bonus besar
now browsing by category
Susul Jakarta, Bali dan daerah-daerah ini tiadakan kembang api pesta Tahun Baru 2026
DENPASAR: Daerah-daerah mengikuti langkah JAKARTA yang lebih dulu memutuskan tidak menggelar pesta kembang api dalam perayaan pergantian tahun 2025 ke 2026. Sejumlah pemerintah daerah memilih perayaan Tahun Baru yang lebih sederhana dan khidmat sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di berbagai wilayah.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya memutuskan tidak menggelar pesta kembang api dan mengurangi jumlah panggung hiburan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan perayaan Tahun Baru di Jakarta tidak perlu diramaikan dengan kembang api dan sebaiknya dilakukan dengan konsep sederhana serta penuh empati terhadap korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Gubernur menginginkan perayaan menggunakan media lain seperti atraksi drone serta menyediakan ruang khusus bagi masyarakat untuk berdoa dan kontemplasi, bukan pesta yang berlebihan. Larangan pesta kembang api tersebut berlaku menyeluruh, baik untuk kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun pihak swasta.
DENPASAR, JAWA BARAT, HINGGA YOGYAKARTA AMBIL SIKAP SERUPA
Pemerintah Kota Denpasar memutuskan tidak menggelar konser musik dan pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap kondisi nasional yang sedang dilanda bencana.
Sebagai gantinya, Denpasar akan menggelar pementasan seni budaya di kawasan Catur Muka dan selatan Lapangan Puputan Badung dengan tema Melepas Matahari.
“Tidak seperti tahun lalu, kali ini tidak ada musik dan kembang api. Esensinya tetap pada pembinaan dan pelestarian seni budaya,” ucap Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar I Wayan Arta, dikutip Kumparan, Selasa (24/12).
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan menyelenggarakan pesta kembang api atau perayaan Tahun Baru berskala besar.
Kegiatan resmi kemungkinan diganti dengan doa bersama oleh aparatur sipil negara di Gedung Sate, Bandung. Masyarakat diminta mengisi malam Tahun Baru dengan kegiatan positif bersama keluarga.
“Pemprov tidak ada, kita hanya memonitor di masyarakat agar tahun barunya berjalan efektif dan teman-teman ASN di Gedung Sate ada nanti berdoa bersama,” tutur gubernur yang akrab disapa KDM itu kepada Antara di Bandung.
KDM juga mengimbau masyarakat merayakan pergantian tahun secara khidmat dan tidak melakukan euforia berlebihan, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Semua orang harus hati-hati dan rayakan tahun baru sebagai bahan evaluasi agar tahun depan jauh lebih baik,” tambahnya.
KONFLIK DI ASIA TIMUR SAMPAI SAAT INI MASIH TERUS ADA!!
Berikut adalah ringkasan konflik dan ketegangan utama di Asia Timur pada tahun 2025, mencakup isu geopolitik, sengketa teritorial, ketegangan militer, dan konflik internal yang berdampak regional. Asia Timur — yang meliputi Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, Taiwan, dan Mongolia — merupakan kawasan dengan dinamika keamanan paling kompleks dan tegang di dunia saat ini.
🔴 1. Ketegangan Selat Taiwan: Tiongkok vs Taiwan (Didukung AS & Sekutu)
- Status: Krisis terbesar di Asia Timur, berpotensi memicu perang besar.
- Akar Konflik:
- Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai “provinsi yang memisahkan diri”
- Taiwan menegaskan identitas demokratis dan kedaulatan de facto
- Eskalasi 2023–2025:
- Latihan militer Tiongkok di sekitar Taiwan menjadi rutin (setiap 2–3 bulan)
- Penerbangan jet tempur Tiongkok melanggar ADIZ Taiwan ratusan kali/tahun
- AS & Jepang perkuat komitmen keamanan:
- Latihan trilateral AS-Jepang- Filipina
- Pasokan senjata canggih ke Taiwan (peluru artileri, drone, sistem pertahanan udara)
- Risiko 2025:
- Invasi penuh oleh Tiongkok masih tidak mungkin, tapi serangan terbatas (pulau kecil, blokade) sangat mungkin
- Perang tidak langsung melalui serangan siber, disinformasi, dan tekanan ekonomi
Catatan: Taiwan tetap menjadi “garis merah” utama dalam persaingan AS–Tiongkok.
🔴 2. Program Nuklir & Rudal Korea Utara
- Status: Krisis berkelanjutan, dengan eskalasi signifikan sejak 2022.
- Perkembangan 2024–2025:
- Lebih dari 50 uji coba rudal (termasuk ICBM, rudal hipersonik, rudal bawah laut)
- Korut nyatakan “tidak akan pernah denuklirisasi” (2023)
- Perjanjian pertahanan strategis dengan Rusia (2023):
- Rusia dapat peluru artileri & suku cadang senjata
- Korut dapat teknologi satelit & nuklir
- Latihan militer Korut-Rusia dimulai pada 2024
- Respons Regional:
- AS–Korsel gelar latihan militer terbesar sejak 1990-an
- Jepang tingkatkan anggaran pertahanan ke 2% PDB
- Korsel kembangkan rudal balistik jarak menengah
Ancaman: Serangan rudal ke Jepang/Korsel bisa memicu respons nuklir taktis AS.
🟠 3. Sengketa Laut China Timur: Tiongkok vs Jepang
- Lokasi: Kepulauan Senkaku/Diaoyu (dikuasai Jepang, diklaim Tiongkok)
- Status: Ketegangan tinggi, tapi terkendali.
- Eskalasi 2024–2025:
- Kapal penjaga pantai Tiongkok masuki perairan sengketa 300+ hari/tahun
- Jet tempur Tiongkok & Jepang sering “dogfight” di udara
- Jepang stasioning pasukan khusus di pulau terdekat
- Dampak:
- Jepang perkuat aliansi dengan AS, Filipina, dan Australia
- Investasi militer Jepang di pulau-pulau selatan meningkat
Catatan: Sengketa ini kurang panas dari Laut China Selatan, tapi lebih berisiko karena kedekatan dengan pangkalan AS di Okinawa.
🟠 4. Ketegangan Tiongkok–Korea Selatan
- Akar Masalah:
- Korsel jadi bagian dari sistem pertahanan rudal AS (THAAD)
- Korsel kirim peluru artileri ke Ukraina → Tiongkok marah
- Tiongkok tekan Korsel lewat boikot ekonomi (2023–2024)
- 2025:
- Korsel menolak tekanan Tiongkok, perkuat hubungan dengan AS & Jepang
- “Trilateral Seoul–Tokyo–Washington” jadi poros keamanan utama Asia Timur
🟢 5. Hubungan Tiongkok–Jepang: Stabil tapi Rapuh
- Meski ada sengketa, kedua negara hindari konflik terbuka
- Perdagangan tetap tinggi (Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Jepang)
- Tapi kepercayaan politik sangat rendah
🟢 6. Mongolia: Netral & Stabil
- Kebijakan luar negeri netral: seimbangkan hubungan dengan Tiongkok & Rusia di utara, AS & Eropa di selatan
- Tidak terlibat dalam konflik regional
- Fokus pada ekspor mineral & energi
🌍 Faktor Pendorong Ketegangan di Asia Timur (2025):
| Faktor | Dampak |
|---|---|
| Persaingan AS–Tiongkok | Memecah kawasan menjadi “blok keamanan” |
| Militerisasi cepat | Jepang, Korsel, Taiwan tingkatkan anggaran pertahanan |
| Ketergantungan ekonomi | Tiongkok gunakan ekonomi sebagai senjata (contoh: boikot Korsel) |
| Perang Ukraina & Aliansi Korut–Rusia | Dorong kawasan ke ambang perang dingin baru |
⚠️ Skenario Risiko Tinggi 2025–2026:
- Insiden militer di Selat Taiwan → eskalasi jadi perang regional
- Serangan rudal Korut ke Jepang → respons militer AS/Korsel
- Krisis nuklir di Semenanjung Korea → evakuasi warga asing
- Blokade laut oleh Tiongkok terhadap Taiwan → uji coba aliansi AS
📌 Kesimpulan (Desember 2025)
Asia Timur berada dalam “perang dingin multipolar” yang dipimpin oleh persaingan strategis AS–Tiongkok, diperparah oleh ambisi nuklir Korut dan nasionalisme yang meningkat di seluruh kawasan. Meski konflik terbuka masih dihindari, risiko insiden tak disengaja (misal: tabrakan udara/laut) semakin tinggi.
Peringatan Pakar Keamanan (2025):
“Asia Timur bukan lagi kawasan damai. Ini adalah bubuk mesiu global — dan percikan kecil bisa memicu ledakan besar.”
KONFLIK DI AFRIKA TIDAK BERHENTI SAMPAI SAAT INI!
Berikut adalah ringkasan konflik bersenjata aktif di Afrika pada tahun 2025, berdasarkan data terkini hingga Desember 2025. Benua Afrika menghadapi sejumlah krisis keamanan yang kompleks, melibatkan pemberontakan, perang saudara, ekstremisme agama, dan ketegangan etnis-politik.
🔴 1. Perang Saudara Sudan (2023–Sekarang)
- Pihak yang Bertikai:
- Tentara Sudan (SAF) vs Pasukan Dukungan Cepat (RSF)
- Lokasi: Khartoum, Darfur, Kordofan
- Korban: Lebih dari 15.000 tewas, 10 juta orang mengungsi (terbesar di dunia saat ini)
- Akar Konflik: Perebutan kekuasaan dan integrasi RSF ke militer resmi setelah kudeta 2021
- Status (Des 2025):
- RSF menguasai sebagian besar Darfur dan Khartoum
- SAF mundur ke utara dan timur
- Upaya perdamaian gagal (inisiatif Uni Afrika & Arab Saudi macet)
- Krisis kemanusiaan parah: kelaparan, pemerkosaan sistematis, perekrutan anak
Catatan: Ini adalah konflik paling mematikan di dunia saat ini.
🔴 2. Perang di Tigray & Konflik Regional Ethiopia (2020–Sekarang)
- Pihak yang Bertikai:
- Pemerintah Ethiopia vs Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) → sekarang koalisi pemberontak Amhara & Oromo
- Lokasi: Tigray, Amhara, Oromia
- Perkembangan 2025:
- Perjanjian damai 2022 dengan TPLF runtuh
- Milisi Fano (Amhara) melawan pemerintah pusat sejak 2023
- Oromo Liberation Army (OLA) intensifkan serangan di wilayah tengah
- Korban: Ratusan ribu tewas, jutaan terdampak
- Ancaman: Perpecahan Ethiopia menjadi negara gagal
🔴 3. Eskalasi Jihadis di Sahel (Mali, Burkina Faso, Niger)
- Kelompok Ekstremis:
- JNIM (afiliasi Al-Qaeda)
- Islamic State in the Greater Sahara (ISGS)
- Negara yang Terdampak:
- Mali: Junta militer (didukung Rusia/Wagner) gagal hentikan serangan
- Burkina Faso: Kudeta 2022 & 2023, serangan jihadis naik 300% sejak 2020
- Niger: Setelah kudeta 2023, hubungan dengan Prancis putus, ketergantungan pada Rusia
- Korban 2024–2025:
- Lebih dari 10.000 warga sipil tewas/tahun
- 3 juta orang mengungsi di kawasan Sahel
- Dampak Geopolitik:
- Keluar dari ECOWAS (Mali, Burkina, Niger bentuk Aliansi Sahel)
- Penarikan pasukan Prancis & AS, digantikan pasukan Rusia dan drone Turki
🔴 4. Ketidakstabilan di Republik Demokratik Kongo (DRC) Timur
- Kelompok Bersenjata:
- M23 (didukung Rwanda, menurut PBB)
- ADF (afiliasi ISIS)
- FLDR, Allied Democratic Forces, dll. (lebih dari 120 kelompok!)
- Lokasi: Provinsi Kivu Utara & Selatan
- Perkembangan 2025:
- M23 kuasai Goma (ibu kota Kivu Utara) pada akhir 2024
- Konflik Rwanda-DRC memburuk → ancaman perang regional
- Pasukan PBB (MONUSCO) tarik diri bertahap sejak 2024
- Korban: Lebih dari 6 juta pengungsi internal, ribuan tewas per tahun
Catatan: Sumber daya alam (kobalt, coltan) jadi pendorong utama konflik.
🔴 5. Krisis di Somalia: Al-Shabaab vs Pemerintah
- Kelompok Ekstremis: Al-Shabaab (afiliasi Al-Qaeda)
- Perkembangan 2025:
- Operasi ofensif besar-besaran oleh pemerintah Somalia & AU
- Al-Shabaab kehilangan 60% wilayah kontrol sejak 2022, tapi masih kuat di pedesaan
- Serangan bunuh diri & pemboman tetap tinggi di Mogadishu
- Ancaman baru: ISIS-Somalia mulai tumbuh di selatan
🟠 6. Ketegangan di Nigeria: Boko Haram, Banditisme, & Konflik Peternak-Petani
- Ancaman Ganda:
- Boko Haram/ISWAP di timur laut
- Bandit bersenjata di barat laut (Zamfara, Kaduna)
- Konflik etnis antara peternak Fulani dan petani lokal di tengah
- Korban 2024–2025: Ribuan tewas per tahun, jutaan mengungsi
- Pemerintah gagal memberikan keamanan → milisi sipil tumbuh
🟠 7. Ketidakstabilan di Mozambik Utara (Cabo Delgado)
- Kelompok Ekstremis: Ansar al-Sunna (afiliasi ISIS)
- Perkembangan 2025:
- Pasukan Rwanda & SADC berhasil redam ekspansi, tapi serangan masih terjadi
- Proyek gas LNG raksasa (TotalEnergies) dihentikan sejak 2021, belum dimulai kembali
- Ancaman: Radikalisasi pemuda akibat kemiskinan
🟢 Catatan Positif: Resolusi Konflik
- Sudan Selatan: Gencatan senjata bertahan sejak 2020, meski masih rapuh
- Chad: Transisi sipil berjalan perlahan setelah kematian Presiden Déby (2021)
- Libya: Pemilu tertunda, tapi tidak ada perang besar sejak 2020
🌍 Akar Penyebab Umum Konflik di Afrika 2025:
- Intervensi asing (Rusia, Prancis, AS, Turki, UAE)
- Kegagalan negara (korupsi, ketidakadilan)
- Perubahan iklim (kekeringan → konflik sumber daya)
- Ekstremisme agama (Al-Qaeda, ISIS)
- Rebutan sumber daya (mineral, tanah, air)
📌 Kesimpulan (Desember 2025)
Afrika sedang menghadapi “badai konflik” yang saling terhubung: dari Sahel hingga Tanduk Afrika, dari Sudan hingga Kongo. Meski ada upaya perdamaian, intervensi geopolitik, krisis iklim, dan kegagalan tata kelola terus memperparah kekerasan.
Peringatan PBB (2025): “Tanpa intervensi kemanusiaan dan politik besar-besaran, 2026 akan jadi tahun paling mematikan bagi warga sipil Afrika dalam sejarah modern.”
Pemain Esports Terkaya di Dunia 2025
Berdasarkan data terbaru dari, pemain esports terkaya di dunia berdasarkan total pendapatan turnamen (prize money) adalah Johan “N0tail” Sundstein, pemain profesional Dota 2 asal Denmark. Menurut Esports Earnings (per Oktober 2025), N0tail memimpin dengan pendapatan turnamen sebesar $7.184.163. Namun, jika mempertimbangkan pendapatan dari sponsor, streaming, dan endorsement, Lee “Faker” Sang-hyeok (League of Legends) diperkirakan memiliki kekayaan bersih jauh lebih besar, mencapai $30–50 juta.
Pemain Esports Terkaya (Berdasarkan Prize Money)
Berikut adalah daftar 10 pemain esports dengan pendapatan turnamen tertinggi (sumber: Esports Earnings, Oktober 2025):
- Johan “N0tail” Sundstein (Dota 2) – $7.184.163
- Prestasi: Juara The International (TI) 2018 & 2019 bersama OG.
- Catatan: Pendapatan terbesarnya dari TI 2019 ($3.12 juta).
- Jesse “JerAx” Vainikka (Dota 2) – $6.486.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019 dengan OG.
- Anathan “ana” Pham (Dota 2) – $6.004.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019, dikenal dengan gaya bermain unik.
- Sébastien “Ceb” Debs (Dota 2) – $5.945.600
- Prestasi: Veteran OG, kembali aktif 2025.
- Magomed “Collapse” Khalilov (Dota 2) – $5.940.000
- Prestasi: Juara TI 2021 & 2023 dengan Team Spirit.
- Yaroslav “Yatoro” Naydenov (Dota 2) – $5.930.000
- Prestasi: Double rampage di TI 2021.
- Topias “Topson” Taavitsainen (Dota 2) – $5.894.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019, pensiun 2024.
- Myroslav “Mira” Kolpakov (Dota 2) – $5.634.800
- Prestasi: Pemain Aurora, serba bisa.
- Kuro “KuroKy” Takhasomi (Dota 2) – $5.294.800
- Prestasi: Juara TI 2017 dengan Team Liquid.
- Kyle “Bugha” Giersdorf (Fortnite) – $3.784.225
- Prestasi: Juara Fortnite World Cup 2019 ($3 juta).
Catatan Penting
- Dota 2 Dominan: 9 dari 10 pemain terkaya berasal dari Dota 2, karena The International memiliki prize pool terbesar (hingga $40 juta di 2021).
- Pendapatan Lain: Prize money hanya sebagian kecil. Faker, misalnya, punya sponsor besar (T1, Nike, BMW) dan properti seperti “Faker Tower” di Seoul, membuatnya jauh lebih kaya secara keseluruhan.
- Bugha (Fortnite): Satu-satunya non-Dota 2 di top 10, berkat kemenangan besar di Fortnite World Cup.
Mengapa Dota 2?
- The International: Turnamen tahunan dengan prize pool didanai oleh penjualan Battle Pass (25% ke hadiah).
- Kompetisi Tinggi: Menarik talenta terbaik dunia, menghasilkan pendapatan besar.
Peristiwa G30S/PKI dalam Film: Penggambaran di Layar Lebar
Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) telah menjadi salah satu tema paling kontroversial dalam perfilman Indonesia. Penggambaran di film sangat dipengaruhi oleh narasi resmi Orde Baru, yang menekankan PKI sebagai dalang utama kudeta berdarah. Berikut film-film utama yang mengangkat peristiwa ini, dengan fokus pada Pengkhianatan G30S/PKI yang paling ikonik.
1. Pengkhianatan G30S/PKI (1984) – Film Wajib Orde Baru
- Sutradara: Arifin C. Noer
- Produser: G. Dwipayana (atas perintah Soeharto)
- Durasi: 270 menit (versi panjang)
- Pemain Utama: Amoroso Katamsi (Soeharto), Umar Kayam (Soekarno), Bram Adrianto (Untung), Syu’bah Asa (D.N. Aidit)
Sinopsis & Penggambaran:
- Film ini mengikuti narasi resmi Orde Baru: PKI melalui pasukan Cakrabirawa di bawah Letkol Untung menculik, menyiksa, dan membunuh 6 jenderal + 1 ajudan di Lubang Buaya.
- Adegan paling terkenal dan kontroversial: penyiksaan sadis terhadap para jenderal (mata dicongkel, kemaluan dipotong) oleh Gerwani (organisasi wanita PKI) – narasi yang kini dianggap propaganda dan banyak dibantah sejarawan.
- Film ditutup dengan Soeharto mengambil alih kekuasaan dan menumpas PKI.
Dampak:
- Wajib Tayang: Dari 1984 hingga 1998, film ini wajib ditayangkan di TVRI setiap 30 September dan di sekolah-sekolah.
- Propaganda Orde Baru: Digunakan untuk membenarkan pembantaian massal 1965-1966 dan mengokohkan kekuasaan Soeharto.
- Kontroversi Modern: Setelah Reformasi, adegan penyiksaan dianggap berlebihan dan tidak akurat secara historis. Film ini kini jarang ditayangkan, tapi masih tersedia di YouTube (versi resmi TNI).
2. Film Lain yang Mengangkat G30S/PKI
- Gie (2005) – Sutradara: Riri Riza Menggambarkan latar belakang 1965 dari sudut pandang Soe Hok Gie (aktivis mahasiswa). Tidak fokus pada Lubang Buaya, tapi menunjukkan ketegangan politik dan pembantaian pasca-G30S. Lebih netral dan humanis.
- Sang Penari (2011) – Sutradara: Ifa Isfansyah Adaptasi novel Ahmad Tohari, menggambarkan dampak G30S di pedesaan Jawa: pembantaian massal dan trauma masyarakat.
- November 1828 (2013) – Sutradara: Teguh Karya (remake) Meski latar Perang Diponegoro, ada paralel dengan isu pengkhianatan.
- Documentary & Film Pendek:
- The Act of Killing (2012) & The Look of Silence (2014) oleh Joshua Oppenheimer – Dokumenter internasional yang mengungkap perspektif pelaku pembantaian 1965-66 dari sisi eksekutor, bukan korban resmi.
Kontroversi Penggambaran di Film
- Narasi Orde Baru: Film 1984 menekankan PKI sebagai “biadab” dan “ateis”, dengan adegan sadis untuk membangkitkan kebencian.
- Pasca-Reformasi: Banyak sejarawan (seperti Asvi Warman Adam, John Roosa) membantah detail penyiksaan oleh Gerwani. Versi alternatif menyebut korban ditembak mati, bukan disiksa secara ekstrem.
- Dampak Psikologis: Generasi 1980-1990-an trauma karena wajib nonton film ini di sekolah.
Saat Ini (2025)
Film Pengkhianatan G30S/PKI tidak lagi wajib tayang, tapi tetap jadi referensi sejarah resmi di kurikulum pendidikan dan Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober). Versi digital tersedia di YouTube resmi TNI AD.
Peristiwa G30S/PKI di film mencerminkan bagaimana kekuasaan menggunakan media untuk membentuk narasi nasional. Sejarah yang kompleks, tapi tetap jadi pelajaran penting
Sejarah Lubang Buaya: Saksi Bisu Peristiwa G30S/PKI
Lubang Buaya adalah kawasan di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, yang menjadi salah satu situs sejarah paling kelam di Indonesia. Nama ini terkenal karena terkait erat dengan Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI), di mana tujuh perwira tinggi TNI Angkatan Darat diculik, disiksa, dibunuh, dan jenazahnya dibuang ke sumur tua di lokasi tersebut.






Asal-Usul Nama Lubang Buaya
Nama “Lubang Buaya” sudah ada jauh sebelum peristiwa 1965. Menurut legenda masyarakat setempat dan catatan sejarah:
- Kawasan ini dulunya rawa dan hutan karet dengan sungai (Kali Sunter) yang banyak dihuni buaya putih (buaya albino atau siluman menurut cerita rakyat).
- Buaya sering membuat lubang di darat untuk bertelur atau beristirahat, sehingga daerah ini disebut “Lubang Buaya”.
- Cerita lain: Saat banjir besar, pasukan Belanda terseret ke lubang karena ulah “Datuk Banjir” yang punya ilmu supranatural.
Nama ini tidak ada hubungan langsung dengan peristiwa G30S/PKI, tapi menjadi identik setelah tragedi tersebut.


Peristiwa G30S/PKI di Lubang Buaya (30 September – 1 Oktober 1965)
Menurut versi sejarah resmi Indonesia:
- Gerakan 30 September (G30S) adalah upaya kudeta yang didalangi Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui pasukan Cakrabirawa (pengawal presiden) di bawah Letkol Untung.
- Malam 30 September 1965, pasukan menculik 7 perwira tinggi TNI AD dari rumah mereka karena dianggap bagian dari “Dewan Jenderal” yang akan kudeta Presiden Soekarno.
- Korban (dikenal sebagai 7 Pahlawan Revolusi):
- Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani
- Letjen TNI Anumerta R. Suprapto
- Letjen TNI Anumerta S. Parman
- Letjen TNI Anumerta M.T. Haryono
- Mayjen TNI Anumerta D.I. Panjaitan
- Mayjen TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo
- Lettu Pierre Andreas Tendean (ajudan Jenderal A.H. Nasution yang selamat)
- Para korban dibawa ke Lubang Buaya (dekat Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma), disiksa, dibunuh, dan jenazahnya dibuang ke sumur maut (kedalaman 12 meter, diameter 75 cm) secara bertumpuk.
- Jenazah ditemukan pada 3-4 Oktober 1965 oleh pasukan RPKAD (cikal bakal Kopassus).
- Peristiwa ini jadi pemicu transisi kekuasaan ke Orde Baru di bawah Soeharto.



Monumen Pancasila Sakti
Untuk mengenang korban dan menegaskan kesaktian Pancasila, dibangun Monumen Pancasila Sakti di lokasi yang sama (diresmikan 1 Oktober 1969 oleh Presiden Soeharto):
- Luas lahan: 14,6 hektar.
- Isi: Patung 7 Pahlawan Revolusi + Garuda Pancasila, Sumur Maut, Museum Paseban (diorama peristiwa), Museum Pengkhianatan PKI, relief perjuangan, rumah pos komando/dapur umum PKI.
- Fungsi: Tempat peringatan Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober) setiap tahun.
Monumen ini jadi situs edukasi sejarah nasional, meski narasi G30S/PKI tetap kontroversial di kalangan sejarawan.
Lubang Buaya bukan hanya nama tempat, tapi simbol tragedi nasional yang mengingatkan pentingnya persatuan dan Pancasila. Kunjungi untuk belajar sejarah langsung! 🇮🇩
Pemain Bintang Al-Nassr FC Musim 2025-26
Al-Nassr FC (julukan Al-Alami atau The Global) tetap jadi salah satu klub terkuat di Roshn Saudi League berkat skuad bertabur bintang, dipimpin Cristiano Ronaldo. Musim ini, mereka bersaing ketat di puncak klasemen dengan tambahan pemain top seperti João Félix dan Kingsley Coman. Berikut pemain bintang utama per Desember 2025:
1. Cristiano Ronaldo (Kapten)
- Posisi: Penyerang
- Usia: 40 tahun
- Kontribusi: 10 gol + 1 assist (musim ini), tetap top scorer potensial.
- Pengaruh: Ikon global, kapten, rekor gol SPL.

.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)
2. João Félix
- Posisi: Penyerang / Gelandang Serang
- Usia: 26 tahun
- Kontribusi: Top scorer liga sementara (11 gol).
- Pengaruh: Kreatif, dribbling tajam, sinergi dengan Ronaldo.
3. Sadio Mané
- Posisi: Winger Kiri
- Usia: 33 tahun
- Kontribusi: Gol & assist tinggi, kecepatan elite.
- Pengaruh: Eks Liverpool, pengalaman juara.


4. Kingsley Coman
- Posisi: Winger
- Usia: 29 tahun
- Kontribusi: Assist terbanyak tim.
- Pengaruh: Kecepatan & crossing dari Bayern Munich.
5. Marcelo Brozović
- Posisi: Gelandang Tengah
- Usia: 33 tahun
- Kontribusi: Kontrol tempo, passing akurat.
- Pengaruh: Eks Inter Milan, juara Champions League.

6. Aymeric Laporte
- Posisi: Bek Tengah
- Usia: 31 tahun
- Kontribusi: Leader pertahanan, clean sheet tinggi.
- Pengaruh: Eks Man City, juara Premier League.


7. Otávio
- Posisi: Gelandang
- Usia: 30 tahun
- Kontribusi: Visi & energy tinggi.
- Pengaruh: Eks Porto, talenta Portugal.


Skuad Al-Nassr penuh talenta Eropa & lokal, target juara SPL & AFC. Al-Alami on top! 🔥
Laporan Bulanan Biasa Tutup Buku pada Tanggal Berapa?
Dalam akuntansi dan pelaporan keuangan perusahaan di Indonesia, laporan bulanan (monthly financial report) umumnya ditutup buku pada akhir bulan kalender, yaitu tanggal 30 atau 31 tergantung bulan tersebut.
Penjelasan Lebih Detail:
- Tanggal Penutupan Buku Bulanan:
- Bulan dengan 31 hari (Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober, Desember): 31
- Bulan dengan 30 hari (April, Juni, September, November): 30
- Februari: 28 (tahun biasa) atau 29 (tahun kabisat)
Contoh:
- Laporan Januari 2025: Tutup buku 31 Januari 2025
- Laporan Februari 2025: Tutup buku 28 Februari 2025
- Laporan Desember 2025: Tutup buku 31 Desember 2025
Praktik Umum di Perusahaan Indonesia
- Tanggal Tutup Buku: Transaksi terakhir yang dicatat adalah hingga pukul 23:59 pada tanggal akhir bulan.
- Proses Penutupan: Biasanya dilakukan pada 1–5 hari kerja bulan berikutnya (misalnya, penutupan Januari dilakukan pada awal Februari).
- Alasan: Agar laporan keuangan bulanan selaras dengan periode kalender, memudahkan perbandingan year-on-year dan pelaporan pajak (misalnya PPN masa, laporan keuangan internal).
Pengecualian
Beberapa perusahaan (terutama multinasional atau dengan fiscal year berbeda) bisa menetapkan tanggal tutup buku bukan akhir bulan kalender, misalnya:
- Tanggal 25 setiap bulan (untuk sinkronisasi gaji atau cutoff operasional).
- Minggu ke-4 setiap bulan.
Namun, untuk laporan bulanan standar di Indonesia (baik perusahaan kecil, menengah, maupun besar), akhir bulan kalender (30/31) adalah praktik paling umum dan sesuai PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan).
Jika perusahaan Anda memiliki kebijakan khusus, biasanya tertulis di Accounting Manual atau SOP Keuangan.
Butuh contoh jurnal penutupan atau template laporan bulanan? Saya bisa bantu! 😊









