bonus cashback
now browsing by category
UKRAINA
⚽ Akar Sejarah: Era Uni Soviet (1922–1991)
Sebelum merdeka, sepak bola Ukraina adalah bagian dari Uni Soviet, tapi dengan identitas kuat:
- Dynamo Kyiv — klub paling sukses di Soviet, 13 gelar liga, 2 Piala Winners’ Cup (1975, 1986)
- Legenda Soviet dari Ukraina:
- Oleg Blokhin — Ballon d’Or 1975, top scorer sepanjang masa Dynamo Kyiv
- Valeriy Lobanovskyi — pelatih legendaris, pencipta sepak bola ilmiah
- 1986: Dynamo Kyiv juara Piala Winners’ Cup, kalahkan Atlético Madrid — kebanggaan Slavia Timur
💡 Bahkan di bawah Moskow, Dynamo Kyiv jadi simbol identitas Ukraina.
🇺🇦 Kelahiran Timnas Ukraina (1992–2006)
- 1991: Ukraina merdeka → Federasi Sepak Bola Ukraina (UAF) berdiri.
- 1992: Timnas Ukraina mainkan laga pertama — imbang 1–1 vs Hongaria.
- 1990s–2000s: Gagal lolos ke Piala Dunia 1994, 1998, 2002 dan Euro 1996, 2000, 2004.
- 2006: KEAJAIBAN PERTAMA!
- Lolos ke Piala Dunia pertama sebagai negara merdeka
- Capai perempat final — kalah dari Italia (0–3)
- Andriy Shevchenko jadi pahlawan nasional
🌟 Ini adalah prestasi terbaik Ukraina hingga 2025.
🦅 Legenda Nasional: Andriy Shevchenko
- Lahir: 1976, di desa Dvirkivshchyna
- Karier klub:
- Dynamo Kyiv → AC Milan (2004: Ballon d’Or runner-up) → Chelsea
- Timnas:
- 48 gol dalam 111 laga — top scorer sepanjang masa Ukraina
- Kapten di Piala Dunia 2006
- Pasca-pensiun:
- Jadi pelatih timnas (2016–2023)
- Bawa Ukraina ke perempat final Euro 2020
💬 *”Sheva” adalah wajah modern Ukraina — berani, elegan, tak kenal menyerah.
🔴 Klub Raksasa: Dynamo Kyiv & Shakhtar Donetsk
1. FC Dynamo Kyiv
- Didirikan: 1927
- Prestasi:
- 16 gelar liga Ukraina
- 2x Piala Winners’ Cup (1975, 1986)
- Akademi: Melahirkan Shevchenko, Andriy Yarmolenko, Oleksandr Zinchenko
2. FC Shakhtar Donetsk
- Didirikan: 1936
- Prestasi:
- 14 gelar liga
- Juara Piala UEFA 2009 — kalahkan Werder Bremen
- Satu-satunya klub Ukraina yang juara trofi Eropa utama pasca-Soviet
- Identitas:
- Didukung oligark Rinat Akhmetov
- Sejak 2014, harus main di Lviv/Kyiv karena perang di Donbas
⚔️ “Derbi Ukraina” (Dynamo vs Shakhtar) adalah persaingan paling sengit — antara ibukota vs timur industri.
🇪🇺 Kebangkitan Eropa: Euro 2020 & 2024
- Euro 2020 (diadakan 2021):
- Capai perempat final — kalah dari Inggris (0–4)
- Lolos setelah kalah dari Belanda & Austria, tapi menang dramatis atas Makedonia Utara
- Kualifikasi Euro 2024:
- Lolos ke putaran final setelah kalahkan Islandia di playoff
- Target: Tembus perempat final lagi
💙 Kuning-biru Ukraina selalu jadi simbol perlawanan global sejak invasi Rusia 2022.
🩸 Sepak Bola di Tengah Perang (2022–Sekarang)
- 24 Februari 2022: Rusia invasi Ukraina → liga dihentikan.
- Maret 2022: Liga dilanjutkan tanpa penonton, di stadion terlindung dari rudal.
- Timnas:
- Main di turnamen darurat
- Kualifikasi Piala Dunia 2022: Kalah dari Wales di playoff final (0–1)
- Euro 2024: Lolos meski latihan di fasilitas bawah tanah
- Pemain:
- Zinchenko, Yarmolenko, Mudryk jadi duta global
- “Kuning-Biru” di setiap laga jadi simbol solidaritas dunia
🕊️ Di Stadion NSK Olimpiyskiy, sebelum setiap laga, video pesan dari garis depan diputar — sepak bola jadi senjata moral.
🧭 Tantangan Masa Depan
- Bangun kembali infrastruktur stadion yang hancur oleh perang
- Pertahankan bakat muda yang lari ke liga Eropa
- Juara Euro 2024 atau Piala Dunia 2026 — untuk kehormatan bangsa
- Jadikan sepak bola sebagai alat rekonsiliasi pasca-perang
💬 Kesimpulan
Sepak bola Ukraina bukan hanya olahraga —
Ia adalah perlawanan, harapan, dan jiwa bangsa yang tak mau tunduk.
Dari Lobanovskyi hingga Shevchenko, dari Kyiv hingga Donbas,
Ukraina membuktikan bahwa bola bisa terus bergulir — bahkan di tengah bom.
“Kami bermain bukan hanya untuk menang. Kami bermain agar dunia tak melupakan kami.”
🇺🇦 Fakta Unik
- Dynamo Kyiv 1975 adalah klub pertama dari Eropa Timur yang juara Piala Winners’ Cup.
- Shakhtar Donetsk adalah satu-satunya klub di dunia yang juara liga sambil mengungsi dari kota asalnya (sejak 2014).
- Laga kualifikasi Piala Dunia 2022 vs Skotlandia (2022) dimainkan 3 bulan setelah invasi — Ukraina menang 3–1 di Glasgow, disambut standing ovation 50.000 penonton.
- Warna seragam Ukraina (kuning-biru) kini dilarang di wilayah pendudukan Rusia.
Kelahiran Sepak Bola di Brasil
⚽ Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Brasil (1894–1930)
- 1894: Sepak bola diperkenalkan oleh Charles William Miller, putra Inggris-Brasil, yang belajar di Southampton, Inggris.
→ Ia bawa dua bola dan buku aturan kembali ke São Paulo. - 1895: Klub pertama, São Paulo Railway FC, didirikan.
- 1914: Confederação Brasileira de Futebol (CBF) berdiri.
- 1919: Brasil juara Copa América pertama — diadakan di Rio de Janeiro.
- 1930: Brasil ikut Piala Dunia perdana di Uruguay, tapi gagal lolos dari grup.
💡 Awalnya, sepak bola hanya dimainkan oleh elit kulit putih. Tapi pemain kulit hitam dan campuran seperti Arthur Friedenreich (top scorer awal) mulai menembus sekat rasial.
🌟 Era Pelé & Kejayaan Emas (1950–1970)
Tragedi Maracanazo (1950)
- Piala Dunia 1950 diadakan di Brasil.
- Final tidak resmi: Brasil vs Uruguay di Maracanã (hadirin: 200.000 orang).
- Brasil butuh imbang untuk juara — tapi kalah 1–2.
- Hari itu dikenang sebagai “Maracanazo“ — tragedi nasional, hari berkabung, koran tulis: “Brasil meninggal hari ini.”
Penebusan: Era Pelé (1958–1970)
- 1958 (Swedia):
- Pelé (17 tahun) debut → cetak 2 gol di final vs Swedia
- Brasil juara Piala Dunia pertama!
- 1962 (Chile):
- Pelé cedera di laga kedua, tapi Garrincha bawa Brasil juara lagi!
- 1970 (Meksiko):
- Tim terbaik sepanjang masa: Pelé, Jairzinho, Rivelino, Tostão, Carlos Alberto
- Menang 4–1 atas Italia di final
- Brasil pertahankan Piala Jules Rimet selamanya (3 gelar)
🏆 Brasil jadi satu-satunya negara yang juara Piala Dunia 3 kali (1958, 1962, 1970) — dan pemain terbaik dunia: Pelé.
🦅 Era Pasca-Pelé: Krisis & Kebangkitan (1974–1994)
- 1974 & 1 978: Brasil tampil mengecewakan — kalah dari Belanda dan Argentina.
- 1982: “Tim Terindah yang Tak Pernah Juara”
- Pelatih: Telê Santana
- Pemain: Zico, Sócrates, Falcão, Éder
- Kalah 2–3 dari Italia (gol Paolo Rossi) di babak kedua
- 1986: Kalah dari Prancis di perempat final (adu penalti)
- 1994 (AS):
- Brasil juara ke-4!
- Romário & Bebeto jadi duet mematikan
- Final vs Italia: 0–0 → Brasil menang 3–2 adu penalti
- Dunga angkat trofi — akhir dari 24 tahun puasa gelar
💬 “Kami menang bukan karena bermain indah, tapi karena ingin menang.” — Dunga
🔥 Era Ronaldo & Dominasi Global (1994–2002)
- 1998 (Prancis):
- Ronaldo jadi bintang dunia
- Tapi di final, ia mengalami kejang misterius sebelum laga vs Prancis
- Brasil kalah 0–3 — misteri yang masih diperdebatkan hingga kini
- 2002 (Korea-Jepang):
- Brasil juara ke-5!
- “Three R”: Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho
- Ronaldo cetak 8 gol, termasuk 2 di final vs Jerman
- Pelatih Luiz Felipe Scolari bawa kembali “jogo bonito” dengan kemenangan
⭐ Brasil jadi satu-satunya negara dengan 5 bintang di jersey Piala Dunia.
📉 Masa Stagnasi & Tragedi (2006–2014)
- 2006: Kalah dari Prancis di perempat final (Zidane vs Ronaldo)
- 2010: Kalah dari Belanda di perempat final
- 2014 (Tuan Rumah):
- Tragedi terbesar sejak 1950:
- Semi-final vs Jerman: Brasil kalah 1–7 di Belo Horizonte
- Fred, Hulk, David Luiz jadi sasaran kritik
- Dikenang sebagai “Mineirazo” (dari Stadion Mineirão)
- Tempat ketiga: Kalah 0–3 dari Belanda
- Tragedi terbesar sejak 1950:
- 2018 & 2022:
- Gagal di perempat final — tidak juara Piala Dunia sejak 2002
🌈 Bintang-Bintang Legendaris Brasil
| Generasi | Pemain | Kontribusi |
|---|---|---|
| 1950s | Pelé | 3x Piala Dunia, 1.281 gol (rekor dunia) |
| 1970s | Garrincha | Sayap ajaib, juara 1958 & 1962 |
| 1980s | Zico | “Putih dari Rio”, playmaker genius |
| 1990s | Romário, Ronaldo | Striker paling ditakuti di dunia |
| 2000s | Ronaldinho, Kaká | Ballon d’Or (2004, 2007) |
| 2010s | Neymar | Pemain termahal dunia (€222 juta), ikon modern |
💡 Pelé diakui FIFA sebagai “Pemain Terbaik Abad ke-20”.
🏟️ Klub-Klub Raksasa Brasil
- Flamengo (Rio de Janeiro)
- Juara Copa Libertadores 1981, 2019
- Fans: 40 juta+ (terbanyak di Brasil)
- São Paulo FC
- Juara Piala Dunia Antarklub 1992, 1993, 2005
- Palmeiras
- Juara Copa Libertadores 2020, 2021
- Santos FC
- Klub Pelé (1956–1974) & Neymar (2009–2013)
🌍 Brasil adalah penghasil pemain terbanyak di Eropa — lebih dari 1.000 pemain Brasil main di luar negeri.
🧭 Tantangan Masa Depan
- Juara Piala Dunia ke-6 — akhiri puasa sejak 2002
- Bangkit dari sistem akademi yang terlalu fokus pada “jualan pemain”
- Kurangi ketergantungan pada bintang individu → bangun tim kolektif
- Perbaiki infrastruktur liga domestik (Brasileirão)
💬 Kesimpulan
Brasil bukan hanya negara. Ia adalah roh sepak bola dunia.
Dari Maracanã hingga Camp Nou, dari Pelé hingga Neymar, Brasil telah mengajarkan dunia bahwa sepak bola bukan soal menang — tapi soal keindahan, keberanian, dan jiwa.
“Orang lain punya budaya. Kami punya sepak bola.”
— Nelson Rodrigues, penulis Brasil
“Di Brasil, Tuhan adalah Pelé. Dan sepak bola adalah gerejanya.”
🇧🇷 Fakta Unik
- Brasil adalah satu-satunya negara yang ikut semua edisi Piala Dunia (1930–2022).
- 200 juta penduduk, 700.000 lapangan futsal — sepak bola ada di setiap gang.
- “Gol of the Century” oleh Diego Maradona (1986) tercipta melawan Brasil di babak sebelumnya.
- Lagu resmi Piala Dunia 1970 — “Pra Frente Brasil” — masih dinyanyikan di stadion hingga kini.
Sejara sepak bola INDONESIA !
⚽ Awal Mula: Era Kolonial Belanda (1910–1945)
1910–1930: Kelahiran Sepak Bola di Hindia Belanda
- Sepak bola pertama kali diperkenalkan oleh tentara, pedagang, dan pegawai Belanda pada akhir abad ke-19.
- 1914: Berdiri Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) — organisasi sepak bola untuk warga Belanda.
- 1919: Berdiri Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) — federasi resmi sepak bola Hindia Belanda, anggota FIFA sejak 1924.
- 1930: Tim nasional Hindia Belanda ikut Piala Dunia 1938 di Prancis — satu-satunya keikutsertaan Indonesia dalam sejarah Piala Dunia.
- Kalah 0–6 dari Hongaria di babak pertama (tandingan tunggal).
- Pemain seperti Sucipto, Tan Mo Heng, Anwar Sutan jadi pahlawan nasional.
Klub-Klub Awal
- 1913: VIJ (Voetbal Indonesisch Jakarta) — klub pertama yang didirikan oleh pribumi.
- Klub lain: SIV (Surabaya Indonesische Voetbalbond), BIV (Bandung Indonesische Voetbalbond).
- Diskriminasi: Pemain pribumi dilarang bermain di klub Belanda, mendorong lahirnya klub nasionalis.
🦅 Era Kemerdekaan & Awal Republik (1945–1960)
1945–1950: Sepak Bola sebagai Alat Persatuan
- Setelah kemerdekaan, NIVU dibubarkan, digantikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
- 19 April 1930: PSSI didirikan di Yogyakarta oleh Soeratin Sosrosoegondo — kini diperingati sebagai Hari Sepak Bola Nasional.
- 1951: Indonesia bergabung kembali ke FIFA.
- 1956: Timnas Indonesia ikut Olimpiade Melbourne, menang 0–0 vs Uni Soviet, lalu kalah 0–4 di replay — tapi disegani dunia.
- 1958: Indonesia juara Pesta Sukan Asia (Asian Games) di Tokyo — medali emas pertama dan satu-satunya hingga kini!
✨ Legenda Era Ini:
- R. Maladi (penjaga gawang, kelak jadi Menteri Olahraga)
- Soetjipto Soentoro
- Djamiat Dalhar
🌏 Era Keemasan & Isolasi (1960–1970)
1960–1962: Puncak Prestasi
- 1962: Indonesia jadi tuan rumah Asian Games IV di Jakarta.
- Timnas menang emas setelah kalahkan India 2–1 di final.
- Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dibangun untuk acara ini.
- 1963: Indonesia menarik diri dari Piala Dunia 1966 karena menolak babak kualifikasi.
1965–1970: Isolasi Internasional
- Akibat konflik politik (G30S/PKI), Indonesia menarik diri dari FIFA dan IOC (1964–1966).
- 1966: Kembali ke FIFA, tapi kehilangan momentum internasional.
🏆 Era Perserikatan & Galatama (1970–1994)
Dualisme Kompetisi
- Perserikatan: Liga amatir, klub berbasis daerah (misal: PSMS Medan, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta).
- Galatama (1979–1994): Liga semi-profesional, klub berbasis perusahaan (misal: Arseto Solo, Pelita Jaya, Niac Mitra).
- 1980-an: Muncul rivalitas besar:
- “Derbi Jawa”: Persija vs Persib
- “Derbi Sumatera”: PSMS vs PSPS
- “Super Derby”: Persebaya vs Arema
Prestasi Timnas
- 1987: Juara SEA Games di Jakarta
- 1991: Juara SEA Games di Manila
📉 Tapi: Tidak pernah lolos ke Piala Dunia atau Piala Asia sejak 1950-an.
🔴 Era Liga Indonesia (1994–2020)
1994: Kelahiran Liga Profesional
- Perserikatan dan Galatama digabung jadi Liga Indonesia.
- 1995: Pelita Jaya jadi juara perdana.
- Klub kuat era ini:
- Persipura Jayapura
- Arema Malang
- Sriwijaya FC
- Persib Bandung
Masalah Kronis
- Dualisme kepengurusan PSSI (misal: KLB PSSI 2011 vs PSSI resmi)
- Kekerasan suporter (tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022: 135 tewas)
- Korupsi, mafia bola, dan dualisme liga (ISL vs IPL, 2011–2014)
Prestasi Timnas (1991–2021)
- SEA Games:
- Perak (1997, 2011, 2013, 2017, 2019, 2021)
- Piala AFF:
- Runner-up 4 kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, 2020)
→ “Juara Moral” ASEAN, tapi tidak pernah juara
- Runner-up 4 kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, 2020)
🔄 Reformasi Pasca-Tragedi Kanjuruhan (2022–Sekarang)
Tragedi Kanjuruhan (1 Oktober 2022)
- Arema FC vs Persebaya di Malang — 135 tewas, terbanyak kedua di dunia setelah Heysel 1985.
- Dampak:
- FIFA turun tangan
- Reformasi total sistem keamanan stadion
- Liga dihentikan sementara
Era Baru (2023–2025)
- Liga 1 kini dikelola PT LIB di bawah pengawasan FIFA & PSSI.
- Investasi besar:
- Klub seperti Persib, Persija, Arema dapat sponsor internasional
- Akademi muda diperkuat
- Timnas U-23:
- Juara SEA Games 2023 di Kamboja — emas pertama setelah 32 tahun!
- Lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024
- Timnas Senior:
- Tampil di Piala Asia 2023 (pertama sejak 2007)
- Meski gagal lolos, kalah tipis dari Jepang (0–3) dan Irak (0–2)
🌟 Bintang Muda: Marselino Ferdinan, Rafael Struick, Pratama Arhan
🏟️ Klub Paling Bersejarah di Indonesia
| Klub | Kota | Prestasi |
|---|---|---|
| Persija Jakarta | Jakarta | Juara Liga 2001, paling banyak fans |
| Persib Bandung | Bandung | Juara Liga 1995, 2014 |
| Persebaya Surabaya | Surabaya | Juara Perserikatan 10x, rival terpanas |
| PSM Makassar | Makassar | Juara Liga 2000, klub tertua (1915) |
| Arema FC | Malang | Juara Liga 2009, 2017–18 (Piala Presiden) |
🧭 Tantangan Masa Depan
- Infrastruktur stadion (harus sesuai standar FIFA)
- Akademi muda & pembinaan usia dini
- Profesionalisme manajemen klub
- Pemberantasan mafia bola & suap wasit
- Membangun budaya suporter yang sehat
💬 Kesimpulan
Sepak bola Indonesia adalah cermin perjalanan bangsa:
- Dari perlawanan kolonial → alat persatuan nasional → era keemasan → kekacauan → kebangkitan baru.
Meski belum pernah juara Piala Dunia atau Piala Asia, semangat “Garuda” tetap menyala di dada 270 juta rakyat.
“Sepak bola bukan sekadar olahraga di Indonesia. Ia adalah napas, darah, dan jiwa bangsa.”
Polisi Tangkap Sopir Mobil MBG Penabrak Siswa SD Kalibaru
Polres Jakarta Utara telah menangkap sopir mobil pembawa makan bergizi gratis (MBG) yang menabrak siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis pagi. Peristiwa mobil Gran Max putih MBG menabrak sejumlah siswa itu viral di media sosial.
Kepala Polres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz telah mengkonfirmasi kecelakaan mobil MBG menabrak siswa di halaman SDN 01 Kalibaru pada Kamis pagi, 11 Desember 2025. “Benar saya masih perjalanan ke tempat kejadian perkara,” ujar dia, Kamis.
Dalam video yang tersebar di sosial media terlihat mobil putih Gran Max menabrak sejumlah siswa SDN 01 Kalibaru. Belum diketahui jumlah siswa yang terluka akibat kejadian itu. Namun terlihat beberapa anak jatuh dan ada yang berada di kolong mobil. Serta beberapa buku tampak berserakan di lapangan. Siswa lain dan guru yang menyaksikan terdengar saling berteriak. Beberapa guru tampak mencoba mengeluarkan siswa yang berada di kolong mobil.
Juru Bicara Gubernur Jakarta Pramono Anung, Chiko Hakim mengatakan Pramono telah memerintahkan jajaran, khususnya Walikota Jakarta Utara untuk menangani peristiwa itu. “Bapak Gubernur telah memerintahkan jajaran, khususnya Wali Kota Jakarta Utara untuk menangani yang perlu dilakukan untuk korban bersama dinas terkait utamanya Dinkes. Seluruh biaya akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta,”
Geger pegawai Dukcapil diduga terlibat sindikat penjualan bayi ke Singapura
JAKARTA: Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) diduga terlibat dalam sindikat perdagangan bayi ke Singapura.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan pihaknya akan menelusuri informasi ini lebih lanjut dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung.
Kasus ini kini tengah diusut Kepolisian Daerah Jawa Barat, yang sejauh ini telah menetapkan 13 tersangka. Di antara mereka terdapat oknum pegawai Dukcapil yang diduga memfasilitasi pembuatan dokumen kependudukan secara ilegal.
“Saya jujur belum tahu, ini baru informasi. Saya akan cek nanti kasusnya seperti apa. Ini ada Inspektorat Jenderal juga di sini, cek seperti apa case-nya,” ucap Tito dikutip Kompas.com, Rabu (16/7).
Tito menjelaskan struktur Dukcapil di daerah tidak berada langsung di bawah komando Kementerian Dalam Negeri, melainkan bertanggung jawab kepada pemerintah daerah masing-masing. Meski demikian, data kependudukan tetap disentralisasi ke pusat.
“Kalau Dukcapil itu, Dukcapil mana? Karena Dukcapil itu kan di pusat ini ada Dirjen Dukcapil, tapi di daerah-daerah itu ada Dinas Dukcapil. Kepala Dinas Dukcapil itu bukan di bawah Kemendagri,” jelas Tito.
Mantan Kapolri tersebut tidak menutup kemungkinan adanya penyalahgunaan wewenang oleh oknum di daerah. Ia meminta aparat hukum menindak tegas jika terbukti bersalah.
ito menuturkan kementerian siap membantu proses hukum, termasuk dalam hal memberikan keterangan ahli dari Ditjen Dukcapil terkait prosedur penerbitan dokumen kependudukan.
“Kami dari Dukcapil, Kemendagri, kalau diminta sebagai saksi ahli tentang proses penerbitan akta kelahiran, misalnya. Saya akan izinkan dari Dukcapil memberikan keterangan ahli harusnya prosesnya seperti apa,” tegas Tito.
Sebelumnya, Polda Jabar mengungkap jaringan perdagangan bayi lintas negara yang bermula dari laporan penculikan anak oleh orangtua korban. Total ada 24 bayi yang diperdagangkan, dan 15 di antaranya telah dikirim ke Singapura.
Kamboja tarik atlet dari SEA Games di Thailand; situasi memanas, Trump siap turun tangan
BANGKOK/PHNOM PENH: Thailand dan Kamboja kembali saling menuduh menyerang warga sipil dalam bentrokan di perbatasan pada Rabu (10/12).
Situasi memanas hingga Kamboja menarik para atletnya dari SEA Games di Thailand, sementara Trump menyatakan akan turun tangan untuk menyelamatkan gencatan senjata yang ia mediasi pada Juli.
Kedua negara saling menyalahkan atas bentrokan yang dimulai Senin, dan tetap berselisih mengenai solusi diplomatik atas ketegangan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Menteri luar negeri Thailand mengatakan dalam sebuah wawancara pada Selasa bahwa ia tidak melihat adanya potensi negosiasi, serta menambahkan bahwa situasi saat ini tidak kondusif untuk mediasi pihak ketiga. Sementara itu, penasihat utama Perdana Menteri Kamboja Hun Manet mengatakan kepada Reuters bahwa negaranya “siap berbicara kapan saja”.
Trump, berbicara dalam sebuah kampanye di Pennsylvania pada Selasa malam, menyebut sejumlah perang yang diklaim berhasil dihentikan olehnya, termasuk antara Pakistan dan India, serta Israel dan Iran, sebelum menyinggung kembali konflik yang memanas di Asia Tenggara.
“Saya benci mengatakan yang satu ini, namanya Kamboja-Thailand dan itu mulai hari ini, dan besok saya harus melakukan panggilan telepon. Siapa lagi yang bisa mengatakan saya akan melakukan panggilan telepon dan menghentikan perang antara dua negara yang sangat kuat, Thailand dan Kamboja?”
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Trump kembali turun tangan, juru bicara pemerintah Kamboja Pen Bona mengatakan posisi Phnom Penh tetap sama, yaitu hanya menginginkan perdamaian. Juru bicara pemerintah Thailand mengatakan ia tidak tahu apakah perdana menteri telah berbicara dengan Trump, karena ia sedang berada di parlemen.
KLAIM SERANGAN KE WILAYAH SIPIL
Kamboja pada Rabu menarik atletnya dari SEA Games di Thailand, dengan alasan keamanan dan kekhawatiran serius dari keluarga para atlet.
Militer Thailand mengatakan roket BM-21 yang ditembakkan oleh pasukan Kamboja mendarat di dekat Rumah Sakit Phanom Dong Rak di distrik Surin pada Rabu pagi, memaksa evakuasi pasien dan staf ke tempat perlindungan. Militer juga mengatakan drone, roket BM-21, dan tank digunakan di titik-titik lain di perbatasan, termasuk di dekat kompleks kuil Preah Vihear yang disengketakan.
“Pasukan kami menghancurkan posisi anti-drone di selatan Chong Chom untuk mendukung operasi pembersihan elemen Kamboja di perkebunan mangga yang telah ditanam melintasi jalur operasi,” kata militer dalam sebuah pembaruan situasi.
Militer Kamboja mengatakan Thailand menggunakan tembakan artileri dan drone bersenjata untuk melancarkan serangan di provinsi Pursat, menembakkan mortir ke permukiman warga di provinsi Battambang, serta jet tempur F-16 Thailand memasuki wilayah udara Kamboja dan menjatuhkan bom dekat area sipil.
Sidang cerai dimulai, Ridwan Kamil gandeng 8 pengacara sementara Atalia belum pikirkan harta
JAKARTA: Proses gugatan cerai yang dilayangkan anggota DPR RI Atalia Praratya terhadap suaminya, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), mulai bergulir di Pengadilan Agama Bandung dengan berbagai dinamika dari masing-masing pihak. Pihak RK menggandeng delapan pengacara untuk perceraian ini, sementara pihak Atalia fokus pada perpisahan dan belum memikirkan pembagian harta.
Kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansa, mengungkapkan bahwa prioritas Atalia adalah menyelesaikan proses perceraian terlebih dahulu sebelum masuk ke pembahasan soal harta gana-gini.
“Untuk soal tuntutan harta gana-gini itu sepertinya masih lebih jauh lagi. Kita lagi fokus ke gugatan cerainya dahulu,” kata Debi kepada wartawan melalui kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (17/12).
Debi menambahkan bahwa pembahasan detail mengenai harta bersama baru akan dilakukan setelah putusan perceraian keluar. “Kalau gugatan cerainya itu sudah selesai, nanti kita pikirkan lebih dalam (soal harta gana-gini),” ujarnya.
Ia sebelumnya juga menyinggung keberadaan nama selebgram Lisa Mariana (LM) yang disebut tercantum dalam berkas gugatan cerai Atalia terhadap Ridwan Kamil.
“Kalau terkait LM itu sudah masuk materi gugatan tentunya,” ujar Debi. LM selama ini diketahui berseteru dengan Ridwan Kamil terkait klaim mengenai ayah biologis anak berinisial CA serta persoalan dugaan korupsi Bank Jawa Barat (BJB).
DELAPAN PENGACARA
Sementara itu, menghadapi gugatan cerai ini, Ridwan Kamil menunjuk delapan orang pengacara untuk mendampinginya.
Salah satu kuasa hukumnya, Wenda Aluwi, menyatakan bahwa mereka telah hadir di Pengadilan Agama Bandung untuk mengawal jalannya persidangan.
“Kami bersama delapan orang kuasa hukum, mengawal gugatan ini,” kata Wenda, dikutip dari Merdeka.
Pada sidang awal, baik Ridwan Kamil maupun Atalia sama-sama tidak hadir karena urusan pekerjaan. Wenda menjelaskan ketidakhadiran kliennya: “Hari ini kita cuman lapor kita hadir sebagai kuasa nanti kita lihat apa yang akan terjadi, mediasi tentunya. Bapak belum bisa hadir, masih ada di luar kota.”
Ia menambahkan bahwa pesan dari Ridwan Kamil hanyalah satu: menjalani proses hukum dengan saling menghormati.
“Pesan dari pak RK saling menghormati proses. Yang akan berjalan kan ada gugatan, sudah kita hadir,” kata dia.
Perwakilan kuasa hukum Atalia, Debi, juga menyampaikan alasan serupa terkait ketidakhadiran kliennya.
“Ibu Atalia menyampaikan kepada kami pada dasarnya beliau sangat menghormati proses persidangan ini dan akan tetapi karena acara kedinasan beliau berhalangan hadir, sehingga mewakili kepada kami selaku kuasa hukum,” jelasnya
Dua kecelakaan kapal di Portugal, dua jenazah nelayan WNI ditemukan
LISBON: Dua kecelakaan kapal di Portugal merenggut nyawa diaspora Indonesia.
Pihak berwenang Portugal menemukan jenazah dua nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam pekan lalu.
Keduanya diduga termasuk dalam tiga awak kapal yang dinyatakan hilang dalam salah satu insiden tersebut.
Dilansir AFP, Senin (22/12), kedua jenazah ditemukan pada Minggu waktu setempat di wilayah pantai distrik Viana do Castelo.
Jenazah pertama ditemukan di Pantai Moledo sekitar pukul 08.56 waktu setempat melalui Garda Republik Nasional. Penemuan jenazah WNI kedua dilaporkan pada pukul 11.30 waktu setempat di Pantai Insua melalui Pusat Koordinasi Pencarian dan Penyelamatan Lisbon. Kedua jenazah kemudian dibawa ke kantor forensik terdekat untuk proses identifikasi lanjutan.
Kapal Villa de Caminha yang membawa lima orang tenggelam pada 14 Desember siang waktu setempat di perairan utara Kota Porto. Dua nelayan lainnya, termasuk kapten kapal, dilaporkan selamat dan sempat dibawa ke rumah sakit. Satu orang WNI lain dari kapal tersebut hingga kini masih dilaporkan hilang.
INSIDEN TERPISAH, EMPAT NELAYAN WNI MASIH HILANG
Pada hari yang sama, 14 Desember, insiden terpisah terjadi di lepas pantai Aveiro setelah kapal Carlos Cunha tenggelam. Dalam peristiwa ini, empat nelayan WNI diduga tewas dan hilang. Hingga kini, keempat nelayan WNI dari kapal tersebut belum ditemukan.
Laporan AFP menyebut tiga awak kapal Carlos Cunha berhasil diselamatkan. Dari tiga orang tersebut, satu merupakan nelayan Indonesia, namun WNI itu kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Banyak warga Indonesia diketahui bekerja di sektor perikanan Portugal. Industri ini memiliki permintaan tenaga kerja yang tinggi dengan penghasilan yang dinilai lebih besar dibandingkan di negara asal, seiring kebijakan pemerintah Portugal yang melonggarkan pembatasan jumlah pekerja asing di sektor tersebut.
Mudik Nataru berduka: Daftar korban kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Tol Semarang, 16 Tewas
Bus tersebut mengangkut 33 penumpang yang berangkat dari Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, dengan tujuan Yogyakarta.
SEMARANG: Bus Cahaya Trans mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas simpang susun exit tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12) dini hari.
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Bus Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali. Saat memasuki simpang susun exit tol Krapyak, bus menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling ke sisi kiri.
Bus tersebut mengangkut 33 penumpang yang berangkat dari Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, dengan tujuan Yogyakarta. Mayoritas penumpang berasal dari wilayah Boyolali, Klaten, Yogyakarta, Bogor, dan Jakarta.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyampaikan dugaan awal penyebab kecelakaan berkaitan dengan kondisi pengemudi dan medan jalan.
“Hal ini juga diduga karena kurangnya konsentrasi pengemudi dan tidak paham medan jalan saat menuruni simpang susun Krapyak,” tulis Aan Suhanan dalam keterangan resmi dilansir Bisnis
PROSES EVAKUASI SULIT
Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena kondisi bus yang terguling serta banyaknya korban yang terjepit di dalam badan kendaraan. Akses menuju korban juga dipenuhi pecahan kaca.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono menjelaskan bahwa tim penyelamat harus bekerja dengan ekstra hati-hati saat proses evakuasi.
“Proses evakuasi berjalan cukup sulit karena ada sebagian korban yang masih dalam posisi terjepit dan juga akses menuju korban dipenuhi pecahan kaca. Tim harus masuk ke dalam bus yang terguling, menggapai dan membuka akses menuju korban dan mengevakuasinya keluar dari dalam bus dengan ekstra hati-hati,” kata Budiono.
Dari total 17 penumpang yang selamat, delapan orang dirawat di RSUD Tugurejo, enam orang dirawat di RS Columbia Asia, dan tiga orang lainnya dirawat di RS Elisabeth.
Sebagian besar korban meninggal dan luka-luka diketahui duduk di barisan kursi sebelah kiri, searah dengan posisi bus yang terguling ke kiri.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Ribut Hari Wibowo menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi bus.
“Setelah kami cek, ternyata driver bus tersebut adalah driver cadangan. Terhadap driver, kami sedang tes urine. Kami tes apakah yang bersangkutan menggunakan narkoba atau zat yang dilarang lainnya,” kata Ribut.
