bonus cashback
now browsing by category
Wolverhampton Wanderers F.C.
π€π§‘ Profil Singkat Wolverhampton Wanderers F.C.
- Nama lengkap: Wolverhampton Wanderers Football Club
- Didirikan: 1877
- Kota: Wolverhampton, West Midlands, Inggris
- Stadion: Molineux Stadium (kapasitas: 32.050)
- Warna seragam: Hitam dan Emas (Kuning)
- Julukan:
- Wolves
- The Wanderers
- Pemilik: Fosun International (konglomerat Tiongkok, sejak 2016)
- Status 2024/25: Bermain di Premier League
π Prestasi: Raksasa Inggris dengan 13 Trofi Mayor
Wolves adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 145 tahun.
Domestik (Inggris)
- Juara Liga Inggris (First Division): 3 kali
- 1953β54, 1957β58, 1958β59
β Satu-satunya klub yang juara liga 2 kali berturut-turut di era 1950-an
- 1953β54, 1957β58, 1958β59
- Juara Piala FA: 4 kali
- 1893, 1908, 1949, 1960
- Juara Piala Liga Inggris: 2 kali
- 1974, 1980
- Juara Championship (kasta kedua): 4 kali β termasuk 2017β18 (promosi ke Premier League)
Eropa
- Piala UEFA (kini Liga Europa): Runner-up 1972
- Piala Winnersβ Cup: Semi-final 1961
- Liga Europa 2 019β20:
- Capai perempat final β kalah dari Sevilla (juara tahun itu)
π‘ Wolves adalah salah satu dari hanya 7 klub Inggris yang pernah juara Liga Inggris.
πΊ Asal Julukan “Wolves”
- Nama “Wolverhampton” berasal dari “Wulfrun’s Heantun” β tanah milik Lady Wulfrun, bangsawan Anglo-Saxon abad ke-10.
- Serigala (wolf) menjadi simbol kota sejak abad pertengahan.
- Warna hitam dan emas diadopsi pada 1888, terinspirasi dari lambang kota Wolverhampton.
πΊ Patung serigala raksasa (“The Wanderer“) berdiri di luar Molineux β menjadi ikon kota dan klub.
π Era Keemasan: 1950-an β Dominasi Inggris
Di bawah manajer legendaris Stan Cullis, Wolves jadi tim terkuat di Inggris:
- Gaya bermain: Cepat, fisik, dan ofensif
- Pemain ikonik: Billy Wright (kapten Inggris & Wolves, 541 penampilan)
- 1953: Pertandingan persahabatan melawan Honved (Hungaria) disiarkan TV nasional β dianggap sebagai katalis lahirnya Liga Champions oleh media Eropa!
- 1958 & 1959: Juara liga berturut-turut β kejayaan yang tak tertandingi hingga kini.
π Masa Kelam: Dekade Keterpurukan (1980β2016)
- 1980-anβ2000-an: Turun ke kasta ketiga dan keempat β nyaris bangkrut
- 2012: Terdegradasi ke League One (kasta ketiga)
- Fans protes besar terhadap pemilik lama yang dianggap tidak ambisius
π Revolusi Fosun: Kebangkitan ala Tiongkok (2016βSekarang)
- 2016: Dibeli oleh Fosun International (Tiongkok)
- 2017: Tunjuk Nuno EspΓrito Santo sebagai pelatih
- 2017β18: Juara Championship β promosi ke Premier League
- 2018β2021:
- Finish ke-7 di Premier League 2 musim berturut-turut
- Lolos ke Liga Europa β capai perempat final 2020
- Kalahkan Manchester United, Chelsea, Liverpool berkali-kali
- Pemain kunci era ini:
- RaΓΊl JimΓ©nez
- Diogo Jota
- Adama TraorΓ©
- RΓΊben Neves (kapten muda Portugal)
π¬ “Kami bukan klub kecil. Kami adalah serigala yang kembali ke hutan.”
β Nuno EspΓrito Santo
ποΈ Molineux Stadium: Istana Serigala
- Dibuka: 1889 β salah satu stadion tertua di dunia yang masih aktif
- Kapasitas: 32.050
- Karakteristik:
- “Stan Cullis Stand” dan “Steve Bull Stand” menghormati legenda klub
- “Billy Wright Stand” diisi oleh fans paling vokal
- Suasana sangat intim dan menakutkan untuk tim tamu
- Rencana: Perluasan ke 38.000+ dalam 5 tahun
πΆ Lagu kebanggaan fans:
“Oh, Wolves! Wolves! Marching on together!”
π₯ Rivalitas Utama: Black Country Derby
- Lawan utama: West Bromwich Albion
- Pertandingan disebut “Black Country Derby” β salah satu derby paling emosional di Inggris
- Akar persaingan:
- Jarak hanya 12 km
- Persaingan industri abad ke-19 (baja, batu bara, manufaktur)
- Identitas kota berbeda: Wolverhampton (serigala) vs West Brom (throstle)
- Pertandingan selalu panas, penuh kartu, dan gengsi tinggi
π Legenda Abadi: Steve Bull
- Steve Bull adalah pahlawan terbesar Wolves:
- 306 gol dalam 516 penampilan (1986β1999)
- Satu-satunya pemain yang mencetak 200+ gol di liga Inggris untuk satu klub di era modern
- Namanya diabadikan di “Steve Bull Stand”
- Dijuluki “King of Molineux”
π Patungnya berdiri di luar stadion β tempat ziarah wajib fans.
π‘ Fakta Unik
- Wolves adalah klub pertama di dunia yang memainkan pertandingan liga pada hari Minggu (1960-an).
- Molineux adalah stadion pertama di Inggris yang punya lampu sorot permanen (1953).
- Pada 1950-an, Wolves pernah menang 16β0 melawan Barnes FC β rekor kemenangan terbesar dalam sejarah klub.
- Klub ini punya akademi muda terbaik di Midlands, melahirkan RaΓΊl JimΓ©nez, RΓΊben Neves, dan Matheus Cunha.
π Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan Eropa
- 2024/25: Target β konsisten di papan tengah Premier League
- Fokus pada:
- Regenerasi skuad muda
- Gaya bermain ofensif ala Julen Lopetegui / Gary OβNeil
- Bangun kembali reputasi Eropa
- Dengan infrastruktur modern dan dukungan finansial Fosun, Wolves siap menjadi kekuatan jangka panjang.
π¬ Kesimpulan
Wolverhampton Wanderers bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol kebangkitan dari abu, kebanggaan kota industri, dan bukti bahwa serigala tak pernah benar-benar tidur β hanya menunggu waktu untuk kembali mengaum.
“From the ashes, we rise. As Wolves, we fight.”
West Bromwich Albion
π₯π€ Profil Singkat West Bromwich Albion
- Nama lengkap: West Bromwich Albion Football Club
- Didirikan: 1878
- Kota: West Bromwich, West Midlands, Inggris
- Stadion: The Hawthorns (kapasitas: 26.620)
- Warna seragam: Putih dan Biru
- Julukan:
- The Baggies
- The Throstles (Burung Sariawan β simbol stadion awal)
- Pemilik: Shilen Patel (pengusaha AS, sejak 2022)
- Status 2024/25: Bermain di EFL Championship (kasta kedua Inggris)
π Prestasi: Raksasa Awal Liga Inggris
West Brom adalah salah satu klub paling bersejarah di Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 145 tahun.
Domestik (Inggris)
- Juara Liga Inggris (First Division): 1 kali β 1919β20
- Juara Piala FA: 5 kali
- 1888, 1892, 1931, 1954, 1968
β Klub pertama yang menjuarai Piala FA dan Liga Inggris dalam satu musim (1954: runner-up liga + juara Piala FA)
- 1888, 1892, 1931, 1954, 1968
- Juara Piala Liga Inggris: 1 kali β 1966
- Runner-up Liga Inggris: 5 kali (terakhir: 1953β54)
π‘ West Brom adalah salah satu dari hanya 6 klub yang pernah juara Liga Inggris, Piala FA, dan Piala Liga.
Eropa
- Piala UEFA 1978β79: Capai perempat final
- Piala Winnersβ Cup 1968β69: Capai semifinal
ποΈ Asal Nama & Identitas: Dari Taman ke Legenda
- Nama “Albion” diambil dari taman umum Albion di West Bromwich, tempat klub pertama kali berlatih.
- Warna biru-putih diadopsi pada 1885.
- Julukan “Baggies” berasal dari pekerja pabrik goni (bag) di era industri β kota West Bromwich adalah pusat manufaktur tekstil dan logam.
π¦ “The Throstles” (Burung Sariawan) muncul karena stadion awal klub dikelilingi semak tempat burung itu bersarang. Kini, patung Throstle menghiasi pintu masuk The Hawthorns.
π Era Keemasan: Tahun 1950β1960-an
Di bawah manajer Vic Buckingham dan Alan Ashman, West Brom mencapai puncaknya:
- 1953/54: Runner-up Liga Inggris + Juara Piala FA
- 1966: Juara Piala Liga (kalahkan West Ham 5β3 di replay final)
- 1968: Juara Piala FA ke-5, mengalahkan Everton 1β0
- Pemain legendaris:
- Jeff Astle β pencetak gol di final Piala FA 1968, dijuluki “The King”
- Tony Brown β top scorer sepanjang masa (279 gol)
- Bobby Robson (pernah main di sini sebelum jadi pelatih legendaris)
π¬ “Jeff Astle bukan hanya pemain. Dia adalah jiwa West Brom.”
β Fans hingga kini menyanyikan lagu untuknya di setiap laga.
ποΈ The Hawthorns: Stadion Tertinggi di Liga Inggris
- Dibuka: 1900
- Ketinggian: 551 kaki di atas permukaan laut β stadion tertinggi di Liga Inggris
- Karakteristik:
- “Brummie Road Stand” diisi oleh suporter fanatik
- Suasana intim dan penuh gairah, terutama saat derby melawan Aston Villa, Wolves, atau Stoke City
- Fakta: West Brom tidak pernah pindah stadion sejak 1900 β loyalitas luar biasa!
π₯ Rivalitas Utama: “Black Country Derby”
West Brom punya rivalitas sengit dengan dua klub tetangga:
- Wolverhampton Wanderers (Wolves) β “Black Country Derby”
- Dibenci karena jarak hanya 12 km dan persaingan industri
- Dianggap rival paling panas
- Stoke City β persaingan kelas pekerja Midlands
- Aston Villa β rival historis West Midlands
βοΈ Pertandingan melawan Wolves sering disebut “derbi paling emosional di Inggris” oleh media lokal.
π Masa Kelam & Keterpurukan (2000β2023)
- 2002β2009: Naik-turun antara Premier League dan Championship
- 2010β2018: Masa kejayaan modern di bawah Tony Mowbray dan Steve Clarke
- 2012: Finish ke-10 di Premier League
- 2017/18: Terdegradasi setelah 8 tahun di kasta tertinggi
- 2020: Promosi ke Premier League lewat playoff
- 2021: Kembali terdegradasi
- 2022β2024: Gagal promosi dari Championship
Namun, semangat “Baggies” tak pernah padam. Fans tetap setia memadati The Hawthorns, bahkan di masa sulit.
π‘ Fakta Unik
- West Brom adalah salah satu dari 12 klub pendiri Liga Inggris (1888).
- Jeff Astle adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol dengan kedua kaki dan kepala dalam satu pertandingan Piala FA final (1968).
- Klub ini menolak merger dengan Birmingham City pada 1900-an β mempertahankan identitas sendiri.
- Tony Brown mencetak 710 penampilan untuk West Brom β rekor klub sepanjang masa.
π Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan
- 2024/25: Target utama β promosi ke Premier League
- Fokus pada:
- Pembinaan pemain muda
- Gaya bermain menyerang di bawah pelatih baru
- Modernisasi The Hawthorns
- Dengan kepemilikan baru (Shilen Patel), West Brom kini punya stabilitas finansial untuk bangkit.
π¬ Kesimpulan
West Bromwich Albion bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan kota industri, warisan pendiri Liga Inggris, dan bukti bahwa sejarah bukan hanya untuk dikenang β tapi untuk dibangkitkan kembali.
“Weβre the West Brom! Weβre the Baggies!
From the Hawthorns, we never fade!”
Stoke City F.C.
πΊ Profil Singkat Stoke City F.C.
- Nama lengkap: Stoke City Football Club
- Didirikan: 1863 β klub tertua ke-2 di Liga Inggris (setelah Notts County)
- Kota: Stoke-on-Trent, Staffordshire, Inggris
- Stadion: Bet365 Stadium (dulunya Britannia Stadium) β kapasitas: 30.089
- Warna seragam: Merah dan Putih
- Julukan:
- The Potters (Pembuat Tembikar)
- The Reds
- Pemilik: Carline Holdings (keluarga Coates β yang juga pemilik Bet365)
π Prestasi: Raksasa Industri dengan Jiwa Pekerja
Stoke City bukan klub penuh trofi, tapi punya sejarah panjang dan identitas kuat.
Domestik (Inggris)
- Juara Liga Inggris Kedua (Second Division): 2 kali
- 1932β33, 1962β63
- Juara Piala Liga Inggris: 1 kali β 1972
β Mengalahkan Chelsea 2β1 di final β trofi mayor pertama dan satu-satunya dalam sejarah klub - Runner-up Piala FA: 2011 β kalah 0β1 dari Manchester City
- Promosi ke Premier League: 2008 β pertama kalinya dalam 23 tahun
Eropa
- Piala UEFA 1972β73:
- Kalahkan Ajax Amsterdam (juara Eropa bertahan!) 2β1 di kandang
- Tapi kalah agregat di babak berikutnya
- Liga Europa 2 011β12:
- Capai babak 32 besar β kalah dari Valencia
πΊ Asal Julukan “The Potters”
- Kota Stoke-on-Trent dikenal sebagai “The Potteries” β pusat industri tembikar dan keramik Inggris sejak abad ke-17.
- Nama “Stoke City” diadopsi pada 1925 (sebelumnya Stoke FC) untuk mencerminkan status kota.
- Stadion lama mereka, Victoria Ground (1878β1997), terletak di jantung distrik tembikar.
π¬ “Kami bukan dari London atau Manchester. Kami dari tanah liat, api, dan kerja keras.”
π Era Tony Pulis: “Stoke-Style” yang Menakutkan (2006β2013)
Di bawah manajer Tony Pulis, Stoke jadi tim paling ditakuti di Premier League:
- Gaya bermain: Fisik, umpan panjang, bola atas, tendangan bebas akurat
- Pemain ikonik:
- Ryan Shawcross (bek tangguh)
- Matthew Etherington, Jonathan Walters
- Robert Huth (bintang Jerman)
- Peter Crouch (striker jangkung, 6 kaki 7 inci!)
- Tendangan bebas Rory Delap dengan lemparan panjang jadi senjata mematikan β lawan sering kewalahan!
π₯ Banyak tim “takut main ke Britannia” karena tekanan fisik dan atmosfer intimidatif.
ποΈ Bet365 Stadium: Benteng di Tengah Kota Tembikar
- Dibuka: 1997 (menggantikan Victoria Ground)
- Kapasitas: 30.089
- Karakteristik:
- Salah satu stadion paling menakutkan di Premier League era 2008β2018
- Tribun “Britannia Stand” diisi oleh “Boilermakers” β kelompok suporter fanatik
- Suasana sangat panas, terutama saat derby melawan Port Vale atau West Brom
πΆ Fans menyanyikan:
“Weβre the Potters, mighty Pottersβ¦ Stoke City! Stoke City!”
Leicester City F.C.
π¦ Profil Singkat Leicester City F.C.
- Nama lengkap: Leicester City Football Club
- Didirikan: 1884 (sebagai Leicester Fosse)
- Kota: Leicester, East Midlands, Inggris
- Stadion: King Power Stadium (kapasitas: 32.312)
- Warna seragam: Biru dan Putih
- Julukan:
- The Foxes (Rubah) β simbol kota Leicester sejak abad ke-17
- The Blues
- Pemilik: King Power Group (keluarga Srivaddhanaprabha), sejak 2010
π Prestasi: Dari Hampir Bangkrut ke Juara Dunia
Domestik (Inggris)
- Juara Premier League: 2015β16 β satu-satunya gelar liga dalam 138 tahun sejarah klub!
β Taruhannya 1:5000 β paling tidak diunggulkan sepanjang sejarah olahraga
β Jamie Vardy, Riyad Mahrez, NβGolo KantΓ©, dan Claudio Ranieri jadi legenda - Juara Piala FA: 1 kali β 2020β21 (kalahkan Chelsea 1β0, gol Youri Tielemans)
- Juara Piala Liga Inggris: 3 kali (1964, 1997, 2000)
- Runner-up Liga Inggris: 1928β29
Eropa
- Liga Champions 2016β17:
- Lolos dari grup yang berisi Porto, Brugge, Copenhagen
- Kalahkan Sevilla di 16 besar
- Perempat final β kalah dari AtlΓ©tico Madrid
- Liga Europa 2020β22:
- Capai semi-final 2021
π‘ Leicester adalah satu-satunya klub di dunia yang pernah juara liga utama setelah nyaris bangkrut dan hampir terdegradasi di musim sebelumnya.
π¦ Asal Julukan “The Foxes”
- Kota Leicester dikenal sebagai pusat perburuan rubah sejak abad ke-17.
- Rubah melambangkan kecerdikan, ketangkasan, dan keberanian β nilai yang diusung klub.
- King Power Group (pemilik Thailand) memperkuat citra ini dengan logo rubah emas modern.
π¦ Maskot resmi: Filbert Fox β dinamai dari Filbert Street, stadion lama Leicester (1891β2002).
π Kisah Ajaib 2015β16: The Greatest Underdog Story
- Musim 2014β15: Leicester nyaris terdegradasi, selamat di menit akhir.
- Musim 2015β16:
- Pelatih: Claudio Ranieri (dianggap “pelatih gagal” sebelumnya)
- Anggaran tim: Β£57 juta β 1/10 dari Manchester United
- Jamie Vardy: Pemain non-liga β top scorer liga
- NβGolo KantΓ©: Dari Caen (Prancis) β pemain tengah terbaik dunia
- 2 Mei 2016: Leicester resmi juara setelah Tottenham imbang vs Chelsea.
- Kota Leicester berhenti bekerja β 200.000 orang turun ke jalan merayakan keajaiban.
π¬ “They said it was impossible. We said, ‘Why not?'”
β Poster fans Leicester
ποΈ King Power Stadium: Istana Rubah
- Dibuka: 2002 (menggantikan Filbert Street)
- Kapasitas: 32.312
- Nama: Diambil dari King Power Duty Free, perusahaan pemilik klub
- Atmosfer:
- Tribun East Stand diisi oleh “Foxes Trust” β fans paling fanatik
- Lagu kebanggaan: “When Youβre Smiling” (dinyanyikan sejak 1960-an)
π 27 Oktober 2018: Helikopter Vichai Srivaddhanaprabha (pemilik klub) jatuh di luar stadion setelah pertandingan β seluruh dunia berduka. Stadion ditutup seminggu, dan rubah emas di logo dikabungkan hitam.
π Pasca-Kejayaan: Tantangan & Keterpurukan
- 2017β2022: Stabil di papan tengah, bahkan jadi “raksasa pembunuh”
- 2022β2023: Terdegradasi ke Championship setelah 8 tahun di Premier League
- 2023β2024: Juara Championship β promosi langsung ke Premier League 2024/25
β Di bawah pelatih Enzo Maresca, Leicester bermain sepak bola menyerang total
π Filosofi & Identitas
- Leicester dikenal sebagai “klub keluarga”:
- Dekat dengan komunitas lokal
- Dukung keberagaman (pemain dari 20+ negara)
- Fokus pada pemain berkarakter, bukan bintang mahal
- Semboyan: “Fearless Foxes!”
π‘ Fakta Unik
- Claudio Ranieri dipecat 9 bulan setelah juara β keputusan paling kontroversial dalam sejarah klub.
- Jamie Vardy memegang rekor mencetak gol dalam 11 laga beruntun di Premier League (2015).
- Leicester adalah satu-satunya klub Inggris yang pernah punya 3 pemain masuk skuad Piala Dunia 3 negara berbeda dalam satu musim (Inggris, Aljazair, Prancis β 2016).
- King Power Stadium adalah satu-satunya stadion di Inggris yang namanya diambil dari perusahaan Asia.
π Masa Depan: Kembali ke Peta Eropa
- 2024/25: Kembali ke Premier League
- Fokus pada:
- Regenerasi skuad muda
- Gaya bermain ofensif ala Enzo Maresca
- Bangun akademi kelas dunia
- Target: Konsisten di papan tengah, lalu kembali ke Eropa
“Kami bukan hanya klub yang pernah menang. Kami adalah bukti bahwa segalanya mungkin.”
π¬ Kesimpulan
Leicester City bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol harapan, keberanian, dan keajaiban β bukti bahwa dalam olahraga, hati bisa mengalahkan uang.
“5000 to 1? Thatβs Leicester City.”
β Kalimat yang kini abadi di sejarah dunia.
Rex Regum Qeon

| Logo RRQ | |
| Julukan | Raja Dari Segala Raja |
|---|---|
| Nama singkat | RRQ |
| Divisi | Aktif (10): Mobile Legends: Bang BangΒ (2017βSekarang) Free FireΒ (2019βSekarang) PUBG MobileΒ (2018βSekarang) ValorantΒ (2020βSekarang) Honor of KingsΒ (2024βSekarang) eFootballΒ (2025βSekarang) Street Fighter 6Β (2025βSekarang) Teamfight TacticsΒ (2025βSekarang) Tekken 8Β (2025βSekarang) Delta ForceΒ (2025βSekarang)Dibubarkan (10): Dota 2Β (2013β2019) Arena of ValorΒ (2017β2019) Point BlankΒ (2017β2019) PUBGΒ (2018β2019) Counter StrikeΒ (2018β2019) Apex LegendsΒ (2019) Call of Duty: MobileΒ (2020) League of Legends: Wild RiftΒ (2021β2023) PokΓ©mon UniteΒ (2023)EA Sports FCΒ (?) |
| Didirikan | 2013; 12 tahun lalu |
| Berbasis di | Jakarta,Β Indonesia |
| Lokasi | Β Indonesia Β Filipina Β Korea Selatan |
| Klub penggemar resmi | Kingdom |
| Mitra | realme Asus ROG Biznet Sukro Pop Mie Ayana GODA VIrtu Digilab |
| Situs web | https://teamrrq.com/ |
Tentang
Sejarah
Rex Regum Qeon (RRQ) didirikan pada Oktober 2013 oleh Riki “Qeon” K. Suliawan selaku pendiri (founder) dan Adrian “AP” Pauline sebagai rekan pendiri (co-founder) dan selanjutnya menjabat sebagai CEO RRQ. Organisasi ini berawal dari hobi bermain gim keduanya yang kemudian berkembang seiring minat mereka terhadap kejuaraanΒ Dota 2Β hingga akhirnya mendorong didirikannya RRQ sebagai sebuah organisasi profesional di bidangΒ esports.[3]
Dari tahun 2013 hingga 2017, RRQ hanya memiliki satu tim divisi, yaituΒ Dota 2. Adrian Pauline menyatakan bahwa pada awalnya organisasi ini hanya dijalankan sebatas hobi dan pekerjaan sampingan, tanpa berfokus pada aspek bisnis. Namun, dengan meningkatnya popularitas esports pada tahun 2014, Andrian Pauline, yang awalnya adalah Product Director di QEON Interactive, mengundurkan diri dari jabatannya dan mengalihkan fokusnya ke tim RRQ. Sejak saat itu, RRQ mulai mengarahkan perhatian secara serius pada pengembangan bisnisnya.
Pada tahun 2017, RRQ menambah tiga divisi esports baru, yaitu RRQ Endeavour diΒ Point Blank, RRQ.O2 diΒ Mobile Legends, dan satu tim divisiΒ PUBGΒ yang bertahan relatif singkat.[3][4]Β Pada akhir tahun 2019, Adrian Pauline memutuskan untuk memindahkan RRQ Endeavour dariΒ Point BlankΒ ke gimΒ Call of Duty: Mobile.[4]
RRQ pernah memperluas cabang internasionalnya diΒ Thailand,Β Brasil, danΒ Filipina.[3]Β Namun, hingga saat ini, satu-satunya cabang internasional RRQ yang masih aktif adalah di Filipina, yaitu RRQ Kaito.[4]
Pada tahun 2020, RRQ menduduki peringkat ketiga sebagai organisasi esports terpopuler di dunia berdasarkan aktivitas di media sosial. Peringkat ini berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable, sebuah perusahaan pemantau data yang berbasis diΒ New York, dalam laporannya yang berjudulΒ The State of Social Media 2020. Dalam laporan tersebut, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun 2020 mencapai 26,5 juta aktivitas. Angka ini hanya berada di bawahΒ Faze ClanΒ dengan 142,9 juta aktivitas dan G2 Esports dengan 38,1 juta aktivitas.[5][6]
Pada tahun 2025, RRQ terpilih sebagai salah satu organisasi yang bergabung dalamΒ Esports World Cup FoundationΒ (EWCF)Β Club Partner Program, dengan pendanaan hingga sebesar USD 1 Juta, untuk mendukung pengembangan merek dan operasional tim di tingkat internasional.[7]Β Sebagai bagian dari partisipasinya dalamΒ Esports World CupΒ (EWC) 2025, RRQ membentuk dua divisi baru, yaituΒ Tekken 8Β danΒ Street Fighter 6.[8]
Gaji
Adrian Pauline, CEO RRQ, dalam wawancaranya denganΒ Kompas TVΒ pada tahun 2021, menyatakan bahwa organisasi esports miliknya memberikan gaji kepada para pemain timnya setiap bulan, kira-kira sekitar 1 hingga 3 Juta Rupiah per bulan.[3]Β Pada tahun 2024, Adrian Pauline menyebutkan bahwa minimal gaji pemain RRQ, khususnya pemain yang bermain diΒ MPL Indonesia, adalah minimal setara dengan UMR Jakarta dengan rata-rata sebesar 7 Juta Rupiah.[9]
Prestasi
Hingga akhir tahun 2024, RRQ mencatatkan empat gelar juara dunia berdasarkan rekap internal organisasi, yang juga direpresentasikan dalam bentuk bintang pada jersey tim. Dua gelar berasal dari gimΒ Point Blank, yaitu PBIC 2017 bersama RRQ Endeavour dan PBWC 2019 bersama RRQ TCN. Adapun dua gelar lainnya diraih dariΒ PUBG Mobile, termasuk kemenangan pada ajangΒ PUBG Mobile Star Challenge 2018Β melalui tim RRQ Athena. Namun, terdapat sumber publik yang hanya mencatat total tiga gelar, dengan tidak memasukkanΒ PUBG Mobile Star Challenge 2019Β karena hanya merupakan pertandingan eksibisi (showmatch).[10]
Pada tahun 2020, RRQ menempati peringkat ketiga sebagai organisasi tim esports paling populer di dunia. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable dengan judulΒ The State of Social Media 2020, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun tersebut tercatat mencapai 26,5 juta interaksi.[5]
Mobile Legends: Bang Bang
Sejarah
RRQ Esports memasuki kancah kompetitifΒ Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)Β pada tahun 2017 dengan membentuk tim RRQ.O2, yang menjadi salah satu tim profesional perintis di Indonesia. Pada MPL Indonesia Season 1, RRQ.O2 tampil dominan di musim reguler dan menempati posisi puncak klasemen. Namun, mereka gagal meraih gelar juara setelah finis di peringkat ketiga pada babak playoff. Di musim berikutnya, RRQ.O2 bangkit dan berhasil meraih gelar juara MPL Indonesia Season 2 usai mengalahkan EVOS Legends di partai final.[11]
Kemitraan dengan PSG
Pada Februari 2019, RRQ menjalin kemitraan dengan klub sepak bola asal Eropa,Β Paris Saint-Germain F.C.Β (PSG). Kolaborasi ini diumumkan dalam konferensi pers di Hotel Dharmawangsa,Β Jakarta. Melalui divisi esports-nya, PSG secara resmi bekerja sama dengan RRQ untuk keikutsertaan dalam MPL Indonesia Season 3 pada 16 Februari 2019.[12]Β Kemitraan tersebut berakhir pada Juli 2019.[13]
Ekspansi ke Brasil
Setelah berakhirnyaΒ Kejuaraan Dunia M3 MLBB, skuad perwakilan Brasil, Keyd Stars, dibubarkan, sebagaimana dikonfirmasi oleh salah satu anggotanya. Menjelang MPL Indonesia Season 9, RRQ mengumumkan ekspansinya ke MPL Brasil dengan membentuk tim RRQ Akira. Skuad ini sebagian besar terdiri dari mantan pemain Keyd Stars.[14]Β RRQ Akira dibubarkan pada akhir musim 2024.[15]
Ekspansi ke Filipina
Pada Juli 2023, RRQ mengumumkan ekspansinya ke Filipina, menandai partisipasi perdananya dalamΒ Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL PH). Langkah ini dilakukan menjelang MDL Philippines Season 2, dengan tujuan untuk mengembangkan bakat-bakat baru di skena kompetitif MLBB di wilayah tersebut.[16]
ONIC Esports

| Logo ONIC Esports | |
| Julukan | Raja Langit, Landak Kuning |
|---|---|
| Divisions | Aktif (11): Mobile Legends: Bang Bang (2018-Sekarang) Free Fire (2019-Sekarang) Apex Legends (2022-2023, 2025-Sekarang) eFootball (2024-Sekarang) Honor of Kings (2024-Sekarang) PokΓ©mon Unite (2024-Sekarang) Tekken 8 (2024-Sekarang) Call of Duty: Warzone (2025-Sekarang) Fatal Fury: City of the Wolves (2025-Sekarang) Street Fighter 6 (2025-Sekarang) Teamfight Tactics (2025-Sekarang) Dibubarkan (6): Arena of Valor (2018) Dota 2 (2018) PUBG Mobile (2018-2022) Call of Duty: Mobile (2020) Valorant (2020-2022) Wild Rift (2021) |
| Didirikan | Juli 26, 2018; 7 tahun lalu |
| Berbasis di | Jakarta, Indonesia |
| Lokasi | Indonesia |
| Pemilik | PT. Daidan Aditama Yaksa |
| Maskot | Hanu |
| Klub penggemar resmi | SONIC Republic |
| Mitra | Infinix Biznet Gopay Dailybox |
| Situs web | onic-esports.com |
ONIC Esports adalah tim olahraga elektronik asal Indonesia yang didirikan dan dimiliki oleh Rob Clinton Kardinal pada tahun 2018. Sosok founder ONIC Esports ini merupakan seorang pebisnis dan juga sekaligus merupakan politikus di tanah air Indonesia.
Sejak berdiri ONIC Esports, dikelola oleh Justin Widjaja sebagai salah satu tim manajemen. Justin merekrut tim ONIC Esports dari berbagai daerah di Indonesia, di awal berdirinya. Justin juga berperan dalam mencari sponsor-sponsor pada tim ONIC Esports.
Hingga saat ini, ONIC Esports telah mengantongi beberapa gelar di beberapa turnamen nasional maupun internasional.
Sejarah
ONIC Esports berdiri pada tanggal 26 Juli 2018. Pada awalnya, ONIC Esports hanya ada tim Mobile Legends untuk mengikuti MPL ID season 2.[1]
Seiring dengan melesatnya popularitas tim ONIC Esports, ONIC pun mengumumkan tim onic esports di divisi game lain seperti Free Fire,[2] PUBG Mobile,[3] dan beberapa game e-sport lainnya.
ONIC Brazil
Pada bulan Agustus 2019 tim ONIC Esports mengumumkan cabang ONIC Esports di Brazil dengan divisi Mobile Legends yang akan bertanding di MPL PH season 4. Dengan Nama ONIC BR,[4][5][6] umumnya dikenal sebelumnya sebagai Dream High Gaming
SONIC (Fansclub ONIC Esports)
SONIC Republic berdiri pada 10 September 2018. Pada awalnya, Fanclub ini berdiri secara Online melalui Media sosial Instagram dan dijalankan secara remote, sejak MPL ID S2 dengan nama SOBAT ONIC (SONIC). SONIC terus memberikan dukungan baik secara langsung maupun hanya melalui media sosial. Perjalanan panjang SOBAT ONIC dilakukan agar Fansclub ini menjadi kuat dan menjadi salah satu tim dengan Fansclub yang berdiri secara Organik. pada Tanggal 30 Juni 2023 SONIC di deklarasikan menjadi SONIC Republic. harapan besar kepada SONIC agar kita bisa sama sama menjadi FANSCLUB Mandiri.
Tim
Mobile Legends: Bang Bang
| Nama Tim | Nama | Region | Peran |
|---|---|---|---|
| ONIC Esport [7] | Kiboy | Roamer | |
| Kairi | Jungler | ||
| Putraa | GoldLane | ||
| Lutpii | Exp Laner | ||
| Sanz | Midlaner |
Free Fire
Prestasi
Mobile Legends
Free Fire Asia
| Tahun | Nama Pertandingan | Tim | Peringkat | Hadiah | Ket. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2019 | Free Fire Indonesia Master Season 2 | Onic Olympus | Menang | Rp75.000.000 | [11] |
| 2020 | Free Fire Master League Season 1 Groub F | Onic Olympus | Menang | Rp200.000.000 | [12] |
| Free Fire Indonesia Master 2020 Spring | Onic Olympus | Menang | Rp355.000.000 | [13] | |
| Free Fire Master League Season 2 Groub A | Onic Olympus | Menang | Rp250.000.000 | [14] | |
| Free Fire Indonesia Master 2020 Fall | Onic Olympus | Menang | Rp80.000.000 | [15] | |
| 2021 | Free Fire Master League Season 3 Groub A | Onic Olympus | Menang | Rp250.000.000 | [16] |
| Free Fire Master League Season 4 Groub B | Onic Olympus | Menang | Rp250.000.000 | [17] |
Penghargaan pemain
AFC BOURNEMOUTH
π₯π€ Profil Singkat AFC Bournemouth
- Nama lengkap: AFC Bournemouth (asli: Athletic Football Club Bournemouth)
- Didirikan: 1899 (sebagai Boscombe St. Johnβs Institute FC)
- Kota: Bournemouth, Dorset, Inggris
- Stadion: Vitality Stadium (dulunya Dean Court) β kapasitas: 11.364
- Warna seragam: Merah dan Hitam
- Julukan:
- The Cherries (Ceri) β karena warna seragam dan/atau lapangan yang dulu dikelilingi pohon ceri
- The Reds
- Pemilik: Black Knight Football Club (kelompok investor AS, termasuk Bill Foley), sejak 2022
π Kisah Keajaiban: Dari Bangkrut ke Premier League
π» Masa Kelam (2008β2012)
- 2008: Klub dinyatakan bangkrut, nyaris dihapus dari liga.
- Hutang: Lebih dari Β£4 juta
- Denda: Dikurangi 17 poin oleh Liga Inggris β rekor hukuman terberat saat itu.
- Fans mengumpulkan dana, dan pengusaha lokal Eddie Mitchell menyelamatkan klub.
π Kebangkitan di Bawah Eddie Howe (2012β2020)
- 2012: Eddie Howe kembali sebagai manajer (setelah sempat ke Burnley).
- 2013: Promosi ke Championship
- 2015: Promosi ke Premier League β pertama kalinya dalam 125 tahun sejarah klub!
β Kota Bournemouth berpenduduk hanya 200.000 jiwa β kota terkecil yang pernah punya wakil di Premier League!
π¬ “Kami bukan klub besar. Tapi kami punya hati besar.”
β Eddie Howe
π Prestasi: Raksasa Kecil dari Pantai Selatan
- Belum pernah juara trofi mayor, tapi pencapaian luar biasa:
- Promosi ke Premier League: 2015, 2022
- Finish tertinggi di Premier League: ke-9 (2016/17)
- Konsisten di papan tengah, bahkan mengalahkan Chelsea, Liverpool, Man United
- 2023/24: Menjadi “tim kejutan” dengan gaya bermain menyerang di bawah Andoni Iraola
ποΈ Vitality Stadium: Stadion Terkecil di Premier League
- Kapasitas: 11.364 β stadion terkecil di Premier League
- Lokasi: Dikelilingi perumahan β suara nyanyian fans terdengar hingga ke pantai!
- Intim dan panas β tim tamu sering kesulitan bermain di sini.
- Rencana: Perluasan ke 14.000β16.000 dalam 5 tahun ke depan.
πΆ Fans menyanyikan:
“Weβre top of the leagueβ¦ in our dreams!”
(Parodi lucu yang jadi simbol kerendahan hati)
β½ Era Andoni Iraola: Sepak Bola Menyerang ala Spanyol (2023βSekarang)
Sejak 2023, pelatih Spanyol Andoni Iraola mengubah Bournemouth:
- Gaya bermain: Posesif, pressing tinggi, kombinasi sayap cepat
- Pemain kunci:
- Dominic Solanke (striker Inggris, top scorer 2023/24)
- Antoine Semenyo, Luis Sinisterra, Ryan Christie
- Kemenangan epik:
- 3β2 vs Liverpool (Anfield, 2023)
- 3β1 vs Manchester United (Old Trafford, 2024)
- 5β0 vs Tottenham (2024) β kemenangan tandang terbesar dalam sejarah klub!
π Asal Julukan “The Cherries”
Ada dua teori:
- Lapangan Dean Court dulu dikelilingi pohon ceri.
- Warna seragam merah terang menyerupai buah ceri.
- Yang pasti, maskot klub adalah “Cherry Bear” β beruang berbaju merah dengan topi ceri.
π Identitas: Klub Komunitas & Ramah Lingkungan
- Bournemouth dikenal sebagai “klub hijau”:
- Stadion menggunakan panel surya
- Program daur ulang & pengurangan plastik
- Dukung konservasi laut (karena dekat pantai)
- Klub ini sangat dekat dengan warga lokal β tiket tetap terjangkau, meski di Premier League.
π‘ Fakta Unik
- Bournemouth adalah satu-satunya klub di Inggris yang namanya tidak merujuk pada lokasi geografis tertentu (tidak ada “Boscombe” atau “Dorset” dalam nama resmi).
- Eddie Howe dijuluki “The Messiah of Dean Court” oleh fans karena menyelamatkan klub dua kali.
- Klub ini tidak pernah menggunakan nama sponsor asing di depan nama klub β tetap AFC Bournemouth.
- Dominic Solanke adalah pemain pertama Bournemouth yang dipanggil timnas Inggris sejak 1938!
π Masa Depan: Membangun Warisan Berkelanjutan
- Target jangka pendek: Konsisten di Premier League
- Target jangka panjang:
- Bangun akademi muda kelas dunia
- Perluas stadion
- Jadi klub paling berkelanjutan di Eropa
- Dengan kepemilikan baru (Black Knight), Bournemouth kini punya stabilitas finansial untuk pertama kalinya dalam sejarah.
π¬ Kesimpulan
AFC Bournemouth adalah bukti hidup bahwa ukuran bukan penentu takdir.
Dari kota kecil di tepi laut, dengan stadion mungil dan anggaran terbatas, mereka mengguncang raksasa Inggris β bukan dengan uang, tapi dengan keberanian, strategi, dan jiwa komunitas.
“Di Bournemouth, kami tidak bermimpi besar. Kami mewujudkannya β satu ceri merah pada satu waktu.”
TOTTENHAM HOTSPUR F.C.
βͺ Profil Singkat Tottenham Hotspur
- Nama lengkap: Tottenham Hotspur Football Club
- Didirikan: 5 September 1882
- Kota: London Utara, Inggris
- Stadion: Tottenham Hotspur Stadium (kapasitas: 62.850) β stadion klub terbesar di London
- Warna seragam: Putih dan Hitam
- Julukan:
- Spurs
- The Lilywhites (Si Putih Tulang)
- COYS (Come On You Spurs!)
- Pemilik: ENIC Group (Chairman: Daniel Levy)
- Presiden Kehormatan: Sir Rodney Walker
π Prestasi: Raja London Utara & Pelopor Sepak Bola Modern
Tottenham adalah salah satu klub paling bersejarah dan inovatif di Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 140 tahun.
Domestik (Inggris)
- Juara Liga Inggris: 2 kali
- 1950β51
- 1960β61 β satu-satunya klub abad ke-20 yang meraih “The Double” (liga + Piala FA dalam satu musim!)
- Juara Piala FA: 8 kali (terbanyak ke-3 setelah Arsenal & Man United)
- Terakhir: 1991
- Juara Piala Liga Inggris: 4 kali
- Terakhir: 2008 (kalahkan Chelsea 2β1, gol Darren Bent & Dimitar Berbatov)
Eropa & Dunia
- Piala Champions UEFA: Runner-up 2019 (kalah 0β2 vs Liverpool di Madrid)
- Piala UEFA / Liga Europa: 2 kali juara
- 1972, 1984
- Piala Super UEFA: Juara 1984
π‘ Tottenham adalah klub Inggris pertama yang menjuarai Piala Eropa (1963) β mengalahkan AtlΓ©tico Madrid 5β1 di final!
π Asal Nama & Identitas: “Hotspur” dari Shakespeare
- Nama “Hotspur” diambil dari tokoh Sir Henry Percy dalam drama William Shakespeare β ksatria pemberani yang dikenal “panas” dan bersemangat.
- Warna putih diadopsi pada 1898 untuk meniru Timnas Inggris, yang saat itu menginspirasi klub.
- Ayam jantan (cockerel) di atas lambang melambangkan keberanian dan kebanggaan β dipasang di tiang gawang sejak 1909.
π Kini, patung ayam jantan emas raksasa menghiasi puncak tribun stadion β simbol abadi Spurs.
π Era Keemasan: Bill Nicholson & “Double” 1961
Di bawah manajer legendaris Bill Nicholson, Tottenham mencapai puncak sejarah:
- 1960β61: Juara Liga + Piala FA β prestasi yang tidak pernah diulang klub London mana pun hingga hari ini.
- Tim ikonik: Danny Blanchflower, Dave Mackay, Jimmy Greaves
- Gaya bermain: “Bermain untuk menang, bukan hanya untuk tidak kalah” β filosofi yang masih hidup hingga kini.
π¦ Era Modern: Dari “Spursy” ke Konsistensi Eropa
Kebangkitan di Bawah Mauricio Pochettino (2014β2019)
- Membangun tim dari akademi muda: Harry Kane, Dele Alli, Eric Dier, Kyle Walker
- 2016/17: Finish ke-2 di Premier League β skor terbanyak, pertahanan terbaik
- 2019: Final Liga Champions pertama dalam sejarah klub!
β Kalahkan Manchester City dan Ajax di semifinal
β Kalah 0β2 dari Liverpool, tapi tetap jadi pencapaian terbesar dalam 58 tahun
Transisi & Tantangan (2019β2024)
- Pasca-Pochettino, Spurs alami ketidakstabilan pelatih (Mourinho, Conte, Mansfield, Ange Postecoglou)
- Tapi tetap konsisten di papan atas Premier League
- 2023/24: Di bawah Ange Postecoglou, Spurs main sepak bola ofensif ala Australia-Skotlandia β “Angeball”!
ποΈ Tottenham Hotspur Stadium: Istana Modern di London Utara
- Dibuka: 2019 (menggantikan White Hart Lane)
- Kapasitas: 62.850 β bisa diperluas ke 65.000
- Fasilitas:
- Lapangan geser (untuk pertandingan NFL & konser)
- Tiang gawang tertinggi di Eropa
- Restoran, museum, dan toko megastore terbesar di Inggris
- Atmosfer:
- Tribun “Park Lane” diisi oleh “Yid Army” β fans paling vokal
- Lagu kebanggaan: “Oh, when the Spurs go marching in!”
π Stadion ini tidak berutang sepeser pun β dibangun dengan dana sendiri senilai Β£1 miliar.
β½ Akademi Terbaik di Inggris
- Tottenham dikenal sebagai “pabrik pemain muda Inggris”:
- Harry Kane β top scorer sepanjang masa Inggris
- Ledley King, Gareth Bale, Michael Carrick, Ryan Mason
- 2023: 7 dari 11 starter Inggris di Piala Dunia adalah alumni akademi Spurs atau pernah main di sana.
π¬ “Kami tidak membeli pemain. Kami membuatnya.”
β Semboyan akademi Spurs
π₯ Rivalitas Abadi
- Arsenal β “North London Derby”
- Rival paling panas β lebih sengit dari Chelsea!
- Spurs benci disebut “tidak punya trofi”, Arsenal benci disebut “klub utara yang gagal”
- Pertandingan selalu emosional, penuh kartu, dan drama
- Chelsea β rival London, tapi lebih “beradab”
- West Ham β rival kelas pekerja London
π‘ Fakta Unik
- Tottenham adalah satu-satunya klub di London yang tidak pernah terdegradasi dari Liga Inggris sejak 1978.
- Harry Kane mencetak 280+ gol untuk Spurs β rekor klub modern.
- Klub ini menolak sponsor judi selama bertahun-tahun, meski rugi jutaan pound.
- “Spursy” adalah istilah fans untuk menggambarkan mentalitas “hampir menang, tapi gagal di akhir” β kini perlahan dihilangkan.
π Masa Depan: Mengejar Trofi Pertama dalam 16 Tahun
- 2024/25: Target utama β juara Piala Liga atau Liga Europa
- Fokus pada:
- Pembinaan pemain muda
- Sepak bola menyerang ala Postecoglou
- Kembalinya aura “Double” 1961
“Kami bukan hanya mengejar trofi. Kami mengejar warisan.”
π¬ Kesimpulan
Tottenham Hotspur bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol inovasi, akar lokal London Utara, dan bukti bahwa keindahan sepak bola ada dalam cara bermain β bukan hanya hasil.




