Info terkini Tentang Permainan Online

bonus cashback

now browsing by category

 

Brendan Rodgers di Al-Qadsiah: Update Terbaru (Desember 2025)

Brendan Rodgers (52 tahun, asal Irlandia Utara) resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Al-Qadsiah di Roshn Saudi League (Liga Pro Saudi) pada 16 Desember 2025. Ini adalah petualangan pertama Rodgers di luar Britania Raya, setelah karir sukses di Swansea, Liverpool, Leicester, dan dua periode di Celtic (11 trofi mayor, termasuk back-to-back liga Skotlandia).

Latar Belakang Penunjukan

  • Rodgers meninggalkan Celtic pada Oktober 2025 dengan kontroversi (kritik dari pemegang saham utama Dermot Desmond).
  • Al-Qadsiah memecat pelatih sebelumnya, Michel Gonzalez (mantan pemain Spanyol), pada akhir pekan sebelumnya setelah lebih dari 2 tahun.
  • CEO Al-Qadsiah James Bisgrove (eks Rangers) menyebut ini “landmark moment” untuk klub, karena pengalaman Rodgers dalam memenangkan trofi dan filosofi sepak bola menyerang cocok dengan visi jadi salah satu klub top Asia.
  • Rodgers ditemani staf dari Celtic: John Kennedy dan Jack Lyons sebagai asisten.

Kontrak dilaporkan hingga 2028.

Kondisi Al-Qadsiah Saat Ini

  • Klub berbasis di Al Khobar (Provinsi Timur Saudi), dimiliki Aramco (perusahaan minyak negara).
  • Musim ini (pertama setelah promosi): Peringkat 5 setelah 9-13 laga (tergantung update), 10 poin di belakang pemuncak (Al-Nassr).
  • Skuad kuat: Mateo Retegui (striker Italia, transfer €65 juta), Nacho Fernandez (eks Real Madrid), Koen Casteels (kiper Belgia), dll.
  • Rencana: Pindah stadion baru musim depan, target masuk “Big Five” Saudi (saingi Hilal, Nassr, Ittihad, Ahli).

Debut Rodgers

Pertandingan pertama: vs Damac (kandang) pada 27 Desember 2025 (Matchweek 11).

Dampak & Ekspektasi

  • Rodgers diharapkan bawa gaya possession-based & attacking football.
  • Tantangan: Tekanan tinggi di liga Saudi (pelatih sering diganti cepat), tapi dukungan finansial besar.
  • Ini jadi tren: Banyak manajer Eropa ke Saudi (seperti Simone Inzaghi, Jorge Jesus).

Rodgers: Langkah baru di karir setelah kontroversi Celtic. Apakah ia bisa bawa Al-Qadsiah juara? Pantau terus! 🔥

Liga Pro Saudi (Roshn Saudi League) Musim 2025-26: Update Desember 2025

Liga Pro Saudi (Saudi Pro League/SPL) musim 2025-26 adalah musim ke-69 liga sepak bola tertinggi di Arab Saudi. Al-Ittihad adalah juara bertahan (gelar ke-10 musim lalu). Musim ini ada 18 tim, dengan promosi Al-Najma, Neom (debut), dan Al-Hazem (via play-off). Degradasi musim lalu: Al-Raed, Al-Orobah, Al-Wehda.

Per Desember 2025 (setelah sekitar 13-14 pekan), liga sedang jeda FIFA/internasional, tapi pertandingan terakhir sebelum jeda sudah dimainkan. Liga dikenal dengan bintang besar seperti Cristiano Ronaldo (Al-Nassr), dan terus investasi besar dari PIF.

Klasemen Sementara (Per 14 Desember 2025)

Berikut klasemen terbaru berdasarkan data resmi:

PosisiTimMainMenangSeriKalahGolKebobolanPoin
1Al-Hilal131111351034
2Al-Nassr13931301230
3Al-Ittihad13922281529
4Al-Ahli13832251427
5Al-Qadsiah13733221624
14Dewa United? (contoh mid)

Catatan: Al-Nassr sering di puncak awal berkat Ronaldo, tapi Al-Hilal dominan. Al-Qadsiah (baru promosi) surprise di top 5, baru tunjuk Brendan Rodgers sebagai pelatih (Des 2025).

Top Skorers (Per Desember 2025)

  1. João Félix (Al-Hilal?) – 11 gol
  2. Cristiano Ronaldo (Al-Nassr) – 10+ gol (sering salto & penalti)
  3. Kostas Fortounis – Assist terbanyak

Ronaldo tetap jadi bintang, sering cetak gol salto ikonik.

Berita Terkini (Desember 2025)

  • Brendan Rodgers jadi pelatih Al-Qadsiah (eks Celtic/Liverpool) – ambisi top Asia.
  • Mohamed Salah rumor kuat ke SPL (CEO liga: “No doubts”).
  • FIFA President Gianni Infantino: SPL akan jadi top 3 liga dunia.
  • Jeda panjang karena Arab Cup & FIFA break, liga lanjut akhir Desember.

Liga Arab Saudi terus jadi sorotan dunia berkat investasi besar & bintang top. Musim ini kompetitif, dengan Al-Hilal & Al-Nassr favorit juara. Siapa prediksi juara Anda? 🔥

Al Qadsiah FC

🟥🤍 Profil Singkat Al-Qadsiah FC

  • Nama lengkap: Al-Qadsiah Football Club
  • Didirikan: 1947klub tertua kedua di Arab Saudi (setelah Al-Ittihad)
  • Kota: Al-Khobar, Provinsi Timur, Arab Saudi
  • Stadion: Prince Saud bin Jalawi Stadium (kapasitas: 35,000)
  • Warna seragam: Merah dan Putih
  • Julukan:
    • Al-Namir Al-Ahmar (Harimau Merah)
    • Qadsiah
  • Pemilik: Klub milik negara, dikelola oleh Saudi Ministry of Sport, dengan dukungan Saudi Public Investment Fund (PIF) dalam program pembinaan

🏆 Prestasi: Raksasa Timur dengan Jiwa Pemberontak

Al-Qadsiah adalah salah satu klub paling bersejarah di Arab Saudi, dengan akar yang menembus awal sepak bola modern di kerajaan.

Domestik (Arab Saudi)

  • Juara Piala Raja: 2 kali
    • 1987, 1991
  • Juara Piala Pangeran Mahkota: 1 kali (1994)
  • Runner-up Liga Profesional Saudi: 1980–81, 1983–84
  • Konsistensi:
    • 28 musim di kasta tertinggi
    • Sering jadi “pengganggu raksasa” — kalahkan Al-Hilal, Al-Nassr, Al-Ittihad

Asia

  • Piala Champions Asia 1988: Capai perempat final
  • Piala Winners’ Asia 1994: Capai semifinal
  • Liga Champions AFC: Sering tampil di era 1990–2000-an

💡 Al-Qadsiah adalah satu-satunya klub dari Provinsi Timur yang pernah juara Piala Raja dua kali.


🐅 Asal Julukan “Al-Namir Al-Ahmar” (Harimau Merah)

  • Julukan ini lahir pada 1960-an, karena gaya bermain agresif dan tak kenal takut — seperti harimau yang melindungi wilayahnya.
  • Warna merah-putih melambangkan semangat pekerja industri minyak di Al-Khobar — kota utama di jantung ladang minyak Saudi.
  • Klub ini didirikan oleh komunitas lokal Al-Khobar yang ingin menciptakan identitas olahraga untuk wilayah timur.

💬 “Kami bukan dari Riyadh atau Jeddah. Kami dari timur — tempat minyak mengalir, dan semangat tak pernah padam.”


🏟️ Prince Saud bin Jalawi Stadium: Istana Merah di Teluk Arab

  • Kapasitas: 35,000
  • Lokasi: Jantung Al-Khobar, dekat Teluk Arab dan pusat industri minyak
  • Karakteristik:
    • “Ultras Qadsiah” diisi oleh fans paling fanatik di Provinsi Timur
    • Suasana sangat intim dan penuh gairah, terutama saat derby melawan Al-Ettifaq
    • Stadion dikelilingi ladang minyak dan pabrik — simbol ekonomi Saudi modern

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Qadsiah, Qadsiah… Al-Namir la yastaslim!”
(Qadsiah, Qadsiah… Harimau takkan menyerah!)


🔥 Rivalitas Utama: Derbi Timur vs Al-Ettifaq

  • Lawan utama: Al-Ettifaq FC (Dammam)
  • Pertandingan disebut “Derbi Timur” atau “Derbi Minyak”
  • Akar persaingan:
    • Al-Khobar vs Dammam — dua kota industri terbesar di Provinsi Timur
    • Jarak hanya 20 km
    • Disebut “derbi paling emosional di luar Riyadh/Jeddah”
  • Pertandingan selalu penuh kartu, tensi tinggi, dan gengsi lokal

📉 Masa Kelam & Kebangkitan (2010–2024)

  • 2010–2020: Alami krisis finansial, sering turun-naik antara Liga Pro dan Liga Utama
  • 2021: Promosi ke Liga Pro Saudi setelah 3 tahun di kasta kedua
  • 2023–2024:
    • Investasi besar dari Kementerian Olahraga Saudi
    • Perekrutan pemain muda berbakat dari akademi nasional
    • Finish di papan tengah Liga Pro 2023/24
  • Target 2024/25: Konsolidasi di kasta tertinggi, bangun reputasi sebagai “klub model Provinsi Timur”

💪 Fans menyebut era ini sebagai “Al-Nahda Al-Hamra” (Kebangkitan Merah).

Al-Ittihad Club

🟥🤍 Profil Singkat Al-Ittihad Club

  • Nama lengkap: Al-Ittihad Saudi Football Club
  • Didirikan: 1927klub tertua di Arab Saudi
  • Kota: Jeddah, Arab Saudi
  • Stadion: King Abdullah Sports City (kapasitas: 62,241)
  • Warna seragam: Merah dan Putih
  • Julukan:
    • Al-Namir (Harimau)
    • Kings of Asia (Raja Asia)
    • Al-Ittihad
  • Pemilik: Klub milik negara, dikelola oleh Saudi Public Investment Fund (PIF) — bagian dari visi Saudi 2030

🏆 Prestasi: Raja Asia dari Pesisir Merah

Al-Ittihad adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Asia, dengan warisan domestik dan kontinental yang megah.

Domestik (Arab Saudi)

  • Juara Liga Profesional Saudi: 9 kali
    • 1982, 1983, 1984, 1997, 1999, 2000, 2001, 2003, 2007
  • Juara Piala Raja: 9 kali
  • Juara Piala Super Saudi: 1 kali (2008)

Asia — KEJAYAAN EMAS

  • Piala Champions Asia / Liga Champions AFC: 2 kali juara berturut-turut!
    • 2004: Kalahkan Seongnam Ilhwa Chunma (Korea Selatan) 6–3 agregat
    • 2005: Kalahkan Al-Ain (UAE) 4–2 agregat
  • Piala Winners’ Asia: 1 kali juara (1999)
  • Piala Super Asia: 2 kali juara

💡 Al-Ittihad adalah satu-satunya klub Saudi yang menang Piala Champions Asia 2 kali berturut-turut, dan satu-satunya yang mencetak 6 gol di final.


🐅 Asal Julukan “Al-Namir” (Harimau)

  • Julukan ini lahir pada 1950-an, karena gaya bermain agresif, cepat, dan mematikan — seperti harimau yang berburu.
  • Warna merah-putih melambangkan api semangat dan kemurnian harga diri.
  • Klub ini didirikan oleh pemuda Jeddah yang ingin menciptakan identitas olahraga untuk kota pelabuhan.

💬 “Di Jeddah, kami tak hanya bermain. Kami mengaum.”


🏟️ King Abdullah Sports City: Istana Merah di Pesisir Laut Merah

  • Kapasitas: 62,241stadion terbesar kedua di Arab Saudi
  • Lokasi: Tepi Laut Merah, dengan pemandangan gunung dan pelabuhan Jeddah
  • Karakteristik:
    • “Ultras Red” diisi oleh “Ultras Al-Ittihad” — suporter paling fanatik di Asia
    • Suasana sangat panas, emosional, dan penuh nyanyian tradisional Hijaz
    • Stadion sering dipenuhi asap merah dan kembang api saat laga besar

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Ittihad, Ittihad… Al-Namir la yahna!”
(Ittihad, Ittihad… Harimau tak pernah menyerah!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. Al-Ahli Saudi FC“Derbi Jeddah”
    • Rival paling sengit di Arab Saudi — lebih emosional daripada Derbi Riyadh!
    • Akar dari persaingan dua klub tertua di Saudi (Ittihad 1927 vs Ahli 1937)
    • Disebut “Mother of All Derbies” di Timur Tengah
  2. Al-Hilal & Al-Nassr → rival nasional dalam perebutan supremasi Saudi

Era Baru: Kedatangan Bintang Global (2023–Sekarang)

  • Juni 2023: Karim Benzema (Ballon d’Or 2022) resmi bergabung dari Real Madrid
  • Juli 2023: N’Golo Kanté (pahlawan Piala Dunia 2018) ikut bergabung
  • Dampak:
    • Penjualan jersey naik 1.200%
    • Followers media sosial melejit
    • Al-Ittihad jadi sorotan global
  • Prestasi 2023/24:
    • Runner-up Liga Saudi (di bawah Al-Nassr)
    • Lolos ke Liga Champions AFC 2024/25

💬 “Saya datang ke Jeddah bukan untuk pensiun, tapi untuk menulis bab baru.”
— Karim Benzema


💡 Fakta Unik

  1. Al-Ittihad adalah klub tertua di Arab Saudiberdiri 30 tahun sebelum kerajaan Saudi modern.
  2. King Abdullah Sports City adalah satu-satunya stadion di Asia yang dibangun menghadap langsung ke Laut Merah.
  3. Klub ini menolak tawaran investor asing non-Saudi — tetap ingin “milik rakyat Jeddah dan negara”.
  4. “Ultras Al-Ittihad” adalah satu-satunya kelompok suporter di Asia yang menggunakan perahu tradisional untuk parade kemenangan di pelabuhan Jeddah.

🏁 Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan Asia

  • 2024/25: Target —
    • Juara Liga Saudi
    • Juara Liga Champions AFC ke-3
    • Bangun skuad hybrid (Benzema, Kanté + pemain lokal)
  • Fokus pada:
    • Perkuat akademi muda “Ittihad Academy”
    • Modernisasi infrastruktur
    • Jadikan Al-Ittihad sebagai “wajah baru Jeddah di dunia”

“We’ve ruled Asia before. With Benzema, Kanté, and the red fire of Jeddah — we’ll do it again.”


💬 Kesimpulan

Al-Ittihad Club bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah jiwa kota pelabuhan Jeddah, penjaga sejarah tertua Saudi, dan bukti bahwa harimau merah masih bisa mengaum di panggung dunia.

“In Jeddah, we don’t follow trends. We lead with history — one red heartbeat at a time.”

Vitória S.C.

🟢🤍 Profil Singkat Vitória S.C.

  • Nama lengkap: Vitória Sport Clube
  • Didirikan: 20 Februari 1910
  • Kota: Guimarães, Portugal
  • Stadion: Estádio D. Afonso Henriques (kapasitas: 30.060)
  • Warna seragam: Hijau dan Putih
  • Julukan:
    • Os Conquistadores (Para Penakluk)
    • Vitória de Guimarães
    • Os Vimaranenses (Orang Guimarães)
  • Pemilik: Klub milik anggota (sócios) — lebih dari 10.000 anggota

🏆 Prestasi: Raksasa Sejarah dengan Jiwa Pemberontak

Vitória SC adalah salah satu klub paling bersejarah di Portugal, dengan akar yang menembus awal abad ke-20.

Domestik (Portugal)

  • Juara Taça de Portugal: 1 kali2012–13
    → Kalahkan Benfica 2–1 di final — kemenangan paling bersejarah dalam 103 tahun klub!
  • Runner-up Primeira Liga: 1970–71, 1987–88
  • Pencapaian konsisten:
    • Sering finish di 5 besar
    • Lolos ke Eropa 8 kali sejak 2000

Eropa

  • Piala Winners’ Cup 1987–88: Capai babak kedua
  • Liga Europa:
    • Fase grup 2008–09, 2010–11, 2013–14, 2019–20
    • Pernah kalahkan Athletic Bilbao, Celtic, dan Olympiacos

💡 Vitória adalah satu-satunya klub Portugal di luar “Big Three” yang menang di kandang Benfica di final Piala Portugal.


🏰 Asal Identitas: Klub dari “Kota Kelahiran Portugal”

  • Guimarães dijuluki “Cidade Berço” (Kota Kelahiran) — tempat Raja Afonso Henriques, pendiri Portugal, lahir pada 1109.
  • Julukan “Os Conquistadores” mengacu pada semangat penaklukan nasional Portugal abad pertengahan.
  • Warna hijau-putih diadopsi pada 1918, melambangkan harapan dan kemurnian perjuangan.

💬 “Guimarães bukan cuma kota. Ini jantung Portugal. Dan kami adalah nadinya.”


🏟️ Estádio D. Afonso Henriques: Istana di Tanah Leluhur

  • Dibuka: 1965 (direnovasi untuk Piala Dunia 2006)
  • Kapasitas: 30.060
  • Nama: Diambil dari Raja Afonso Henriques, pendiri Portugal
  • Karakteristik:
    • “Curva Machado” diisi oleh “Torcida Guimaraes” — suporter paling fanatik
    • Stadion menghadap ke Kastil Guimarães — situs UNESCO
    • Suasana sangat intim, emosional, dan penuh nyanyian patriotik

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Vitória, Vitória… Terra de Afonso Henriques!”
(Vitória, Vitória… Tanah Afonso Henriques!)


🔥 Rivalitas Abadi: Minho Derby vs S.C. Braga

  • Lawan utama: S.C. Braga
  • Pertandingan disebut “Minho Derby”salah satu derby paling sengit di Eropa
  • Akar persaingan:
    • Jarak hanya 25 km
    • Guimarães: Kota bersejarah, “kelahiran Portugal”, konservatif
    • Braga: Kota agama, modern, ambisius
  • Fakta:
    • Lebih dari 150 pertemuan sejak 1924
    • Kartu merah dan insiden lapangan sangat umum
    • Disebut “derbi paling panas di luar Lisbon/Porto”

⚔️ Fans Vitória menyebut Braga sebagai “kota tanpa sejarah” — Braga membalas dengan “Guimarães hidup di masa lalu”.


🧠 Filosofi Klub: “Tradisi di Atas Segalanya”

  • Vitória dikenal sebagai “klub anti-komersial”:
    • Menolak sponsor judi dan alkohol
    • Tiket termurah di Primeira Liga (mulai dari €5)
    • Fokus pada pemain lokal Minho
  • Akademi “Centro de Formação” melahirkan:
    • Ricardo Quaresma (latihan di sini usia muda)
    • Tiago Silva, André André, Miguel Reisinho

💡 Fakta Unik

  1. Vitória SC adalah klub tertua ketiga di Portugal (setelah Porto dan Benfica).
  2. Estádio D. Afonso Henriques adalah satu-satunya stadion di Eropa yang bersebelahan langsung dengan kastil abad ke-10.
  3. Klub ini menolak tawaran investor asing besar sejak 2010 — tetap ingin “milik rakyat Guimarães”.
  4. “Torcida Guimaraes” adalah satu-satunya kelompok suporter di Portugal yang mengibarkan bendera nasional Portugal di setiap laga.

📉 Masa Tantangan & Kejayaan (2010–2024)

  • 2010–2013: Krisis finansial, nyaris bangkrut
  • 2013: Juara Taça de Portugalselamatkan klub dari kehancuran
  • 2017–2020: Konsisten di papan atas, lolos ke Eropa
  • 2021–2024:
    • Finish 6–8 besar Primeira Liga
    • Bangun reputasi sebagai “pengganggu raksasa” — sering kalahkan Benfica, Porto, Sporting

💪 Kemenangan 2013 dianggap “la reconquista” (penaklukan ulang) — kebangkitan dari abu.


🏁 Masa Depan: Mempertahankan Jiwa di Tengah Modernisasi

  • 2024/25: Target —
    • Lolos ke Eropa
    • Menangkan Minho Derby
    • Perkuat akademi dan identitas lokal
  • Tantangan:
    • Menahan godaan menjual semua talenta
    • Bersaing dengan anggaran Braga yang lebih besar

“We don’t need millions. We have history, hills, and green hearts.”


💬 Kesimpulan

Vitória Sport Clube bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah penjaga warisan nasional Portugal, simbol ketahanan kota bersejarah, dan bukti bahwa akar bisa menahan badai modernisasi.

“In Guimarães, we don’t just play football. We defend Portugal — one green heartbeat at a time.”

S.L. Benfica

🔴🤍 Profil Singkat S.L. Benfica

  • Nama lengkap: Sport Lisboa e Benfica
  • Didirikan: 28 Februari 1904
  • Kota: Lisbon, Portugal
  • Stadion: Estádio da Luz (kapasitas: 64.642)
  • Warna seragam: Merah dan Putih
  • Julukan:
    • Águias (Elang)
    • Benfica
    • O Glorioso (Si Mulia)
  • Pemilik: Klub milik anggota (sócios) — lebih dari 250.000 anggota, terbanyak di dunia untuk klub non-saham

🏆 Prestasi: Raja Portugal dengan Luka Eropa

Benfica adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Eropa, dengan dominasi domestik yang luar biasa — tapi diliputi “kutukan” di panggung Eropa sejak 1960-an.

Domestik (Portugal)

  • Juara Primeira Liga: 38 kalirekor terbanyak di Portugal, terbanyak ke-3 di Eropa (setelah Rangers & Celtic)
  • Juara Taça de Portugal: 26 kalirekor terbanyak!
  • Juara Taça da Liga: 7 kali
  • Juara Supertaça: 9 kali
  • Treble domestik: 2014–15, 2016–17

Eropa & Dunia — KEJAYAAN & TRAGEDI

  • Piala Champions: 2 kali juara
    • 1961: Kalahkan Barcelona 3–2 (Bern)
    • 1962: Kalahkan Real Madrid 5–3 (Amsterdam) — akhir dominasi Madrid!
  • Finalis Piala Champions: 5 kali berturut-turut (1963–1968)semua kalah!
    • Termasuk 1963 vs Milan, 1965 & 1968 vs Manchester United
  • Finalis Liga Champions:
    • 1988: Kalah dari PSV Eindhoven (adu penalti)
    • 1990: Kalah dari AC Milan
  • Piala Super UEFA: Runner-up 1988
  • Piala Interkontinental: Runner-up 1961, 1962

💔 Benfica adalah satu-satunya klub di dunia yang kalah di 10 final Eropa — melahirkan “Kutukan Béla Guttmann”:
“Takkan ada gelar Eropa untuk Benfica dalam 100 tahun!”
(Pelatih legendaris yang pergi marah karena gaji tak dinaikkan setelah juara 1962)


🦅 Asal Julukan “Águias” (Elang)

  • Pada 1950-an, presiden Borges Coutinho ingin simbol baru yang mencerminkan kebebasan dan kekuatan.
  • Seekor elang hidup diterbangkan di setiap laga kandang sejak 2003 — kini bernama “Vitória”
  • Warna merah-putih melambangkan semangat revolusioner Lisbon.

🦅 Sebelum setiap laga di Estádio da Luz, Vitória si elang terbang mengelilingi lapangan — ritual paling ikonik di Eropa.


🌟 Era Emas: 1960–1968 — Ketika Benfica Mengguncang Dunia

Di bawah pelatih legendaris Béla Guttmann, Benfica menciptakan sejarah abadi:

  • 1961 & 1962: Juara Piala Champions 2 kali berturut-turut
  • Pemain ikonik:
    • Eusébio — “Raja Hitam”, legenda Portugal, top scorer Piala Dunia 1 966
    • Mário Coluna, José Águas, António Simões
  • Gaya bermain: Cepat, teknis, menyerang total — menginspirasi sepak bola modern

💥 1962: Kalahkan Real Madrid 5–3akhir era 5 gelar Madrid berturut-turut.


🏟️ Estádio da Luz: Istana Elang di Lisbon

  • Dibuka: 2003 (menggantikan stadion lama)
  • Kapasitas: 64.642terbesar di Portugal
  • Nama: “Da Luz” = “Cahaya” — dari paroki Lisbon tempat klub lahir
  • Karakteristik:
    • “Curva Sul” diisi oleh “No Name Boys” — suporter paling fanatik
    • Suasana megah, intim, dan menakutkan untuk tim tamu
    • Jadi lokasi final Liga Champions 2014 & 2021

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“É Benfica, só Benfica… O nosso coração!”
(Hanya Benfica, hanya Benfica… Hati kami!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. Sporting CP“Derbi de Lisboa”
    • Rival paling sengit di Portugal — melambangkan Benfica (rakyat) vs Sporting (elit)
  2. FC Porto“O Clássico”
    • Pertarungan utara vs selatan Portugal
    • Benfica unggul dalam gelar, tapi Porto lebih sukses di Eropa modern

🧠 Akademi & Model Bisnis: “Pabrik Merah”

  • Akademi “Benfica Campus” adalah salah satu terbaik di Eropa
  • Melahirkan:
    • Eusébio
    • Bernardo Silva
    • João Félix
    • Renato Sanches
    • Diogo Costa, Nuno Tavares
  • Model:
    • Bentuk pemain muda
    • Jual ke klub besar (Man City, Atlético, Bayern)
    • Gunakan profit untuk pertahankan dominasi domestik

💰 Benfica adalah satu-satunya klub Portugal yang profit transfer lebih tinggi daripada pendapatan TV.


💡 Fakta Unik

  1. Benfica adalah satu-satunya klub di dunia dengan rekor 10 kekalahan di final Eropa.
  2. Estádio da Luz adalah satu-satunya stadion di Eropa yang punya museum elang hidup.
  3. Klub ini tidak pernah terdegradasi sejak 1934konsistensi terpanjang di Portugal.
  4. “No Name Boys” adalah satu-satunya kelompok suporter di Eropa yang menolak nama resmi — sebagai bentuk perlawanan terhadap komersialisasi.

🏁 Masa Depun: Mengakhiri Kutukan, Mengejar Eropa

  • 2024/25: Target —
    • Pertahankan Primeira Liga
    • Akhirnya menang di final Eropaakhiri kutukan Guttmann
    • Bangun tim muda + berpengalaman
  • Tantangan:
    • Menahan godaan menjual semua bintang
    • Menghadapi dominasi finansial klub Inggris & Spanyol

“We’ve waited 62 years. One more final — and the curse ends.”


💬 Kesimpulan

S.L. Benfica bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah jiwa rakyat Portugal, monumen hidup Eusébio, dan bukti bahwa kejayaan dan tragedi bisa hidup berdampingan dalam satu elang merah.

“In Lisbon, we don’t just play football. We carry history — and we’re ready to break it.”

Sporting CP

🟢🤍 Profil Singkat Sporting CP

  • Nama lengkap: Sporting Clube de Portugal
  • Didirikan: 1 Juli 1906
  • Kota: Lisbon, Portugal
  • Stadion: Estádio José Alvalade (kapasitas: 50.086)
  • Warna seragam: Hijau dan Putih
  • Julukan:
    • Os Leões (Singa)
    • Sporting
    • Verde e Brancos (Hijau-Putih)
  • Pemilik: Klub milik anggota (sócios) — lebih dari 150.000 anggota

🏆 Prestasi: Raksasa Lisbon dengan Akar Emas

Sporting adalah salah satu klub paling berprestasi di Portugal, dengan warisan liga yang megah dan akademi muda terbaik di dunia.

Domestik (Portugal)

  • Juara Primeira Liga: 19 kali
    • Terakhir: 2020–21 — akhiri 19 tahun puasa gelar!
  • Juara Taça de Portugal: 17 kali
  • Juara Taça da Liga: 4 kali
  • Juara Supertaça: 9 kali
  • Treble domestik: 2020–21 (liga + piala + piala liga)

Eropa & Dunia

  • Piala Winners’ Cup: Juara 1964
    → Kalahkan MTK Budapest 1–0 di final (Brussels)
  • Liga Champions:
    • Finalis 1964 (sebelum jadi Piala Champions)
    • Perempat final 2022 — kalah dari Manchester City
  • Liga Europa:
    • Sering lolos sejak 2020-an

💡 Sporting adalah satu-satunya klub Portugal yang pernah juara kompetisi utama UEFA, dan satu-satunya yang capai final Piala Champions era lama.


🦁 Asal Julukan “Os Leões” (Singa)

  • Julukan ini berasal dari patung singa di depan Gimnásio Sporting, markas awal klub.
  • Singa melambangkan keberanian, kebanggaan, dan kekuatan — nilai yang diusung sejak 1906.
  • Warna hijau-putih diadopsi sejak awal, terinspirasi dari bendera klub pendiri.

💬 “Kami bukan hanya klub. Kami adalah singa Lisbon — dan kami tak pernah tidur.”


🌟 Akademi Terbaik di Dunia: “Academia Sporting”

Sporting memiliki akademi muda paling produktif di Eropa, dijuluki “Pabrik Singa”:

  • Melahirkan legenda global:
    • Cristiano Ronaldo
    • Luís Figo
    • Nani, Rui Patrício, João Moutinho, Bruno Fernandes, Rúben Amorim (kini jadi pelatih)
  • Filosofi:
    • Latih sejak usia 6 tahun
    • Fokus pada tek nik, kecepatan, dan kecerdasan taktis
    • Tidak boleh kalah di level muda — mental juara ditanam sejak dini

💰 Akademi ini menghasilkan €500+ juta dalam penjualan pemain dalam 20 tahun terakhir.


🏟️ Estádio José Alvalade: Istana Singa di Jantung Lisbon

  • Dibuka: 2003 (menggantikan stadion lama)
  • Kapasitas: 50.086
  • Nama: Diambil dari José Alvaladesalah satu pendiri klub (cucu bangsawan Lisbon)
  • Karakteristik:
    • “Curva Sul” diisi oleh “Juventude Leonina” — suporter paling fanatik
    • Arsitektur modern, futuristik, dengan atap melengkung
    • Lokasi: Dikelilingi kompleks olahraga, hotel, dan pusat pelatihan elite

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Sporting, Sporting… O nosso amor é mais forte!”
(Sporting, Sporting… Cinta kami lebih kuat!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. SL Benfica“Derbi de Lisboa”
    • Rival paling sengit di Portugal — akar dari persaingan antara klub rakyat (Benfica) vs klub elit (Sporting)
    • Disebut “derbi paling emosional di Iberia”
  2. FC Porto → bagian dari “O Clássico” besar
  3. Belenenses → rival historis Lisbon (jarang bertemu karena beda kasta)

💔 Masa Kelam & Kebangkitan (2002–2021)

  • 2002: Juara Piala UEFA terakhir (kalah dari Chelsea)
  • 2002–2021: 19 tahun tanpa gelar liga — era tergelap dalam sejarah modern
  • 2018–2020: Krisis finansial, kekerasan suporter, nyaris bangkrut
  • 2020–21: Kebangkitan luar biasa di bawah pelatih Rúben Amorim:
    • Treble domestik
    • Kembalikan harga diri Sporting

💪 Musim 2020/21 dianggap sebagai “la renascença leonina” (kelahiran kembali sang singa).


💡 Fakta Unik

  1. Sporting adalah satu-satunya klub di dunia yang melatih Cristiano Ronaldo dan Luís Figodua Ballon d’Or Portugal.
  2. Estádio José Alvalade adalah satu-satunya stadion di Eropa yang terintegrasi penuh dengan pusat pelatihan, hotel, dan museum dalam satu kompleks.
  3. Klub ini menolak tawaran investor asing besar — tetap ingin “milik rakyat Lisbon”.
  4. “Juventude Leonina” adalah satu-satunya kelompok suporter di Portugal yang memiliki departemen pendidikan sendiri.

🏁 Masa Depan: Membangun Dinasti Baru ala Amorim

  • 2024/25: Target — pertahankan Primeira Liga, lolos ke fase gugur Liga Champions, bangun generasi muda baru
  • Fokus pada:
    • Pertahankan pelatih Rúben Amorim (incaran klub Eropa)
    • Perkuat akademi dan scouting global
    • Jadikan Sporting sebagai “tujuan elite bagi bakat muda Eropa”

“We don’t just grow players. We grow legends.”


💬 Kesimpulan

Sporting CP bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah jantung akademi Portugal, rumah para singa muda, dan bukti bahwa akar lokal bisa melahirkan bintang global.

“In Lisbon, we don’t follow football. We raise it — one lion at a time.”

FC Porto

🔵⚪ Profil Singkat FC Porto

  • Nama lengkap: Futebol Clube do Porto
  • Didirikan: 28 September 1893
  • Kota: Porto, Portugal
  • Stadion: Estádio do Dragão (kapasitas: 50.033)
  • Warna seragam: Biru dan Putih
  • Julukan:
    • Os Dragões (Naga)
    • Portistas
    • O Clube do Povo (Klub Rakyat)
  • Pemilik: Klub milik anggota (sócios) — lebih dari 100.000 anggota

🏆 Prestasi: Raksasa Portugal dengan Jiwa Eropa

Porto adalah salah satu klub paling dominan di Portugal dan salah satu dari hanya tiga klub di luar Inggris, Italia, Spanyol, dan Jerman yang pernah menjuarai Liga Champions dalam 40 tahun terakhir.

Domestik (Portugal)

  • Juara Primeira Liga: 30 kaliterbanyak ke-2 sepanjang sejarah (setelah Benfica)
  • Juara Taça de Portugal (Piala Portugal): 20 kalirekor terbanyak!
  • Juara Supertaça Cândido de Oliveira: 24 kalirekor terbanyak!
  • Treble domestik: 2 kali (2010–11, 2021–22)

Eropa & Dunia — KEJAYAAN ABADI

  • Liga Champions: 2 kali juara
    • 1987: Kalahkan Bayern Munich 2–1 (Glasgow) — klub Portugal pertama yang juara!
    • 2004: Kalahkan AS Monaco 3–0 (Gelsenkirchen) — di bawah José Mourinho
  • Piala UEFA / Liga Europa: 2 kali juara
    • 2003: Kalahkan Celtic 3–2 (Seville)
    • 2011: Kalahkan Braga 1–0 (Dublin)
  • Piala Super UEFA: 1 kali juara (1 987)
  • Piala Interkontinental: 2 kali juara (1987, 2004)

💡 Porto adalah satu-satunya klub Portugal yang juara Liga Champions 2 kali, dan satu-satunya di dunia yang menang di semua kompetisi utama UEFA + Interkontinental.


🐉 Asal Julukan “Os Dragões” (Naga)

  • Julukan ini berasal dari lambang kota Porto, yang menampilkan naga — simbol keberanian dan perlindungan.
  • Warna biru-putih diadopsi pada 1906, terinspirasi dari bendera klub pendiri Inggris.
  • Stadion lama mereka, Estádio das Antas, dikenal sebagai “gua naga” yang menakutkan bagi tim tamu.

🌟 Era José Mourinho: Keajaiban Porto 2003–2004

Di bawah pelatih José Mourinho, Porto menciptakan sejarah abadi:

  • 2003: Juara Piala UEFA
  • 2004: Juara Liga Champions — tanpa bintang global, hanya dengan kerja tim, taktik, dan mental baja
  • Pemain ikonik:
    • Vítor Baía (kiper legendaris)
    • Deco (playmaker Brasil-Portugal)
    • Maniche, Costinha, Ricardo Carvalho, Paulo Ferreira
  • Setelah 2004, hampir seluruh tim itu pindah ke Chelsea — menjadi tulang punggung “The Special One” di Inggris.

💬 “They called us small. We called them history.”
— José Mourinho


🏟️ Estádio do Dragão: Istana Naga di Utara Portugal

  • Dibuka: 2003 (untuk Piala Eropa 2004)
  • Kapasitas: 50.033
  • Desain: Arsitek Manuel Salgado — bentuknya menyerupai naga berbaring
  • Karakteristik:
    • “Dragão Azul” diisi oleh “Super Dragões” — suporter paling fanatik
    • Suasana intim, panas, dan menakutkan untuk tim tamu
    • Stadion dikelilingi taman kota dan sungai Douro — pemandangan ikonik Porto

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Porto, Porto… Campeão!”
(Porto, Porto… Juara!)


🧠 Model Bisnis: “Pabrik Profit Eropa”

Porto dikenal sebagai “klub paling efisien di Eropa”:

  • Akademi “Academia FC Porto” melahirkan:
    • Cristiano Ronaldo (latihan di sini usia 12 tahun)
    • Rúben Neves, Fábio Vieira, Diogo Costa, Otávio
  • Scouting global: Cari talenta di Amerika Selatan, Afrika, Eropa Timur
  • Model:
    • Beli murah → kembangkan → jual mahal
    • Profit transfer rata-rata €50–100 juta/tahun
    • Gunakan dana untuk pertahankan stabilitas dan infrastruktur

💰 Porto adalah satu-satunya klub non-liga top 5 yang selalu untung dalam 20 tahun terakhir.


🔥 Rivalitas Utama

  1. SL Benfica“O Clássico”
    • Rival paling sengit di Portugal — melambangkan Porto (utara, industri) vs Lisboa (selatan, elit)
  2. Sporting CP → bagian dari “Big Three” Portugal
  3. Boavista FC“Derbi do Porto” (rival lokal, tapi jarang bertemu karena beda kasta)

💡 Fakta Unik

  1. Porto adalah satu-satunya klub di dunia yang menang di Old Trafford, Bernabéu, San Siro, dan Anfield dalam satu musim Eropa (2003–04).
  2. Estádio do Dragão adalah satu-satunya stadion di Eropa yang dibangun di atas bekas bandara militer.
  3. Klub ini tidak pernah bangkrut, meski berasal dari kota kecil — berkat manajemen keuangan disiplin.
  4. “Super Dragões” adalah satu-satunya kelompok suporter di Portugal yang miliki museum sendiri di dalam stadion.

🏁 Masa Depan: Mempertahankan Warisan Eropa

  • 2024/25: Target — juara Primeira Liga, lolos ke fase gugur Liga Champions, perkuat akademi
  • Fokus pada:
    • Pertahankan pelatih Sérgio Conceição
    • Bangun generasi muda baru
    • Jadikan Porto sebagai “jembatan talenta global ke Eropa”

“We don’t follow Europe. We conquer it — with blue hearts and dragon fire.”


💬 Kesimpulan

FC Porto bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan utara Portugal, bukti bahwa strategi bisa mengalahkan uang, dan pengingat bahwa naga kecil bisa membakar raksasa.

“In Porto, we don’t dream of glory. We forge it — one blue heartbeat at a time.”

SC Heerenveen

🔵⚪ Profil Singkat SC Heerenveen

  • Nama lengkap: Sportclub Heerenveen
  • Didirikan: 20 Juli 1920
  • Kota: Heerenveen, Friesland, Belanda
  • Stadion: Abe Lenstra Stadion (kapasitas: 27.192)
  • Warna seragam: Biru dan Putih
  • Julukan:
    • De Superfriezen (Para Fries Super)
    • SC Heerenveen
  • Pemilik: Klub milik anggota (socios) — lebih dari 25.000 anggota, dengan dukungan kuat dari provinsi Friesland

🏆 Prestasi: Raksasa dari Utara dengan Jiwa Eropa

Heerenveen bukan klub penuh trofi nasional, tapi memiliki reputasi luar biasa dalam konsistensi Eredivisie dan kejutan Eropa yang mengguncang benua.

Domestik (Belanda)

  • Belum pernah juara Eredivisie
  • Pencapaian tertinggi:
    • Peringkat ke-2 (1999–2000) — di bawah pelatih Foppe de Haan
    • Runner-up Piala KNVB: 2009 (kalah dari Twente)
  • Konsistensi luar biasa:
    • 28 musim berturut-turut di Eredivisie (1993–2021)
    • Hanya 2 kali terdegradasi sejak 1970

Eropa – KEJUTAN DUNIA!

  • Liga Champions 1999–2000: Lolos ke babak grup
  • Liga Europa:
    • Perempat final 2004 — kalah dari Marseille
    • Kalahkan Real Madrid 1–0 di Santiago Bernabéu (1999) — kemenangan paling legendaris dalam sejarah klub!
    • Kalahkan Bayern Munich, Juventus, Lyon, Borussia Dortmund dalam berbagai edisi

💡 Heerenveen adalah satu-satunya klub Belanda di luar “Big Three” yang menang di Bernabéu dan lolos ke perempat final Eropa.


🏴 Asal Identitas: Klub dari Tanah Friesland yang Mandiri

  • Friesland adalah provinsi di Belanda utara dengan bahasa, budaya, dan identitas sendiri (bukan Belanda biasa!).
  • Warna biru-putih diadopsi dari bendera Friesland (9 garis biru-putih melambangkan 9 daerah historis).
  • Julukan “De Superfriezen” lahir karena semangat tempur Fries yang tak kenal takut.
  • Klub ini berbicara dalam bahasa Frisian di media sosial, lagu fans, dan bahkan di ruang ganti!

💬 “Wy binne net Nederlands. Wy binne Frysk!”
(“Kami bukan Belanda. Kami orang Fries!”)


🏟️ Abe Lenstra Stadion: Istana Biru di Jantung Friesland

  • Dibuka: 1994 (menggantikan stadion lama)
  • Kapasitas: 27.192
  • Nama: Diambil dari Abe Lenstralegenda sepak bola Friesland, pencetak 500+ gol untuk Heerenveen
  • Karakteristik:
    • “Petoear” (Tribun Selatan) diisi oleh “Het Legioen” — suporter paling fanatik
    • Stadion dikelilingi danau, padang rumput, dan kincir angin — pemandangan khas Friesland
    • Suasana sangat intim dan penuh nyanyian dalam bahasa Frisian

🎶 Lagu kebanggaan fans (dalam Frisian):
“Heerenveen, Heerenveen… Wy steane by dy!”
(Heerenveen, Heerenveen… Kami mendukungmu!)


🌟 Era Keemasan: 1999–2004 – Mengguncang Eropa

Di bawah pelatih legendaris Foppe de Haan, Heerenveen mencapai puncaknya:

  • Gaya bermain: Cepat, fisik, menyerang langsung
  • Pemain ikonik:
    • Ruud van Nistelrooy (sebelum ke Manchester United)
    • Klaas-Jan Huntelaar
    • Gerald Sibon, Danijel Pranjić, Miralem Sulejmani
  • 1999: Kalahkan Real Madrid 1–0 di Bernabéu — gol oleh Kristijan Đorđević
  • 2000: Finish ke-2 di Eredivisie — kualifikasi Liga Champions

💥 Musim itu dianggap “keajaiban Friesland” — desa kecil mengalahkan raksasa dunia.


🔥 Rivalitas Utama

  1. FC Groningen“Noardlike Derby” (Derbi Utara)
    • Jarak hanya 40 km
    • Rivalitas akar dari persaingan dua kota utara Belanda
  2. AZ Alkmaar“De Strijd der Provinciën” (Pertarungan Antar Provinsi)
  3. Ajax, PSV, Feyenoord → “raksasa” yang sering dihadapi sebagai “underdog”

🧠 Filosofi Klub: “Friesland First”

  • Heerenveen adalah salah satu dari hanya 2 klub di Eropa yang secara resmi menggunakan bahasa daerah (Frisian) dalam operasional sehari-hari.
  • Model bisnis berkelanjutan:
    • Fokus pada pemain muda berbakat (sering dari Amerika Selatan & Eropa Timur)
    • Jual ke klub besar dengan profit tinggi
    • Gunakan pendapatan untuk pertahankan akar Friesland
  • Tiket termurah di Eredivisie — untuk menjaga aksesibilitas rakyat biasa

💡 Fakta Unik

  1. Abe Lenstra Stadion adalah satu-satunya stadion di Eropa yang namanya diambil dari pemain yang tak pernah main di luar kota asalnya.
  2. Heerenveen adalah satu-satunya klub di dunia yang fans-nya menyanyi dalam bahasa minoritas yang diakui UNESCO.
  3. Klub ini menolak tawaran investor asing besar — tetap ingin “milik rakyat Friesland”.
  4. “Het Legioen” adalah satu-satunya kelompok suporter di Belanda yang mengadakan pertemuan tahunan dengan Parlemen Friesland.

📉 Masa Tantangan: Degradasi & Kebangkitan (2021–2024)

  • 2020–21: Terdegradasi ke Eerste Divisie setelah 28 tahun di Eredivisie
  • 2021–2023: Gagal promosi — masa suram terburuk dalam sejarah modern
  • 2023–24:
    • Finish ke-3 di Eerste Divisie
    • Menang playoff promosikembali ke Eredivisie 2024/25!
      → Kemenangan yang disambut 50.000 orang di alun-alun Heerenveen!

💪 Fans menyebut kembalinya ini sebagai “De Fryske Weromkomst” (Kembalinya Sang Fries).


🏁 Masa Depan: Membawa Friesland Kembali ke Peta Eropa

  • 2024/25: Target — hindari degradasi, bangun tim muda, kembalikan nama di Eropa
  • Fokus pada:
    • Perkuat akademi dan scouting global
    • Modernisasi Abe Lenstra Stadion
    • Jadikan Heerenveen sebagai “duta budaya Friesland di Eropa”

“We don’t speak Dutch. We don’t follow trends. We are Fries — and we fight.”


💬 Kesimpulan

SC Heerenveen bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol identitas budaya Friesland, bukti bahwa desa kecil bisa mengguncang dunia, dan pengingat bahwa sepak bola terbaik lahir dari akar — bukan uang.

“In Friesland, we don’t just play football. We defend a language, a land, and a legacy.”

Excelsior Rotterdam

🔴⚪ Profil Singkat SBV Excelsior

  • Nama lengkap: Stichting Betaald Voetbal Excelsior
  • Didirikan: 23 Juli 1902
  • Kota: Rotterdam, Zuid-Holland, Belanda
  • Stadion: Van Donge & De Roo Stadion (dikenal sebagai Stadion Woudestein), kapasitas: 4,500
  • Warna seragam: Merah dan Putih
  • Julukan:
    • De Kralingen (dari distrik Kralingen di Rotterdam)
    • Excelsior
  • Pemilik: Klub milik anggota (socios) — lebih dari 3.500 anggota, dengan dukungan komunitas lokal yang kuat

🏆 Prestasi: Klub Kecil dengan Jiwa Raksasa

Excelsior bukan klub penuh trofi, tapi memiliki reputasi luar biasa sebagai “pengganggu raksasa” dan salah satu klub paling konsisten di kasta kedua Belanda.

Domestik (Belanda)

  • Belum pernah juara Eredivisie
  • Pencapaian tertinggi:
    • Peringkat ke-7 di Eredivisie (1974–75)
    • Runner-up Eerste Divisie: 2005–06, 2013–14, 2021–22
  • Promosi ke Eredivisie: 5 kali (terakhir: 2022)
  • Konsistensi:
    • Sering promosi-degradasi, tapi selalu kembali
    • Dijuluki “Liftclub van Rotterdam” (Klub Lift Rotterdam) — naik-turun terus!

Eropa

  • Belum pernah tampil di kompetisi Eropa
  • Namun, sering jadi “batu sandungan” bagi Ajax, PSV, dan Feyenoord di Eredivisie

💡 Excelsior adalah satu-satunya klub di Belanda yang dua kali promosi ke Eredivisie lewat playoff dramatis melawan tim yang sama (NAC Breda, 2006 & 2014).


🏙️ Asal Identitas: Dari Distrik Kralingen ke Panggung Nasional

  • Nama “Excelsior” diambil dari moto Latin: “Ever Upward” — semangat kemajuan
  • Julukan “De Kralingen” berasal dari distrik Kralingen, kawasan kelas pekerja timur Rotterdam
  • Warna merah-putih mencerminkan semangat Rotterdam, tapi dengan identitas lokal yang kuat

💬 “Kami bukan Feyenoord. Kami bukan Sparta. Kami adalah Excelsior — dan kami bangga jadi underdog.”


🏟️ Van Donge & De Roo Stadion (Woudestein): Istana Mini di Rotterdam

  • Kapasitas: 4,500stadion terkecil di Eredivisie (saat promosi)
  • Nama: Diambil dari sponsor lokal Van Donge & De Roo (perusahaan konstruksi Rotterdam)
  • Karakteristik:
    • Sangat intim, hampir seperti stadion lingkungan
    • “Tribune Zuid” diisi oleh “Excelsior Rotterdam Supporters” — suporter paling fanatik
    • Lokasi: Dikelilingi perumahan, sekolah, dan taman kota
  • Fakta: Ini adalah satu-satunya stadion di Eredivisie yang lebih kecil dari banyak stadion amatir Eropa.

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Excelsior, Excelsior… Wij vechten tot het eind!”
(Excelsior, Excelsior… Kami bertarung sampai akhir!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. Feyenoord Rotterdam“De Kleine Derby” (Derbi Kecil)
    • Excelsior sering jadi “saudara miskin” di Rotterdam
    • Tapi saat bertemu, semangat melawan raksasa membara
  2. Sparta Rotterdam → rival lokal ketiga di kota
  3. RKC Waalwijk, FC Dordrecht → rival di Eerste Divisie

💥 Meski kalah dalam sejarah, setiap kemenangan atas Feyenoord dirayakan seperti juara liga!


💔 Masa Tantangan: Hidup di Bayangan Raksasa

  • Excelsior selalu hidup dalam bayangan Feyenoord dan Sparta
  • Anggaran terbatas (€10–15 juta/tahun — 1/20 dari Feyenoord)
  • Sering kehilangan pemain muda berbakat ke klub besar
  • Tapi semangat “Kralingen” tak pernah padam — stadion tetap penuh, bahkan di kasta kedua

💪 Fans menyebut Excelsior sebagai “hart van de wijk” (hati lingkungan) — klub yang benar-benar milik rakyat.


🧠 Akademi & Filsafat: “Dari Lingkungan, Untuk Lingkungan”

  • Excelsior memiliki akademi lokal kecil, fokus pada anak-anak Rotterdam timur
  • Melahirkan pemain seperti:
    • Danny Blind (latihan di sini sebelum ke Sparta)
    • Lerin Duarte, Marvin Zeegelaar
  • Filosofi:
    • Tidak mengejar bintang
    • Fokus pada kerja tim, disiplin, dan semangat tempur
    • Tiket termurah di Belanda (mulai dari €5) — untuk menjaga aksesibilitas

💡 Fakta Unik

  1. Excelsior adalah satu-satunya klub di Eredivisie yang stadionnya lebih kecil dari 5.000 kursi saat promosi.
  2. Klub ini menolak tawaran investor asing sejak 2000-an — tetap ingin “milik warga Kralingen”.
  3. “Excelsior Rotterdam Supporters” adalah satu-satunya kelompok suporter di Belanda yang membangun sendiri tribun kayu di stadion lama pada 1980-an.
  4. Pada 2010, Excelsior dipinjamkan pemain muda oleh Feyenoord untuk bantu bertahan di Eredivisie — simbol solidaritas kota.

🏁 Masa Depan: Bertahan, Melawan, dan Menginspirasi

  • 2024/25: Bermain di Eerste Divisie setelah degradasi dari Eredivisie (2023)
  • Target: Promosi kembali ke Eredivisie, perkuat akademi lokal, jaga identitas komunitas
  • Tantangan:
    • Menahan godaan menjual semua talenta
    • Membangun stadion baru (rencana kapasitas 8.000)
  • Tapi seperti yang selalu dikatakan fans:“Excelsior bukan soal trofi. Ini soal harga diri.”

💬 Kesimpulan

SBV Excelsior bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan kelas pekerja, bukti bahwa ukuran bukan penentu semangat, dan pengingat bahwa sepak bola terbaik lahir dari jalan-jalan kecil di Rotterdam timur.

“In Kralingen, we don’t dream of glory. We fight for respect — one red-and-white heartbeat at a time.”