, dan muncul dari kedalaman.
  • Warna hitam = kekuatan dan ketangguhan rakyat Papua
  • Warna merah = semangat juang dan darah yang mengalir di tanah Cenderawasih
  • Klub ini sangat dekat dengan budaya asli Papua:
    • Sering tampil dengan tarian perang sebelum laga
    • Menggunakan kulit kayu dan ukiran asli dalam desain kaos
    • Semboyan: “Mutiara Hitam takkan pernah pudar!”

πŸ’¬ “Kami bukan hanya bermain untuk menang. Kami bermain untuk mengharumkan nama tanah ini.”
β€” Legenda Persipura


🌟 Era Keemasan: 2005–2014

Di bawah pelatih legendaris Rahmad Darmawan, Dejan Antonic, dan Jacksen F. Tiago, Persipura menciptakan “Mutiara Hitam Era”:

  • Gaya bermain: Cepat, fisik, ofensif, dan tak kenal lelah
  • Basis pemain asli Papua: Boaz Solossa, Ian Louis Kabes, Ricardo Salampessy, Yohanes Pahabol
  • Boaz Solossa: Kapten abadi, top scorer sepanjang masa, simbol kesetiaan
  • Kemenangan epik:
    • Juara 2005: Akhiri dominasi klub Jawa
    • Juara 2013: Menang 4–2 atas Semen Padang di final
    • Liga Champions 2010: Menahan imbang Kashima Antlers (juara Jepang)

πŸŽ‰ Saat juara 2005, seluruh Jayapura berhenti bekerja β€” orang-orang menari, menembakkan panah ke langit, dan menyanyikan lagu daerah.


🏟️ Stadion Mandala: “Neraka Timur”

  • Lokasi: Jantung Kota Jayapura
  • Kapasitas: 30.000
  • Karakteristik:
    • Salah satu stadion paling menakutkan bagi tim tamu
    • Suhu panas, kelembaban tinggi, dan tekanan suporter luar biasa
    • Tribun “Kurva Timur” diisi oleh “Orange Mania” β€” suporter fanatik yang setia
  • Julukan: “Neraka Timur” β€” karena tim tamu jarang pulang dengan poin penuh.

🎢 Budaya Suporter: “Orange Mania”

  • Fans Persipura disebut “Orange Mania” (meski warna klub hitam-merah, oranye dipilih karena mencolok dan penuh semangat).
  • Mereka dikenal fanatik, kreatif, dan sangat menjunjung tinggi harga diri Papua.
  • Lagu kebanggaan:“Mutiara Hitam… bersinar di ujung timur!
    Persipura… juara sampai mati!”
  • Mereka juga sering membunyikan tifa (gendang tradisional Papua) sepanjang pertandingan.

πŸ“‰ Tantangan dan Keterpurukan (2017–2023)

Setelah era kejayaan, Persipura menghadapi masa sulit:

  • 2017–2020: Performa menurun, gagal juara
  • 2021: Juara Piala Indonesia β€” kebangkitan singkat
  • 2022: Terdegradasi ke Liga 2 untuk pertama kalinya dalam sejarah!
  • 2023: Gagal promosi kembali ke Liga 1
  • 2024: Masih bertarung di Liga 2, dengan misi kembali ke kasta tertinggi

Namun, semangat Mutiara Hitam tak pernah padam. Stadion Mandala tetap penuh, dan fans tetap menyanyi: “Kami di sini, sampai Mutiara Hitam bersinar lagi!”


πŸ’‘ Fakta Unik

  • Persipura adalah satu-satunya klub di Indonesia yang pernah juara Liga Indonesia 4 kali tanpa pernah menggunakan pemain asing di lini utama (era 2005–2013).
  • Boaz Solossa adalah pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang masa di Liga Indonesia (lebih dari 400 laga).
  • Mandala Stadium adalah salah satu dari sedikit stadion di Indonesia yang dibangun di atas bekas lapangan udara militer.
  • Persipura punya rivalitas sehat dengan Persidafon Dafonsoro (derbi Papua).

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di Liga 2
  • Fokus pada:
    • Regenerasi pemain muda asli Papua
    • Kembalinya ke Liga 1
    • Mempertahankan identitas lokal di tengah modernisasi
  • Masih memiliki basis fans terkuat di Papua β€” bahkan lebih besar dari klub Liga 1 sekalipun.

πŸ’¬ Kesimpulan

Persipura Jayapura bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol kebanggaan tanah Papua, semangat perlawanan dari ujung timur, dan bukti bahwa Mutiara Hitam tak pernah kehilangan cahayanya β€” bahkan dalam masa sulit.

“Di Papua, ada tiga hal yang tak terpisahkan: Tifa, Cenderawasih, dan Persipura Jayapura.”

Madura United

πŸ‚ Profil Singkat Madura United

  • Nama lengkap: Madura United Football Club
  • Didirikan: 10 Januari 2016 (sebagai rebranding dari Persepam MU)
  • Kota: Pamekasan, Madura, Jawa Timur
  • Stadion: Gelora Ratu Pamelingan (kapasitas: 15.000)
  • Warna seragam: Merah dan Putih
  • Julukan:
    • Sape Kerrab (Sapi Madura) β€” simbol kekuatan, ketangguhan, dan semangat petarung khas Madura
    • Laskar Sape Kerrab
  • Pemilik: PT Polije Madura Bersatu (didukung oleh Konglomerat asal Madura, Achmad Hidayat)

πŸ”₯ Asal Usul: Dari Persepam ke Madura United

  • 1975: Berdiri sebagai Persepam Pamekasan (Persatuan Sepak Bola Pamekasan).
  • 2014: Berganti nama menjadi Persepam Madura Utama.
  • 2016: Dibeli dan direbranding total menjadi Madura United oleh pengusaha sukses asal Madura dengan visi:“Membawa kebanggaan Madura ke level nasional dan Asia.”

Perubahan ini mencakup logo baru, manajemen profesional, pemain berkualitas, dan infrastruktur modern.


πŸ† Prestasi Modern: Cepat Menanjak, Ambisius ke Puncak

Meski klub muda, Madura United cepat menjadi penantang gelar di Liga 1.

Prestasi Utama:

  • Runner-up Liga 1: 2021–2022 β€” pencapaian terbaik sepanjang sejarah!
  • 4 Besar Liga 1: 2017, 2018, 2019, 2022/23, 2023/24
  • Juara Piala Presiden: 2022 β€” trofi pertama dalam sejarah klub!
    β†’ Mengalahkan Bali United di final
  • Perempat Final Piala AFC: 2023–2024 β€” langkah terjauh klub Indonesia di kompetisi Asia saat itu

πŸ’‘ Fakta Cepat:
Dalam 8 tahun, Madura United bertransformasi dari klub kasta kedua menjadi penantang gelar reguler dan wakil Indonesia di Asia.


πŸ‚ Identitas: Sape Kerrab dan Jiwa Madura

  • Sape Kerrab adalah sapi aduan khas Madura β€” simbol keberanian, ketangguhan, dan jiwa petarung.
  • Warna merah melambangkan semangat membara, putih melambangkan kesucian niat.
  • Klub ini sangat dekat dengan budaya Madura:
    • Sering mengadakan upacara adat sebelum laga besar
    • Pemain dan pelatih diharapkan memahami “basa Madura” dan nilai “budi luhur”
    • Semboyan: “Sape Kerrab, Tak Gentar Lawan Siapa Pun!”

πŸ’¬ “Di Madura, sapi bukan hanya ternak β€” dia adalah kehormatan. Dan di lapangan, kami adalah Sape Kerrab.”


⚑ Gaya Bermain: “Total Football” Ala Madura

Madura United dikenal dengan:

  • Sepak bola ofensif, cepat, dan atraktif
  • Tekanan tinggi sejak menit pertama
  • Kombinasi sayap tajam (Theo Hernandez, Malik Risaldi) dan striker mematikan (Beto GonΓ§alves, Malik Risaldi, Peter Shalulile)
  • Di bawah pelatih Didik Agus dan Felix Magath (2023), tim ini menerapkan taktik modern ala Eropa

🌍 Pemain & Pelatih Internasional

Madura United berani merekrut talenta global:

  • Peter Shalulile (Namibia) β€” pencetak gol terbanyak Liga 1 2023
  • Slamet Nurcahyono (legenda lokal yang jadi ikon transisi)
  • Felix Magath (Jerman) β€” mantan pelatih Bayern Munchen & Schalke, jadi pelatih Eropa pertama di Liga 1 sejak 2023
  • Djenepo (Mali, eks Southampton) β€” rekrutan termahal dalam sejarah klub (2024)

🏟️ Stadion Gelora Ratu Pamelingan: Kandang Sape Kerrab

  • Lokasi: Pamekasan, Madura
  • Kapasitas: 15.000
  • Karakteristik:
    • Lapangan dengan rumput sintetis berkualitas FIFA
    • Tribun “Kurungan Sape” diisi oleh Sparta β€” kelompok suporter paling fanatik di Jawa Timur
    • Suasana sangat intimidatif untuk tim tamu β€” terutama saat lagu “Sape Kerrab” dinyanyikan

πŸŽ‰ Saat juara Piala Presiden 2022, puluhan ribu warga Madura menyambut tim dengan arak-arakan sapi aduan dan musik tradisional.


🎢 Budaya Suporter: “Sparta” dan Nyanyian Khas

  • Fans Madura United disebut “Sparta” β€” akronim dari “Sapator Madura” (Pendukung Sape Kerrab)
  • Mereka dikenal fanatik, loyal, dan sangat menjunjung tinggi harga diri Madura
  • Lagu kebanggaan:“Sape Kerrab… maju terus!
    Madura United… juara dunia!”
  • Mereka juga sering membunyikan kentongan dan gong β€” warisan budaya lokal.

πŸ’‘ Fakta Unik

  • Madura United adalah satu-satunya klub di Indonesia yang menggunakan sapi aduan sebagai lambang kekuatan.
  • Klub ini punya akademi muda terbaik di Jawa Timur β€” melahirkan talenta seperti Ahmad Agung.
  • Logo klub berbentuk kepala Sape Kerrab dengan mahkota kerajaan Sumenep β€” simbol sejarah Madura.
  • Madura United tidak pernah terdegradasi sejak promosi ke Liga 1 (2016).

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di Liga 1
  • Target:
    • Juara Liga 1 pertama dalam sejarah
    • Kembali ke Piala AFC
    • Membangun stadion baru berkapasitas 30.000 (rencana 2025)
  • Masih menjadi salah satu klub dengan basis fans terkuat di Jawa Timur, bahkan menyaingi Arema dan Persebaya dalam hal antusiasme.

πŸ’¬ Kesimpulan

Madura United bukan hanya klub sepak bola modern.
Ia adalah perwujudan semangat Sape Kerrab: tangguh, berani, dan tak kenal menyerah.
Dari pulau kecil di ujung timur Jawa, Laskar Sape Kerrab terus berlari β€” untuk mengguncang takhta sepak bola Indonesia.

“Di Madura, ada tiga hal yang tak terpisahkan: Garam, Sate, dan Madura United.”

PSPS Pekanbaru

🐾 Profil Singkat PSPS Pekanbaru

  • Nama lengkap: Persatuan Sepak Bola Pekanbaru dan Sekitarnya
  • Didirikan: 23 Juli 1955
  • Kota: Pekanbaru, Riau
  • Stadion: Riau Main Stadium (Stadion Utama Riau) β€” kapasitas: 27.000
  • Warna seragam: Merah dan Kuning
  • Julukan:
    • Askar Siak (Pasukan Kerajaan Siak Sri Indrapura β€” kerajaan Melayu terkemuka di Riau)
    • The Panthers (Harimau Melayu)
  • Maskot: Harimau β€” simbol keberanian, kekuatan, dan kebanggaan Melayu

πŸ† Prestasi Sejarah: Kebanggaan Tanah Melayu

PSPS adalah salah satu klub tertua di Sumatra, dengan akar kuat dalam budaya Melayu Riau.

Prestasi Utama:

  • Juara Divisi Utama Liga Indonesia: 2001–2002
    β†’ Promosi ke Liga Super Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah klub
  • Runner-up Piala Indonesia: 2000 (masih bernama Piala Galatama)
  • Juara Kompetisi Perserikatan Tingkat Regional Sumatra: Beberapa kali di era 1970–1980-an
  • Pernah tampil di Piala AFC (Asia): 2003 β€” langka untuk klub non-Jawa saat itu

πŸ’‘ Fakta Bersejarah:
PSPS adalah satu-satunya klub dari Riau yang pernah juara Divisi Utama dan tampil di kompetisi Asia.


🐯 Identitas: Askar Siak dan Warisan Kerajaan Melayu

  • Askar Siak merujuk pada pasukan elit Kerajaan Siak Sri Indrapura (1723–1946) β€” kerajaan Melayu yang pernah berjaya di pesisir timur Sumatra.
  • Warna merah melambangkan keberanian, kuning melambangkan kemuliaan kerajaan Melayu.
  • Klub ini sangat dekat dengan budaya Melayu:
    • Menggunakan selawat dan gendang Melayu saat menyambut tim
    • Sering mengenakan baju Melayu dalam acara resmi
    • Semboyan: “Hidup Melayu, Mati PSPS!”

πŸ’¬ “Di Riau, harimau bukan hanya di hutan β€” dia juga di lapangan: Askar Siak!”


🌟 Era Kejayaan: Awal 2000-an

Di bawah pelatih Suhatman Iman dan Rusdi Bahalwan, PSPS mencapai puncaknya:

  • 2000: Runner-up Piala Galatama
  • 2002: Juara Divisi Utama, promosi ke kasta tertinggi
  • 2003: Tampil di Piala AFC β€” mewakili Indonesia di Asia
  • Pemain ikonik:
    • Ardiles Rumbino (striker lokal legendaris)
    • Sofyan Hadi
    • Jacksen F. Tiago (pelatih sekaligus pemain asal Brasil)
    • Legimin Raharjo (sebelum pindah ke PSMS)

PSPS dikenal dengan gaya bermain cepat, fisik, dan penuh semangat β€” cerminan karakter “Askar Siak”.


🏟️ Stadion Riau Main: Kandang Askar Siak

  • Lokasi: Kompleks Olahraga Riau, Pekanbaru
  • Dibangun: 2012 (untuk PON XVIII Riau)
  • Karakteristik:
    • Salah satu stadion termodern di Sumatra
    • Tribun “Curva Selatan” diisi oleh kelompok suporter “Panther Mania”
    • Suasana sangat mendukung, terutama saat derby melawan Semen Padang atau Sriwijaya

πŸŽ‰ Saat juara Divisi Utama 2002, ribuan warga Pekanbaru turun ke jalan membawa tombak Melayu dan gendang β€” perayaan adat yang tak terlupakan.


🎢 Budaya Suporter: “Panther Mania” dan Gendang Melayu

  • Fans PSPS disebut “Panther Mania” atau “Askar Siak Sejati”.
  • Mereka dikenal fanatik, kreatif, dan sangat menjunjung tinggi adat Melayu.
  • Lagu kebanggaan:“Askar Siak… takkan gentar!
    Wong Riau… juaro di medan!”
  • Mereka juga sering membunyikan gendang Melayu dan menyanyikan pantun semangat sebelum pertandingan.

πŸ“‰ Tantangan dan Keterpurukan (2010–2024)

Setelah era kejayaan, PSPS menghadapi masa sulit:

  • 2010: Terdegradasi ke Divisi Utama
  • 2014–2020: Bergulat di Liga 2, bahkan nyaris bangkrut
  • 2021–2023: Sempat tidak ikut kompetisi karena masalah izin dan finansial
  • 2024: Kembali bermain di Liga 3 (kasta ketiga), dengan misi bangkit dari nol

Namun, semangat Askar Siak tetap menyala. Meski main di Liga 3, stadion tetap ramai, dan fans tetap setia.


πŸ’‘ Fakta Unik

  • PSPS adalah salah satu dari sedikit klub di Indonesia yang mengambil identitas dari kerajaan Melayu lokal (Kerajaan Siak).
  • Klub ini tidak pernah menggunakan nama sponsor di logo utama β€” sebagai bentuk menjaga martabat Melayu.
  • Lagu Mars PSPS berirama gendang Melayu, bukan musik modern.
  • PSPS punya rivalitas sejarah dengan Semen Padang FC β€” disebut “Derbi Melayu Sumatra”.

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di Liga 3 (kasta ketiga)
  • Fokus pada:
    • Regenerasi pemain muda asal Riau
    • Kemitraan dengan akademi lokal
    • Kembalinya ke Liga 2
  • Masih memiliki basis fans kuat di Riau, terutama di kawasan Siak, Bengkalis, dan Dumai.

πŸ’¬ Kesimpulan

PSPS Pekanbaru bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah penjaga warisan Kerajaan Siak, simbol kebanggaan Melayu Riau, dan semangat “Askar Siak” yang tak pernah menyerah.

“Di Riau, ada tiga hal yang tak terpisahkan: Sagu, Laksamana Raja Di Laut, dan PSPS Pekanbaru.”