bonus magnet
now browsing by category
Peristiwa G30S/PKI dalam Film: Penggambaran di Layar Lebar
Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) telah menjadi salah satu tema paling kontroversial dalam perfilman Indonesia. Penggambaran di film sangat dipengaruhi oleh narasi resmi Orde Baru, yang menekankan PKI sebagai dalang utama kudeta berdarah. Berikut film-film utama yang mengangkat peristiwa ini, dengan fokus pada Pengkhianatan G30S/PKI yang paling ikonik.
1. Pengkhianatan G30S/PKI (1984) – Film Wajib Orde Baru
- Sutradara: Arifin C. Noer
- Produser: G. Dwipayana (atas perintah Soeharto)
- Durasi: 270 menit (versi panjang)
- Pemain Utama: Amoroso Katamsi (Soeharto), Umar Kayam (Soekarno), Bram Adrianto (Untung), Syu’bah Asa (D.N. Aidit)
Sinopsis & Penggambaran:
- Film ini mengikuti narasi resmi Orde Baru: PKI melalui pasukan Cakrabirawa di bawah Letkol Untung menculik, menyiksa, dan membunuh 6 jenderal + 1 ajudan di Lubang Buaya.
- Adegan paling terkenal dan kontroversial: penyiksaan sadis terhadap para jenderal (mata dicongkel, kemaluan dipotong) oleh Gerwani (organisasi wanita PKI) – narasi yang kini dianggap propaganda dan banyak dibantah sejarawan.
- Film ditutup dengan Soeharto mengambil alih kekuasaan dan menumpas PKI.
Dampak:
- Wajib Tayang: Dari 1984 hingga 1998, film ini wajib ditayangkan di TVRI setiap 30 September dan di sekolah-sekolah.
- Propaganda Orde Baru: Digunakan untuk membenarkan pembantaian massal 1965-1966 dan mengokohkan kekuasaan Soeharto.
- Kontroversi Modern: Setelah Reformasi, adegan penyiksaan dianggap berlebihan dan tidak akurat secara historis. Film ini kini jarang ditayangkan, tapi masih tersedia di YouTube (versi resmi TNI).
2. Film Lain yang Mengangkat G30S/PKI
- Gie (2005) – Sutradara: Riri Riza Menggambarkan latar belakang 1965 dari sudut pandang Soe Hok Gie (aktivis mahasiswa). Tidak fokus pada Lubang Buaya, tapi menunjukkan ketegangan politik dan pembantaian pasca-G30S. Lebih netral dan humanis.
- Sang Penari (2011) – Sutradara: Ifa Isfansyah Adaptasi novel Ahmad Tohari, menggambarkan dampak G30S di pedesaan Jawa: pembantaian massal dan trauma masyarakat.
- November 1828 (2013) – Sutradara: Teguh Karya (remake) Meski latar Perang Diponegoro, ada paralel dengan isu pengkhianatan.
- Documentary & Film Pendek:
- The Act of Killing (2012) & The Look of Silence (2014) oleh Joshua Oppenheimer – Dokumenter internasional yang mengungkap perspektif pelaku pembantaian 1965-66 dari sisi eksekutor, bukan korban resmi.
Kontroversi Penggambaran di Film
- Narasi Orde Baru: Film 1984 menekankan PKI sebagai “biadab” dan “ateis”, dengan adegan sadis untuk membangkitkan kebencian.
- Pasca-Reformasi: Banyak sejarawan (seperti Asvi Warman Adam, John Roosa) membantah detail penyiksaan oleh Gerwani. Versi alternatif menyebut korban ditembak mati, bukan disiksa secara ekstrem.
- Dampak Psikologis: Generasi 1980-1990-an trauma karena wajib nonton film ini di sekolah.
Saat Ini (2025)
Film Pengkhianatan G30S/PKI tidak lagi wajib tayang, tapi tetap jadi referensi sejarah resmi di kurikulum pendidikan dan Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober). Versi digital tersedia di YouTube resmi TNI AD.
Peristiwa G30S/PKI di film mencerminkan bagaimana kekuasaan menggunakan media untuk membentuk narasi nasional. Sejarah yang kompleks, tapi tetap jadi pelajaran penting
Klub yang Mendominasi Liga Arab Saudi (Roshn Saudi League)
Liga utama di Arab Saudi adalah Roshn Saudi League (Saudi Pro League/SPL), liga sepak bola profesional tertinggi di negara itu. Klub yang paling mendominasi sepanjang sejarah adalah Al-Hilal SFC dari Riyadh. Mereka memegang rekor 21 gelar liga (termasuk era sebelum dan sesudah rebranding SPL pada 2008), jauh di atas klub lain.
Klub Paling Sukses di SPL Sepanjang Sejarah
Berikut daftar klub dengan gelar liga terbanyak (per Desember 2025):
| Peringkat | Klub | Jumlah Gelar Liga | Gelar Terbaru | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Al-Hilal | 21 | 2023-24 | Klub tersukses Asia, 4x AFC Champions League |
| 2 | Al-Ittihad | 10 | 2024-25 | Juara bertahan musim ini |
| 3 | Al-Nassr | 9 | – | Rumah Cristiano Ronaldo |
| 4 | Al-Shabab | 6 | – | – |
| 5 | Al-Ahli | 3 | – | – |
Al-Hilal disebut “raja” karena dominasi era modern: 8 gelar di SPL era (sejak 2008), termasuk unbeaten season 2023-24. Mereka juga paling sukses di Asia (rekor AFC Champions League).
Dominasi Musim 2025-26 (Per Desember 2025)
Musim ini, Al-Ittihad juara bertahan, tapi Al-Hilal lagi memimpin klasemen sementara dengan performa kuat (11 menang dari 13 laga awal). Al-Nassr (dengan Ronaldo) dan Al-Ittihad ikut bersaing ketat.
Mengapa Al-Hilal Paling Mendominasi?
- Investasi PIF (Public Investment Fund) sejak 2023: Bintang seperti Rúben Neves, Kalidou Koulibaly.
- Rekor Tak Terkalahkan: 34 laga unbeaten (rekor dunia klub).
- Pengaruh Global: Saingi liga Eropa dengan bintang top.
Liga Saudi terus naik daun berkat Vision 2030, dengan target jadi top 3 liga dunia. Al-Hilal tetap yang paling dominan! 🔥
Perbedaan Laporan Tahunan dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
Perbedaan Laporan Tahunan dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
“Laporan tahunan” bisa merujuk pada beberapa jenis laporan yang berbeda tergantung konteksnya. Di Indonesia, istilah ini paling sering digunakan untuk Laporan Keuangan Tahunan perusahaan, tapi ada juga Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka (Annual Report) yang lebih komprehensif. Berikut penjelasan lengkap perbedaan utamanya.
1. Laporan Keuangan Tahunan (Financial Statements)
Ini adalah laporan keuangan murni yang wajib disusun oleh setiap entitas bisnis (PT, CV, dll.) sesuai PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan).
Komponen Utama:
- Neraca (Balance Sheet)
- Laporan Laba Rugi (Income Statement)
- Laporan Perubahan Ekuitas
- Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)
- Catatan atas Laporan Keuangan (Notes)
Tujuan: Memberikan gambaran posisi keuangan, kinerja, dan arus kas perusahaan pada akhir periode tahunan (biasanya 31 Desember).
Siapa yang Wajib:
- Semua perusahaan (termasuk UMKM dengan ketentuan tertentu).
- Perusahaan terbuka wajib diaudit oleh akuntan publik dan diserahkan ke OJK.
Format: Fokus pada angka-angka keuangan dan penjelasan akuntansi.
2. Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka (Annual Report)
Ini adalah dokumen lengkap yang wajib diterbitkan oleh perusahaan terbuka (Tbk) yang上市 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Laporan ini mengandung Laporan Keuangan Tahunan sebagai salah satu bagiannya, tapi jauh lebih luas.
Komponen Utama (selain Laporan Keuangan):
- Profil perusahaan dan visi-misi
- Surat dari Direktur Utama / Komisaris
- Tinjauan manajemen (Management Discussion & Analysis/MD&A)
- Tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance)
- Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR)
- Informasi saham dan dividen
- Risiko usaha
- Foto, grafik, dan narasi perusahaan
Tujuan: Memberikan informasi komprehensif kepada pemegang saham, investor, analis, dan publik tentang kinerja, strategi, dan prospek perusahaan.
Siapa yang Wajib: Hanya perusahaan terbuka (Tbk) yang上市 di BEI (berdasarkan POJK No. 29/POJK.04/2016).
Format: Dokumen tebal (50–200 halaman), sering full color dengan desain menarik.
Perbedaan Utama dalam Tabel
| Aspek | Laporan Keuangan Tahunan | Laporan Tahunan (Annual Report) |
|---|---|---|
| Ruang Lingkup | Hanya keuangan (neraca, laba rugi, dll.) | Keuangan + narasi bisnis, GCG, CSR, dll. |
| Wajib untuk | Semua perusahaan | Hanya perusahaan terbuka (Tbk) |
| Penyusun | Tim akuntansi internal | Tim akuntansi + tim komunikasi/IR |
| Panjang | 20–50 halaman | 50–200+ halaman |
| Tujuan Utama | Pelaporan akuntansi & pajak | Komunikasi dengan investor & publik |
| Wajib Audit | Ya (untuk perusahaan besar/terbuka) | Ya (laporan keuangan di dalamnya) |
| Dipublikasikan | Internal atau ke pajak/OJK | Publik (website BEI, website perusahaan) |
| Periode | Tahunan (31 Desember) | Tahunan (31 Desember) |
Contoh Nyata
- Laporan Keuangan Tahunan: File Excel/PDF neraca dan laba rugi PT XYZ tahun 2025.
- Laporan Tahunan: Dokumen PDF “Annual Report 2025” Bank BCA atau Telkom Indonesia – berisi foto direksi, grafik pertumbuhan, dan cerita sukses perusahaan.
Kesimpulan
Laporan Keuangan Tahunan adalah bagian inti dari akuntansi murni, sedangkan Laporan Tahunan (Annual Report) adalah versi “lengkap dan cantik” yang ditujukan untuk investor dan publik, khusus perusahaan terbuka.
Jika Anda butuh contoh template atau penjelasan lebih dalam (misalnya PSAK terkait), saya bisa bantu! 😊
Analisis Detail Statistik João Félix (Musim 2025-26, Roshn Saudi League)
João Félix Sequeira (lahir 10 November 1999, usia 26 tahun) adalah penyerang Portugal yang bermain untuk Al-Nassr di Saudi Pro League sejak Juli 2025 (transfer dari Chelsea senilai €30 juta + add-ons hingga €50 juta). Ia bergabung dengan Cristiano Ronaldo dan menjadi salah satu bintang utama liga, dengan performa impresif di musim debutnya.
Statistik Musim 2025-26 (Per Desember 2025, Roshn Saudi League)
Berdasarkan data resmi SPL dan sumber terpercaya:
- Penampilan: 9–13 laga (tergantung sumber, sekitar 788–1.134 menit)
- Gol: 11 (top scorer liga sementara, rata-rata 1.26 gol per 90 menit)
- Assist: 2–3
- Total Kontribusi Gol (G/A): 13–14
- Kartu Kuning: 1
- Kartu Merah: 0
- Rating Rata-rata: 8.4 (tinggi di liga)
- Accurate Passes per Game: ~26.7
- Shots: Tinggi, dengan konversi gol elite
- Penalty: Beberapa di antaranya dari penalti
Félix sering cetak gol spektakuler seperti overhead kick dan hat-trick, serta sinergi bagus dengan Ronaldo (bersama cetak 21 gol tim).
Performa Karir Keseluruhan (Hingga 2025)
| Kompetisi/Klub | Penampilan | Gol | Assist | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Benfica (2018-19) | 43 | 20 | 8 | Breakthrough season |
| Atlético Madrid | 131 | 34 | 18 | La Liga winner 2021 |
| Chelsea (loan/permanent) | ~40 | 11 | – | – |
| Barcelona (loan) | – | – | – | – |
| Al-Nassr (2025-) | 9-13 | 11 | 2-3 | Top scorer SPL |
| Timnas Portugal | 50+ caps | 11 | – | Nations League winner |
Market Value: €20–25 juta (naik setelah performa bagus di Saudi).
Gaya Bermain & Dampak di Al-Nassr
- Posisi: Second Striker / Attacking Midfielder
- Kekuatan: Dribbling tajam, visi passing, finishing klinis, adaptasi meta Saudi (agresif + kreatif).
- Pengaruh: Bantu Al-Nassr puncak klasemen awal, sinergi dengan Ronaldo (Ronaldo puji Félix sebagai “talenta besar”).
- Highlight: Hat-trick, overhead kick, MVP beberapa laga.
Al Qadsiah FC
🟥🤍 Profil Singkat Al-Qadsiah FC
- Nama lengkap: Al-Qadsiah Football Club
- Didirikan: 1947 → klub tertua kedua di Arab Saudi (setelah Al-Ittihad)
- Kota: Al-Khobar, Provinsi Timur, Arab Saudi
- Stadion: Prince Saud bin Jalawi Stadium (kapasitas: 35,000)
- Warna seragam: Merah dan Putih
- Julukan:
- Al-Namir Al-Ahmar (Harimau Merah)
- Qadsiah
- Pemilik: Klub milik negara, dikelola oleh Saudi Ministry of Sport, dengan dukungan Saudi Public Investment Fund (PIF) dalam program pembinaan
🏆 Prestasi: Raksasa Timur dengan Jiwa Pemberontak
Al-Qadsiah adalah salah satu klub paling bersejarah di Arab Saudi, dengan akar yang menembus awal sepak bola modern di kerajaan.
Domestik (Arab Saudi)
- Juara Piala Raja: 2 kali
- 1987, 1991
- Juara Piala Pangeran Mahkota: 1 kali (1994)
- Runner-up Liga Profesional Saudi: 1980–81, 1983–84
- Konsistensi:
- 28 musim di kasta tertinggi
- Sering jadi “pengganggu raksasa” — kalahkan Al-Hilal, Al-Nassr, Al-Ittihad
Asia
- Piala Champions Asia 1988: Capai perempat final
- Piala Winners’ Asia 1994: Capai semifinal
- Liga Champions AFC: Sering tampil di era 1990–2000-an
💡 Al-Qadsiah adalah satu-satunya klub dari Provinsi Timur yang pernah juara Piala Raja dua kali.
🐅 Asal Julukan “Al-Namir Al-Ahmar” (Harimau Merah)
- Julukan ini lahir pada 1960-an, karena gaya bermain agresif dan tak kenal takut — seperti harimau yang melindungi wilayahnya.
- Warna merah-putih melambangkan semangat pekerja industri minyak di Al-Khobar — kota utama di jantung ladang minyak Saudi.
- Klub ini didirikan oleh komunitas lokal Al-Khobar yang ingin menciptakan identitas olahraga untuk wilayah timur.
💬 “Kami bukan dari Riyadh atau Jeddah. Kami dari timur — tempat minyak mengalir, dan semangat tak pernah padam.”
🏟️ Prince Saud bin Jalawi Stadium: Istana Merah di Teluk Arab
- Kapasitas: 35,000
- Lokasi: Jantung Al-Khobar, dekat Teluk Arab dan pusat industri minyak
- Karakteristik:
- “Ultras Qadsiah” diisi oleh fans paling fanatik di Provinsi Timur
- Suasana sangat intim dan penuh gairah, terutama saat derby melawan Al-Ettifaq
- Stadion dikelilingi ladang minyak dan pabrik — simbol ekonomi Saudi modern
🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Qadsiah, Qadsiah… Al-Namir la yastaslim!”
(Qadsiah, Qadsiah… Harimau takkan menyerah!)
🔥 Rivalitas Utama: Derbi Timur vs Al-Ettifaq
- Lawan utama: Al-Ettifaq FC (Dammam)
- Pertandingan disebut “Derbi Timur” atau “Derbi Minyak”
- Akar persaingan:
- Al-Khobar vs Dammam — dua kota industri terbesar di Provinsi Timur
- Jarak hanya 20 km
- Disebut “derbi paling emosional di luar Riyadh/Jeddah”
- Pertandingan selalu penuh kartu, tensi tinggi, dan gengsi lokal
📉 Masa Kelam & Kebangkitan (2010–2024)
- 2010–2020: Alami krisis finansial, sering turun-naik antara Liga Pro dan Liga Utama
- 2021: Promosi ke Liga Pro Saudi setelah 3 tahun di kasta kedua
- 2023–2024:
- Investasi besar dari Kementerian Olahraga Saudi
- Perekrutan pemain muda berbakat dari akademi nasional
- Finish di papan tengah Liga Pro 2023/24
- Target 2024/25: Konsolidasi di kasta tertinggi, bangun reputasi sebagai “klub model Provinsi Timur”
💪 Fans menyebut era ini sebagai “Al-Nahda Al-Hamra” (Kebangkitan Merah).
Al-Ittihad Club
🟥🤍 Profil Singkat Al-Ittihad Club
- Nama lengkap: Al-Ittihad Saudi Football Club
- Didirikan: 1927 — klub tertua di Arab Saudi
- Kota: Jeddah, Arab Saudi
- Stadion: King Abdullah Sports City (kapasitas: 62,241)
- Warna seragam: Merah dan Putih
- Julukan:
- Al-Namir (Harimau)
- Kings of Asia (Raja Asia)
- Al-Ittihad
- Pemilik: Klub milik negara, dikelola oleh Saudi Public Investment Fund (PIF) — bagian dari visi Saudi 2030
🏆 Prestasi: Raja Asia dari Pesisir Merah
Al-Ittihad adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Asia, dengan warisan domestik dan kontinental yang megah.
Domestik (Arab Saudi)
- Juara Liga Profesional Saudi: 9 kali
- 1982, 1983, 1984, 1997, 1999, 2000, 2001, 2003, 2007
- Juara Piala Raja: 9 kali
- Juara Piala Super Saudi: 1 kali (2008)
Asia — KEJAYAAN EMAS
- Piala Champions Asia / Liga Champions AFC: 2 kali juara berturut-turut!
- 2004: Kalahkan Seongnam Ilhwa Chunma (Korea Selatan) 6–3 agregat
- 2005: Kalahkan Al-Ain (UAE) 4–2 agregat
- Piala Winners’ Asia: 1 kali juara (1999)
- Piala Super Asia: 2 kali juara
💡 Al-Ittihad adalah satu-satunya klub Saudi yang menang Piala Champions Asia 2 kali berturut-turut, dan satu-satunya yang mencetak 6 gol di final.
🐅 Asal Julukan “Al-Namir” (Harimau)
- Julukan ini lahir pada 1950-an, karena gaya bermain agresif, cepat, dan mematikan — seperti harimau yang berburu.
- Warna merah-putih melambangkan api semangat dan kemurnian harga diri.
- Klub ini didirikan oleh pemuda Jeddah yang ingin menciptakan identitas olahraga untuk kota pelabuhan.
💬 “Di Jeddah, kami tak hanya bermain. Kami mengaum.”
🏟️ King Abdullah Sports City: Istana Merah di Pesisir Laut Merah
- Kapasitas: 62,241 — stadion terbesar kedua di Arab Saudi
- Lokasi: Tepi Laut Merah, dengan pemandangan gunung dan pelabuhan Jeddah
- Karakteristik:
- “Ultras Red” diisi oleh “Ultras Al-Ittihad” — suporter paling fanatik di Asia
- Suasana sangat panas, emosional, dan penuh nyanyian tradisional Hijaz
- Stadion sering dipenuhi asap merah dan kembang api saat laga besar
🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Ittihad, Ittihad… Al-Namir la yahna!”
(Ittihad, Ittihad… Harimau tak pernah menyerah!)
🔥 Rivalitas Utama
- Al-Ahli Saudi FC → “Derbi Jeddah”
- Rival paling sengit di Arab Saudi — lebih emosional daripada Derbi Riyadh!
- Akar dari persaingan dua klub tertua di Saudi (Ittihad 1927 vs Ahli 1937)
- Disebut “Mother of All Derbies” di Timur Tengah
- Al-Hilal & Al-Nassr → rival nasional dalam perebutan supremasi Saudi
⭐ Era Baru: Kedatangan Bintang Global (2023–Sekarang)
- Juni 2023: Karim Benzema (Ballon d’Or 2022) resmi bergabung dari Real Madrid
- Juli 2023: N’Golo Kanté (pahlawan Piala Dunia 2018) ikut bergabung
- Dampak:
- Penjualan jersey naik 1.200%
- Followers media sosial melejit
- Al-Ittihad jadi sorotan global
- Prestasi 2023/24:
- Runner-up Liga Saudi (di bawah Al-Nassr)
- Lolos ke Liga Champions AFC 2024/25
💬 “Saya datang ke Jeddah bukan untuk pensiun, tapi untuk menulis bab baru.”
— Karim Benzema
💡 Fakta Unik
- Al-Ittihad adalah klub tertua di Arab Saudi — berdiri 30 tahun sebelum kerajaan Saudi modern.
- King Abdullah Sports City adalah satu-satunya stadion di Asia yang dibangun menghadap langsung ke Laut Merah.
- Klub ini menolak tawaran investor asing non-Saudi — tetap ingin “milik rakyat Jeddah dan negara”.
- “Ultras Al-Ittihad” adalah satu-satunya kelompok suporter di Asia yang menggunakan perahu tradisional untuk parade kemenangan di pelabuhan Jeddah.
🏁 Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan Asia
- 2024/25: Target —
- Juara Liga Saudi
- Juara Liga Champions AFC ke-3
- Bangun skuad hybrid (Benzema, Kanté + pemain lokal)
- Fokus pada:
- Perkuat akademi muda “Ittihad Academy”
- Modernisasi infrastruktur
- Jadikan Al-Ittihad sebagai “wajah baru Jeddah di dunia”
“We’ve ruled Asia before. With Benzema, Kanté, and the red fire of Jeddah — we’ll do it again.”
💬 Kesimpulan
Al-Ittihad Club bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah jiwa kota pelabuhan Jeddah, penjaga sejarah tertua Saudi, dan bukti bahwa harimau merah masih bisa mengaum di panggung dunia.
“In Jeddah, we don’t follow trends. We lead with history — one red heartbeat at a time.”
Al-Nassr FC
🟥🤍 Profil Singkat Al-Nassr FC
- Nama lengkap: Al-Nassr Football Club
- Didirikan: 1955
- Kota: Riyadh, Arab Saudi
- Stadion: Al-Awwal Park (sebelumnya King Fahd International Stadium), kapasitas: 25,000 (rencana perluasan ke 40,000)
- Warna seragam: Kuning dan Biru
- Julukan:
- Al-Zaeem (Sang Pemimpin)
- Al-Nassr
- Pemilik: Klub milik negara, dikelola oleh Saudi Pro League dan Public Investment Fund (PIF) — bagian dari visi Saudi 2030
🏆 Prestasi: Raksasa Arab Saudi dengan Ambisi Global
Al-Nassr adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Arab Saudi, dengan dominasi domestik yang luar biasa dan kehadiran global yang meledak sejak 2023.
Domestik (Arab Saudi)
- Juara Liga Profesional Saudi: 9 kali
- 1975, 1979, 1980, 1981, 1985, 1994, 2014, 2019, 2023–24
- Juara Piala Raja: 6 kali
- Juara Piala Super Saudi: 2 kali
- Juara Piala Crown Prince: 4 kali (kompetisi sekarang sudah dihapus)
Asia
- Piala Champions Asia: Runner-up 1995
→ Kalah dari Al-Hilal di final — derbi Riyadh paling bersejarah di panggung Asia - Konsisten di babak gugur Liga Champions Asia sejak 2020
💡 Al-Nassr adalah satu-satunya klub Saudi yang mencatat rekor 100 poin dalam satu musim liga (2023–24).
⭐ Kedatangan Cristiano Ronaldo: Titik Balik Sejarah (2023–Sekarang)
- 30 Desember 2022: Cristiano Ronaldo resmi bergabung dari Manchester United
→ Kontrak €200 juta/tahun — pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah - Dampak global:
- Followers Instagram Al-Nassr naik 10 juta dalam 24 jam
- Penjualan jersey naik 1.500%
- Liga Saudi jadi sorotan global
- Prestasi bersama Ronaldo:
- Juara Liga Saudi 2023–24
- Top scorer liga (35 gol)
- Finalis Piala Arab Club Champions 2023
💬 “Saya datang bukan hanya untuk bermain, tapi untuk membuat sejarah.”
— Cristiano Ronaldo, 2023
🏟️ Al-Awwal Park: Istana Kuning di Jantung Riyadh
- Nama baru: Al-Awwal Park (mulai 2 023), sebelumnya King Fahd International Stadium
- Kapasitas: 25,000 (sementara), akan diperluas ke 40,000
- Karakteristik:
- Modern, futuristik, dengan fasilitas kelas dunia
- “Ultras Yellow” diisi oleh fans paling fanatik
- Suasana sangat panas dan penuh gairah, terutama saat derby melawan Al-Hilal
🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Al-Nassr, Al-Nassr… Anta al-zaeem!”
(Al-Nassr, Al-Nassr… Kau Sang Pemimpin!)
🔥 Rivalitas Utama: Derbi Riyadh vs Al-Hilal
- Lawan utama: Al-Hilal SFC
- Pertandingan disebut “Derbi Riyadh” — salah satu derby paling sengit di Asia
- Perbedaan identitas:
- Al-Nassr: Klub rakyat, modern, global
- Al-Hilal: Klub elit, tradisional, paling sukses di Asia
- Head-to-head:
- Al-Hilal unggul secara historis, tapi Al-Nassr sering menang di era Ronaldo
⚔️ Pertandingan ini dianggap “El Clásico-nya Arab Saudi” — selalu ditonton 100+ juta orang di seluruh dunia.
🌍 Strategi Global: Membangun Super Klub Asia
- Al-Nassr kini menjadi pilar utama visi Saudi 2030 untuk mendiversifikasi ekonomi melalui olahraga.
- Perekrutan bintang global:
- Cristiano Ronaldo (Portugal)
- Sadio Mané (Senegal)
- Marcelo Brozović (Kroasia)
- Aymeric Laporte (Prancis/Spanyol)
- Target jangka panjang:
- Menang Piala Champions Asia
- Jadi klub pertama Asia yang menang Piala Dunia Antarklub FIFA
💡 Fakta Unik
- Al-Nassr adalah klub pertama di Asia yang miliki pemain dengan 5 Ballon d’Or (Cristiano Ronaldo).
- Al-Awwal Park adalah satu-satunya stadion di Arab Saudi yang diberi nama sponsor bank lokal (Al-Awwal Bank).
- Klub ini menolak tawaran dari investor asing non-Saudi — tetap ingin “milik negara”.
- “Ultras Yellow” adalah satu-satunya kelompok suporter di Asia yang menggunakan drone untuk membentuk logo klub di langit stadion.
🏁 Masa Depan: Menuju Dominasi Asia & Global
- 2024/25: Target —
- Pertahankan Liga Saudi
- Juara Piala Champions Asia
- Lolos ke Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
- Fokus pada:
- Bangun skuad hybrid (bintang global + pemain lokal)
- Perluas stadion dan akademi muda
- Jadikan Al-Nassr sebagai “wajah baru sepak bola Asia”
“We don’t just play in Saudi. We represent Asia — with yellow fire and global ambition.”
💬 Kesimpulan
Al-Nassr FC bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol transformasi Arab Saudi, jembatan antara Timur dan Barat, dan bukti bahwa ambisi bisa mengubah sejarah dalam semalam.
“In Riyadh, we don’t follow football. We redefine it — one yellow heartbeat at a time.”
Vitória S.C.
🟢🤍 Profil Singkat Vitória S.C.
- Nama lengkap: Vitória Sport Clube
- Didirikan: 20 Februari 1910
- Kota: Guimarães, Portugal
- Stadion: Estádio D. Afonso Henriques (kapasitas: 30.060)
- Warna seragam: Hijau dan Putih
- Julukan:
- Os Conquistadores (Para Penakluk)
- Vitória de Guimarães
- Os Vimaranenses (Orang Guimarães)
- Pemilik: Klub milik anggota (sócios) — lebih dari 10.000 anggota
🏆 Prestasi: Raksasa Sejarah dengan Jiwa Pemberontak
Vitória SC adalah salah satu klub paling bersejarah di Portugal, dengan akar yang menembus awal abad ke-20.
Domestik (Portugal)
- Juara Taça de Portugal: 1 kali — 2012–13
→ Kalahkan Benfica 2–1 di final — kemenangan paling bersejarah dalam 103 tahun klub! - Runner-up Primeira Liga: 1970–71, 1987–88
- Pencapaian konsisten:
- Sering finish di 5 besar
- Lolos ke Eropa 8 kali sejak 2000
Eropa
- Piala Winners’ Cup 1987–88: Capai babak kedua
- Liga Europa:
- Fase grup 2008–09, 2010–11, 2013–14, 2019–20
- Pernah kalahkan Athletic Bilbao, Celtic, dan Olympiacos
💡 Vitória adalah satu-satunya klub Portugal di luar “Big Three” yang menang di kandang Benfica di final Piala Portugal.
🏰 Asal Identitas: Klub dari “Kota Kelahiran Portugal”
- Guimarães dijuluki “Cidade Berço” (Kota Kelahiran) — tempat Raja Afonso Henriques, pendiri Portugal, lahir pada 1109.
- Julukan “Os Conquistadores” mengacu pada semangat penaklukan nasional Portugal abad pertengahan.
- Warna hijau-putih diadopsi pada 1918, melambangkan harapan dan kemurnian perjuangan.
💬 “Guimarães bukan cuma kota. Ini jantung Portugal. Dan kami adalah nadinya.”
🏟️ Estádio D. Afonso Henriques: Istana di Tanah Leluhur
- Dibuka: 1965 (direnovasi untuk Piala Dunia 2006)
- Kapasitas: 30.060
- Nama: Diambil dari Raja Afonso Henriques, pendiri Portugal
- Karakteristik:
- “Curva Machado” diisi oleh “Torcida Guimaraes” — suporter paling fanatik
- Stadion menghadap ke Kastil Guimarães — situs UNESCO
- Suasana sangat intim, emosional, dan penuh nyanyian patriotik
🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Vitória, Vitória… Terra de Afonso Henriques!”
(Vitória, Vitória… Tanah Afonso Henriques!)
🔥 Rivalitas Abadi: Minho Derby vs S.C. Braga
- Lawan utama: S.C. Braga
- Pertandingan disebut “Minho Derby” — salah satu derby paling sengit di Eropa
- Akar persaingan:
- Jarak hanya 25 km
- Guimarães: Kota bersejarah, “kelahiran Portugal”, konservatif
- Braga: Kota agama, modern, ambisius
- Fakta:
- Lebih dari 150 pertemuan sejak 1924
- Kartu merah dan insiden lapangan sangat umum
- Disebut “derbi paling panas di luar Lisbon/Porto”
⚔️ Fans Vitória menyebut Braga sebagai “kota tanpa sejarah” — Braga membalas dengan “Guimarães hidup di masa lalu”.
🧠 Filosofi Klub: “Tradisi di Atas Segalanya”
- Vitória dikenal sebagai “klub anti-komersial”:
- Menolak sponsor judi dan alkohol
- Tiket termurah di Primeira Liga (mulai dari €5)
- Fokus pada pemain lokal Minho
- Akademi “Centro de Formação” melahirkan:
- Ricardo Quaresma (latihan di sini usia muda)
- Tiago Silva, André André, Miguel Reisinho
💡 Fakta Unik
- Vitória SC adalah klub tertua ketiga di Portugal (setelah Porto dan Benfica).
- Estádio D. Afonso Henriques adalah satu-satunya stadion di Eropa yang bersebelahan langsung dengan kastil abad ke-10.
- Klub ini menolak tawaran investor asing besar sejak 2010 — tetap ingin “milik rakyat Guimarães”.
- “Torcida Guimaraes” adalah satu-satunya kelompok suporter di Portugal yang mengibarkan bendera nasional Portugal di setiap laga.
📉 Masa Tantangan & Kejayaan (2010–2024)
- 2010–2013: Krisis finansial, nyaris bangkrut
- 2013: Juara Taça de Portugal — selamatkan klub dari kehancuran
- 2017–2020: Konsisten di papan atas, lolos ke Eropa
- 2021–2024:
- Finish 6–8 besar Primeira Liga
- Bangun reputasi sebagai “pengganggu raksasa” — sering kalahkan Benfica, Porto, Sporting
💪 Kemenangan 2013 dianggap “la reconquista” (penaklukan ulang) — kebangkitan dari abu.
🏁 Masa Depan: Mempertahankan Jiwa di Tengah Modernisasi
- 2024/25: Target —
- Lolos ke Eropa
- Menangkan Minho Derby
- Perkuat akademi dan identitas lokal
- Tantangan:
- Menahan godaan menjual semua talenta
- Bersaing dengan anggaran Braga yang lebih besar
“We don’t need millions. We have history, hills, and green hearts.”
💬 Kesimpulan
Vitória Sport Clube bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah penjaga warisan nasional Portugal, simbol ketahanan kota bersejarah, dan bukti bahwa akar bisa menahan badai modernisasi.
“In Guimarães, we don’t just play football. We defend Portugal — one green heartbeat at a time.”
