Info terkini Tentang Permainan Online

bonus sambutan 100%

now browsing by category

 

ONIC Esports

Logo ONIC Esports
JulukanRaja Langit, Landak Kuning
DivisionsAktif (11):
Mobile Legends: Bang Bang (2018-Sekarang)
Free Fire (2019-Sekarang)
Apex Legends (2022-2023, 2025-Sekarang)
eFootball (2024-Sekarang)
Honor of Kings (2024-Sekarang)
Pokémon Unite (2024-Sekarang)
Tekken 8 (2024-Sekarang)
Call of Duty: Warzone (2025-Sekarang)
Fatal Fury: City of the Wolves (2025-Sekarang)
Street Fighter 6 (2025-Sekarang)
Teamfight Tactics (2025-Sekarang)

Dibubarkan (6):
Arena of Valor (2018)
Dota 2 (2018)
PUBG Mobile (2018-2022)
Call of Duty: Mobile (2020)
Valorant (2020-2022)
Wild Rift (2021)
DidirikanJuli 26, 2018; 7 tahun lalu
Berbasis diJakarta, Indonesia
Lokasi Indonesia
PemilikPT. Daidan Aditama Yaksa
MaskotHanu
Klub penggemar resmiSONIC Republic
MitraInfinix
Biznet
Gopay
Dailybox
Situs webonic-esports.com

ONIC Esports adalah tim olahraga elektronik asal Indonesia yang didirikan dan dimiliki oleh Rob Clinton Kardinal pada tahun 2018. Sosok founder ONIC Esports ini merupakan seorang pebisnis dan juga sekaligus merupakan politikus di tanah air Indonesia.

Sejak berdiri ONIC Esports, dikelola oleh Justin Widjaja sebagai salah satu tim manajemen. Justin merekrut tim ONIC Esports dari berbagai daerah di Indonesia, di awal berdirinya. Justin juga berperan dalam mencari sponsor-sponsor pada tim ONIC Esports.

Hingga saat ini, ONIC Esports telah mengantongi beberapa gelar di beberapa turnamen nasional maupun internasional.

Sejarah


ONIC Esports berdiri pada tanggal 26 Juli 2018. Pada awalnya, ONIC Esports hanya ada tim Mobile Legends untuk mengikuti MPL ID season 2.[1]

Seiring dengan melesatnya popularitas tim ONIC Esports, ONIC pun mengumumkan tim onic esports di divisi game lain seperti Free Fire,[2] PUBG Mobile,[3] dan beberapa game e-sport lainnya.

ONIC Brazil

Pada bulan Agustus 2019 tim ONIC Esports mengumumkan cabang ONIC Esports di Brazil dengan divisi Mobile Legends yang akan bertanding di MPL PH season 4. Dengan Nama ONIC BR,[4][5][6] umumnya dikenal sebelumnya sebagai Dream High Gaming

SONIC (Fansclub ONIC Esports)


SONIC Republic berdiri pada 10 September 2018. Pada awalnya, Fanclub ini berdiri secara Online melalui Media sosial Instagram dan dijalankan secara remote, sejak MPL ID S2 dengan nama SOBAT ONIC (SONIC). SONIC terus memberikan dukungan baik secara langsung maupun hanya melalui media sosial. Perjalanan panjang SOBAT ONIC dilakukan agar Fansclub ini menjadi kuat dan menjadi salah satu tim dengan Fansclub yang berdiri secara Organik. pada Tanggal 30 Juni 2023 SONIC di deklarasikan menjadi SONIC Republic. harapan besar kepada SONIC agar kita bisa sama sama menjadi FANSCLUB Mandiri.

Tim

Mobile Legends: Bang Bang

Nama TimNamaRegionPeran
 ONIC Esport [7]KiboyRoamer
KairiJungler
PutraaGoldLane
LutpiiExp Laner
SanzMidlaner

Free Fire

Nama TimIDNamaPeran
 ONIC OlympusWiza Rezky Wiza PutraKapten
Tayoooo Fahri AdikusumaSemi support
Zxia Richky Bagus SetiawanSupport
Lauw Low Mega Vicky PrakosoRusher
Gare Tegar Dhika WardanaRusher
Ya2n Yandra StyawanRusher
Tabul Agus Dwi SaputraPelatih

Prestasi

Mobile Legends

TahunNama PertandinganTimPeringkatHadiahKet.
2018MPL ID Season 2 Onic EsportsMenang
2019MPL ID Season 3 Onic EsportsMenang[8]
Piala Presiden 2019 Onic EsportsMenang
MSC 2019 Onic EsportsMenang
MPL PH Season 4 Onic FilipinaMenang
2020MPL ID Season 5 Onic EsportsMenang
MPL PH Season 5 Onic FilipinaMenang
2021MPL ID Season 8 Onic EsportsMenang[9]
MPLI Season 3 Onic EsportsMenang[10]
MPL PH Season 8 Onic FilipinaMenang
M3 MLBB World Champion Onic FilipinaMenang
2022MPL ID Season 9 Onic EsportsMenang
MPLI Season 4 Onic EsportsMenang
MPL ID Season 10 Onic EsportsMenang
2023M4 MLBB World Champion Onic EsportsMenang
MPL ID Season 11 Onic EsportsMenang
MSC 2023 Onic EsportsMenang
Snapdragon Mobile Challenge Onic EsportsMenang
MPL ID Season 12 Onic EsportsMenang
M5 MLBB World Champion Onic EsportsRunner up
2024MPL ID Season 13 Onic EsportsMenang
MSC 2024 Onic EsportsMenang
Snapdragon Mobile Challenge Onic EsportsMenang
M6 MLBB World Champion Onic FilipinaMenang
2025MPL ID Season 15MPL ID Season 16Onic EsportMenang

Free Fire Asia

TahunNama PertandinganTimPeringkatHadiahKet.
2019Free Fire Indonesia Master Season 2Onic OlympusMenangRp75.000.000[11]
2020Free Fire Master League Season 1 Groub FOnic OlympusMenangRp200.000.000[12]
Free Fire Indonesia Master 2020 SpringOnic OlympusMenangRp355.000.000[13]
Free Fire Master League Season 2 Groub AOnic OlympusMenangRp250.000.000[14]
Free Fire Indonesia Master 2020 FallOnic OlympusMenangRp80.000.000[15]
2021Free Fire Master League Season 3 Groub AOnic OlympusMenangRp250.000.000[16]
Free Fire Master League Season 4 Groub BOnic OlympusMenangRp250.000.000[17]

Penghargaan pemain

TahunIDNamaTimPertandinganPenghargaanHadiahStatus PemainKet.
2019AmekRahmad Syahputra SiregarOnic OlympusFree Fire Indonesia Master Season 2PredatorRp5.000.000Pindah ke tim AURA Esports sejak 3 Juli 2020
2020JarsNur Ivaldi FajarOnic OlympusFree Fire Indonesia Master 2020 FallPredatorRp10.000.000Pindah ke tim RRQ Hades sejak 4 Juli 2021[18]
2023KiboyNicky Fernando PontonuwuOnic EsportsMobile Legends Southeast Asia Cup 2023Final MVPRp45.000.000Tetap berada di Onic Esports

Hasil Villarreal vs Barcelona: Kalahkan 10 Pemain Lawan, Blaugrana Kian Kokoh di Puncak!

Agenslot188 – Barcelona sukses memetik kemenangan di pekan ke-18 La Liga 2025/2026. Bertamu ke markas Villarreal, El Blaugrana menang dengan skor 0-2.

Dua gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Raphinha di babak pertama dan Lamine Yamal di babak kedua.

Tiga poin ini mengokohkan Barcelona di puncak klasemen La Liga dengan raihan 46 poin, unggul empat poin dari Real Madrid. Sementara Villarreal tertahan di peringkat keempat dengan raihan 35 poin.

Babak Pertama

Bermain di depan pendukung mereka sendiri, Villarreal tampil menekan di awal babak pertama. Mereka benar-benar tampil berbahaya di 10 menit awal laga.

Joan Garcia dipaksa membuat dua penyelamatan penting di awal laga karena Villarreal tampil dengan luar biasa di laga ini. Namun kejadian apes menimpa tuan rumah di menit kesembilan, setelah Raphinha dijatuhkan bek mereka di kotak terlarang.

Raphinha yang menjadi algojo penalti itu melakukan tugasnya dengan baik sehingga kedudukan berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Barcelona.

Di menit ke-16, gawang Barcelona sempat bergetar setelah Jules Kounde membuat gol bunuh diri. Beruntung, gol itu dianulir VAR karena pemain Villarreal sudah berada dalam posisi offside terlebih dahulu.

Villarreal benar-benar tampil menggebu-gebu di babak pertama ini. Serangan demi serangan dilepaskan The Yellow Submarine dan membuat Barcelona keteteran untuk meredam serangan mereka.

Namun di menit ke-39, Villarreal harus bermain dengan 10 pemain. Renato Veiga diusir wasit setelah ia melakukan tekel berbahaya kepada Lamine Yamal dan VAR mengonfirmasi keputusan wasit sehingga Villareal harus kehilangan satu pemain.

Di sisa babak pertama ini, permainan Villareal dan Barcelona agak menurun, sehingga skor 0-1 bertahan untuk keunggulan tim tamu.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Barcelona tampil lebih nyaman dengan keunggulan satu pemain mereka. Mereka mendominasi penguasaan bola dan membombardir pertahanan tim tuan rumah.

Villarreal sendiri memilih untuk bermain pragmatis dengan 10 pemain. Mereka bertahan dengan garis pertahanan rendah dan itu membuat Barcelona frustrasi untuk membongkar pertahanan mereka.

Usaha Barcelona itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-63. Berawal dari kemelut di depan gawang Villarreal, Frenkie De Jong memberikan umpan pendek yang disambar Lamine Yamal dengan tembakannya yang berbuah menjadi gol. Barcelona unggul 0-2 atas tuan rumah.

Tertinggal dua gol, Villarreal tampil nekat. Dengan 10 pemain, mereka menaikkan intensitas permainan mereka dan beberapa kali membuat peluang berbahaya dan Barcelona beruntung punya Joan Garcia yang menggagalkan sejumlah peluang yang dimiliki tuan rumah.

Jual beli serangan antara Villarreal dan Barcelona berlanjut hingga babak kedua berakhir. Ketika wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan, laga tetap bertahan 0-2 untuk kemenangan tim tamu.

Statistik Pertandingan

Villarreal – Barcelona
Goals: 0-2
Total Shots: 12-15
Shots on Target: 4-6
Posession: 35%-65%
Fouls: 9-6
Offsides: 6-1

AFC BOURNEMOUTH

🟥🤍 Profil Singkat AFC Bournemouth

  • Nama lengkap: AFC Bournemouth (asli: Athletic Football Club Bournemouth)
  • Didirikan: 1899 (sebagai Boscombe St. John’s Institute FC)
  • Kota: Bournemouth, Dorset, Inggris
  • Stadion: Vitality Stadium (dulunya Dean Court) — kapasitas: 11.364
  • Warna seragam: Merah dan Hitam
  • Julukan:
    • The Cherries (Ceri) — karena warna seragam dan/atau lapangan yang dulu dikelilingi pohon ceri
    • The Reds
  • Pemilik: Black Knight Football Club (kelompok investor AS, termasuk Bill Foley), sejak 2022

📈 Kisah Keajaiban: Dari Bangkrut ke Premier League

🔻 Masa Kelam (2008–2012)

  • 2008: Klub dinyatakan bangkrut, nyaris dihapus dari liga.
  • Hutang: Lebih dari £4 juta
  • Denda: Dikurangi 17 poin oleh Liga Inggris — rekor hukuman terberat saat itu.
  • Fans mengumpulkan dana, dan pengusaha lokal Eddie Mitchell menyelamatkan klub.

🚀 Kebangkitan di Bawah Eddie Howe (2012–2020)

  • 2012: Eddie Howe kembali sebagai manajer (setelah sempat ke Burnley).
  • 2013: Promosi ke Championship
  • 2015: Promosi ke Premier Leaguepertama kalinya dalam 125 tahun sejarah klub!
    → Kota Bournemouth berpenduduk hanya 200.000 jiwakota terkecil yang pernah punya wakil di Premier League!

💬 “Kami bukan klub besar. Tapi kami punya hati besar.”
— Eddie Howe


🏆 Prestasi: Raksasa Kecil dari Pantai Selatan

  • Belum pernah juara trofi mayor, tapi pencapaian luar biasa:
    • Promosi ke Premier League: 2015, 2022
    • Finish tertinggi di Premier League: ke-9 (2016/17)
    • Konsisten di papan tengah, bahkan mengalahkan Chelsea, Liverpool, Man United
  • 2023/24: Menjadi “tim kejutan” dengan gaya bermain menyerang di bawah Andoni Iraola

🏟️ Vitality Stadium: Stadion Terkecil di Premier League

  • Kapasitas: 11.364stadion terkecil di Premier League
  • Lokasi: Dikelilingi perumahan — suara nyanyian fans terdengar hingga ke pantai!
  • Intim dan panas — tim tamu sering kesulitan bermain di sini.
  • Rencana: Perluasan ke 14.000–16.000 dalam 5 tahun ke depan.

🎶 Fans menyanyikan:
“We’re top of the league… in our dreams!”
(Parodi lucu yang jadi simbol kerendahan hati)


Era Andoni Iraola: Sepak Bola Menyerang ala Spanyol (2023–Sekarang)

Sejak 2023, pelatih Spanyol Andoni Iraola mengubah Bournemouth:

  • Gaya bermain: Posesif, pressing tinggi, kombinasi sayap cepat
  • Pemain kunci:
    • Dominic Solanke (striker Inggris, top scorer 2023/24)
    • Antoine Semenyo, Luis Sinisterra, Ryan Christie
  • Kemenangan epik:
    • 3–2 vs Liverpool (Anfield, 2023)
    • 3–1 vs Manchester United (Old Trafford, 2024)
    • 5–0 vs Tottenham (2024) — kemenangan tandang terbesar dalam sejarah klub!

🍒 Asal Julukan “The Cherries”

Ada dua teori:

  1. Lapangan Dean Court dulu dikelilingi pohon ceri.
  2. Warna seragam merah terang menyerupai buah ceri.
  • Yang pasti, maskot klub adalah “Cherry Bear” — beruang berbaju merah dengan topi ceri.

💚 Identitas: Klub Komunitas & Ramah Lingkungan

  • Bournemouth dikenal sebagai “klub hijau”:
    • Stadion menggunakan panel surya
    • Program daur ulang & pengurangan plastik
    • Dukung konservasi laut (karena dekat pantai)
  • Klub ini sangat dekat dengan warga lokal — tiket tetap terjangkau, meski di Premier League.

💡 Fakta Unik

  1. Bournemouth adalah satu-satunya klub di Inggris yang namanya tidak merujuk pada lokasi geografis tertentu (tidak ada “Boscombe” atau “Dorset” dalam nama resmi).
  2. Eddie Howe dijuluki “The Messiah of Dean Court” oleh fans karena menyelamatkan klub dua kali.
  3. Klub ini tidak pernah menggunakan nama sponsor asing di depan nama klub — tetap AFC Bournemouth.
  4. Dominic Solanke adalah pemain pertama Bournemouth yang dipanggil timnas Inggris sejak 1938!

🏁 Masa Depan: Membangun Warisan Berkelanjutan

  • Target jangka pendek: Konsisten di Premier League
  • Target jangka panjang:
    • Bangun akademi muda kelas dunia
    • Perluas stadion
    • Jadi klub paling berkelanjutan di Eropa
  • Dengan kepemilikan baru (Black Knight), Bournemouth kini punya stabilitas finansial untuk pertama kalinya dalam sejarah.

💬 Kesimpulan

AFC Bournemouth adalah bukti hidup bahwa ukuran bukan penentu takdir.
Dari kota kecil di tepi laut, dengan stadion mungil dan anggaran terbatas, mereka mengguncang raksasa Inggris — bukan dengan uang, tapi dengan keberanian, strategi, dan jiwa komunitas.

“Di Bournemouth, kami tidak bermimpi besar. Kami mewujudkannya — satu ceri merah pada satu waktu.”

CRYSTAL PALACE F.C.

🦅 Profil Singkat Crystal Palace FC

  • Nama lengkap: Crystal Palace Football Club
  • Didirikan: 1905 (meski akar organisasi bermula dari tim pameran Crystal Palace Exhibition pada 1861)
  • Kota: London Selatan, Inggris
  • Stadion: Selhurst Park (kapasitas: 25.486)
  • Warna seragam: Merah dan Biru
  • Julukan:
    • The Eagles (Elang)
    • The Glaziers (Pembuat Kaca — warisan dari gedung Crystal Palace asli)
  • Pemilik: Steve Parish (lokal) dengan investasi dari Josh Harris & David Blitzer (AS)

🏆 Prestasi: Klub dengan Jiwa Juara Tanpa Trofi

Crystal Palace belum pernah memenangkan trofi mayor di level domestik, tapi memiliki sejarah final yang tragis namun penuh kehormatan.

Domestik (Inggris)

  • Runner-up Piala FA: 2 kali
    • 1990: Kalah 3–4 vs Manchester United (setelah unggul 3–0!)
    • 2016: Kalah 1–2 vs Manchester United (setelah unggul 1–0 di perpanjangan waktu)
  • Promosi ke Premier League: 4 kali sejak 2004raja playoff Championship!
  • Finish tertinggi di Liga Inggris: Peringkat ke-3 (1991)lolos ke Piala UEFA

Eropa

  • Piala UEFA 1991–92:
    • Kalahkan FC Torpedo Moskow dan Dinamo București
    • Kalah dari AS Monaco di babak kedua

💡 Palace adalah salah satu dari sedikit klub Inggris yang pernah mengalahkan Barcelona di kandangnya4–1 di leg kedua Piala Inter-Cities Fairs 1971!


🦅 Asal Usul Julukan “The Eagles”

  • Pada 1973, manajer Malcolm Allison mengubah identitas klub:
    • Memperkenalkan elang emas sebagai maskot
    • Memainkan lagu “Eagle Rock” sebelum pertandingan
    • Mengganti warna celana dari putih menjadi biru gelap
  • Elang melambangkan kebanggaan, kebebasan, dan visi tajam — nilai yang ingin diusung klub.

🦅 Hingga kini, elang hidup bernama “Kayla” terbang mengelilingi Selhurst Park sebelum setiap laga kandang.


🌟 Era Modern: Stabilitas di Premier League

Setelah dekade naik-turun, Palace menemukan stabilitas sejak 2013:

  • 2013: Promosi ke Premier League lewat playoff dramatis
  • 2016: Capai final Piala FA — kebanggaan terbesar dalam 26 tahun
  • 2017–2023: Tidak pernah terdegradasi — rekor konsistensi luar biasa untuk klub non-elit
  • 2023–2024: Di bawah pelatih Roy Hodgson (pensiun 2024) dan Oliver Glasner, Palace tetap jadi “pengganggu raksasa”

Pemain Ikonik Era Ini:

  • Wilfried Zaha — “Putra Selhurst”, legenda hidup, top scorer modern
  • Andros Townsend, Luka Milivojević, Joachim Andersen
  • Eberechi Eze — bintang muda Inggris, otak serangan saat ini

🏟️ Selhurst Park: “Benteng London Selatan”

  • Dibuka: 1924
  • Kapasitas: 25.486
  • Karakteristik:
    • Salah satu stadion paling intim dan menakutkan di Premier League
    • Tribun Holmesdale Road End diisi oleh “Holmesdale Fanatics” — kelompok suporter paling vokal
    • Suasana sangat panas, terutama saat derby melawan Millwall atau Brighton

🎶 Fans menyanyikan:
“Eagles! Eagles! Flying high!”
“We’re top of the league… in our dreams!” (lagu humor khas Palace)


🔥 Rivalitas Utama

  1. Brighton & Hove Albion“M23 Derby”
    • Dibenci karena jarak dekat (50 km) dan saling ejek sebagai “tim pantai vs tim kota”
    • Pertandingan selalu panas, penuh kartu, dan emosi tinggi
  2. Millwall“South London Derby”
    • Rivalitas paling beracun di London — akar dari klasemen kelas pekerja vs elit
    • Sering terjadi kerusuhan di masa lalu
  3. Charlton Athletic → rival historis London Selatan (kini jarang bertemu)

📉 Tantangan: Kurangnya Trofi & Ambisi

  • Palace dikenal sebagai “klub yang selalu hampir”:
    • Hampir juara Piala FA
    • Hampir lolos Eropa
    • Hampir menang melawan raksasa
  • Tapi tidak pernah benar-benar meledak karena:
    • Anggaran terbatas
    • Stadion kecil (rencana perluasan sering gagal)
    • Kurangnya investor besar (meski punya dana AS sejak 2015)

Namun, fans tetap setia — karena Palace adalah “klub keluarga”, bukan perusahaan.


💡 Fakta Unik

  • Crystal Palace adalah satu-satunya klub Inggris yang namanya diambil dari gedung pameran kaca raksasa (Crystal Palace, dibangun 1851).
  • Alan Pardew membawa Palace ke final Piala FA 2016 — setelah sebelumnya melatih rival, West Ham!
  • Wilfried Zaha menolak bermain untuk Inggris, memilih Pantai Gading — jadi pahlawan nasional di Afrika.
  • Palace adalah klub pertama di Inggris yang memiliki akademi sepak bola wanita profesional.

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di Premier League
  • Fokus pada:
    • Konsolidasi di papan tengah
    • Pembinaan pemain muda (akademi “Academy of Football” berkualitas)
    • Perkuat serangan dengan Eberechi Eze dan Jean-Philippe Mateta
  • Masih menjadi “raksasa pembunuh” — sering mengalahkan Manchester United, Chelsea, dll.

💬 Kesimpulan

Crystal Palace bukan klub yang diukur dari trofi, tapi dari jiwa, kesetiaan, dan kebanggaan lokal.
Ia adalah simbol London Selatan, rumah bagi elang yang tak pernah menyerah, dan bukti bahwa sepak bola adalah milik rakyat — bukan hanya pemenang.

“Kami mungkin tak punya trofi. Tapi kami punya Selhurst, Eagles, dan mimpi yang tak pernah mati.”

NEWCASTLE UNITED

Newcastle adalah salah satu klub tertua dan paling bersejarah di Inggris, dengan warisan domestik yang megah — meski puasa trofi mayor sejak 1955.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris (First Division): 4 kali
    • 1905, 1907, 1909, 1927
  • Juara Piala FA: 6 kali
    • Terakhir: 1955
  • Juara Piala Liga Inggris: Belum pernah
  • Runner-up Premier League: 5 kali (termasuk 1995/96 — musim paling dramatis dalam sejarah klub)

💡 Newcastle adalah salah satu dari hanya 7 klub yang pernah juara Liga Inggris.

Eropa

  • Piala UEFA (kini Liga Europa):
    • Runner-up 1998 (kalah dari Inter Milan)
    • Semifinalis 2004
  • Liga Champions:
    • Terakhir tampil di 2003, kini kembali di 2023/24 setelah 20 tahun!

🦅 Asal Julukan “The Magpies”

  • Warna hitam-putih diadopsi pada 1894, terinspirasi dari klub Notts County.
  • Burung magpie (pungguk) memiliki bulu hitam-putih, dan dalam budaya Inggris, ia melambangkan keberuntungan — tapi juga sifat keras kepala.
  • Stadion St. James’ Park bahkan punya patung magpie raksasa di luar gerbang.

🌟 Era Kevin Keegan: “Entertainers” (1992–1997)

Di bawah pelatih legendaris Kevin Keegan, Newcastle jadi tim paling menghibur di Eropa:

  • Gaya bermain: Menyerang total, cepat, dan tak kenal bertahan
  • Pemain ikonik: Alan Shearer (legenda hidup, top scorer sepanjang masa), Les Ferdinand, David Ginola, Faustino Asprilla
  • 1995/96: Memimpin klasemen dengan 12 poin, tapi kehilangan gelar ke Manchester United di akhir musim — dikenang sebagai “musim paling tragis” dalam sejarah klub.

💬 “I would love it if we beat them. Love it!”
— Kevin Keegan, dalam wawancara emosional legendaris 1996


📉 Masa Kelam: Puasa Trofi & Keterpurukan (1955–2021)

  • 1955–2021: 66 tahun tanpa trofi mayor — rekor puasa terpanjang di antara klub besar Inggris.
  • 2009–2017: Sering terlibat perebutan degradasi
  • 2016: Terdegradasi ke Championship, tapi promosi langsung tahun berikutnya
  • Fans protes besar terhadap pemilik lama Mike Ashley yang dianggap tidak ambisius

🏛️ Revolusi Saudi: Kebangkitan dari Abu Dhabi ke Arab Saudi

  • 7 Oktober 2021: Saudi PIF resmi membeli Newcastle United senilai £305 juta.
  • Ini adalah akuisisi paling kontroversial dalam sejarah Premier League — karena isu hak asasi manusia.
  • Tapi hasilnya nyata:
    • 2022/23: Finish ke-4 di Premier League → lolos ke Liga Champions 2023/24
    • 2023/24: Kembali ke Liga Champions setelah 20 tahun absen
    • Transfer besar: Alexander Isak (£63 juta), Sandro Tonali, Joelinton (dikonversi jadi gelandang bertahan), Kieran Trippier

💡 Fakta: Newcastle adalah satu-satunya klub di Eropa yang tidak kalah di kandang sepanjang 2022/23 (14 menang, 4 imbang di Premier League).


🏟️ St. James’ Park: Istana di Atas Bukit

  • Lokasi: Jantung kota Newcastle, di atas bukit — terlihat dari seluruh penjuru kota.
  • Kapasitas: 52.305 — bisa diperluas ke 60.000+
  • Karakteristik:
    • Tribun Gallowgate End diisi oleh “Toon Army” — fans paling vokal di Inggris
    • Suasana paling intim dan menakutkan untuk tim tamu
    • Dihiasi bendera hitam-putih raksasa dan nyanyian “Howay the Lads!”

🎶 Lagu kebanggaan:
“We’re gonna win the league with Newcastle United!”
(Kami akan juara liga bersama Newcastle United!)


💚 Budaya “Geordie”: Jiwa Kota Pekerja

  • “Geordie” adalah sebutan untuk orang asli Newcastle — dikenal jujur, keras, setia, dan penuh humor.
  • Newcastle United adalah jantung identitas Geordie — lebih dari sekadar klub.
  • Fans dikenal fanatik tapi ramah, dan tidak pernah menyerah — bahkan saat klub di ambang degradasi.

💡 Fakta Unik

  • Alan Shearer mencetak 206 gol untuk Newcastle — rekor Premier League sepanjang masa (260 gol total).
  • St. James’ Park adalah satu-satunya stadion di Inggris yang namanya diambil dari gereja tua (St. James’ Church) di sebelahnya.
  • Newcastle adalah satu-satunya klub Inggris yang punya rivalitas tiga arah:
    • Sunderland (Tyne-Wear Derby — salah satu derby paling panas di dunia)
    • Middlesbrough
    • Leeds United
  • 2025: Akan jadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2025 di St. James’ Park!

🏁 Masa Depan: Ambisi Global

  • Target jangka pendek: Konsisten di 4 besar Premier League
  • Target jangka panjang: Juara Liga Inggris pertama dalam 98 tahun!
  • Rencana:
    • Perluas St. James’ Park
    • Bangun akademi kelas dunia
    • Jadikan Newcastle sebagai pusat olahraga global

“Dulu, kami adalah raja utara. Kini, kami ingin jadi raja dunia.”


💬 Kesimpulan

Newcastle United bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketangguhan kota pekerja, cinta sejati fans, dan bukti bahwa impian besar bisa kembali hidup — bahkan setelah 66 tahun menunggu.

“Di Newcastle, kami tidak membeli trofi. Kami membangunnya — bersama, dari hati.”

ASTON VILLA

🟢🤍 Profil Singkat Aston Villa

  • Nama lengkap: Aston Villa Football Club
  • Didirikan: 21 November 1874
  • Kota: Birmingham, West Midlands, Inggris
  • Stadion: Villa Park (kapasitas: 42.788)
  • Warna seragam: Claret (merah anggur) dan Biru
  • Julukan:
    • The Villans
    • The Lions
  • Pemilik: NSWE (Wes Edens & Nassef Sawiris) sejak 2018

🏆 Prestasi: Raja Inggris & Eropa dari Birmingham

Aston Villa adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 150 tahun.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris (First Division / Premier League): 7 kali
    • Terakhir: 1980–81
  • Juara Piala FA: 7 kali
    • Terakhir: 1957
  • Juara Piala Liga Inggris (Carabao Cup): 5 kali
    • Terakhir: 1996

💡 Aston Villa adalah klub ke-4 tersukses sepanjang sejarah liga Inggris (setelah Liverpool, Manchester United, dan Arsenal).

Eropa & Dunia

  • Piala Champions UEFA: Juara 1982satu-satunya gelar Eropa terbesar dalam sejarah klub!
    → Mengalahkan FC Bayern Munich 1–0 di final, Rotterdam
  • Piala Super UEFA: Juara 1982
  • Piala Interkontinental: Runner-up 1982 (kalah dari Peñarol)

🌍 Villa adalah salah satu dari hanya 6 klub Inggris yang pernah menjuarai Piala Champions.


Asal Usul: Lahir dari Gereja

  • Didirikan oleh anggota gereja Villa Cross Wesleyan Chapel di kawasan Aston, Birmingham.
  • Awalnya sebagai kegiatan rekreasi untuk mencegah anggota muda minum alkohol!
  • Warna claret dan biru diadopsi pada 1888, terinspirasi dari klub Preston North End yang sedang jaya.

🦁 Era Keemasan: 1970–1990

Di bawah manajer legendaris seperti Ron Saunders dan Tony Barton, Villa mencapai puncaknya:

  • 1981: Juara Liga Inggris setelah 71 tahun menunggu
  • 1982: Juara Piala Champions — kemenangan paling bersejarah!
    → Pelatih Tony Barton (baru menangani 4 bulan!) membawa tim tanpa bintang mengalahkan raksasa Eropa
    Peter Withe cetak gol kemenangan dengan voli spektakuler

💬 “Kami bukan tim bintang. Tapi kami punya hati singa.”
— Tony Barton


📉 Masa Kelam: Degradasi & Keterpurukan (2016–2018)

  • 2016: Terdegradasi ke Championship setelah 28 tahun di kasta tertinggi
  • 2016–2018: Gagal promosi, nyaris bangkrut, dan terjerumus ke League One (kasta ketiga)
  • Fans protes besar-besaran terhadap pemilik lama

Kebangkitan Dimulai (2018–Sekarang)

  • 2018: Dibeli oleh konsorsium AS-Mesir (NSWE)
  • 2019: Promosi ke Premier League lewat playoff dramatis
  • 2022–2024: Di bawah pelatih Unai Emery, Villa kembali jadi kekuatan Eropa:
    • 2023: Lolos ke Liga Konferensi Eropa
    • 2024: Finis ke-4 di Premier Leaguelolos ke Liga Champions 2024/25pertama kalinya dalam 42 tahun!

🏟️ Villa Park: Istana di Birmingham

  • Dibuka: 1897
  • Kapasitas: 42.788
  • Fakta:
    • Salah satu stadion paling ikonik di Inggris
    • Pernah jadi tuan rumah Piala Dunia 1966 dan Euro 1996
    • Tribun “Holte End” diisi oleh “Villa Villains” — fans paling fanatik
  • Rencana: Renovasi besar-besaran (kapasitas akan naik ke 50.000+)

Era Unai Emery: Transformasi Total

Sejak November 2022, pelatih Spanyol Unai Emery mengubah Villa:

  • Gaya bermain: Pressing tinggi, transisi cepat, taktik fleksibel
  • Pemain kunci:
    • Ollie Watkins (striker Inggris, top scorer 2023/24)
    • Emiliano Martínez (kiper Argentina, juara Piala Dunia 2022)
    • Douglas Luiz, John McGinn, Youri Tielemans
  • Rekor:
    • 10+ kemenangan tandang di Premier League 2023/24
    • Kalahkan Manchester United, Liverpool, Tottenham, Newcastle

💬 “Villa bukan klub biasa. Ini adalah raksasa yang sedang bangun.”
— Unai Emery


💚 Budaya & Identitas

  • Villa dikenal sebagai “klub keluarga” — dekat dengan komunitas Birmingham.
  • Fans disebut “Villans” — terkenal setia, vokal, dan penuh gairah.
  • Lagu kebanggaan:“We are Villa, we are strong…
    We’ve been here all along!”
  • Klub ini tidak pernah kehilangan identitas, meski dimiliki investor asing.

💡 Fakta Unik

  • Aston Villa adalah satu-satunya klub di dunia yang pernah menjuarai Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga, Piala Champions, dan Piala Super UEFA.
  • 13 pemain Villa pernah jadi bagian dari timnas Inggris juara Piala Dunia 1966.
  • Villa Park adalah satu-satunya stadion klub yang pernah jadi tuan rumah final Piala FA (1901–1914).
  • Klub ini menolak merger dengan Birmingham City pada 1900-an — mempertahankan identitas sendiri.

🏁 Masa Depan: Kembali ke Peta Eropa

  • 2024/25: Debut di Liga Champions — akan bertemu Bayern, Real Madrid, Man City, dll.
  • Target:
    • Konsolidasi di 5 besar Premier League
    • Bangun akademi muda kelas dunia
    • Jadikan Villa Park sebagai stadion elite Eropa

“Dari gereja ke Eropa. Dari keterpurukan ke kejayaan. Ini adalah Villa.”


💬 Kesimpulan

Aston Villa bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan, kebanggaan kelas pekerja Birmingham, dan bukti bahwa raksasa tak pernah mati — hanya tertidur.

“Kami bukan sekadar sejarah. Kami adalah masa depan yang sedang ditulis ulang.”

LEVANTE U.D.

🐸 Profil Singkat Levante U.D.

  • Nama resmi: Levante Unión Deportiva
  • Didirikan: 1909 (sebagai Levante Foot-Ball Club), lalu bergabung dengan Gimnástico FC pada 1939 → resmi jadi Levante Unión Deportiva
  • Kota: Valencia, Comunidad Valenciana, Spanyol
  • Stadion: Estadi Ciutat de València (Kota Valencia Stadium)
    • Kapasitas: 26.354 penonton
    • Lokasi: Distrik Campanar, Valencia
  • Warna seragam: Merah dan Biru
  • Julukan:
    • Los Granotas (Katak)
    • El Levante
  • Kepemilikan: Klub milik anggota (socios) — tidak dimiliki investor asing
  • Presiden saat ini: Paco Racionero (sejak 2023)

🏆 Prestasi: Klub Kecil dengan Hati Raksasa

Levante U.D. bukan klub kaya atau bergelimang trofi, tapi punya sejarah kejutan dan konsistensi luar biasa di La Liga Spanyol.

Prestasi Domestik

  • Belum pernah juara La Liga atau Copa del Rey
  • Pencapaian terbaik di La Liga:
    • Peringkat ke-5 (2011–12) → lolos ke Liga Europa
    • Peringkat ke-6 (2017–18) → lolos ke Liga Europa lagi
  • Copa del Rey:
    • Sering tampil sebagai “pembunuh raksasa”
    • Capaian terbaik: Perempat final (2019, 2021)

Prestasi Eropa

  • Liga Europa 2012–13:
    • Lolos dari grup yang berisi Twente (Belanda) dan Hannover 96 (Jerman)
    • Kalah dari Rubin Kazan (Rusia) di babak 16 besar
  • Liga Europa 2018–19:
    • Menang 2–1 atas AC Milan di San Siro!
    • Kalah dari Sevilla (raja Liga Europa) di 16 besar

💡 Fakta Menakjubkan:
Pada musim 2017–18, Levante mengalahkan Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madridsatu-satunya klub Spanyol yang melakukannya dalam satu musim!


🐸 Asal Usul Julukan “Granotas” (Katak)

  • Pada awal berdiri, tim berlatih di daerah rawa dekat pantai Valencia yang penuh katak.
  • Lawan mengejek mereka sebagai “tim katak”, tapi para pemain mengadopsinya sebagai simbol kebanggaan.
  • Kini, patung katak raksasa berdiri di luar stadion — menjadi ikon kota dan klub.

💬 “Kami mungkin kecil seperti katak, tapi kami berani melompati raksasa.”


🌟 Era Modern: Pahlawan dari Campanar

Levante dikenal sebagai “giant-killer” (pembunuh raksasa) berkat:

  • Gaya bermain ofensif, cepat, dan tak kenal takut
  • Manajemen cerdas dengan anggaran terbatas
  • Pemain ikonik:
    • José Luis Morales — legenda hidup, top scorer sepanjang masa (100+ gol)
    • Arouna Koné, Obafemi Martins, Roger Martí — striker mematikan
    • Jordi Xumetra, Rubén Rochina — pemain akademi lokal

Kemenangan Epik:

  • 5–4 vs Barcelona (2018) — salah satu laga paling gila di Camp Nou
  • 2–1 vs Real Madrid (2020) — di Santiago Bernabéu
  • 3–2 vs Atletico Madrid (2018)

🏟️ Estadi Ciutat de València: “Kandang Katak”

  • Intim, panas, dan penuh gairah
  • Tribun “Fondo Sur” diisi oleh “Grada 1909” — kelompok suporter fanatik yang setia
  • Suasana sangat mendukung, terutama saat derby melawan Valencia CF
  • Stadion ini jarang penuh di masa sulit, tapi meledak saat Levante menang

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Soc un granota, visc a València… i no tinc por de ningú!”
(Aku seekor katak, tinggal di Valencia… dan aku tak takut pada siapa pun!)


🔥 Derbi Valensia: Rivalitas dengan Valencia CF

  • Lawan utama: Valencia CF
  • Pertandingan disebut “Derbi Valensia”
  • Perbedaan identitas:
    • Valencia CF: Klub mapan, bersejarah, berorientasi Eropa
    • Levante U.D.: Klub rakyat, kelas pekerja, dan komunitas pelabuhan
  • Meski rival, hubungan antarfans relatif damai — lebih seperti “persaingan persaudaraan” daripada permusuhan.

📉 Degradasi 2023: Ujian bagi Jiwa Granotas

  • Musim 2022–23: Levante terdegradasi ke Segunda División setelah 11 tahun di La Liga.
  • Penyebab:
    • Masalah finansial
    • Performa inkonsisten
    • Kehilangan pemain kunci
  • Tapi semangat tak padam:
    • Fans tetap setia memadati stadion
    • Klub fokus pada promosi kembali ke La Liga
    • José Luis Morales tetap bertahan sebagai “kapten jiwa”

💚 Filosofi Klub: “Kecil Tapi Berani”

  • Levante adalah “klub keluarga” — dekat dengan komunitas lokal.
  • Menolak investor asing besar untuk menjaga identitas.
  • Akademi muda (“Cantera”) jadi tulang punggung tim.
  • Semboyan: “Petits però valents!” (Kecil tapi berani!)

💡 Fakta Unik

  1. Levante adalah satu-satunya klub di Spanyol yang pernah punya dua pelatih perempuan sukses di tim putri (kini jadi kekuatan utama liga wanita Spanyol).
  2. José Luis Morales adalah pemain pertama dalam sejarah La Liga yang mencetak gol dengan tumit, kepala, dan tendangan sepeda dalam satu musim.
  3. Pada 2020, Levante jadi klub pertama di dunia yang mengheningkan cipta 1 menit untuk korban rasisme sebelum laga.
  4. Klub ini aktif dalam isu sosial: mendukung hak perempuan, migran, dan lingkungan.

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di Segunda División
  • Target: Promosi kembali ke La Liga
  • Strategi:
    • Regenerasi skuad dengan pemain muda
    • Fokus pada stabilitas finansial
    • Perkuat akademi dan tim putri
  • Basis fans tetap kuat — justru makin solid di masa sulit.

💬 Kesimpulan

Levante U.D. bukan klub yang diukur dari trofi, tapi dari jiwa, keberanian, dan cinta pada kota kecilnya.
Ia adalah bukti bahwa sepak bola bukan soal uang, tapi soal hati.

“Di Valencia, ada dua klub. Yang satu punya sejarah. Yang satu punya jiwa. Kami adalah yang kedua.”

REAL BETIS

🟢⚪ Profil Singkat Real Betis

  • Nama lengkap: Real Betis Balompié
  • Didirikan: 12 September 1907
  • Kota: Sevilla, Andalusia, Spanyol
  • Stadion: Estadio Benito Villamarín (kapasitas: 60.721) — stadion terbesar kelima di Spanyol
  • Warna seragam: Hijau dan Putih
  • Julukan:
    • Los Verdiblancos (Yang Hijau-Putih)
    • El Beti
    • Hijos del Río (Anak-Anak Sungai Guadalquivir)
  • Pemilik: Klub milik anggota (socios), dipimpin oleh presiden Ángel Haro

🏆 Prestasi: Klub dengan Jiwa Andalusia

Meski tidak sebesar rival sekotanya Sevilla FC dalam hal trofi Eropa, Real Betis memiliki sejarah domestik yang bermartabat dan basis fans salah yang terkuat di Spanyol.

Domestik (Spanyol)

  • Juara La Liga: 1 kali1934–35 (satu-satunya gelar liga, dianggap sebagai mahakarya pelatih Patrick O’Connell)
  • Juara Copa del Rey: 3 kali
    • 1977, 2005, 2022
      → Juara 2022 dianggap sebagai kebangkitan emosional setelah 17 tahun puasa trofi
  • Runner-up La Liga: 3 kali (1932, 1958, 1995)

Eropa

  • Piala UEFA: Perempat final (2005)
  • Liga Konferensi Eropa: Tampil di musim 2023–2024
  • Belum pernah juara kompetisi Eropa, tapi selalu dihormati karena gaya bermain ofensif

💡 Fakta Unik:
Betis adalah satu-satunya klub di La Liga yang pernah menjuarai liga dengan pelatih asing pertama dalam sejarah Spanyol (Patrick O’Connell, Irlandia).


🌿 Identitas: Hijau-Putih dan Jiwa Rakyat

  • Warna hijau melambangkan harapan dan kehidupan, putih melambangkan kemurnian semangat.
  • Klub ini lahir dari gerakan anti-elit, berbeda dengan Sevilla FC yang awalnya didirikan oleh warga kelas atas.
  • Betis dikenal sebagai “klub rakyat” — milik buruh, seniman, dan rakyat pekerja Sevilla.

💬 “Kami bukan sekadar suporter. Kami adalah Betis — dari lahir hingga mati.”


🏟️ Estadio Benito Villamarín: Istana Hijau-Putih

  • Lokasi: Heliópolis, Sevilla
  • Nama: Diambil dari mantan presiden klub, Benito Villamarín
  • Karakteristik:
    • Kapasitas lebih besar dari Santiago Bernabéu (Real Madrid)
    • Tribun “Fondo Sur” diisi oleh “Béticos” — fans paling vokal di Andalusia
    • Suasana sangat emosional, terutama saat derby melawan Sevilla FC

🎶 Lagu kebanggaan:
“Viva el Betis, manque pierda!”
(Hidup Betis, meski kalah!)
→ Semboyan yang menunjukkan kesetiaan tanpa syarat.


🔥 Rivalitas Abadi: Derbi Seville

  • Lawan utama: Sevilla FC
  • Pertandingan disebut “Derbi Seville”salah satu derby paling panas dan puitis di dunia
  • Perbedaan budaya:
    • Betis: Rakyat pekerja, seni flamenco, identitas “pemberontak”
    • Sevilla: Lebih mapan, berorientasi Eropa, tradisional
  • Meski rival, fans kedua klub sering berpelukan setelah pertandingan — menunjukkan persaudaraan dalam persaingan.

🌻 Fans Betis melempar bunga matahari ke lapangan sebagai simbol kebanggaan — tradisi unik di dunia sepak bola.


🌟 Era Modern: Kebangkitan di Bawah Manuel Pellegrini

  • 2022: Juara Copa del Rey setelah mengalahkan Valencia di final — kemenangan paling dirayakan dalam 2 dekade!
  • Di bawah pelatih Manuel Pellegrini (Chile), Betis bermain sepak bola indah, menyerang, dan penuh teknik.
  • Pemain ikonik era ini:
    • Joaquín Sánchez — legenda hidup, pensiun 2023 pada usia 42 tahun, dengan rekord penampilan terbanyak di La Liga
    • Nabil Fekir, Sergio Canales, Borja Iglesias

💚 Budaya & Filosofi Klub

  • Betis dikenal karena gaya bermain ofensif dan artistik, bahkan saat kalah.
  • Klub ini menolak tekanan komersial berlebihan — tetap mempertahankan identitas lokal.
  • Akademi muda “La Cantera” melahirkan talenta seperti Dani Ceballos dan Rodri Sánchez.

💡 Fakta Unik

  • Real Betis adalah satu-satunya klub di Spanyol yang menggunakan kata “Balompié” (bola-kaki dalam bahasa Kastilia kuno) dalam namanya — sebagai bentuk penolakan terhadap istilah Inggris “fútbol”.
  • Joaquín dianggap pemain paling dicintai dalam sejarah klub — bahkan memiliki lagu flamenco khusus untuknya.
  • Betis adalah salah satu dari sedikit klub di Eropa yang memiliki fans di seluruh dunia meski minim gelar besar.
  • Klub ini tidak pernah terdegradasi dari La Liga sejak 2015 — menunjukkan stabilitas luar biasa.

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di La Liga
  • Fokus pada:
    • Konsolidasi di papan tengah-atas
    • Kembalinya ke kompetisi Eropa
    • Regenerasi skuad pasca-pensiun Joaquín
  • Masih memiliki basis fans paling fanatik di Andalusia — bahkan lebih emosional daripada banyak klub besar.

💬 Kesimpulan

Real Betis bukan klub yang diukur dari trofi, tapi dari jiwa, kesetiaan, dan keindahan bermain.
Ia adalah simbol kebanggaan rakyat Sevilla, puisi dalam gerakan, dan bukti bahwa sepak bola adalah seni, bukan hanya hasil.

“Di Betis, kami tidak takut kalah. Kami takut kehilangan jiwa.”

Valencia CF

🦇 Profil Singkat Valencia CF

  • Nama lengkap: Valencia Club de Fútbol
  • Didirikan: 18 Maret 1919
  • Kota: Valencia, Comunidad Valenciana, Spanyol
  • Stadion: Mestalla (kapasitas: 49.430) — salah satu stadion paling ikonik dan bersejarah di Eropa
  • Warna seragam: Putih dengan aksen hitam
  • Julukan:
    • Los Ches (dalam bahasa Valensia: “Kami”)
    • Los Murciélagos (Kelelawar) — diambil dari lambang kota Valencia
  • Pemilik: Peter Lim (pengusaha Singapura, sejak 2014)

🏆 Prestasi: Raksasa Spanyol & Eropa

Valencia adalah salah satu klub paling sukses ke-6 di Spanyol, dengan warisan Eropa yang tak tertandingi.

Domestik (Spanyol)

  • Juara La Liga: 6 kali
    • 1941–42, 1943–44, 1946–47, 1970–71, 2001–02, 2003–04
  • Juara Copa del Rey: 8 kali
  • Juara Supercopa de España: 3 kali

Eropa & Dunia

  • Liga Champions UEFA:
    • Runner-up: 2000 (kalah dari Real Madrid), 2001 (kalah dari Bayern Munchen)
  • Liga Europa / Piala UEFA:
    • Juara: 2003–04, 1962–63, 1961–62
  • Piala Super UEFA: Juara 1980
  • Piala Interkontinental: Runner-up 1980

💡 Fakta Emas:
Valencia adalah satu-satunya klub Spanyol yang pernah juara Liga Champions, Piala UEFA, dan Piala Super UEFAtanpa pernah memenangkan Liga Champions!


🦇 Asal Usul Julukan “Kelelawar” (El Murciélago)

  • Lambang Valencia CF menampilkan kelelawar hitam di atas perisai.
  • Ini berasal dari lambang Kerajaan Valencia abad ke-13, yang diberikan oleh Raja Jaime I setelah menaklukkan Valencia dari Moor.
  • Menurut legenda, seekor kelelawar hinggap di panji sang raja saat pertempuran — dianggap pertanda baik.
  • Sejak itu, kelelawar jadi simbol perlindungan dan keberuntungan bagi kota Valencia.

🌟 Era Keemasan: Awal 2000-an di Bawah Héctor Cúper & Rafael Benítez

Valencia mencapai puncak kejayaan di bawah dua pelatih legendaris:

1. Héctor Cúper (1999–2001)

  • Bawa Valencia ke final Liga Champions 2 tahun berturut-turut (2000, 2001)
  • Gaya bermain: defensif solid, serangan balik mematikan

2. Rafael Benítez (2001–2004)

  • Double winners 2003–04: Juara La Liga + Piala UEFA
  • Pemain ikonik: Pablo Aimar, Rubén Baraja, David Albelda, Mista, Juan Mata, Vicente Rodríguez

💬 “Kami tidak punya bintang, tapi kami punya tim. Dan tim itu tak terkalahkan.”
— Rafael Benítez


🏟️ Estadio Mestalla: Benteng Suci Valencia

  • Dibuka: 1923
  • Nama: Diambil dari nama jalan tempat stadion dibangun
  • Karakteristik:
    • Salah satu stadion paling sulit dikalahkan di Eropa
    • Tribun “Curva Nord” diisi oleh “Ultras Sur” — kelompok suporter paling fanatik
    • Suasana intim, panas, dan penuh nyanyian Valensia
  • Fakta: Mestalla adalah stadion tertua ke-2 yang masih aktif di La Liga (setelah Camp Nou, tapi Camp Nou sedang direnovasi).

🎶 Fans menyanyikan:
“Valencia, Valencia… et faràs campió!”
(Valencia, Valencia… kau akan jadi juara!)


❤️ Identitas & Nilai Klub

  • Valencia CF dikenal sebagai “klub rakyat” — tidak dimiliki bangsawan atau oligarki, tapi tumbuh dari komunitas pekerja pelabuhan.
  • Bahasa Valensia (bukan Spanyol) sering digunakan dalam yel-yel dan lagu fans.
  • Semboyan: “De tota la vida!” (Seumur hidup!)
  • Klub ini menolak komersialisasi berlebihan — tidak pernah mengganti nama stadion untuk sponsor.

📉 Tantangan di Era Modern (2010–2024)

  • Setelah kejayaan awal 2000-an, Valencia mengalami kemunduran finansial.
  • Hutang menumpuk → penjualan pemain bintang (David Silva, Juan Mata, Isco, dll.)
  • 2014: Dibeli Peter Lim, tapi fokus pada stabilitas, bukan ambisi besar
  • 2022–2024: Sering terlibat perebutan tiket Eropa, tapi belum kembali ke level juara

Namun, semangat Mestalla tak pernah padam. Setiap laga kandang, stadion tetap penuh, dan fans tetap menyanyi.


💡 Fakta Unik

  • Valencia adalah satu-satunya klub di dunia yang memiliki dua stadion aktif (Mestalla dan Nou Mestalla — yang pembangunannya mandek sejak 2009).
  • Gaizka Mendieta dianggap legenda terbesar sepanjang masa — kapten era emas 2000-an.
  • Valencia CF tidak pernah terdegradasi dari La Liga sejak 193290+ tahun bertahan di kasta tertinggi!
  • Klub ini punya rivalitas sengit dengan Levante UD (Derbi Valensia) dan Villarreal CF (Derbi Komunitas Valensia).

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di La Liga
  • Fokus pada:
    • Pembinaan pemain muda (akademi “Academia”)
    • Kembalinya ke kompetisi Eropa
    • Penyelesaian pembangunan Nou Mestalla (rencana 2025–2027)
  • Masih memiliki basis fans global yang kuat — terutama di Asia dan Amerika Latin.

💬 Kesimpulan

Valencia CF bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol identitas Valensia, semangat “batet”, dan bukti bahwa tim kecil bisa mengguncang raksasa.

“Di Mestalla, kami tidak menjual tiket. Kami menjual emosi.”

konflik sosial berdarah yang terjadi pada 1999 di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat

⚔️ Kapan Terjadi?


👥 Pihak yang Terlibat

  1. Etnis Madura – pendatang yang sebagian besar bekerja sebagai buruh, pedagang, atau petani.
  2. Etnis Melayu Sambas – penduduk asli pesisir, mayoritas Muslim, memiliki struktur adat kuat.
  3. Etnis Dayak – penduduk asli pedalaman Kalimantan, sebagian besar Kristen atau Kaharingan.

Catatan penting:
Konflik ini bukan antara “Dayak vs Madura” saja, tapi koalisi Melayu-Dayak melawan Madura, akibat akumulasi ketegangan selama puluhan tahun.


🔥 Akar Penyebab Konflik

1. Ketegangan Sosial & Ekonomi

  • Etnis Madura datang ke Kalimantan Barat sejak masa kolonial sebagai buruh perkebunan dan penambang.
  • Mereka dikenal kerja keras, hemat, dan cepat maju secara ekonomi, sering membuka usaha kecil (warung, bengkel, jasa).
  • Ini menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan Melayu dan Dayak yang merasa “didominasi”.

2. Perbedaan Budaya & Mentalitas

  • Madura: dikenal tegas, suka berdebat, mudah tersinggung, dan punya budaya “carok” (tradisi duel/tantangan).
  • Melayu & Dayak: lebih menekankan harmoni, adat, dan kesopanan.
  • Bentrok kecil (misalnya: senggolan di pasar, masalah parkir) sering memicu perkelahian massal.

3. Insiden Pemicu Langsung (1999)

  • Januari 1999: Seorang gadis Melayu dilaporkan dilecehkan oleh pemuda Madura di Sambas.
  • Februari 1999: Seorang penjual sate Madura menusuk warga Melayu yang menegurnya.
  • Ketegangan memuncak → Melayu dan Dayak bersatu untuk “mengusir” atau “menghukum” komunitas Madura.

🩸 Jalannya Konflik

  • 17 Maret 1 999: Massa Melayu dan Dayak menyerang perkampungan Madura di Teluk Pakedai.
  • Mereka menggunakan mandau (pedang Dayak), tombak, dan senjata tajam tradisional.
  • Ratusan rumah Madura dibakar, warga dibantai, termasuk perempuan dan anak-anak.
  • Korban Madura dipenggal, kepala dipajang sebagai “bukti kemenangan” — praktik yang mengejutkan dunia.

Jumlah Korban (menurut laporan resmi & LSM):

  • ±3.000 orang tewas (sebagian besar etnis Madura)
  • ±25.000–30.000 orang mengungsi ke Jawa, Madura, atau kota besar seperti Pontianak
  • Ratusan desa Madura dihancurkan

💔 Banyak korban Madura tidak pernah ditemukan, diduga dikubur massal atau dibuang ke laut.


🕊️ Respons Pemerintah & Militer

  • TNI dan Polri awalnya lambat merespons, bahkan dituding berpihak atau tidak mencegah.
  • Setelah tekanan nasional & internasional, pasukan dikerahkan untuk memulihkan ketertiban.
  • Ribuan pengungsi Madura dievakuasi ke Madura, Jawa Timur, dan Sulawesi.
  • Tidak ada pengadilan HAM atau pelaku utama yang dihukum — mayoritas kasus berakhir impunitas.

🏚️ Dampak Jangka Panjang

  1. Etnis Madura hampir lenyap dari Sambas — hanya segelintir yang berani kembali.
  2. Trauma kolektif masih dirasakan oleh keluarga korban hingga kini.
  3. Hubungan antaretnis di Kalimantan Barat tetap rapuh, meski permukaan terlihat damai.
  4. Peristiwa ini menjadi stigma negatif terhadap suku Dayak dan Melayu Sambas di mata nasional.

📜 Perbedaan dengan Konflik Serupa

  • Bukan seperti Perang Sampit (2001) di Kalimantan Tengah (Dayak vs Madura murni).
  • Di Sambas, Melayu dan Dayak bersekutu, karena keduanya merasa “terancam” oleh ekspansi sosial-ekonomi Madura.
  • Konflik ini sangat berakar pada identitas lokal, adat, dan rasa harga diri.

💬 Kesimpulan

Perang Sambas bukan perang dalam arti militer, tapi puncak dari prasangka, ketidakadilan, dan kegagalan negara melindungi warganya.
Ini adalah luka sejarah Indonesia yang jarang dibahas di buku pelajaran, tapi meninggalkan luka mendalam bagi ribuan keluarga.

“Ketika adat, harga diri, dan ketakutan bertemu tanpa mediasi, darahlah yang bicara.”