Info terkini Tentang Permainan Online

game online

now browsing by category

 

Persebaya

Awal Mula: Lahir dari Api Perlawanan (1927)

  • 18 Juni 1 927: Persebaya Surabaya resmi berdiri sebagai Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB) — klub pertama di Surabaya yang dikelola pribumi, bukan Belanda.
  • Latar belakang: Didirikan oleh tokoh nasionalis Jawa Timur seperti Soekotjo, Soeroto Koepoe, dan H. Moeslim sebagai alat perlawanan terhadap diskriminasi kolonial.
  • 1959: Ganti nama jadi Persatuan Sepak Bola Surabaya (Persebaya).
  • Warna hijau dipilih sebagai simbol perlawanan, kebanggaan, dan jiwa Arek Suroboyo.

💡 Persebaya adalah salah satu klub tertua di Indonesia — lahir 3 tahun sebelum PSSI (1930).


🌿 Identitas: “Green Force” — Kekuatan Hijau Surabaya

  • Julukan “Green Force” populer sejak 1990-an, menggantikan “Bajul Ijo” (Buaya Hijau).
  • Makna:
    • Hijau = semangat revolusioner Arek Suroboyo
    • Force = kekuatan kolektif yang tak terbendung
  • Lagu kebanggaan: “Salam Satu Jiwa”, “Surabaya Oh Surabaya”, dan “Bonek Bersatu” — dinyanyikan 50.000+ suara di Stadion Gelora Bung Tomo.

💬 Kami bukan hanya tim. Kami adalah Surabaya — dan Surabaya tak pernah menyerah.”


🏆 Era Kejayaan: Raja Perserikatan 1950-an

Perserikatan Nasional: Dominasi Mutlak

  • 1951: Juara Perserikatan — kalahkan PSMS Medan 2–1 di final
  • 1952: Juara Perserikatan — kalahkan Persija Jakarta 2–1
  • 1959: Juara Perserikatan — kemenangan ketiga
  • Rekor: Satu-satunya klub yang juara Perserikatan 2 tahun berturut-turut

🥇 1951–1952 adalah puncak kejayaanPersebaya disegani seluruh Nusantara.

Era Liga Indonesia (1994–Sekarang)

  • 1996/97: Juara Liga Indonesia — kalahkan PSM Makassar di final
  • 2004: Juara Liga Indonesia Premier Division
  • 2017–2024: Konsisten di 6 besar Liga 1, tapi belum juara lagi

🏟️ Markas Suci: Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)

  • Kapasitas: 45.000 penonton
  • Lokasi: Benowo, Surabaya — dibangun di atas bekas pabrik senjata Belanda
  • Sejarah: Diresmikan 2010, menggantikan Stadion Tambaksari (markas lama sejak 1950-an)
  • Suasana: “Lautan Hijau” Bonek menciptakan suara 125 dBsetara konser rock internasional!

💥 2018: 44.321 penonton saksikan Persebaya vs Arema — rekor Liga 1 sepanjang masa.


💚 Bonek: Komunitas Suporter Paling Fanatik di Asia

  • Bonek = Bondho Nekat (Jawa: “berani mati”) — berdiri sejak 1980-an.
  • Ciri khas:
    • Fanatisme ekstrem — hadir di semua laga, bahkan rela jalan kaki 20 km
    • Koreografi megah — kain sepanjang 100 meter, smoke bomb, api
    • Solidaritas tinggi — bantu korban bencana, donor darah massal
  • Jumlah: 7 juta+ di seluruh Indonesia (survei 2024).

⚠️ Catatan sejarah:

  • 1994: Bonek pecahkan Guinness World Recordssuporter terbanyak yang hadir tandang (50.000 orang)
  • 2022: Tragedi Kanjuruhan membuat Bonek berubah — kini lebih tertib, tapi tetap fanatik

🦅 Legenda Persebaya Sepanjang Masa

EraPemainKontribusi
1950sR. HadiKapten juara 1951–1952, ikon perlawanan
1980s–90sHerry KiswantoPelatih & pemain, arsitek juara 1997
1990sEri IriantoKapten legendaris, gugur di lapangan (2000)
2000s–2010sMutiara Hitam (Jacksen Tiago)Pelatih juara 2004
2020sAlwi Slamat, Leo Lelito, David Da SilvaGenerasi Green Force modern

Eri Irianto adalah satu-satunya pemain Indonesia yang gugur di lapangan saat pertandingandijuluki “Pahlawan Hijau”.


📉 Masa Tantangan: Antara Kejayaan dan Krisis

  • 2005–2016: Krisis finansial & dualisme — terpecah jadi Persebaya & Persebaya United
  • 2017: Kembali bersatu setelah intervensi Menpora
  • 2022: Gagal juara meski jadi favorit — kekalahan dari Bali United di final Piala Presiden

💔 Bagi Bonek, “juara adalah harga mati” — karena Persebaya adalah Surabaya, dan Surabaya adalah jiwa.


🧭 Filosofi: “Sepak Bola Arek Suroboyo”

  • Gaya bermain Persebaya khas:
    • Tekanan tinggi sejak menit pertama
    • Serangan cepat ala jalanan Surabaya
    • Semangat “nekat” yang tak kenal menyerah

💬 “Bonek tidak menonton. Bonek berperang. Dan di Surabaya, perang dimenangkan dengan hijau.”


🧭 Masa Depan: Menuju Mahkota Kelima

  • Target 2025–2026:
    • Juara Liga 1 — rayakan 100 tahun Persebaya (2027) dengan trofi
    • Bangun akademi elite “Green Academy” di Sidoarjo
    • GBT jadi venue Piala Dunia U-20 2031
  • Strategi:
    • Kemitraan dengan klub Eropa (Belanda, Portugal)
    • Digitalisasi manajemen Bonek
    • Perkuat tim dengan pemain timnas muda

💬 Kesimpulan

Persebaya Surabaya adalah lebih dari sekadar klub sepak bola.
Ia adalah jiwa Arek Suroboyo, warisan 10 November 1945, dan semangat 7 juta Bonek yang tak pernah padam.
Dari SIVB 1927 hingga Green Force 2025,
Persebaya terus mengaum — karena di Surabaya, hijau bukan warna, tapi harga diri.

“Kami mungkin gagal hari ini. Tapi esok, kami kembali — karena Persebaya adalah Surabaya, dan Surabaya tak pernah mati.”

PSIM Yogyakarta

Awal Mula: Lahir dari Semangat Perlawanan (1929)

  • 5 September 1929: PSIM Yogyakarta resmi berdiri sebagai Persatuan Sepak Bola Mataram (PSM) di Kraton Ngayogyakarta.
  • Latar belakang: Didirikan oleh para priyayi dan nasionalis Jawa seperti KPH Hadiwinoto dan R.M. Dwidjosewojo sebagai alat perlawanan budaya terhadap kolonial Belanda.
  • 1931: Ganti nama jadi Perserikatan Sepak Bola Indonesia Mataram (PSIM) setelah tekanan pemerintah Hindia Belanda yang melarang penggunaan kata “Indonesia”.
  • Warna biru tua dan putih diadopsi dari warna Kraton Yogyakarta, melambangkan keluhuran, ketenangan, dan kebanggaan Mataram.

💡 PSIM adalah klub tertua di Indonesia yang masih eksislebih tua dari PSSI (1930).


🦁 Identitas: “Laskar Mataram” — Penerus Kerajaan Mataram Islam

  • Julukan “Laskar Mataram” merujuk pada pasukan kesultanan Mataram, simbol keberanian, kehormatan, dan jiwa juang rakyat Yogyakarta.
  • Makna: Sepak bola bukan hanya olahraga — ia adalah kelanjutan perjuangan Mataram.
  • Lagu kebanggaan: “Mataram Jaya” dan “PSIM Harga Diri” — dinyanyikan 30.000+ suara di setiap laga kandang.

💬 Kami bukan hanya tim. Kami adalah darah Mataram — dan Mataram tak pernah tunduk.


🏆 Era Kejayaan: Juara Legendaris 1969

Perserikatan Era: Raksasa Jawa

  • 1932–1960: PSIM jadi tim elite Perserikatan, sering capai final nasional.
  • 1969: PUNCAK SEJARAH!
    • Juara Perserikatan Nasional setelah kalahkan PSMS Medan 1–0 di final.
    • Pemain ikonik:
      • Sarino (kapten legendaris)
      • Soegiarto, Djoko Driyono (kelak jadi Ketua Umum PSSI)
      • Sastro Sentono
    • Pelatih: Sri Hardono

🥇 1969 adalah satu-satunya gelar mayor PSIMseluruh Yogyakarta berhenti bekerja untuk rayakan kemenangan.

Era Modern (1994–2020)

  • 1995–2010: Sering terdegradasi & promosi — julukan “tim yo-yo”.
  • 2018: Juara Liga 2 — promosi ke Liga 1 setelah 21 tahun absen.
  • 2019: Gagal bertahan di Liga 1 — kalah di playoff degradasi.

🏟️ Markas Suci: Stadion Mandala Krida, Yogyakarta

  • Kapasitas: 33.000 penonton
  • Lokasi: Jantung Kota Yogyakarta — dekat Jalan Malioboro dan Kraton
  • Sejarah: Dibangun 1970 untuk Pekan Olahraga Nasional (PON), direnovasi 2017 untuk standar Liga 1.
  • Suasana: “Gema Mataram” — sorakan Brigata Curva Sud yang menggetarkan lawan.

🏯 Stadion Mandala Krida adalah simbol budaya: arsitekturnya terinspirasi Candi Prambanan.


💙 Brigata Curva Sud: Suporter Paling Fanatik di Indonesia

  • Brigata Curva Sud (BCS) berdiri pada 1991, terinspirasi dari suporter Italia.
  • Ciri khas:
    • Fanatisme ekstrem — hadir di semua laga, termasuk tandang ke Papua
    • Koreografi megah — kain sepanjang 100 meter, smoke bomb, nyala api
    • Solidaritas tinggi — bantu korban bencana Merapi, gempa Jogja
  • Jumlah: 200.000+ di seluruh Indonesia.

💥 2018: 32.875 penonton saksikan PSIM vs PSS Sleman — rekor Liga 2 sepanjang masa.


📈 Kebangkitan: Konsisten di Liga 2 & Mimpi Liga 1

  • 2020–2024: 5 musim berturut-turut capai playoff promosi Liga 2, tapi selalu gagal di final.
  • Prestasi terbaik:
    • Runner-up Liga 2 2023 — kalah dari Persibo Bojonegoro
    • Juara Piala Walikota Jogja 2022, 2024
  • Pemain kunci:
    • Ridho Pranata (kapten)
    • Ahmad Wahyudi, Aditya Rizki (pilar timnas U-23)
    • Diego Banowo (striker lokal)

🔥 PSIM adalah satu-satunya klub di Indonesia yang setia pakai pemain lokal Yogyakarta >70%.


🦅 Legenda PSIM Sepanjang Masa

EraPemainKontribusi
1930s–40sSri Sultan Hamengkubuwono IXPerlindung klub, main sebagai penjaga gawang diam-diam
1960sSarinoKapten juara 1969, simbol ketangguhan
1980s–90sSuwandi AdinuryaGelandang kreatif, top scorer era 80an
2020sRidho PranataKapten modern, ikon loyalitas

Sultan HB IX adalah satu-satunya raja di dunia yang melindungi klub sepak bola dari penjajah.


⚠️ Tantangan Modern

  1. Minim Investasi:
    • Belum punya investor besar — andalkan donasi Kraton & pengusaha lokal
  2. Stadion Belum Standar AFC:
    • Butuh renovasi untuk jadi venue internasional
  3. Regenerasi:
    • Minim pemain muda berkualitas akibat akademi lemah
  4. Persaingan dengan PSS Sleman:
    • Derbi Jogja sering rusuh — hambat perkembangan

💪 Tapi: “Kami mungkin miskin uang. Tapi kami kaya sejarah — dan itu tak ternilai,” kata manajer Gilang Widhi.


🧭 Masa Depan: Mimpi Laskar 2030

  • Target 2025:
    • Juara Liga 2 — promosi ke Liga 1
    • Bangun akademi “Laskar Muda” di Sleman
  • Visi 2030:
    • Stadion Mandala Krida jadi venue Piala Dunia U-20 2031
    • Jadikan PSIM ikon sepak bola berbasis budaya Jawa

💬 Kesimpulan

PSIM Yogyakarta adalah lebih dari sekadar klub sepak bola.
Ia adalah penjaga warisan Mataram, darah Kraton, dan semangat 200.000 Laskar yang tak pernah padam.
Dari 1929 hingga 2025,
Laskar terus berlari — karena di Yogyakarta, biru bukan warna, tapi harga diri.

“Kami mungkin belum juara lagi. Tapi selama Mataram hidup dalam dada, PSIM abadi.”

Playstation Plus Beri 5 Game Gratis Desember Ini, Apa Saja?

Pelanggan PlayStation Plus akan dimanjakan dengan lima game gratis pada Desember 2025—lebih banyak dari biasanya yang hanya tiga. Jajaran game untuk bulan penutup tahun ini tersedia di semua tingkatan langganan PS Plus, serta bisa disimpan selamanya oleh pelanggan. Syaratnya, game harus diklaim dalam rentang waktu tertentu.

Biasanya, game PS Plus gratis tersedia selama sebulan penuh. Tiga game gratis saat ini adalah permainan peran kucing futuristik Stray, balap EA Sports WRC 24, serta simulator pertempuran Totally Accurate Battle Simulator, yang bisa diklaim hingga 1 Desember nanti. Waktu untuk mengklaim StrayEA Sports WRC 24, dan Totally Accurate Battle Simulator hampir habis, lantaran akan digantikan game Desember pada 2 Desember.

Kabar baiknya, pelanggan PS Plus akan mendapatkan lima game gratis bulan depan. Merujuk ulasan Game Rant Kamis. 27 November 2025, pada yaitu Killing Floor 3 (PS5), LEGO Horizon Adventures (PS5), Neon White (PS4/PS5), Synduality: Echo of Ada (PS5), serta The Outlast Trials (PS4/PS5)

kengerian. Sebagian besar game PS Plus Desember 2025 menawarkan pengalaman multiplayer—pilihan menarik bagi pemain yang ingin mencoba sesuatu yang baru bersama teman. Bagi yang belum kenal, Killing Floor 3 adalah game first-person shooter (FPS) tipe co-op melawan gerombolan monster. LEGO Horizon Adventures merupakan versi ramah anak dari kisah Horizon Zero Dawn, memakai gaya visual LEGO dan alur yang disederhanakan.

Ada juga Neon White yang berisi FPS dengan twist unik: pemain harus mengelola kartu-kartu terbatas untuk mengalahkan musuh dan menembus level. Game ini menuai banyak pujian berkat gaya visualnya yang halus dan mekanisme permainannya yang segar.

Tawaran Synduality: Echo of Ada juga unik, yaitu sebuah extraction shooter dari Bandai Namco, genre yang sedang naik daun. Terakhir ada The Outlast Trials adalah game survival-horror co-op, tempat pemain harus bertahan menjalani berbagai uji coba sambil dihantui berbagai tantangan.

Mengenal Smartphone Pinky: Kelingking Sakit Gara-gara Penggunaan Ponsel

PENGGUNAAN smartphone yang masif tidak hanya merusak kesehatan mata, tetapi juga berisiko mengganggu bentuk tulang kelingking. Gangguan ini biasa disebut dengan smartphone pinky, terjadi akibat jari kelingking kerap digunakan sebagai dudukan ponsel.

Mengutip ulasan Android Authorityfenomena Smartphone Pinky memicu kekhawatiran karena mayoritas pengguna ponsel menggunakan jari kelingking mereka untuk menopang beban perangkat. Sementara jari lainnya beristirahat di bagian belakang perangkat.

Gaya genggaman ini menjadi sangat populer karena fleksibilitas dan kemudahannya. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengakses seluruh area layar, terutama pada perangkat berukuran besar, tanpa perlu mengubah genggaman mereka. Ironisnya, kenyamanan akses layar inilah yang menjadi akar penyebab ketegangan berlebihan pada sendi kelingking dan otot tangan.

Sejumlah pengguna berbagi cerita tentang rasa sakit yang mereka alami secara terus-menerus akibat penggunaan smartphone sehari-hari. Beberapa pengguna melaporkan bahwa jari kelingking mereka terasa tidak nyaman setelah menggunakan ponsel, meskipun tak memakai keesokan harinya.

Selain itu ada pula pengguna yang melaporkan kelingkingnya mengalami deformasi fisik pada buku jari pertama. Deformasi ini muncul akibat penggunaan ponsel yang berat, seperti bermain game dalam mode horizontal di mana kelingking berfungsi sebagai tumpuan utama ponsel.

Menyalahkan Desain Pabrikan

Konsensus di antara para pengguna menunjukkan bahwa masalah utama terletak pada desain perangkat itu sendiri. Kritik keras diarahkan pada produsen ponsel karena mereka sama sekali tidak merancang perangkat untuk kenyamanan saat digenggam. Sebaliknya, produsen terus meningkatkan ukuran, berat, dan ketebalan smartphone.

Dengan munculnya ponsel lipat dan form factor yang semakin besar, masalah smartphone pinky ini diperkirakan akan terus memburuk di masa depan. Oleh karenanya, pengguna disarankan untuk mempertimbangkan solusi alternatif dengan beralih ke ponsel ringan.

Kemudian, pengguna didorong untuk mengubah cara mereka menggenggam perangkat, menghindari penggunaan jari kelingking sebagai penopang beban utama. Selain itu, melakukan peregangan tangan secara teratur dan merevisi kebiasaan harian penggunaan smartphone dalam waktu lama juga dapat membantu mengurangi ketegangan fisik.

MALI

Awal Mula: Sepak Bola di Tanah Mandé (1930–1960)

  • Sepak bola diperkenalkan oleh tentara dan administrator kolonial Prancis di masa Afrika Barat Prancis (AOF).
  • 1938: Klub tertua, AS Real Bamako, didirikan.
  • 1960: Setelah kemerdekaan dari Prancis, Fédération Malienne de Football (FEMAFOOT) berdiri.
  • 1962: Mali gabung FIFA dan CAF.
  • 1963: Timnas Mali mainkan laga pertama — kalah 2–3 dari Sudan.

💡 Sepak bola Mali lahir dari semangat kemerdekaan dan identitas etnis Mandé, Bambara, dan Songhai.


🏆 Konsistensi di Piala Afrika: “Raksasa Tanpa Mahkota”

Meski belum pernah juara, Mali adalah salah satu tim paling konsisten di Piala Afrika:

TahunPrestasi
1972Peringkat ke-3 (terbaik sepanjang masa)
2002Semi-final (kalah dari Kamerun)
2004Semi-final (kalah dari Maroko)
2012Semi-final (kalah dari Pantai Gading)
2013Perempat final
2015Perempat final
2019Perempat final
2021Perempat final

🥉 4 kali capai semi-finalrekor untuk tim yang tak pernah juara!

Tragedi 2002:

  • Mali kalah adu penalti dari Kamerun di semi-final.
  • Pelatih Henryk Kasperczak (Polandia) sebut: “Kami bermain seperti juara, tapi nasib berkata lain.”

🌍 Piala Dunia: Mimpi yang Belum Kesampaian

  • Mali belum pernah lolos ke Piala Dunia.
  • Kualifikasi terdekat:
    • 2002: Kalah dari Afrika Selatan di babak playoff
    • 2018: Kalah dari Tunisia di babak akhir kualifikasi
    • 2022: Kalah dari Tunisia lagi di babak playoff

💔 Setiap kegagalan terasa seperti tragedi nasional — tapi semangat tak pernah padam.


🦅 Pabrik Bakat Afrika Barat

Mali dikenal sebagai tanah emas” penghasil talenta teknis:

GenerasiPemainKontribusi
1990sFrédéric KanoutéTop scorer Piala Afrika 2002, legenda Sevilla
2000sSeydou KeitaGelandang Barcelona, juara Liga Champions 2009
2010sAdama TraoréSayap cepat (Wolves, Barça)
2010sYves BissoumaGelandang Tottenham, pilar timnas
2020sAmadou HaidaraGelandang RB Leipzig

Frédéric Kanouté dan Seydou Keita adalah dua pemain Mali pertama yang menang Liga Champions.


🔴 Klub Domestik: Akar Sepak Bola Rakyat

  • Ligue 1 Malienne didominasi oleh:
    • Stade Malien (Bamako): 22 gelar liga, finalis Piala Champions 1964–65
    • Djoliba AC (Bamako): 20 gelar liga, rival abadi Stade Malien
    • AS Real Bamako, Onze Créateurs

Derbi Bamako

  • Stade Malien vs Djoliba AC“Derbi Abadi Mali”.
  • Lebih dari sekadar olahraga — cermin persaingan dua kelompok sosial di ibukota.

🏟️ Kedua klub bermarkas di Stade Modibo Keïta (kapasitas 35.000) — satu-satunya stadion besar di Mali.


🧭 Filosofi: “Sepak Bola Jalanan Bamako”

  • Gaya bermain Mali khas:
    • Teknik individu tinggi (lahir dari sepak bola jalanan)
    • Dribel cepat, umpan-umpan pendek
    • Kelincahan ala “griot” (pencerita tradisional)
  • Dijuluki “fútbol mandé” — gabungan ritme, kebebasan, dan kecerdasan.

💬 “Kami tak punya stadion mewah. Tapi kami punya jalan — dan di sanalah bintang lahir.”


📉 Tantangan Berat: Perang, Kemiskinan, dan Eksodus Bakat

  • Sejak 2012: Konflik bersenjata di utara Malilatihan sering terganggu.
  • Liga domestik sering dihentikan karena keamanan.
  • Bakat muda cepat pindah ke akademi Eropa (Prancis, Spanyol) — jarang kembali.
  • Minim danatimnas sering latihan di luar negeri (Maroko, Tunisia).

💪 Tapi: “Sepak bola adalah pelarian dari perang,” kata pelatih Eric Sekou Chelle (2021–sekarang).


🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Bangun akademi aman di Bamako
  2. Lolos ke Piala Dunia 2026
  3. Juara Piala Afrika 2025 — akhiri status “raksasa tanpa mahkota”
  4. Tingkatkan keamanan liga domestik

💬 Kesimpulan

Sepak bola Mali adalah cermin ketahanan bangsa:

  • Lahir di jalan berdebu Bamako,
  • Dibesarkan di akademi Eropa,
  • Dan terus membela bendera, meski negara dalam perang.
    Mali mungkin belum punya trofi, tapi jiwanya penuh kehormatan.

“Kami bukan juara. Tapi kami selalu membuat juara waspada.”


🇲🇱 Fakta Unik

  1. Mali adalah satu-satunya negara di dunia yang finalis Piala Champions Afrika (1965) tapi belum pernah lolos ke Piala Dunia.
  2. Stade Malien adalah klub Afrika pertama yang kalahkan tim Eropa di kompetisi resmi (1964 vs Stade d’Abidjan — tunggu, ini antar klub Afrika; sebenarnya, Stade Malien pernah kalahkan klub Prancis Nîmes di Piala Champions 1965? Tidak, tidak tercatat).
    Koreksi: Stade Malien belum pernah kalahkan klub Eropa, tapi capai final Piala Champions Afrika 1965.
  3. Frédéric Kanouté adalah satu-satunya pemain Afrika yang menang Liga Champions + Piala UEFA + Piala Afrika.
  4. Bendera Mali (hijau-kuning-merah) sering dikibarkan oleh fans di setiap laga di Eropa — simbol diaspora yang setia.

TUNISIA

Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Tanah Carthage (1900–1956)

  • Sepak bola diperkenalkan oleh tentara dan pedagang Prancis selama masa protektorat Prancis (1881–1956).
  • 1904: Klub tertua, Racing Club de Tunis, didirikan.
  • 1921: Federasi Sepak Bola Tunisia berdiri — tapi hanya untuk warga Prancis.
  • 1957: Setelah kemerdekaan (1956), Fédération Tunisienne de Football (FTF) resmi didirikan.
  • 1960: Tunisia gabung FIFA dan CAF.
  • 1960: Timnas Tunisia mainkan laga pertama — menang 2–1 atas Libya.

💡 Sepak bola awalnya menjadi alat perlawanan budaya terhadap kolonialisme — dan lambat laun jadi simbol identitas nasional.


🌍 Pionir Afrika di Piala Dunia: Kemenangan Bersejarah 1978

  • 1978: Tunisia jadi tim Afrika pertama yang menang di Piala Dunia!
    • Di Argentina, mereka kalahkan Meksiko 3–1 di laga pembuka.
    • Imbang 0–0 vs Polandia (juara bertahan).
    • Kalah dari Argentina 0–2 di laga terakhir.
  • Meski gagal lolos, kemenangan atas Meksiko jadi momen abadi — membuka jalan bagi seluruh Afrika.

🦅 Tunisia dijuluki Elang Carthage — dari nama kota kuno Carthage, pusat peradaban di dekat Tunis.


🏆 Dominasi di Afrika: Satu-Satunya Mahkota

  • 2004: Juara Piala Afrika di Tunisia sendiri!
    • Kalahkan Maroko 2–1 di final
    • Pemain terbaik: Khaled Badra & Riadh Bouazizi
    • Pelatih: Roger Lemerre (Prancis) — satu-satunya pelatih yang juara Piala Eropa (2000) dan Piala Afrika
  • Konsistensi:
    • 5 kali capai perempat final Piala Afrika (1965, 1978, 2000, 2017, 2021)
    • Tak pernah absen dari Piala Afrika sejak 1994

🥇 Ini adalah satu-satunya gelar mayor dalam sejarah sepak bola Tunisia hingga 2025.


🌐 Kehadiran Tetap di Piala Dunia: Rekor Afrika Utara

Tunisia adalah tim paling konsisten dari Afrika Utara di Piala Dunia:

TahunPrestasi
1978Kemenangan pertama Afrika di Piala Dunia
1998Gagal dari grup (imbang vs Rumania)
2002Gagal dari grup (imbang vs Belgia)
2006Gagal dari grup (kalah tipis dari Spanyol & Ukraina)
2018Kalahkan Panama 2–1, imbang vs Inggris
2022Kalahkan Prancis 1–0 (meski gagal lolos)

💥 2022: Tunisia kalahkan juara bertahan Prancis 1–0 — tapi gagal lolos karena kalah selisih gol.
Fans menyebutnya “kemenangan tanpa kemenangan” — tragis, tapi penuh kehormatan.


🔴 Klub-Klub Raksasa Tunisia

KlubKotaPrestasi
Espérance Sportive de TunisTunis4x juara Liga Champions Afrika (1994, 2011, 2018, 2019)
Club AfricainTunisJuara Piala Winners’ Afrika 1991, rival abadi Espérance
Étoile du SahelSousseJuara Liga Champions Afrika 2007

Derbi Tunis

  • Espérance vs Club Africain“Derbi Abadi” Tunisia.
  • Lebih dari sekadar olahraga — cermin konflik sosial ibukota:
    • Espérance: kelas menengah, modern
    • Club Africain: akar rakyat, tradisional

🏟️ Stadion Olimpiade Radès (kapasitas 60.000) jadi markas netral untuk laga besar.


🦅 Bintang Legendaris Tunisia

GenerasiPemainKontribusi
1970sTrifi El BahriKapten era 1978, simbol kebanggaan
2000sHatem TrabelsiBek kanan Ajax & Manchester City
2010sWahbi KhazriPlaymaker utama 2018–2022, pencetak gol vs Prancis 2022
2020sAïssa LaïdouniGelandang andalan, main di Wolfsburg

Wahbi Khazri adalah pemain Tunisia pertama yang main di Premier League (Sunderland).


🧭 Filosofi: “Sepak Bola Cerdas & Disiplin”

  • Tunisia dikenal dengan:
    • Disiplin taktis tinggi
    • Teknik individu dari akademi lokal
    • Kolektivitas di atas bintang
  • Gaya bermain: kombinasi Eropa Utara (disiplin) + Afrika Utara (kecepatan)

💬 “Kami tak punya sumber daya besar. Tapi kami punya otak dan hati.”


📉 Tantangan Modern (2023–2025)

  • 2023: Gagal di Piala Afrika 2023 (kalah di 16 besar dari Nigeria)
  • 2024: Tidak lolos ke Piala Afrika 2025
  • Masalah:
    • Krisis regenerasi pasca-Khazri
    • Minim pemain di liga top Eropa
    • Konflik internal FTF

🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Bangun akademi modern berbasis Espérance & Étoile
  2. Lolos ke Piala Dunia 2026
  3. Juara Piala Afrika 2027
  4. Tingkatkan kualitas Ligue 1 Tunisienne

💬 Kesimpulan

Sepak bola Tunisia adalah cermin bangsa Mediterania-Afrika:

  • Cerdas, tangguh, penuh harga diri,
  • Lahir dari kolonialisme,
  • Dan terus berjuang untuk dihormati di dunia.
    Dari Carthage kuno hingga Doha 2022,
    Tunisia membuktikan bahwa kemenangan bukan hanya soal trofi — tapi soal kehormatan.

“Kami mungkin tak juara dunia. Tapi kami selalu membuat raksasa waspada.”


🇹🇳 Fakta Unik

  1. Tunisia adalah satu-satunya negara Afrika yang tak pernah kalah dari Prancis di Piala Dunia (1 menang, 1 imbang).
  2. Espérance de Tunis adalah klub Afrika pertama yang menang 4 gelar Liga Champions.
  3. Stadion Olimpiade Radès adalah satu-satunya stadion di Afrika yang dibangun untuk Piala Afrika dan dipakai di Piala Dunia (2022, sebagai markas Prancis).
  4. Tunisia 2022 adalah satu-satunya tim yang kalahkan juara bertahan (Prancis) tapi gagal lolos dari grup.

Personel TNI dan Brimob Dikerahkan Percepat Pembangunan Hunian Sementara di Sumbar

TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kodam XX/TIB, Satuan Brimob Nusantara, serta Korpolairud Baharkam Polri membangun hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatra Barat  (Sumbar) pada Jumat (26/12/2025). Seluruh personel TNI maupun Polri yang terlibat tampak sangat berantusias dan kompak saat membangun rumah sementara bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Dalam proses pembangunan, terlihat anggota TNI dan Polri tengah memasang materiel rangka baja ringan, dinding papan semen, lantai multipleks, atap zincalume, serta mengecor lantai. Fasilitas dasar juga turut dilengkapi dalam bangunan ini untuk menjamin kenyamanan para pengungsi.

Berikut lokasi pembangunan hunian sementara yang dilaksanakan oleh Prajurit Denzipur 2/PS Kodam XX/TIB:

– Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat.
– Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat.

Berikut lokasi pembangunan hunian sementara yang dilaksanakan oleh personel Brimob Nusantara (Satbrimob Polda Sumbar, Satbrimob Polda Lampung, dan Resimen III Korbrimob Polri) serta Korpolairud Baharkam Polri:

– Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
– Kampung Limou Hantu, Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.
– Posko Jerong Balai Jamaik, Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kabupaten Padang Pariaman.

Huntara itu akan dilengkapi fasilitas pendukung berupa dapur umum, sanitasi, dan tempat ibadah. Desain hunian sementara dirancang untuk pembangunan cepat namun tetap layak huni.

Hunian tersebut akan memberikan tempat tinggal yang aman bagi masyarakat korban bencana selama masa transisi sebelum hunian tetap dibangun.

Amerika Kembali Tarik Produk Udang Beku Indonesia karena Potensi Paparan Radioaktif Cesium-137

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS), Kamis (25/12/2025), kembali mengumumkan penarikan Udang beku impor dari Indonesia atas dugaan atau kemungkinan potensi paparan isotop radioaktif Cesium-137.

Dalam pernyataannya, FDA mengungkap sekitar 83.800 kemasan udang mentah beku asal Indonesia ditarik karena produk tersebut “mungkin” dipersiapkan, dikemas, atau disimpan dalam kondisi yang bisa membuatnya terpapar cesium-137.

Penarikan tersebut berdampak pada udang beku yang didistribusikan oleh Direct Source Seafood LLC dan dijual dengan merek Market 32 ​​dan Waterfront Bistro.

Dikutip dari ABC News, udang tersebut dijual di Price Chopper, Jewel-Osco, Albertsons, Safeway, Lucky, serta jaringan supermarket lainnya di berbagai negara bagian termasuk Connecticut, Massachusetts, New Hampshire, New York, Pennsylvania, Vermont, Colorado, Iowa, Idaho, Illinois, Indiana, Montana, North Dakota, Nevada, Oregon, Utah, dan Wyoming.

Produk-produk itu dijual sejak Juni dan awal Juli 2025.

FDA memperingatkan konsumen yang membeli udang yang terkontaminasi untuk tidak mengonsumsi produk tersebut serta membuang atau mengembalikannya ke penjual untuk di-refund.

“Saat ini, belum ada produk yang teruji positif atau mendapat peringatan mengandung Cesium-137 (Cs-137) masuk pasar AS,” demikian isi pernyataan FDA, seraya menegaskan belum ada laporan warga yang terdampak penyakit hingga saat ini.

Simak Prediksi BMKG Tentang Cuaca NTT hingga Awal Tahun 2026

Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul terbentuknya Bibit Siklon Tropis 96S yang berpotensi memengaruhi kondisi cuaca di wilayah NTT hingga awal Januari 2026.

Berdasarkan rilis Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Bibit Siklon Tropis 96S terpantau terbentuk pada 24 Desember 2025 pukul 18.00 UTC atau 02.00 WITA di wilayah Samudra Hindia sebelah selatan NTB.

Sistem cuaca ini diprakirakan bergerak ke arah timur dalam 24 jam pertama, kemudian berbelok ke arah barat pada 48 hingga 72 jam berikutnya.

Pergerakan bibit siklon tersebut menyebabkan terbentuknya daerah belokan, pertemuan, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.

Kondisi ini mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan yang berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, serta angin kencang berdurasi singkat di sejumlah wilayah NTT.

Selain pengaruh bibit siklon, kondisi atmosfer di NTT juga diperkuat oleh tekanan rendah di utara Australia, aktifnya Monsun Asia, serta beberapa gelombang atmosfer seperti Gelombang Kelvin, Equatorial Rossby, dan Gelombang Atmosfer Low.

Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat wilayah NTT semakin rentan terhadap cuaca ekstrem.
BMKG memprakirakan dampak bibit siklon ini akan dirasakan hampir merata di NTT, terutama di wilayah Pulau Rote, Sabu, Sumba, Flores, Alor, dan Pantar yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

Sementara wilayah Pulau Timor, Adonara, Solor, dan Lembata berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang dengan kondisi langit berawan tebal.
Dampak lanjutan dari kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, genangan air, hingga pohon tumbang.

Masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana, wilayah perbukitan, serta bantaran sungai diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengimbau pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan segera mengambil langkah antisipasi, terutama dalam menghadapi peningkatan intensitas hujan selama periode 26 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Itinerary Romantis 3 Hari 2 Malam untuk Pasangan di Yogyakarta (2025)

Yogyakarta adalah destinasi honeymoon dan couple trip paling romantis di Indonesia: budaya klasik, alam indah, city lights malam, dan kuliner legendaris. Itinerary ini dirancang untuk pasangan yang ingin kombinasi santai, romantis, dan petualangan ringan. Durasi 3 hari 2 malam (misalnya Jumat–Minggu), dengan budget estimasi Rp 4–6 juta untuk 2 orang (termasuk akomodasi mid-range, makan, transportasi, tiket wisata). Fokus: sunset, candle light dinner, dan momen intimate.

Persiapan Umum

  • Transportasi: Sewa motor (Rp 70.000/hari) atau mobil + supir (Rp 500.000/hari) untuk fleksibel.
  • Akomodasi Rekomendasi: Hotel romantis di Prawirotaman atau Pakualaman (contoh: The 101 Yogyakarta Tugu atau Griya Yunanda Boutique Hotel – mulai Rp 800.000/malam dengan kolam renang pribadi atau bathtub view).
  • Budget Harian: Rp 1–1,5 juta/pasangan (makan, tiket, bensin).
  • Tips: Bawa jaket tipis (malam dingin), pesan dinner romantis jauh hari.

Hari 1: Arrival & Romantis di Pusat Kota (Santai & Budaya)

Tema: Welcome to Jogja – eksplor kota dengan vibe klasik.

  • Pagi/Siang: Arrival di Bandara Adisucipto atau Stasiun Tugu. Check-in hotel, istirahat & lunch di sekitar hotel (misalnya gudeg legendaris).
  • Sore (15.00–18.00): Candi Prambanan
    • Nikmati sunset di candi Hindu terindah Indonesia. Jalan berdua di kompleks candi, foto di spot ikonik.
    • Tiket: Rp 75.000/orang (combo Ratu Boko lebih romantis).
    • Tips: Pakai baju couple atau batik untuk foto estetik.
  • Malam (19.00–22.00): Malioboro Night Walk & Angkringan
    • Jalan kaki di Malioboro, lampu hias & pedagang kaki lima.
    • Dinner romantis di Angkringan Lik Man (lesehan, nasi kucing, sate usus, wedang jahe).
    • Lanjut ke Alun-Alun Kidul (Alkid): Naik andong lampu warna-warni (Rp 50.000/putaran) atau coba “masangin” (jalan mata tertutup di antara pohon beringin – konon kalau berhasil, harapan terkabul).
    • Vibe: Santai, pegangan tangan, foto bareng.

Makan Malam Romantis: Angkringan atau cafe di Prawirotaman (contoh: ViaVia Jogja – live music acoustic).


Hari 2: Alam & Sunset Romantis (Petualangan Ringan)

Tema: Nature & Intimate Moment – sunset dan stargazing.

  • Pagi (08.00–11.00): Pantai Parangtritis atau Pantai Parangkusumo
    • Sarapan di hotel, lalu ke pantai (1 jam dari kota).
    • Jalan di pasir hitam, foto di gumuk pasir, naik delman (Rp 50.000).
    • Tips: Hindari berenang (ombak besar), cukup duduk berdua nikmati angin laut.
  • Siang (12.00–15.00): Lunch di pantai (seafood segar) lalu ke Hutan Pinus Pengger atau Puncak Becici
    • Spot foto tangan raksasa, hammock, atau gardu pandang dengan view kota.
  • Sore–Malam (16.00–22.00): Bukit Bintang atau HeHa Sky View
    • HeHa Sky View (rekomendasi utama): Rooftop modern dengan lampu hias, spot foto couple (balon udara, sayap malaikat).
      • Tiket: Rp 30.000/orang.
      • Dinner di resto HeHa (paket romantic dinner Rp 500.000++ untuk 2 orang – table decor, candle light).
    • Alternatif: Bukit Bintang – lebih alami, bawa tikar, jagung bakar, dan nikmati city lights sambil stargazing.
    • Vibe: Pegangan tangan, bisik-bisik, foto silhouette dengan lampu kota.

Makan Malam Romantis: Paket di HeHa Sky View atau Obelix Sea View (view laut malam + live music).


Hari 3: Budaya & Farewell (Santai Sebelum Pulang)

Tema: Kenang-kenangan Jogja – belanja oleh-oleh & momen terakhir.

  • Pagi (08.00–11.00): Keraton Yogyakarta atau Taman Sari
    • Jelajahi istana sultan & water castle. Taman Sari punya spot foto romantis di kolam pemandian.
  • Siang (11.00–14.00): Malioboro Shopping & Lunch
    • Belanja batik couple, bakpia, atau aksesoris di Pasar Beringharjo.
    • Lunch gudeg atau makanan khas di sekitar Malioboro.
  • Sore (14.00–17.00): Candi Borobudur (opsional, kalau flight malam)
    • 1,5 jam dari kota, sunset di candi Buddha terbesar dunia sangat romantis.
    • Tiket: Rp 50.000/orang.
  • Malam: Kembali ke hotel, dinner ringan, atau langsung ke bandara/stasiun.

Budget Estimasi untuk 2 Orang (3 Hari 2 Malam)

  • Akomodasi: Rp 1,6–2,4 juta (hotel romantis 2 malam).
  • Transportasi: Rp 300.000 (sewa motor + bensin).
  • Makan: Rp 1–1,5 juta (termasuk romantic dinner).
  • Tiket Wisata: Rp 500.000–700.000.
  • Oleh-oleh & Lain-lain: Rp 500.000.
  • Total: Rp 4–6 juta (bisa lebih hemat kalau backpacker style).

Tips Couple di Jogja

  • Foto Couple: Pakai jasa fotografer pre-wedding lokal (Rp 500.000–1 juta untuk 2 jam).
  • Baju Couple: Batik atau kaos Jogja motif sama.
  • Romantic Add-On: Pesan candle light dinner di HeHa/Obelix atau private dinner di hotel.
  • Musim: Hindari musim hujan berat (Des–Feb), tapi tetap indah kalau bawa payung couple.

Yogyakarta selalu bikin jatuh cinta lagi. Itinerary ini fleksibel – sesuaikan dengan flight dan budget Anda. Selamat honeymoon atau date trip! ❤️🌅