Info terkini Tentang Permainan Online

bonus slot

now browsing by category

 

Panduan Liburan ke Malaysia 2025: Destinasi, Itinerary, & Tips Hemat!

Malaysia adalah negara tetangga Indonesia yang sempurna untuk liburan singkat atau panjang: kota modern, pantai tropis, kuliner lezat, dan budaya beragam. Di 2025, Malaysia semakin populer berkat promosi pariwisata pasca-pandemi, event besar seperti Visit Malaysia Year, dan akses mudah dari Indonesia. Dari Kuala Lumpur yang megah hingga Borneo yang liar, ada sesuatu untuk semua orang!

Persiapan Dasar (untuk Warga Indonesia)

  • Visa: Bebas visa untuk kunjungan hingga 30 hari (paspor minimal berlaku 6 bulan). Cukup isi Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) online 3 hari sebelum kedatangan (gratis, wajib sejak 2024).
  • Penerbangan: Dari Jakarta/Bali/Surabaya ke Kuala Lumpur (KLIA) dengan AirAsia, Lion Air, atau Batik Air – harga PP mulai Rp 1–2 juta (promo sering Rp 600.000–1 juta sekali jalan).
  • Mata Uang: Ringgit Malaysia (1 RM ≈ Rp 3.500–3.700).
  • Waktu Terbaik: April–Oktober (musim kering di Semenanjung), Oktober–April (untuk Borneo).
  • Budget Estimasi 7 Hari (2 Orang): Rp 15–30 juta (hemat–medium), termasuk tiket PP, hotel, makan, transportasi, tiket wisata.

Destinasi Terbaik Malaysia 2025

  1. Kuala Lumpur (KL) – Kota modern dengan ikon Petronas Towers.
4,300+ Petronas Towers At Night Stock Photos, Pictures & Royalty ...
4K] Night Walk around the Petronas Twin Towers, KL Night View ...
  1. Penang (George Town) – Street art, kuliner hawker, heritage UNESCO.
Street Art of George Town - Top Travel Sights
Exploring Penang Street Art: The Ultimate Guide - Global Debauchery
  1. Langkawi – Pantai indah, cable car, duty-free shopping.
9 Best Beaches In Langkawi, Malaysia: From Bustling Beaches To ...
Langkawi - What you need to know before you go - Go Guides
  1. Batu Caves – Candi Hindu di gua kapur (dekat KL).
Batu Caves - Wikipedia
Batu Caves: Explore Ancient Caves & Temples
  1. Borneo (Sabah/Sarawak)Orangutan, rainforest, Gunung Kinabalu.
Where to see orangutan in Borneo | Audley Travel UK
Bornean Orangutan - Malaysian Wildlife

Lainnya: Melaka (sejarah), Cameron Highlands (tea plantation), Perhentian Islands (diving).

Itinerary Contoh 7 Hari (Klasik: KL – Penang – Langkawi)

Hari 1-3: Kuala Lumpur

  • Hari 1: Arrival, Petronas Towers, KLCC Park, dinner di Jalan Alor (street food).
  • Hari 2: Batu Caves pagi, Chinatown, Merdeka Square, KL Tower sunset.
  • Hari 3: Day trip Genting Highlands (theme park & casino).

Hari 4-5: Penang

  • Pagi terbang ke Penang (~1 jam).
  • George Town: Street art hunt, Kek Lok Si Temple, Penang Hill (funicular train).
  • Kuliner: Char Kway Teow, Assam Laksa, Nasi Kandar.

Hari 6-7: Langkawi

  • Terbang ke Langkawi (~1 jam).
  • Pantai Cenang/Tanjung Rhu, SkyCab cable car, island hopping, duty-free shopping.
  • Pulang dari Langkawi atau via KL.

Variasi: Ganti Penang dengan Borneo untuk wildlife (Sepilok Orangutan Sanctuary).

Budget Hemat (7 Hari, 2 Orang dari Jakarta)

  • Tiket PP Pesawat: Rp 3–6 juta
  • Hotel (3-4 bintang): Rp 4–8 juta
  • Makan & Kuliner: Rp 2–4 juta
  • Transportasi Lokal: Rp 1–2 juta
  • Tiket Wisata: Rp 1–2 juta
  • Total: Rp 12–25 juta (hemat–medium).

Mudik Nataru berduka: Daftar korban kecelakaan maut bus Cahaya Trans di Tol Semarang, 16 Tewas

Bus tersebut mengangkut 33 penumpang yang berangkat dari Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, dengan tujuan Yogyakarta.

SEMARANG: Bus Cahaya Trans mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas simpang susun exit tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/12) dini hari. 

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Bus Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali. Saat memasuki simpang susun exit tol Krapyak, bus menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling ke sisi kiri.

Bus tersebut mengangkut 33 penumpang yang berangkat dari Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, dengan tujuan Yogyakarta. Mayoritas penumpang berasal dari wilayah Boyolali, Klaten, Yogyakarta, Bogor, dan Jakarta.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyampaikan dugaan awal penyebab kecelakaan berkaitan dengan kondisi pengemudi dan medan jalan.

“Hal ini juga diduga karena kurangnya konsentrasi pengemudi dan tidak paham medan jalan saat menuruni simpang susun Krapyak,” tulis Aan Suhanan dalam keterangan resmi dilansir Bisnis

PROSES EVAKUASI SULIT

Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena kondisi bus yang terguling serta banyaknya korban yang terjepit di dalam badan kendaraan. Akses menuju korban juga dipenuhi pecahan kaca.

Kepala Kantor SAR Semarang Budiono menjelaskan bahwa tim penyelamat harus bekerja dengan ekstra hati-hati saat proses evakuasi.

“Proses evakuasi berjalan cukup sulit karena ada sebagian korban yang masih dalam posisi terjepit dan juga akses menuju korban dipenuhi pecahan kaca. Tim harus masuk ke dalam bus yang terguling, menggapai dan membuka akses menuju korban dan mengevakuasinya keluar dari dalam bus dengan ekstra hati-hati,” kata Budiono.

Dari total 17 penumpang yang selamat, delapan orang dirawat di RSUD Tugurejo, enam orang dirawat di RS Columbia Asia, dan tiga orang lainnya dirawat di RS Elisabeth. 

Sebagian besar korban meninggal dan luka-luka diketahui duduk di barisan kursi sebelah kiri, searah dengan posisi bus yang terguling ke kiri.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Ribut Hari Wibowo menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi bus.
“Setelah kami cek, ternyata driver bus tersebut adalah driver cadangan. Terhadap driver, kami sedang tes urine. Kami tes apakah yang bersangkutan menggunakan narkoba atau zat yang dilarang lainnya,” kata Ribut.

Udinese Calcio

⚪⚫ Profil Singkat Udinese Calcio

  • Nama lengkap: Udinese Calcio
  • Didirikan: 30 November 1896klub tertua ke-2 di Italia (setelah Genoa)
  • Kota: Udine, Friuli-Venezia Giulia, Italia
  • Stadion: Stadion Friuli (dikenal sebagai Dacia Arena karena sponsor, kapasitas: 25.144)
  • Warna seragam: Hitam dan Putih
  • Julukan:
    • Il Bianconeri
    • I Bianconeri del Friuli
    • Zebrette (“Zebra Kecil”)
  • Pemilik: Keluarga Pozzo (keluarga Italia yang juga memiliki Watford FC dan Granada CF) — sejak 1986

🏆 Prestasi: Konsistensi di Tengah Keterbatasan

Udinese bukan klub penuh trofi, tapi memiliki reputasi luar biasa dalam konsistensi Serie A dan pembinaan pemain global.

Domestik (Italia)

  • Belum pernah juara Serie A
  • Pencapaian tertinggi: Peringkat ke-3 (1997–98) — lolos ke Liga Champions!
  • Runner-up Coppa Italia: 2 kali (1997–98, 2 p009–10)
  • Konsistensi luar biasa:
    • 28 musim berturut-turut di Serie A (1995–2023) — rekor ke-3 terpanjang di Italia
    • Hanya 2 kali terdegradasi sejak 1950

Eropa

  • Liga Champions:
    • Fase grup 1997–98
  • Liga Europa / Piala UEFA:
    • Perempat final 2008–09
    • Lolos ke Eropa 6 kali sejak 2005

💡 Udinese adalah satu-satunya klub Italia yang tidak pernah bangkrut dalam 128 tahun sejarahnya — berkat manajemen keuangan keluarga Pozzo.


🦓 Asal Identitas: Dari Zebra Kecil ke Raksasa Global

  • Warna hitam-putih diadopsi pada 1911, menyerupai zebra — sehingga fans menyebut mereka “Zebrette”.
  • Kota Udine berpenduduk hanya 100.000 jiwasalah satu kota terkecil yang pernah punya wakil di Liga Champions.
  • Klub ini dikenal sebagai “klub kota kecil dengan jaringan global”.

🌍 Model Unik Keluarga Pozzo: “Sistem Tiga Klub”

Sejak 1986, keluarga Giampaolo Pozzo menerapkan strategi revolusioner:

  • Miliki 3 klub:
    • Udinese (Italia)
    • Watford (Inggris)
    • Granada (Spanyol, dijual 2016, dibeli lagi 2022)
  • Pinjam-pindahkan pemain antar klub untuk kembangkan talenta:
    • Alexis Sánchez (dari Udinese → Barcelona → Arsenal)
    • Medhi Benatia, Juan Musso, Rodrigo De Paul, Pablo Marí, Ismaël Koné
  • Akademi global: Cari bakat di Amerika Selatan, Afrika, Eropa Timur

💰 Model ini disebut “Pozzo Model” — diakui sebagai salah satu sistem scouting paling efisien di dunia.


🏟️ Stadion Friuli (Dacia Arena): Istana di Kaki Alpen

  • Dibuka: 1976 (direnovasi total 2016)
  • Kapasitas: 25.144
  • Lokasi: Kaki Alpen Julian, dekat perbatasan Slovenia dan Austria
  • Karakteristik:
    • “Curva Sud” diisi oleh “Udine Club” — kelompok suporter paling fanatik
    • Suasana intim, tenang, tapi penuh gairah
    • Pemandangan gunung Alpen dari tribun — salah satu yang terindah di Eropa

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Forza Udinese, forza Friuli… Noi non molliamo mai!”
(Maju Udinese, maju Friuli… Kami takkan menyerah!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. Empoli FC“Derbi della Sopravvivenza” (Derbi Bertahan Hidup)
    • Kedua klub sering berebut untuk tidak degradasi
  2. Venezia FC“Derbi Friuli-Venezia Giulia”
    • Rival regional, tapi jarang bertemu karena beda kasta
  3. Inter Milan & Juventus → rival kompetisi Eropa

📉 Masa Tantangan: Setelah Era Kejayaan 1998 & 2012

  • 1998: Finish ke-3 di Serie A, lolos ke Liga Champions
  • 2012: Finish ke-3 lagi — di bawah pelatih Francesco Guidolin
  • 2013–2023:
    • Sering finish peringkat 10–15
    • Fokus pada regenerasi pemain muda dan penjualan profit
  • 2023–24: Alami musim sulit — nyaris degradasi, selamat di menit akhir

💬 “Kami bukan klub besar. Tapi kami punya hati besar.”


💡 Fakta Unik

  1. Udinese adalah satu-satunya klub di dunia yang dimiliki keluarga yang juga punya klub di 3 liga top Eropa (Italia, Inggris, Spanyol).
  2. Stadion Friuli adalah satu-satunya di Italia yang dikelilingi kebun anggur dan ladang jagung.
  3. Klub ini tidak pernah pakai nama sponsor di depan nama klub — tetap “Udinese Calcio”.
  4. Rodrigo De Paul dijual ke Atlético Madrid (2021) seharga €45 jutarekor penjualan klub.

🏁 Masa Depan: Mempertahankan Jiwa di Tengah Tantangan

  • 2024/25: Target — konsisten di papan tengah Serie A, bangun tim muda
  • Fokus pada:
    • Pertahankan model akademi global
    • Regenerasi skuad pasca kepergian bintang
    • Jangan pernah kehilangan identitas “klub kota kecil”

“In Udine, we don’t chase glory. We survive — and thrive — with dignity.”


💬 Kesimpulan

Udinese Calcio bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan kota kecil, bukti bahwa manajemen cerdas bisa mengalahkan uang, dan jembatan antara Italia, Inggris, dan Spanyol dalam sepak bola modern.

“Small city. Big heart. Global vision.”

OGC Nice

🔴⚫ Profil Singkat OGC Nice

  • Nama lengkap: Olympique Gymnaste Club Nice Côte d’Azur
  • Didirikan: 9 Juli 1904
  • Kota: Nice, Provence-Alpes-Côte d’Azur, Prancis
  • Stadion: Allianz Riviera (kapasitas: 36.178)
  • Warna seragam: Merah dan Hitam
  • Julukan:
    • Les Aiglons (Elang Muda)
    • Les Niçois
  • Pemilik: Ineos (konglomerat Inggris milik Sir Jim Ratcliffe), sejak 2019

🏆 Prestasi: Raksasa Selatan dengan Akar Kuat

Nice adalah salah satu klub tertua dan paling berprestasi di Prancis, dengan warisan liga yang megah di era 1950-an dan kebangkitan modern di bawah kepemilikan Inggris.

Domestik (Prancis)

  • Juara Ligue 1: 4 kali
    • 1951, 1952, 1956, 1959
      → Era keemasan di bawah pelatih Nereo Rocco dan Luis Carniglia
  • Juara Coupe de France: 3 kali
    • 1952, 1954, 1997
  • Runner-up Ligue 1: 5 kali (terakhir: 2023–24 — finish ke-2 di bawah pelatih Francesco Farioli)

Eropa

  • Piala Champions:
    • Perempat final 1956, 1957
  • Liga Europa:
    • Perempat final 1973
  • Konsisten lolos ke kualifikasi Eropa sejak 2022

💡 Nice adalah satu-satunya klub Prancis yang pernah punya dua juara Ballon d’Or dalam skuadnya: Just Fontaine (1958) dan Luis Suárez (1960, bukan striker Uruguay).


🦅 Asal Julukan “Les Aiglons” (Elang Muda)

  • Julukan ini muncul pada 1950-an, karena gaya bermain cepat, menyerang, dan penuh visi — seperti elang muda yang belajar terbang.
  • Warna merah-hitam diadopsi sejak awal berdiri, terinspirasi dari bendera kota Nice.
  • Stadion lama mereka, Stade du Ray, dikenal sebagai “sarang elang” yang sangat menakutkan bagi tim tamu.

🌟 Era Keemasan: 1950–1959 — Dominasi Riviera

Di bawah pelatih legendaris Nereo Rocco (arsitek “catenaccio”) dan Luis Carniglia, Nice menciptakan dinasti:

  • Gaya bermain: Menyerang total, teknis, dan disiplin taktis
  • Pemain ikonik:
    • Just Fontaine — pencetak 13 gol di Piala Dunia 1958 (rekor dunia)
    • Luis Suárez — playmaker Spanyol, Ballon d’Or 1960
    • Marcel Domingo, Antoine Bonifaci
  • 1951 & 1952: Juara Ligue 1 2 kali berturut-turut
  • 1959: Juara liga terakhir hingga kini

💬 “Nice didn’t just play football. They painted it.”
— Kritikus Prancis era 1950-an


🏟️ Allianz Riviera: Istana Modern di Jantung Riviera

  • Dibuka: 2013 (menggantikan Stade du Ray)
  • Kapasitas: 36.178
  • Karakteristik:
    • Arsitektur futuristik, atap melengkung menyerupai ombak Mediterania
    • “Tribune Jean-Bouin” diisi oleh “Ultras Niçois” — suporter paling fanatik
    • Lokasi: Dekat Bandara Nice, dengan pemandangan Laut Mediterania dan Pegunungan Alpen
  • Fakta: Ini adalah satu-satunya stadion di Eropa yang jadi lokasi final Rugby Piala Eropa (2015).

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Allez Nice, Allez l’OGC… Les Aiglons vont voler!”
(Maju Nice, Maju OGC… Elang Muda akan terbang!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. AS Monaco“Derbi Riviera”
    • Rival paling sengit — jarak hanya 20 km
    • Akar dari persaingan kota pantai Mediterania: Nice (seni & budaya) vs Monaco (kasino & elit)
    • Disebut “derbi paling berkelas di Prancis”
  2. Olympique de Marseille → rival historis selatan Prancis
  3. Paris Saint-Germain → rival modern (akar vs uang)

💚 Akademi & Filsafat: “Nice, Sekolah Sepak Bola Prancis”

  • Nice memiliki akademi muda terbaik ke-3 di Prancis (setelah Lyon dan Rennes)
  • Melahirkan:
    • Hatem Ben Arfa
    • Malang Sarr
    • Dante (dibentuk ulang di Nice)
    • Terem Moffi, Jean-Clair Todibo — bintang masa kini
  • Filosofi modern:
    • Kombinasi pemain muda teknis + pengalaman taktis
    • Gaya bermain possession-based, pressing intens, transisi cepat

💡 Fakta Unik

  1. Just Fontaine mencetak 134 gol dalam 131 laga untuk Nice — rekor klub sepanjang masa.
  2. Nice adalah satu-satunya klub di dunia yang pernah dilatih oleh dua pelatih legendaris: Nereo Rocco (AC Milan) dan Luis Carniglia (Real Madrid).
  3. Allianz Riviera adalah satu-satunya stadion di Prancis yang punya panel surya di atapnya — menghasilkan listrik untuk kota.
  4. Klub ini menolak tawaran investor Timur Tengah pada 2010-an — ingin jadi “klub Eropa asli”.

🏁 Masa Depan: Mengejar Gelar Ligue 1 ke-5

  • 2024/25: Target — juara Ligue 1 pertama dalam 65 tahun!
  • Fokus pada:
    • Pertahankan pelatih Francesco Farioli
    • Bangun tim muda + berpengalaman (Todibo, Moffi, Boudouiri)
    • Kembangkan akademi dan reputasi Eropa

“We don’t chase stars. We raise eagles.”


💬 Kesimpulan

OGC Nice bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol keanggunan Riviera, warisan emas 1950-an, dan bukti bahwa keindahan sepak bola lahir dari teknik, bukan hanya kekuatan.

“In Nice, the sea is blue, the eagles are red, and the future is always rising.”

Olympique Lyonnais

🔴🤍 Profil Singkat Olympique Lyonnais (OL)

  • Nama lengkap: Olympique Lyonnais
  • Didirikan: 26 Agustus 1950 (menggantikan Lyon Olympique Universitaire)
  • Kota: Lyon, Auvergne-Rhône-Alpes, Prancis
  • Stadion: Groupama Stadium (kapasitas: 59.186)
  • Warna seragam: Merah, Biru, dan Putih
  • Julukan:
    • Les Gones (anak-anak Lyon dalam dialek lokal)
    • OL
  • Pemilik: Eagle Football Group (kelompok investor AS, termasuk John Textor), sejak 2022

🏆 Prestasi: Raja Ligue 1 yang Menguasai Satu Dekade

OL adalah salah satu klub paling dominan dalam sejarah sepak bola Prancis, terutama di awal abad ke-21.

Domestik (Prancis)

  • Juara Ligue 1: 7 kali berturut-turutrekor tak tertandingi di Prancis!
    • 2002, 2 003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008
  • Juara Coupe de France: 5 kali
    • Terakhir: 2012
  • Juara Trophée des Champions: 8 kali

Eropa

  • Liga Champions:
    • 7 kali capai perempat final (2003–2010)
    • Semi-finalis 2010 (kalah dari Bayern Munich)
  • Liga Europa:
    • Runner-up 2014 (kalah dari Sevilla)

💡 OL adalah satu-satunya klub Prancis yang juara liga 7 kali berturut-turut — prestasi yang bahkan PSG belum bisa samai.


👦 Asal Julukan “Les Gones”

  • “Gones” adalah istilah dalam dialek Lyonnais untuk menyebut “anak-anak” atau “pemuda lokal”.
  • Julukan ini mencerminkan identitas kota Lyon — hangat, komunitas, dan penuh gairah lokal.
  • Warna merah-biru-putih diadopsi dari bendera kota Lyon.

🌟 Era Keemasan: 2002–2010 — Dinasti Prancis

Di bawah presiden Jean-Michel Aulas dan pelatih seperti Paul Le Guen dan Alain Perrin, OL menciptakan dinasti tak terkalahkan:

  • Gaya bermain: Teknis, cepat, dominan, berbasis akademi
  • Pemain ikonik era ini:
    • Juninho Pernambucano — legenda hidup, raja tendangan bebas
    • Grégory Coupet — kiper terbaik Prancis
    • Sidney Govou, Florent Malouda, Karim Benzema, Hatem Ben Arfa
  • 2006: OL sempat peringkat 1 dunia dalam peringkat klub IFFHS

💬 “Juninho didn’t take free kicks. He delivered destiny.”
— Fans OL


🏟️ Groupama Stadium: Istana Futuristik di Décines

  • Dibuka: 2016 (menggantikan Stade de Gerland)
  • Kapasitas: 59.186
  • Karakteristik:
    • Stadion paling modern di Prancis — atap tertutup sebagian, fasilitas kelas dunia
    • “Virage Sud” diisi oleh “Bad Gones” dan “Nucleo Ultra” — suporter paling vokal
    • Lokasi: Décines-Charpieu, pinggiran Lyon
  • Fakta: Stadion ini jadi lokasi final Liga Champions Wanita 2016, 2019, 2022.

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Allez Lyon, Allez OL… Les Gones sont là!”
(Maju Lyon, Maju OL… Anak-anak Lyon ada di sini!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. AS Saint-Étienne“Derbi Rhône-Alpes” atau “Le Derby”
    • Rival paling sengit di Prancis — akar dari persaingan industri (Lyon: tekstil & keuangan vs Saint-Étienne: tambang & senjata)
    • Disebut “derbi paling emosional di Eropa” oleh media internasional
  2. Olympique de Marseille“Derbi Mediterranée”
  3. Paris Saint-Germain → rival modern (era pasca-2011)

💚 Akademi Terbaik di Eropa: “Centre TOLA VIVAS”

  • OL dikenal sebagai “pabrik talenta Prancis”:
    • Melahirkan Karim Benzema (Ballon d’Or 2022)
    • Samuel Umtiti, Nabil Fekir, Anthony Martial (pernah di akademi)
    • Rayan Cherki, Malick Fofana, Saidou Sow — bintang masa depan
  • Akademi OL juara 5 kali Turnamen Antara Akademi Eropa (2010–2023).

📉 Masa Kelam & Kebangkitan (2010–2023)

  • 2010–2022: Puasa gelar liga, sering kalah dari PSG
  • 2020: Bangkrut hampir terjadi — utang €300 juta
  • 2022: Dibeli oleh John Textor (investor AS) — bawa stabilitas finansial
  • 2023–24: Kebangkitan luar biasa — finish ke-3 di Ligue 1, lolos ke Liga Champions 2 024/25

💥 Musim 2023/24 dianggap sebagai “kembalinya OL ke peta Eropa”.


💡 Fakta Unik

  1. Juninho Pernambucano mencetak 44 gol dari tendangan bebas untuk OL — rekor dunia untuk satu klub.
  2. OL adalah satu-satunya klub di dunia yang punya tim pria, wanita, dan esports semua juara nasional dalam satu tahun (2022).
  3. Bad Gones (kelompok suporter) adalah satu-satunya di Prancis yang menolak komersialisasi nyanyian.
  4. Groupama Stadium adalah satu-satunya stadion di Eropa yang punya taman pertanian urban di atapnya.

🏁 Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan Eropa

  • 2024/25: Target — konsisten di 3 besar Ligue 1, capai perempat final Liga Champions
  • Fokus pada:
    • Regenerasi skuad muda
    • Pertahankan akademi kelas dunia
    • Bangun tim yang bisa menyaingi PSG dan Marseille

“Nous ne construisons pas des équipes. Nous cultivons des légendes.”
(“Kami tidak membangun tim. Kami menanam legenda.”)


💬 Kesimpulan

Olympique Lyonnais bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol kejayaan Prancis modern, pabrik bakat Eropa, dan bukti bahwa akar lokal bisa melahirkan bintang global.

“In Lyon, we don’t follow trends. We set them — one legend at a time.”

Leeds United F.C.

Profil Singkat Leeds United

  • Nama lengkap: Leeds United Football Club
  • Didirikan: 17 Oktober 1919 (menggantikan Leeds City yang dibubarkan)
  • Kota: Leeds, West Yorkshire, Inggris
  • Stadion: Elland Road (kapasitas: 37.890)
  • Warna seragam: Putih
  • Julukan:
    • The Whites
    • The Peacocks (Merak — dari pub “The Peacock” dekat stadion)
  • Pemilik: 49ers Enterprises (kelompok investor AS, terkait San Francisco 49ers), sejak 2023

🏆 Prestasi: Raksasa Inggris dengan Jiwa Pemberontak

Leeds United adalah salah satu klub paling berprestasi dan paling dibenci di era 1970-an, dengan warisan yang penuh kontradiksi: juara sekaligus pengacau.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris (First Division): 3 kali
    • 1969, 1974, 1992
      1992: Juara liga terakhir sebelum era Premier League dimulai!
  • Juara Piala FA: 1 kali1972 (kalahkan Arsenal 1–0)
  • Juara Piala Liga Inggris: 1 kali1968
  • Runner-up Liga Inggris: 5 kali (termasuk 3 kali di bawah Don Revie)

Eropa

  • Piala Champions: Runner-up 1975 (kalah 0–2 dari Bayern Munich)
  • Piala Winners’ Cup: Juara 1972
  • Piala Inter-Cities Fairs Cup: 2 kali juara (1968, 1 971) — cikal bakal Liga Europa

💡 Leeds adalah satu-satunya klub Inggris yang pernah juara liga pada musim terakhir sebelum revolusi Premier League (1991–92).


🔥 Era Don Revie: “Tim Terkuat yang Tak Pernah Juara Eropa”

Di bawah manajer legendaris Don Revie (1961–1974), Leeds menjadi mesin tempur Inggris:

  • Gaya bermain: Fisik, agresif, pressing tinggi, disiplin taktis ekstrem
  • “Dirty Leeds”: Julukan sinis karena gaya bermain kasar, sering dapat kartu merah
  • Pemain ikonik:
    • Billy Bremner (kapten legendaris, “jantung Leeds”)
    • Johnny Giles, Eddie Gray, Norman Hunter, Jack Charlton
  • 1973–1975: Capai 3 final Eropa, tapi kalah semua — dianggap “tim terkuat yang gagal di Eropa”

💬 “We didn’t play football to be liked. We played to win.”
— Billy Bremner


📉 Masa Kelam: Jatuh dari Langit (2001–2020)

  • 2001: Final Liga Champions vs Bayern Munich — kalah 0–1, tapi tetap jadi kebanggaan
  • 2004: Terdegradasi ke Championship — awal kehancuran
  • 2007: Terdegradasi ke League One (kasta ketiga) — pertama kalinya dalam 80 tahun!
  • Hutang £100 juta, nyaris bangkrut, fans protes besar-besaran

💔 Banyak fans menyebut periode ini sebagai “the darkest years”.


🦅 Kebangkitan ala Marcelo Bielsa: “The Bielsa Revolution” (2018–2022)

  • 2018: Pelatih Argentina Marcelo Bielsa ditunjuk — dianggap gila oleh banyak pihak
  • Filosofi: “Sepak bola total” — possession, pressing intens, tidak pernah bertahan
  • 2019/20: Juara Championship — promosi ke Premier League setelah 16 tahun!
    • Raih 93 poin — musim paling dominan di Championship modern
    • Dijuluki “the best team not in the Premier League”

💬 “Bielsa didn’t just bring tactics. He brought dignity back to Leeds.”


🏟️ Elland Road: Istana di West Yorkshire

  • Dibuka: 1897
  • Kapasitas: 37.890
  • Karakteristik:
    • “East Stand” diisi oleh “Leeds United Supporters’ Trust” — fans paling fanatik
    • Suasana sangat intim dan menakutkan untuk tim tamu
    • Lagu kebanggaan: “Marching On Together” — dinyanyikan sebelum setiap laga

🎶 “We’ve been through it all, we’ve seen the lot…
But we’ve never lost our pride!”


🔥 Rivalitas Utama

  1. Manchester United“Roses Derby”
    • Akar dari Perang Mawar (1455–1487) antara Lancaster (Merah) vs York (Putih)
    • Disebut rivalitas paling dibenci di Inggris — lebih panas daripada City vs United!
  2. Chelsea → rival ideologis: “Dirty Leeds” vs “Cockney Chelsea”
  3. Bradford City“West Yorkshire Derby” (jarang terjadi karena beda kasta)

💚 Identitas & Filosofi: “We Are Leeds!”

  • Leeds dikenal sebagai “klub rakyat”:
    • Dekat dengan komunitas kelas pekerja Yorkshire
    • Menolak komersialisasi berlebihan
  • Akademi muda “Thorp Arch” melahirkan talenta seperti James Milner, Aaron Lennon, Kalvin Phillips

💡 Fakta Unik

  1. Elland Road adalah satu-satunya stadion di Inggris yang punya “Billy Bremner Stand” dan “Don Revie Stand” — menghormati dua legenda abadi.
  2. Leeds adalah klub pertama di Inggris yang memakai nomor punggung permanen (Billy Bremner: No. 4).
  3. Marcelo Bielsa pernah mengirim pemain lawan ke rumah sakit saat latih tanding — karena merasa Leeds curang!
  4. Klub ini menolak merger dengan rival Bradford pada 1900-an — mempertahankan identitas sendiri.

🏁 Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan

  • 2024/25: Bermain di Championship setelah terdegradasi dari Premier League (2023)
  • Target: Promosi langsung ke Premier League
  • Fokus pada:
    • Bangun tim muda bersemangat
    • Pertahankan filosofi menyerang
    • Kembalikan Elland Road sebagai benteng tak terkalahkan

“We’re not just a club. We’re a state of mind.”


💬 Kesimpulan

Leeds United bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan Yorkshire, warisan pemberontakan, dan bukti bahwa harga diri lebih penting daripada popularitas.

“In Leeds, we don’t follow football. We live it.”

Borussia Mönchengladbach

🟢🤍 Profil Singkat Borussia Mönchengladbach

  • Nama lengkap: Borussia VfL 1900 Mönchengladbach e.V.
  • Didirikan: 1 April 1900
  • Kota: Mönchengladbach, Nordrhein-Westfalen, Jerman
  • Stadion: Borussia-Park (kapasitas: 54.057)
  • Warna seragam: Hijau dan Putih
  • Julukan:
    • Die Fohlen (Anak Kuda)
    • Gladbach
  • Pemilik: Klub milik anggota (socios) — filosofi anti-komersial

🏆 Prestasi: Raksasa Jerman Era 1970-an

Mönchengladbach adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah Bundesliga, terutama di era emas 1970-an.

Domestik (Jerman)

  • Juara Bundesliga: 5 kali
    • 1970, 1971, 1975, 1976, 1977
      Satu-satunya klub Jerman yang juara Bundesliga 2 kali berturut-turut 2x (1970–71 & 1975–77)
  • Juara DFB-Pokal (Piala Jerman): 3 kali
    • 1960, 1973, 1995
  • Runner-up Bundesliga: 6 kali (terbanyak ke-2 setelah Bayern)

Eropa & Dunia

  • Piala UEFA (Liga Europa): 2 kali juara
    • 1975, 1979
  • Piala Champions: Runner-up 1977
    → Kalah 0–1 dari Liverpool di final, Roma — satu-satunya final Liga Champions dalam sejarah klub
  • Piala Winners’ Cup: Capai semifinal (1967)

💡 Mönchengladbach adalah satu-satunya klub Jerman yang pernah juara Bundesliga 5 kali dan Piala UEFA 2 kali, tapi belum pernah juara Liga Champions.


🐴 Asal Julukan “Die Fohlen” (Anak Kuda)

  • Pada 1960-an, pelatih Hennes Weisweiler membangun tim dari pemain muda berusia 18–22 tahun.
  • Media Jerman menyebut mereka “Anak Kuda” karena lincah, cepat, liar, dan penuh energi — seperti kuda muda yang tak terkendali.
  • Julukan itu melekat selamanya — menjadi simbol filosofi klub: berani, ofensif, dan tak kenal takut.

🐴 Maskot resmi klub: Hennes — kambing jantan yang diberi nama dari pelatih legendaris Hennes Weisweiler.


🌟 Era Keemasan: 1970–1979 — “Tim Paling Menyerang di Eropa”

Di bawah Hennes Weisweiler dan Udo Lattek, Gladbach menjadi teror Eropa:

  • Gaya bermain: Menyerang total, pressing tinggi, kombinasi sayap mematikan
  • Pemain legendaris:
    • Günter Netzer — playmaker genius, ikon Jerman
    • Jupp Heynckes — striker tajam, lalu jadi pelatih legendaris
    • Berti Vogts — bek kanan terbaik dunia era 1970-an
    • Allan Simonsen — pemain non-Jerman pertama yang menang Ballon d’Or (1977)
  • 1977: Juara Bundesliga + Final Liga Champions — puncak kejayaan

💬 “Kami tidak bermain untuk tidak kalah. Kami bermain untuk menghancurkan.”
— Filosofi Hennes Weisweiler


🏟️ Borussia-Park: Istana Hijau di Rhine

  • Dibuka: 2004 (menggantikan Bökelbergstadion yang legendaris)
  • Kapasitas: 54.057
  • Karakteristik:
    • Modern, ramah keluarga, dengan atap hijau
    • Tribun “Nordkurve” diisi oleh “Ultras ’99” — suporter paling fanatik
    • Atmosfer panas, terutama saat melawan Köln, Düsseldorf, atau Dortmund

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Fohlen, Fohlen, lauf, lauf, lauf!”
(Anak kuda, anak kuda, berlarilah!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. 1. FC Köln“Rheinisches Derby”
    • Rival paling sengit — jarak hanya 30 km
    • Dibenci karena persaingan kota industri Rhine
    • Pertandingan selalu emosional, penuh kartu, dan gengsi tinggi
  2. Fortuna Düsseldorf → rival historis Nordrhein
  3. Bayer Leverkusen → rival modern karena kedekatan geografis

💚 Filosofi Klub: “Sepak Bola untuk Rakyat”

  • Gladbach adalah simbol anti-komersial:
    • Tiket termurah di Bundesliga (mulai dari €10)
    • Tidak pernah pakai nama sponsor di depan nama klub
    • 81% saham dimiliki fans — klub tidak bisa dijual
  • Akademi muda “Nachwuchsleistungszentrum” melahirkan talenta seperti Marc-André ter Stegen, Tony Jantschke, dan Lars Stindl

💡 Fakta Unik

  1. Bökelbergstadion (stadion lama) adalah satu-satunya stadion di Eropa yang dikelilingi perumahan penduduk — bola sering masuk ke halaman warga!
  2. Günter Netzer pernah menolak main di final Piala Jerman 1973, lalu masuk di menit ke-70 dan cetak gol kemenangan — legenda hidup.
  3. Klub ini menolak tawaran €200 juta dari investor AS untuk menjaga identitas.
  4. Hennes si kambing adalah maskot paling unik di Eropa — dan punya akun Instagram resmi!

🏁 Masa Depan: Kembali ke Peta Eropa

  • 2024/25: Target — konsisten di papan tengah Bundesliga, bangun generasi muda baru
  • Fokus pada:
    • Pertahankan filosofi “sepak bola menyerang”
    • Perkuat akademi
    • Kembalikan kejayaan Eropa

“Kami mungkin tidak punya uang. Tapi kami punya jiwa — dan itu tak ternilai.”


💬 Kesimpulan

Borussia Mönchengladbach bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol keberanian generasi muda, warisan sepak bola ofensif Jerman, dan bukti bahwa “Anak Kuda” bisa mengguncang raksasa.

“In Mönchengladbach, we don’t fear giants. We run them over.”

Rex Regum Qeon

Logo RRQ
JulukanRaja Dari Segala Raja
Nama singkatRRQ
DivisiAktif (10):
Mobile Legends: Bang Bang (2017—Sekarang)
Free Fire (2019—Sekarang)
PUBG Mobile (2018—Sekarang)
Valorant (2020—Sekarang)
Honor of Kings (2024—Sekarang)
eFootball (2025—Sekarang)
Street Fighter 6 (2025—Sekarang)
Teamfight Tactics (2025—Sekarang)
Tekken 8 (2025—Sekarang)
Delta Force (2025—Sekarang)Dibubarkan (10):
Dota 2 (2013—2019)
Arena of Valor (2017—2019)
Point Blank (2017—2019)
PUBG (2018—2019)
Counter Strike (2018—2019)
Apex Legends (2019)
Call of Duty: Mobile (2020)
League of Legends: Wild Rift (2021—2023)
Pokémon Unite (2023)EA Sports FC (?)
Didirikan2013; 12 tahun lalu
Berbasis diJakarta, Indonesia
Lokasi Indonesia
 Filipina
 Korea Selatan
Klub penggemar resmiKingdom
Mitrarealme
Asus ROG
Biznet
Sukro
Pop Mie
Ayana
GODA
VIrtu Digilab
Situs webhttps://teamrrq.com/

Tentang


Sejarah

Rex Regum Qeon (RRQ) didirikan pada Oktober 2013 oleh Riki “Qeon” K. Suliawan selaku pendiri (founder) dan Adrian “AP” Pauline sebagai rekan pendiri (co-founder) dan selanjutnya menjabat sebagai CEO RRQ. Organisasi ini berawal dari hobi bermain gim keduanya yang kemudian berkembang seiring minat mereka terhadap kejuaraan Dota 2 hingga akhirnya mendorong didirikannya RRQ sebagai sebuah organisasi profesional di bidang esports.[3]

Dari tahun 2013 hingga 2017, RRQ hanya memiliki satu tim divisi, yaitu Dota 2. Adrian Pauline menyatakan bahwa pada awalnya organisasi ini hanya dijalankan sebatas hobi dan pekerjaan sampingan, tanpa berfokus pada aspek bisnis. Namun, dengan meningkatnya popularitas esports pada tahun 2014, Andrian Pauline, yang awalnya adalah Product Director di QEON Interactive, mengundurkan diri dari jabatannya dan mengalihkan fokusnya ke tim RRQ. Sejak saat itu, RRQ mulai mengarahkan perhatian secara serius pada pengembangan bisnisnya.

Pada tahun 2017, RRQ menambah tiga divisi esports baru, yaitu RRQ Endeavour di Point Blank, RRQ.O2 di Mobile Legends, dan satu tim divisi PUBG yang bertahan relatif singkat.[3][4] Pada akhir tahun 2019, Adrian Pauline memutuskan untuk memindahkan RRQ Endeavour dari Point Blank ke gim Call of Duty: Mobile.[4]

RRQ pernah memperluas cabang internasionalnya di Thailand, Brasil, dan Filipina.[3] Namun, hingga saat ini, satu-satunya cabang internasional RRQ yang masih aktif adalah di Filipina, yaitu RRQ Kaito.[4]

Pada tahun 2020, RRQ menduduki peringkat ketiga sebagai organisasi esports terpopuler di dunia berdasarkan aktivitas di media sosial. Peringkat ini berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable, sebuah perusahaan pemantau data yang berbasis di New York, dalam laporannya yang berjudul The State of Social Media 2020. Dalam laporan tersebut, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun 2020 mencapai 26,5 juta aktivitas. Angka ini hanya berada di bawah Faze Clan dengan 142,9 juta aktivitas dan G2 Esports dengan 38,1 juta aktivitas.[5][6]

Pada tahun 2025, RRQ terpilih sebagai salah satu organisasi yang bergabung dalam Esports World Cup Foundation (EWCF) Club Partner Program, dengan pendanaan hingga sebesar USD 1 Juta, untuk mendukung pengembangan merek dan operasional tim di tingkat internasional.[7] Sebagai bagian dari partisipasinya dalam Esports World Cup (EWC) 2025, RRQ membentuk dua divisi baru, yaitu Tekken 8 dan Street Fighter 6.[8]

Gaji

Adrian Pauline, CEO RRQ, dalam wawancaranya dengan Kompas TV pada tahun 2021, menyatakan bahwa organisasi esports miliknya memberikan gaji kepada para pemain timnya setiap bulan, kira-kira sekitar 1 hingga 3 Juta Rupiah per bulan.[3] Pada tahun 2024, Adrian Pauline menyebutkan bahwa minimal gaji pemain RRQ, khususnya pemain yang bermain di MPL Indonesia, adalah minimal setara dengan UMR Jakarta dengan rata-rata sebesar 7 Juta Rupiah.[9]

Prestasi


Hingga akhir tahun 2024, RRQ mencatatkan empat gelar juara dunia berdasarkan rekap internal organisasi, yang juga direpresentasikan dalam bentuk bintang pada jersey tim. Dua gelar berasal dari gim Point Blank, yaitu PBIC 2017 bersama RRQ Endeavour dan PBWC 2019 bersama RRQ TCN. Adapun dua gelar lainnya diraih dari PUBG Mobile, termasuk kemenangan pada ajang PUBG Mobile Star Challenge 2018 melalui tim RRQ Athena. Namun, terdapat sumber publik yang hanya mencatat total tiga gelar, dengan tidak memasukkan PUBG Mobile Star Challenge 2019 karena hanya merupakan pertandingan eksibisi (showmatch).[10]

Pada tahun 2020, RRQ menempati peringkat ketiga sebagai organisasi tim esports paling populer di dunia. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable dengan judul The State of Social Media 2020, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun tersebut tercatat mencapai 26,5 juta interaksi.[5]

Mobile Legends: Bang Bang


Sejarah

RRQ Esports memasuki kancah kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) pada tahun 2017 dengan membentuk tim RRQ.O2, yang menjadi salah satu tim profesional perintis di Indonesia. Pada MPL Indonesia Season 1, RRQ.O2 tampil dominan di musim reguler dan menempati posisi puncak klasemen. Namun, mereka gagal meraih gelar juara setelah finis di peringkat ketiga pada babak playoff. Di musim berikutnya, RRQ.O2 bangkit dan berhasil meraih gelar juara MPL Indonesia Season 2 usai mengalahkan EVOS Legends di partai final.[11]

Kemitraan dengan PSG

Pada Februari 2019, RRQ menjalin kemitraan dengan klub sepak bola asal Eropa, Paris Saint-Germain F.C. (PSG). Kolaborasi ini diumumkan dalam konferensi pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta. Melalui divisi esports-nya, PSG secara resmi bekerja sama dengan RRQ untuk keikutsertaan dalam MPL Indonesia Season 3 pada 16 Februari 2019.[12] Kemitraan tersebut berakhir pada Juli 2019.[13]

Ekspansi ke Brasil

Setelah berakhirnya Kejuaraan Dunia M3 MLBB, skuad perwakilan Brasil, Keyd Stars, dibubarkan, sebagaimana dikonfirmasi oleh salah satu anggotanya. Menjelang MPL Indonesia Season 9, RRQ mengumumkan ekspansinya ke MPL Brasil dengan membentuk tim RRQ Akira. Skuad ini sebagian besar terdiri dari mantan pemain Keyd Stars.[14] RRQ Akira dibubarkan pada akhir musim 2024.[15]

Ekspansi ke Filipina

Pada Juli 2023, RRQ mengumumkan ekspansinya ke Filipina, menandai partisipasi perdananya dalam Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL PH). Langkah ini dilakukan menjelang MDL Philippines Season 2, dengan tujuan untuk mengembangkan bakat-bakat baru di skena kompetitif MLBB di wilayah tersebut.[16]

ONIC Esports

Logo ONIC Esports
JulukanRaja Langit, Landak Kuning
DivisionsAktif (11):
Mobile Legends: Bang Bang (2018-Sekarang)
Free Fire (2019-Sekarang)
Apex Legends (2022-2023, 2025-Sekarang)
eFootball (2024-Sekarang)
Honor of Kings (2024-Sekarang)
Pokémon Unite (2024-Sekarang)
Tekken 8 (2024-Sekarang)
Call of Duty: Warzone (2025-Sekarang)
Fatal Fury: City of the Wolves (2025-Sekarang)
Street Fighter 6 (2025-Sekarang)
Teamfight Tactics (2025-Sekarang)

Dibubarkan (6):
Arena of Valor (2018)
Dota 2 (2018)
PUBG Mobile (2018-2022)
Call of Duty: Mobile (2020)
Valorant (2020-2022)
Wild Rift (2021)
DidirikanJuli 26, 2018; 7 tahun lalu
Berbasis diJakarta, Indonesia
Lokasi Indonesia
PemilikPT. Daidan Aditama Yaksa
MaskotHanu
Klub penggemar resmiSONIC Republic
MitraInfinix
Biznet
Gopay
Dailybox
Situs webonic-esports.com

ONIC Esports adalah tim olahraga elektronik asal Indonesia yang didirikan dan dimiliki oleh Rob Clinton Kardinal pada tahun 2018. Sosok founder ONIC Esports ini merupakan seorang pebisnis dan juga sekaligus merupakan politikus di tanah air Indonesia.

Sejak berdiri ONIC Esports, dikelola oleh Justin Widjaja sebagai salah satu tim manajemen. Justin merekrut tim ONIC Esports dari berbagai daerah di Indonesia, di awal berdirinya. Justin juga berperan dalam mencari sponsor-sponsor pada tim ONIC Esports.

Hingga saat ini, ONIC Esports telah mengantongi beberapa gelar di beberapa turnamen nasional maupun internasional.

Sejarah


ONIC Esports berdiri pada tanggal 26 Juli 2018. Pada awalnya, ONIC Esports hanya ada tim Mobile Legends untuk mengikuti MPL ID season 2.[1]

Seiring dengan melesatnya popularitas tim ONIC Esports, ONIC pun mengumumkan tim onic esports di divisi game lain seperti Free Fire,[2] PUBG Mobile,[3] dan beberapa game e-sport lainnya.

ONIC Brazil

Pada bulan Agustus 2019 tim ONIC Esports mengumumkan cabang ONIC Esports di Brazil dengan divisi Mobile Legends yang akan bertanding di MPL PH season 4. Dengan Nama ONIC BR,[4][5][6] umumnya dikenal sebelumnya sebagai Dream High Gaming

SONIC (Fansclub ONIC Esports)


SONIC Republic berdiri pada 10 September 2018. Pada awalnya, Fanclub ini berdiri secara Online melalui Media sosial Instagram dan dijalankan secara remote, sejak MPL ID S2 dengan nama SOBAT ONIC (SONIC). SONIC terus memberikan dukungan baik secara langsung maupun hanya melalui media sosial. Perjalanan panjang SOBAT ONIC dilakukan agar Fansclub ini menjadi kuat dan menjadi salah satu tim dengan Fansclub yang berdiri secara Organik. pada Tanggal 30 Juni 2023 SONIC di deklarasikan menjadi SONIC Republic. harapan besar kepada SONIC agar kita bisa sama sama menjadi FANSCLUB Mandiri.

Tim

Mobile Legends: Bang Bang

Nama TimNamaRegionPeran
 ONIC Esport [7]KiboyRoamer
KairiJungler
PutraaGoldLane
LutpiiExp Laner
SanzMidlaner

Free Fire

Nama TimIDNamaPeran
 ONIC OlympusWiza Rezky Wiza PutraKapten
Tayoooo Fahri AdikusumaSemi support
Zxia Richky Bagus SetiawanSupport
Lauw Low Mega Vicky PrakosoRusher
Gare Tegar Dhika WardanaRusher
Ya2n Yandra StyawanRusher
Tabul Agus Dwi SaputraPelatih

Prestasi

Mobile Legends

TahunNama PertandinganTimPeringkatHadiahKet.
2018MPL ID Season 2 Onic EsportsMenang
2019MPL ID Season 3 Onic EsportsMenang[8]
Piala Presiden 2019 Onic EsportsMenang
MSC 2019 Onic EsportsMenang
MPL PH Season 4 Onic FilipinaMenang
2020MPL ID Season 5 Onic EsportsMenang
MPL PH Season 5 Onic FilipinaMenang
2021MPL ID Season 8 Onic EsportsMenang[9]
MPLI Season 3 Onic EsportsMenang[10]
MPL PH Season 8 Onic FilipinaMenang
M3 MLBB World Champion Onic FilipinaMenang
2022MPL ID Season 9 Onic EsportsMenang
MPLI Season 4 Onic EsportsMenang
MPL ID Season 10 Onic EsportsMenang
2023M4 MLBB World Champion Onic EsportsMenang
MPL ID Season 11 Onic EsportsMenang
MSC 2023 Onic EsportsMenang
Snapdragon Mobile Challenge Onic EsportsMenang
MPL ID Season 12 Onic EsportsMenang
M5 MLBB World Champion Onic EsportsRunner up
2024MPL ID Season 13 Onic EsportsMenang
MSC 2024 Onic EsportsMenang
Snapdragon Mobile Challenge Onic EsportsMenang
M6 MLBB World Champion Onic FilipinaMenang
2025MPL ID Season 15MPL ID Season 16Onic EsportMenang

Free Fire Asia

TahunNama PertandinganTimPeringkatHadiahKet.
2019Free Fire Indonesia Master Season 2Onic OlympusMenangRp75.000.000[11]
2020Free Fire Master League Season 1 Groub FOnic OlympusMenangRp200.000.000[12]
Free Fire Indonesia Master 2020 SpringOnic OlympusMenangRp355.000.000[13]
Free Fire Master League Season 2 Groub AOnic OlympusMenangRp250.000.000[14]
Free Fire Indonesia Master 2020 FallOnic OlympusMenangRp80.000.000[15]
2021Free Fire Master League Season 3 Groub AOnic OlympusMenangRp250.000.000[16]
Free Fire Master League Season 4 Groub BOnic OlympusMenangRp250.000.000[17]

Penghargaan pemain

TahunIDNamaTimPertandinganPenghargaanHadiahStatus PemainKet.
2019AmekRahmad Syahputra SiregarOnic OlympusFree Fire Indonesia Master Season 2PredatorRp5.000.000Pindah ke tim AURA Esports sejak 3 Juli 2020
2020JarsNur Ivaldi FajarOnic OlympusFree Fire Indonesia Master 2020 FallPredatorRp10.000.000Pindah ke tim RRQ Hades sejak 4 Juli 2021[18]
2023KiboyNicky Fernando PontonuwuOnic EsportsMobile Legends Southeast Asia Cup 2023Final MVPRp45.000.000Tetap berada di Onic Esports

Hasil Villarreal vs Barcelona: Kalahkan 10 Pemain Lawan, Blaugrana Kian Kokoh di Puncak!

Agenslot188 – Barcelona sukses memetik kemenangan di pekan ke-18 La Liga 2025/2026. Bertamu ke markas Villarreal, El Blaugrana menang dengan skor 0-2.

Dua gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Raphinha di babak pertama dan Lamine Yamal di babak kedua.

Tiga poin ini mengokohkan Barcelona di puncak klasemen La Liga dengan raihan 46 poin, unggul empat poin dari Real Madrid. Sementara Villarreal tertahan di peringkat keempat dengan raihan 35 poin.

Babak Pertama

Bermain di depan pendukung mereka sendiri, Villarreal tampil menekan di awal babak pertama. Mereka benar-benar tampil berbahaya di 10 menit awal laga.

Joan Garcia dipaksa membuat dua penyelamatan penting di awal laga karena Villarreal tampil dengan luar biasa di laga ini. Namun kejadian apes menimpa tuan rumah di menit kesembilan, setelah Raphinha dijatuhkan bek mereka di kotak terlarang.

Raphinha yang menjadi algojo penalti itu melakukan tugasnya dengan baik sehingga kedudukan berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Barcelona.

Di menit ke-16, gawang Barcelona sempat bergetar setelah Jules Kounde membuat gol bunuh diri. Beruntung, gol itu dianulir VAR karena pemain Villarreal sudah berada dalam posisi offside terlebih dahulu.

Villarreal benar-benar tampil menggebu-gebu di babak pertama ini. Serangan demi serangan dilepaskan The Yellow Submarine dan membuat Barcelona keteteran untuk meredam serangan mereka.

Namun di menit ke-39, Villarreal harus bermain dengan 10 pemain. Renato Veiga diusir wasit setelah ia melakukan tekel berbahaya kepada Lamine Yamal dan VAR mengonfirmasi keputusan wasit sehingga Villareal harus kehilangan satu pemain.

Di sisa babak pertama ini, permainan Villareal dan Barcelona agak menurun, sehingga skor 0-1 bertahan untuk keunggulan tim tamu.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Barcelona tampil lebih nyaman dengan keunggulan satu pemain mereka. Mereka mendominasi penguasaan bola dan membombardir pertahanan tim tuan rumah.

Villarreal sendiri memilih untuk bermain pragmatis dengan 10 pemain. Mereka bertahan dengan garis pertahanan rendah dan itu membuat Barcelona frustrasi untuk membongkar pertahanan mereka.

Usaha Barcelona itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-63. Berawal dari kemelut di depan gawang Villarreal, Frenkie De Jong memberikan umpan pendek yang disambar Lamine Yamal dengan tembakannya yang berbuah menjadi gol. Barcelona unggul 0-2 atas tuan rumah.

Tertinggal dua gol, Villarreal tampil nekat. Dengan 10 pemain, mereka menaikkan intensitas permainan mereka dan beberapa kali membuat peluang berbahaya dan Barcelona beruntung punya Joan Garcia yang menggagalkan sejumlah peluang yang dimiliki tuan rumah.

Jual beli serangan antara Villarreal dan Barcelona berlanjut hingga babak kedua berakhir. Ketika wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan, laga tetap bertahan 0-2 untuk kemenangan tim tamu.

Statistik Pertandingan

Villarreal – Barcelona
Goals: 0-2
Total Shots: 12-15
Shots on Target: 4-6
Posession: 35%-65%
Fouls: 9-6
Offsides: 6-1