platform slot online
now browsing by category
Rekomendasi Hiburan Malam di Bandung 2025
Bandung malam hari penuh pesona dengan udara sejuk, city lights memukau, dan vibe energik. Dari rooftop romantis, club party, live music cozy, hingga street food legendaris, ada banyak pilihan untuk semua suasana hati. Berikut rekomendasi terhits per Desember 2025, berdasarkan tren terkini seperti rooftop view, live music, dan kuliner malam.
1. Rooftop Bar & Lounge dengan City View
Nikmati panorama Bandung dari ketinggian sambil cocktail atau dinner.
- Skyline Best View Resto (Dago): View 360° kota, live DJ malam hari, menu fusion. Cocok romantis atau foto.
- The 18th Restaurant & Lounge (Trans Studio Mall): Luxury vibe, sunset spot terbaik, sering ada event spesial.
- Vesper Sky Bar & Lounge (Hotel Aryaduta): Open-air, cocktail premium, pemandangan gemerlap.
- Akasa 360 Rooftop Bar: 360° view unik, tapas & craft beer.
- Vinyl Rooftop (Hotel Indigo Dago Pakar): Groovy music, analog tones, vibes sultry.
Harga rata-rata: Rp200.000–Rp500.000/orang (minuman + makanan).
2. Club & Party Spot
Buat yang mau dance sampai pagi dengan DJ dan crowd energik.
- Tiger Club Paskal: Futuristik, teknologi audiovisual canggih, DJ internasional.
- H Club atau W Superclub: Luxurious, kapasitas besar, pesta meriah.
- Southbank Club (Paskal Hyper Square): Elegan, live music + dance floor.
- Shelter Café and Bar: DJ ternama, minuman non-alkohol juga ada.
- Colosseum atau Dragonfly: Sound system top, event besar.
Dress code smart casual, reservasi wajib weekend.
3. Live Music Cafe & Bar
Santai dengan alunan musik live, dari jazz hingga indie.
- Rumpoet Music & Cafe (Braga): Live music rutin, vibe vintage.
- The Stone Cafe: Acoustic & band, suasana cozy.
- Helen’s Live Bar: Live band setiap malam, cocktail enak.
- Motion Blue (Fairmont): Jazz premium.
- Upstairs Bar: Intimate, rooftop dengan live music.
Banyak cafe seperti One Eighty Coffee atau Black Pond Tavern punya live acoustic malam hari.
4. Kuliner Malam & Street Food Hits
Nongkrong sambil makan malam, murah dan legendaris.
- Sudirman Street Food Night Market: Beragam jajanan, dari seblak hingga batagor, ramai hingga pagi.
- Cibadak Street Food: Kuliner non-halal & halal, vibe Chinatown malam.
- Lengkong Night Street Food: Populer, banyak pilihan murah.
- Braga Culinary Night: Event rutin, kuliner khas di jalan ikonik.
- Alun-Alun Bandung: Gratis, jajanan kaki lima + lampu kelap-kelip.
5. Spot View Alam & Romantis Malam
Healing dengan city lights dari ketinggian.
- Puncak Ciumbuleuit (Punclut): Cafe dengan view kota, udara dingin.
- Caringin Tilu (Cartil): Trekking ringan + cafe, spot foto LED baru 2025.
- Bukit Moko: Puncak bintang, jagung bakar + minuman hangat.
- Dago Dream Park: Buka hingga malam, lampu hias romantis.
- Kiara Artha Park: Event musik malam gratis, tren 2025.
Tips Hiburan Malam Bandung
- Transportasi: Gojek/Grab atau TransJakarta malam untuk hindari macet.
- Budget: Rp100.000–Rp1 juta/orang (street food murah, rooftop lebih mahal).
- Waktu Terbaik: Weekend atau event akhir tahun (Desember ramai kembang api).
- Keamanan: Pilih tempat ramai, jaga barang.
- Event Desember 2025: BigBang Festival (24 Des–4 Jan), konser RAN/Tonewaves, air mancur menari Lapangan Banteng.
Bandung malam hari selalu hidup! Pilih rooftop untuk romantis, club untuk party, atau street food untuk santai. Selamat menikmati nightlife Kota Kembang! 🌃✨
Kisah Gelandang Muda Persija Jakarta Figo Dennis, Debut Starter Pahit saat Lawan Semen Padang
KISAH gelandang muda Persija Jakarta, Figo Dennis, menarik diulas. Dia menjalani debut starter yang pahit saat melawan Semen Padang.
Figo harus terkena kartu merah ketika pertandingan baru memasuki menit ke-37. Persija pun harus tumbang pada laga itu.
1. Kartu Merah
Figo terlihat oleh wasit melakukan pelanggaran keras kepada pemain Semen Padang. Momen itu terjadi ketika Figo sudah mendapatkan kartu kuning. Wasit pun tak memberi ampun, pemain berusia 19 tahun itu diusir keluar setelah mendapat kartu kuning kedua.
Selain Figo, Persija juga harus kehilangan Fabio Calonego pada menit 90+6 karena kartu merah. Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- pun harus puas menelan kekalahan dari Semen Padang 0-1 dalam laga yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Sumatera Barat pada Senin 22 Desember 2025.
2. Menyesal
Selepas pertandingan, Figo mengaku menyesal dengan debut starter yang berakhir pahit untuknya. Gelandang kelahiran Probolinggo, Jawa Timur, itu berjanji akan menjadikan pertandingan ini sebagai pelajaran berharga.
“Malam yang tak mudah,” buka Figo dilansir dari laman resmi Persija Jakarta, Jumat (26/12/2025).
“Saya sangat mengapresiasi segala pesan yang membangun dan mendukung. Saya akan terus belajar dan terus tumbuh. Saya akan kembali lebih baik dan lebih kuat. Terima kasih, dukungan kalian sangat berarti,” sambungnya.
Sementara itu, kekalahan dari Semen Padang membuat posisi Persija Jakarta turun satu tingkat. Macan Kemayoran digeser Persib Bandung yang kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 31 poin.
Untuk berikutnya, Persija Jakarta akan berhadapan dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Senin 29 Desember 2025.
ARGENTINA
⚽ Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Tanah Tango (1867–1930)
- Sepak bola diperkenalkan oleh pelaut dan pedagang Inggris di pelabuhan Buenos Aires.
- 1867: Klub tertua, Buenos Aires Football Club, didirikan.
- 1893: Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) berdiri — federasi tertua di Amerika Selatan.
- 1910: Argentina mainkan laga internasional pertama — menang 6–1 atas Uruguay.
- 1921: Juara Copa América pertama.
- 1930: Argentina capai final Piala Dunia perdana di Uruguay — kalah 2–4.
💡 Awalnya, sepak bola dimainkan oleh elit Inggris-Argentina, tapi cepat menyebar ke barrio (kampung) — lahirnya budaya “pibe” (anak jalanan berbakat).
🌟 Era Emas Awal: Dominasi Amerika (1920–1950)
- 1921–1959: Argentina juara Copa América 12 kali — dominasi mutlak.
- 1940-an: Lahir “La Máquina” (Mesin) — tim River Plate dengan gaya tiki-taka sebelum zamannya:
- José Manuel Moreno, Adolfo Pedernera, Ángel Labruna
- 1957: Argentina juara Copa América terakhir sebelum puasa 38 tahun.
💬 Filosofi: “La Nuestra” — “Bola adalah alat untuk mengekspresikan keindahan.”
🔥 Dua Legenda: Maradona & Messi
Diego Maradona (1960–2020)
- Lahir: 1960, di Villa Fiorito, kampung kumuh Buenos Aires.
- Debut: Usia 15 tahun untuk Argentinos Juniors.
- Piala Dunia 1986:
- “Tangan Tuhan” vs Inggris
- “Gol Abad Ini” — dribel melewati 5 pemain
- Bawa Argentina juara Piala Dunia!
- Klub: Napoli (1984–1991) — jadi dewa di Napoli, juara Serie A pertama untuk klub selatan Italia.
💔 Tapi hidupnya penuh kontroversi, narkoba, dan jatuh-bangun — simbol kebesaran dan kerapuhan manusia.
Lionel Messi (1987–Sekarang)
- Lahir: 1987, di Rosario.
- Klub: Barcelona (1994–2021) → PSG (2021–2023) → Inter Miami (2023–)
- Prestasi klub:
- 4x Liga Champions, 10x La Liga, 7x Ballon d’Or
- Timnas:
- Piala Dunia 2022: Juara! — lengkapi koleksi
- Copa América 2021: Juara!
- Finalissima 2022: Juara!
- 3x Piala Dunia (2014 runner-up, 2022 juara, 2026 target)
🏆 2022 adalah tahun penebusan: Messi akhirnya juara Piala Dunia, jadi legenda lengkap.
🌍 Piala Dunia: Tiga Mahkota, Tiga Generasi
| Tahun | Lokasi | Prestasi | Pahlawan |
|---|---|---|---|
| 1978 | Argentina | Juara | Mario Kempes (6 gol) |
| 1986 | Meksiko | Juara | Diego Maradona |
| 2022 | Qatar | Juara | Lionel Messi, Emiliano Martínez |
- 1978: Juara di kandang sendiri — kontroversial karena rezim militer.
- 1990: Runner-up (kalah dari Jerman Barat)
- 2014: Runner-up (kalah dari Jerman)
🇦🇷 Argentina adalah satu-satunya negara Amerika Selatan yang juara Piala Dunia di luar benua sendiri (1986, 2022).
🔵 Klub Raksasa: Superclásico — Jiwa Sepak Bola Argentina
- Buenos Aires punya dua raksasa abadi:
| Klub | Identitas | Prestasi |
|---|---|---|
| Boca Juniors | “Xeneizes” — kelas pekerja, pelabuhan La Boca | 6x Copa Libertadores, 3x Piala Interkontinental |
| River Plate | “Millonarios” — elit Núñez, kaya raya | 4x Copa Libertadores, 1x Piala Interkontinental |
Superclásico
- Dijuluki “derbi paling panas di dunia” oleh media internasional.
- Lebih dari sekadar pertandingan — cermin konflik kelas sosial Argentina.
- Kemenangan bukan soal poin, tapi harga diri generasi.
🏟️ La Bombonera (Boca) dan El Monumental (River) adalah dua stadion paling ikonik di Amerika Latin.
🦅 Bintang Legendaris Lainnya
- Alfredo Di Stéfano — lahir di Argentina, tapi main untuk Spanyol; legenda Real Madrid
- Gabriel Batistuta — striker ikonik 1990-an, top scorer sepanjang masa hingga 2022
- Sergio Agüero, Ángel Di María, Javier Mascherano — pilar generasi emas 2010–2022
🧭 Tantangan Masa Depan
- Pertahankan dominasi di Amerika Selatan
- Bangun generasi pasca-Messi (Álvarez, Enzo Fernández, Julián Álvarez)
- Tingkatkan infrastruktur liga domestik (Liga Profesional Argentina)
- Juara Piala Dunia 2026 — jadi negara pertama sejak Brasil (1958–1962) yang juara berturut-turut
💬 Kesimpulan
Sepak bola Argentina adalah api yang tak pernah padam:
- Lahir di jalanan,
- Dibesarkan oleh Maradona,
- Diselesaikan oleh Messi,
- Dan dihidupkan setiap hari oleh jutaan “pibe” di seluruh negeri.
Ia bukan hanya olahraga —
Ia adalah agama, seni, dan jiwa Argentina.
“Di Argentina, Tuhan adalah Maradona. Dan Messi adalah nabi-Nya.”
🇦🇷 Fakta Unik
- Argentina adalah satu-satunya negara yang punya dua stadion dengan kapasitas 70.000+ di satu kota (El Monumental & La Bombonera).
- Maradona 1986 adalah satu-satunya pemain dalam sejarah yang cetak gol dengan tangan dan dribel terbaik dalam satu laga Piala Dunia.
- Lionel Messi adalah pemain pertama yang menang Piala Dunia, Copa América, Liga Champions, dan Ballon d’Or.
- Superclásico telah dimainkan 260+ kali sejak 1908 — salah satu rivalitas tertua di dunia.
UKRAINA
⚽ Akar Sejarah: Era Uni Soviet (1922–1991)
Sebelum merdeka, sepak bola Ukraina adalah bagian dari Uni Soviet, tapi dengan identitas kuat:
- Dynamo Kyiv — klub paling sukses di Soviet, 13 gelar liga, 2 Piala Winners’ Cup (1975, 1986)
- Legenda Soviet dari Ukraina:
- Oleg Blokhin — Ballon d’Or 1975, top scorer sepanjang masa Dynamo Kyiv
- Valeriy Lobanovskyi — pelatih legendaris, pencipta sepak bola ilmiah
- 1986: Dynamo Kyiv juara Piala Winners’ Cup, kalahkan Atlético Madrid — kebanggaan Slavia Timur
💡 Bahkan di bawah Moskow, Dynamo Kyiv jadi simbol identitas Ukraina.
🇺🇦 Kelahiran Timnas Ukraina (1992–2006)
- 1991: Ukraina merdeka → Federasi Sepak Bola Ukraina (UAF) berdiri.
- 1992: Timnas Ukraina mainkan laga pertama — imbang 1–1 vs Hongaria.
- 1990s–2000s: Gagal lolos ke Piala Dunia 1994, 1998, 2002 dan Euro 1996, 2000, 2004.
- 2006: KEAJAIBAN PERTAMA!
- Lolos ke Piala Dunia pertama sebagai negara merdeka
- Capai perempat final — kalah dari Italia (0–3)
- Andriy Shevchenko jadi pahlawan nasional
🌟 Ini adalah prestasi terbaik Ukraina hingga 2025.
🦅 Legenda Nasional: Andriy Shevchenko
- Lahir: 1976, di desa Dvirkivshchyna
- Karier klub:
- Dynamo Kyiv → AC Milan (2004: Ballon d’Or runner-up) → Chelsea
- Timnas:
- 48 gol dalam 111 laga — top scorer sepanjang masa Ukraina
- Kapten di Piala Dunia 2006
- Pasca-pensiun:
- Jadi pelatih timnas (2016–2023)
- Bawa Ukraina ke perempat final Euro 2020
💬 *”Sheva” adalah wajah modern Ukraina — berani, elegan, tak kenal menyerah.
🔴 Klub Raksasa: Dynamo Kyiv & Shakhtar Donetsk
1. FC Dynamo Kyiv
- Didirikan: 1927
- Prestasi:
- 16 gelar liga Ukraina
- 2x Piala Winners’ Cup (1975, 1986)
- Akademi: Melahirkan Shevchenko, Andriy Yarmolenko, Oleksandr Zinchenko
2. FC Shakhtar Donetsk
- Didirikan: 1936
- Prestasi:
- 14 gelar liga
- Juara Piala UEFA 2009 — kalahkan Werder Bremen
- Satu-satunya klub Ukraina yang juara trofi Eropa utama pasca-Soviet
- Identitas:
- Didukung oligark Rinat Akhmetov
- Sejak 2014, harus main di Lviv/Kyiv karena perang di Donbas
⚔️ “Derbi Ukraina” (Dynamo vs Shakhtar) adalah persaingan paling sengit — antara ibukota vs timur industri.
🇪🇺 Kebangkitan Eropa: Euro 2020 & 2024
- Euro 2020 (diadakan 2021):
- Capai perempat final — kalah dari Inggris (0–4)
- Lolos setelah kalah dari Belanda & Austria, tapi menang dramatis atas Makedonia Utara
- Kualifikasi Euro 2024:
- Lolos ke putaran final setelah kalahkan Islandia di playoff
- Target: Tembus perempat final lagi
💙 Kuning-biru Ukraina selalu jadi simbol perlawanan global sejak invasi Rusia 2022.
🩸 Sepak Bola di Tengah Perang (2022–Sekarang)
- 24 Februari 2022: Rusia invasi Ukraina → liga dihentikan.
- Maret 2022: Liga dilanjutkan tanpa penonton, di stadion terlindung dari rudal.
- Timnas:
- Main di turnamen darurat
- Kualifikasi Piala Dunia 2022: Kalah dari Wales di playoff final (0–1)
- Euro 2024: Lolos meski latihan di fasilitas bawah tanah
- Pemain:
- Zinchenko, Yarmolenko, Mudryk jadi duta global
- “Kuning-Biru” di setiap laga jadi simbol solidaritas dunia
🕊️ Di Stadion NSK Olimpiyskiy, sebelum setiap laga, video pesan dari garis depan diputar — sepak bola jadi senjata moral.
🧭 Tantangan Masa Depan
- Bangun kembali infrastruktur stadion yang hancur oleh perang
- Pertahankan bakat muda yang lari ke liga Eropa
- Juara Euro 2024 atau Piala Dunia 2026 — untuk kehormatan bangsa
- Jadikan sepak bola sebagai alat rekonsiliasi pasca-perang
💬 Kesimpulan
Sepak bola Ukraina bukan hanya olahraga —
Ia adalah perlawanan, harapan, dan jiwa bangsa yang tak mau tunduk.
Dari Lobanovskyi hingga Shevchenko, dari Kyiv hingga Donbas,
Ukraina membuktikan bahwa bola bisa terus bergulir — bahkan di tengah bom.
“Kami bermain bukan hanya untuk menang. Kami bermain agar dunia tak melupakan kami.”
🇺🇦 Fakta Unik
- Dynamo Kyiv 1975 adalah klub pertama dari Eropa Timur yang juara Piala Winners’ Cup.
- Shakhtar Donetsk adalah satu-satunya klub di dunia yang juara liga sambil mengungsi dari kota asalnya (sejak 2014).
- Laga kualifikasi Piala Dunia 2022 vs Skotlandia (2022) dimainkan 3 bulan setelah invasi — Ukraina menang 3–1 di Glasgow, disambut standing ovation 50.000 penonton.
- Warna seragam Ukraina (kuning-biru) kini dilarang di wilayah pendudukan Rusia.
Kelahiran Sepak Bola di Lusitania (1888–1940)
⚽ Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Lusitania (1888–1940)
- Sepak bola diperkenalkan oleh pelajar dan pelaut Inggris pada akhir abad ke-19.
- 1888: Klub tertua, Club Lisbonense, didirikan di Lisbon.
- 1914: Federação Portuguesa de Futebol (FPF) berdiri.
- 1921: Portugal mainkan laga internasional pertama — kalah 1–3 dari Spanyol.
- 1928: Ikut Olimpiade Amsterdam, tapi gagal lolos dari grup.
💡 Sepak bola awalnya dimainkan oleh elit perkotaan, tapi cepat menyebar ke seluruh negeri.
🦅 Era Emas Pertama: Eusébio & Kejayaan 1960-an
Eusébio: “Black Panther” dari Mozambik
- Lahir di Lourenço Marques (kini Maputo, Mozambik) pada 1942.
- Direkrut Benfica pada 1960 setelah “perebutan rahasia” dengan Sporting.
- Karier legendaris:
- 41 gol dalam 64 laga untuk timnas Portugal
- Top scorer Piala Dunia 1966 (9 gol)
Piala Dunia 1966: Puncak Kejayaan
- Portugal capai peringkat ke-3 — prestasi terbaik hingga 2025.
- Kalahkan Brasil, Korea Utara (5–3, Eusébio cetak 4 gol), Uni Soviet.
- Kalah di semifinal dari Inggris (1–2) — gol kontroversial Geoff Hurst.
💥 Eusébio jadi simbol kebanggaan nasional pasca-diktator Salazar.
📉 Masa Gelap: 44 Tahun Tanpa Gelar (1970–2014)
- 1986: Lolos ke Piala Dunia (Meksiko) — “Tragedi Meksiko”
- Skandal pemain jual hasil laga — diskors FIFA.
- 1990–2000:
- Gagal lolos ke Piala Dunia 1990, 1994, 1998
- Disebut “generasi yang hilang”
- 2002: Lolos ke Piala Dunia, tapi gagal dari grup.
- 2004: Tuan rumah Euro 2004 — kalah di final dari Yunani (0–1)
- Kekecewaan nasional: “Generasi Emas” (Figo, Rui Costa, Pauleta) gagal juara di kandang sendiri.
💔 Portugal dijuluki “tim terbaik yang tak pernah menang” — mirip Inggris dan Belanda.
🌟 Kebangkitan: Era Cristiano Ronaldo & Mahkota Eropa 2016
Lahirnya Generasi Baru
- Cristiano Ronaldo debut di timnas 2003 (usia 18).
- 2004 Euro: Ronaldo cetak 2 gol — mulai jadi bintang global.
Euro 2016: Mimpi Jadi Nyata
- Portugal gagal menang di laga grup (3 kali imbang).
- Tapi lolos sebagai peringkat ke-3 terbaik.
- Perjalanan dramatis:
- Kalahkan Kroasia, Polandia, Wales
- Final vs Prancis:
- Ronaldo cedera di menit ke-25
- Éder cetak gol kemenangan di perpanjangan waktu (1–0)
- Portugal jadi juara Eropa pertama!
🏆 Ini adalah trofi mayor pertama dalam sejarah sepak bola Portugal.
2019: Juara Nations League
- Kalahkan Belanda 1–0 di final (Estádio do Dragão, Porto)
- Konsolidasi status sebagai kekuatan Eropa
🔵 Klub Raksasa: Big Three Portugal
| Klub | Kota | Prestasi Eropa | Identitas |
|---|---|---|---|
| SL Benfica | Lisbon | 2x Piala Champions (1961, 1962) | “Águias” — rakyat Lisbon |
| FC Porto | Porto | 2x Liga Champions (1987, 2004) | “Os Dragões” — raksasa utara |
| Sporting CP | Lisbon | 1x Piala Winners’ Cup (1964) | “Os Leões” — akademi terbaik |
💡 “O Clássico” (Benfica vs Porto) dan “Derbi de Lisboa” (Benfica vs Sporting) adalah duel paling sengit di Portugal.
🦅 Bintang Legendaris Portugal
| Generasi | Pemain | Kontribusi |
|---|---|---|
| 1960s | Eusébio | Legenda Benfica, top scorer Piala Dunia 1966 |
| 1990s | Luís Figo | Ballon d’Or 2000, ikon “Generasi Emas” |
| 2000s | Cristiano Ronaldo | Pemain terbaik sepanjang masa Portugal, 128+ gol untuk timnas, 5x Ballon d’Or |
| 2020s | Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Diogo Jota | Tulang punggung generasi baru |
⭐ Cristiano Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak dalam sejarah timnas dunia (128+ gol).
🧭 Tantangan Masa Depan
- Juara Piala Dunia — satu-satunya trofi yang belum diraih
- Bangun generasi pasca-Ronaldo
- Perkuat Liga Portugal agar tidak hanya jadi “pabrik jual pemain”
- Pertahankan dominasi di Eropa (Euro 2024, Piala Dunia 2026)
💬 Kesimpulan
Sepak bola Portugal adalah kisah ketahanan:
Dari Eusébio yang lahir di koloni, hingga Ronaldo yang mengguncang dunia,
Portugal membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan mimpi bisa mengubah nasib bangsa.
“Kami bukan negara besar. Tapi kami punya hati juara.”
🇵🇹 Fakta Unik
- Portugal adalah satu-satunya negara Eropa yang juara Euro tanpa pernah menang di laga grup (2016).
- Estádio da Luz (Benfica) dan Estádio do Dragão (Porto) jadi lokasi final Liga Champions 2014 & 2021.
- Cristiano Ronaldo adalah satu-satunya pemain yang cetak gol di 5 Piala Dunia berbeda (2006–2022).
- Akademi Sporting melahirkan dua Ballon d’Or Portugal: Luís Figo dan Cristiano Ronaldo.
Dua kecelakaan kapal di Portugal, dua jenazah nelayan WNI ditemukan
LISBON: Dua kecelakaan kapal di Portugal merenggut nyawa diaspora Indonesia.
Pihak berwenang Portugal menemukan jenazah dua nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam pekan lalu.
Keduanya diduga termasuk dalam tiga awak kapal yang dinyatakan hilang dalam salah satu insiden tersebut.
Dilansir AFP, Senin (22/12), kedua jenazah ditemukan pada Minggu waktu setempat di wilayah pantai distrik Viana do Castelo.
Jenazah pertama ditemukan di Pantai Moledo sekitar pukul 08.56 waktu setempat melalui Garda Republik Nasional. Penemuan jenazah WNI kedua dilaporkan pada pukul 11.30 waktu setempat di Pantai Insua melalui Pusat Koordinasi Pencarian dan Penyelamatan Lisbon. Kedua jenazah kemudian dibawa ke kantor forensik terdekat untuk proses identifikasi lanjutan.
Kapal Villa de Caminha yang membawa lima orang tenggelam pada 14 Desember siang waktu setempat di perairan utara Kota Porto. Dua nelayan lainnya, termasuk kapten kapal, dilaporkan selamat dan sempat dibawa ke rumah sakit. Satu orang WNI lain dari kapal tersebut hingga kini masih dilaporkan hilang.
INSIDEN TERPISAH, EMPAT NELAYAN WNI MASIH HILANG
Pada hari yang sama, 14 Desember, insiden terpisah terjadi di lepas pantai Aveiro setelah kapal Carlos Cunha tenggelam. Dalam peristiwa ini, empat nelayan WNI diduga tewas dan hilang. Hingga kini, keempat nelayan WNI dari kapal tersebut belum ditemukan.
Laporan AFP menyebut tiga awak kapal Carlos Cunha berhasil diselamatkan. Dari tiga orang tersebut, satu merupakan nelayan Indonesia, namun WNI itu kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Banyak warga Indonesia diketahui bekerja di sektor perikanan Portugal. Industri ini memiliki permintaan tenaga kerja yang tinggi dengan penghasilan yang dinilai lebih besar dibandingkan di negara asal, seiring kebijakan pemerintah Portugal yang melonggarkan pembatasan jumlah pekerja asing di sektor tersebut.
Diduga rem blong, 12 tewas dalam kecelakaan maut bus ALS di Padang Panjang
PADANG: Sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan tragis di kawasan Bukit Surungan, tepat di depan Terminal Padang Panjang, pada Selasa pagi (6/5)
Peristiwa nahas ini menyebabkan 12 orang meninggal dunia dan 23 penumpang lainnya mengalami luka-luka.
KRONOLOGI KECELAKAAN
Berdasarkan informasi sementara dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi saat bus dengan nomor polisi B 7512 FGA melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang.
Ketika menuruni jalur curam di Bukit Surungan, bus diduga mengalami rem blong hingga kehilangan kendali, menabrak pagar bangunan, dan akhirnya terguling setelah menghantam beberapa kendaraan di sekitarnya.
“Bus melaju di turunan yang panjang dan tajam. Diduga kuat sistem pengereman bermasalah sehingga kendaraan kehilangan kendali,” ujar Komandan Regu Basarnas Padang Panjang, Tri, saat ditemui di lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan ini, sejumlah penumpang terjepit di antara badan bus dan pagar bangunan yang ditabrak.
Proses evakuasi melibatkan petugas gabungan dari Basarnas, kepolisian, dan relawan.
Kapolda Sumbar, Irjen Gatot Tri Suryanta, menyampaikan bahwa dari 12 korban jiwa, terdiri atas tujuh laki-laki dan lima perempuan. Dua di antaranya adalah anak-anak—masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan.
Sementara itu, 23 korban luka-luka terdiri dari 17 pria dan enam wanita.
Para korban luka telah dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat mulai dari RSUD Padang Panjang, Rumah Sakit Yarsi, hingga puskesmas setempat.
Menurut Brigadir Rizky Yudha dari Unit Gakkum Satlantas Polres Padang Panjang, bus ALS tersebut diketahui berangkat dari Medan menuju Bekasi, Jawa Barat.
“Setibanya di simpang Terminal Busur, diduga kuat rem bus tidak berfungsi sehingga kendaraan terbalik,” jelasnya.
Saat ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian ditutup sementara untuk keperluan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sopir dan kernet bus telah diamankan oleh pihak berwenang dan keduanya dilaporkan selamat.
Tim Esports Terkaya di Dunia (Update 2025)
Berikut adalah daftar tim esports yang memiliki pendapatan turnamen (prize money) tertinggi sepanjang masa, berdasarkan data resmi dari Esports Earnings (per akhir 2025). Angka ini hanya mencakup hadiah dari turnamen resmi dan belum termasuk pendapatan dari sponsor, merchandise, streaming, atau investasi lain.
10 Tim Esports dengan Prize Money Terbanyak (Total Keseluruhan)
| Peringkat | Tim | Game Utama | Total Prize Money (USD) | Catatan Utama |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Team Spirit | Dota 2 | $25,8 juta | Juara The International 2021 & 2023; dominasi Dota 2 era terbaru |
| 2 | OG | Dota 2 | $38,7 juta | Rekor juara back-to-back TI 2018 & 2019; N0tail & Ceb jadi pemain terkaya |
| 3 | Team Liquid | Multi-game | $35,2 juta | Kuat di Dota 2, CS:GO, LoL; konsisten di banyak game |
| 4 | Evil Geniuses | Multi-game | $26,9 juta | Dominasi awal Dota 2 (TI 2015); kuat di Smash Bros & LoL |
| 5 | PSG.LGD | Dota 2 | $24,5 juta | Tim China terkuat; runner-up TI beberapa kali |
| 6 | T1 | League of Legends | $19,8 juta | Tim Faker; 5x juara Worlds (terbanyak); nilai brand sangat tinggi |
| 7 | FaZe Clan | Multi-game | $18,4 juta | Kuat di Call of Duty, CS:GO, Apex; brand lifestyle besar |
| 8 | G2 Esports | Multi-game | $17,6 juta | Populer di Eropa; kuat di LoL, CS:GO, Rocket League |
| 9 | Cloud9 | Multi-game | $16,9 juta | Juara LoL Worlds 2022; kuat di NA |
| 10 | Natus Vincere | CS:GO / CS2 | $15,7 juta | Legenda CS; juara Major 2021 |
Tim dengan Pendapatan Turnamen Tertinggi per Game
- Dota 2: OG ($38,7 juta) – karena The International punya prize pool terbesar.
- League of Legends: T1 ($19,8 juta) – 5 gelar Worlds.
- Counter-Strike: Natus Vincere & Team Liquid (masing-masing ~$15–16 juta).
- Fortnite: FaZe Clan & Team Liquid (dari World Cup 2019).
Tim dengan Nilai Brand Tertinggi (Estimasi 2025)
Selain prize money, nilai tim juga dihitung dari sponsor, merchandise, dan valuasi perusahaan:
- T1 (League of Legends) – ~$400–500 juta
- Cloud9 – ~$350 juta
- FaZe Clan – ~$300 juta
- G2 Esports – ~$250 juta
- Team Liquid – ~$200–250 juta
Mengapa Dota 2 Mendominasi Daftar Prize Money?
- The International (TI) punya prize pool terbesar di esports (bisa mencapai $40 juta).
- 25% dari penjualan Battle Pass di Dota 2 langsung masuk ke hadiah.
- Turnamen besar seperti TI memberikan porsi hadiah sangat besar bagi juara (contoh: TI 2019 – $15,6 juta untuk OG).
Catatan Tambahan
- Prize money ≠ kekayaan bersih: Banyak tim mendapat pendapatan besar dari sponsor (Nike, BMW, Red Bull), merchandise, dan konten (Twitch/YouTube).
- T1 (Faker): Meski prize money lebih kecil dari OG, nilai brand dan sponsor jauh lebih besar.
- Tim Indonesia: EVOS Legends (MLBB) & Bigetron RA (PUBG Mobile) masuk top 50 dunia, tapi masih jauh dari tim Dota 2.
Jika ingin detail lebih dalam tentang tim tertentu (misalnya T1 atau OG), beri tahu saya! 🎮
Pemain Esports Terkaya di Dunia 2025
Berdasarkan data terbaru dari, pemain esports terkaya di dunia berdasarkan total pendapatan turnamen (prize money) adalah Johan “N0tail” Sundstein, pemain profesional Dota 2 asal Denmark. Menurut Esports Earnings (per Oktober 2025), N0tail memimpin dengan pendapatan turnamen sebesar $7.184.163. Namun, jika mempertimbangkan pendapatan dari sponsor, streaming, dan endorsement, Lee “Faker” Sang-hyeok (League of Legends) diperkirakan memiliki kekayaan bersih jauh lebih besar, mencapai $30–50 juta.
Pemain Esports Terkaya (Berdasarkan Prize Money)
Berikut adalah daftar 10 pemain esports dengan pendapatan turnamen tertinggi (sumber: Esports Earnings, Oktober 2025):
- Johan “N0tail” Sundstein (Dota 2) – $7.184.163
- Prestasi: Juara The International (TI) 2018 & 2019 bersama OG.
- Catatan: Pendapatan terbesarnya dari TI 2019 ($3.12 juta).
- Jesse “JerAx” Vainikka (Dota 2) – $6.486.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019 dengan OG.
- Anathan “ana” Pham (Dota 2) – $6.004.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019, dikenal dengan gaya bermain unik.
- Sébastien “Ceb” Debs (Dota 2) – $5.945.600
- Prestasi: Veteran OG, kembali aktif 2025.
- Magomed “Collapse” Khalilov (Dota 2) – $5.940.000
- Prestasi: Juara TI 2021 & 2023 dengan Team Spirit.
- Yaroslav “Yatoro” Naydenov (Dota 2) – $5.930.000
- Prestasi: Double rampage di TI 2021.
- Topias “Topson” Taavitsainen (Dota 2) – $5.894.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019, pensiun 2024.
- Myroslav “Mira” Kolpakov (Dota 2) – $5.634.800
- Prestasi: Pemain Aurora, serba bisa.
- Kuro “KuroKy” Takhasomi (Dota 2) – $5.294.800
- Prestasi: Juara TI 2017 dengan Team Liquid.
- Kyle “Bugha” Giersdorf (Fortnite) – $3.784.225
- Prestasi: Juara Fortnite World Cup 2019 ($3 juta).
Catatan Penting
- Dota 2 Dominan: 9 dari 10 pemain terkaya berasal dari Dota 2, karena The International memiliki prize pool terbesar (hingga $40 juta di 2021).
- Pendapatan Lain: Prize money hanya sebagian kecil. Faker, misalnya, punya sponsor besar (T1, Nike, BMW) dan properti seperti “Faker Tower” di Seoul, membuatnya jauh lebih kaya secara keseluruhan.
- Bugha (Fortnite): Satu-satunya non-Dota 2 di top 10, berkat kemenangan besar di Fortnite World Cup.
Mengapa Dota 2?
- The International: Turnamen tahunan dengan prize pool didanai oleh penjualan Battle Pass (25% ke hadiah).
- Kompetisi Tinggi: Menarik talenta terbaik dunia, menghasilkan pendapatan besar.
Pemain Bintang Al-Nassr FC Musim 2025-26
Al-Nassr FC (julukan Al-Alami atau The Global) tetap jadi salah satu klub terkuat di Roshn Saudi League berkat skuad bertabur bintang, dipimpin Cristiano Ronaldo. Musim ini, mereka bersaing ketat di puncak klasemen dengan tambahan pemain top seperti João Félix dan Kingsley Coman. Berikut pemain bintang utama per Desember 2025:
1. Cristiano Ronaldo (Kapten)
- Posisi: Penyerang
- Usia: 40 tahun
- Kontribusi: 10 gol + 1 assist (musim ini), tetap top scorer potensial.
- Pengaruh: Ikon global, kapten, rekor gol SPL.

.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)
2. João Félix
- Posisi: Penyerang / Gelandang Serang
- Usia: 26 tahun
- Kontribusi: Top scorer liga sementara (11 gol).
- Pengaruh: Kreatif, dribbling tajam, sinergi dengan Ronaldo.
3. Sadio Mané
- Posisi: Winger Kiri
- Usia: 33 tahun
- Kontribusi: Gol & assist tinggi, kecepatan elite.
- Pengaruh: Eks Liverpool, pengalaman juara.


4. Kingsley Coman
- Posisi: Winger
- Usia: 29 tahun
- Kontribusi: Assist terbanyak tim.
- Pengaruh: Kecepatan & crossing dari Bayern Munich.
5. Marcelo Brozović
- Posisi: Gelandang Tengah
- Usia: 33 tahun
- Kontribusi: Kontrol tempo, passing akurat.
- Pengaruh: Eks Inter Milan, juara Champions League.

6. Aymeric Laporte
- Posisi: Bek Tengah
- Usia: 31 tahun
- Kontribusi: Leader pertahanan, clean sheet tinggi.
- Pengaruh: Eks Man City, juara Premier League.


7. Otávio
- Posisi: Gelandang
- Usia: 30 tahun
- Kontribusi: Visi & energy tinggi.
- Pengaruh: Eks Porto, talenta Portugal.


Skuad Al-Nassr penuh talenta Eropa & lokal, target juara SPL & AFC. Al-Alami on top! 🔥
