Pragmatic Play
now browsing by category
ITALY
⚽ Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Tanah Pizza (1898–1930)
- Sepak bola diperkenalkan oleh pelajar Inggris di Genoa pada akhir abad ke-19.
- 1898: Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC) berdiri.
- 1899: Genoa CFC jadi juara kejuaraan nasional Italia pertama.
- 1910: Timnas Italia mainkan laga pertama — menang 6–2 atas Prancis.
- 1930: Italia ikut Piala Dunia perdana, tapi mundur di tengah jalan karena protes jadwal.
💡 Klub-klub awal lahir di pelabuhan utara: Genoa, Milan, Turin — mencerminkan akar industri dan perdagangan Italia.
🌟 Era Emas: Dua Mahkota Piala Dunia (1934 & 1938)
1934: Juara Dunia Pertama di Kandang Sendiri
- Italia jadi tuan rumah Piala Dunia 1934.
- Di bawah pelatih Vittorio Pozzo, Italia menang 2–1 atas Cekoslowakia di final (perpanjangan waktu).
- Kontroversi: Dituding menggunakan tekanan politik rezim Mussolini untuk keuntungan wasit.
1938: Pertahankan Mahkota di Prancis
- Italia menjadi negara pertama yang pertahankan Piala Dunia!
- Kalahkan Hungaria 4–2 di final.
- Pemain: Giuseppe Meazza, Silvio Piola — legenda abadi.
💥 Ini adalah satu-satunya kali Italia juara Piala Dunia dua kali berturut-turut — rekor yang masih bertahan.
📉 Masa Kelam: Tragedi Superga & Heysel
- 1949: Tragedi Superga — seluruh tim Grande Torino tewas dalam kecelakaan pesawat.
- Italia kehilangan 10 pemain timnas sekaligus.
- 1950–1970: Prestasi menurun — gagal di Piala Dunia 1950, 1954, 1962, 1966, 1970.
- 1985: Tragedi Heysel — kerusuhan suporter Juventus vs Liverpool tewaskan 39 orang.
- Klub Inggris dilarang dari Eropa selama 5 tahun.
🦅 Kebangkitan: Era Platini & Keajaiban 1982
Piala Dunia 1982: Mahkota Ketiga
- Italia juara Piala Dunia di Spanyol!
- Perjalanan dramatis:
- Nyaris pulang setelah fase grup
- Kalahkan Brasil 3–2 (gol Paolo Rossi)
- Kalahkan Polandia 2–0
- Final vs Jerman Barat: menang 3–1
- Paolo Rossi — pahlawan nasional, top scorer & pemain terbaik turnamen.
🏆 Ini adalah kebangkitan moral pasca-skandal pengaturan skor 1980.
⚫ Serie A: “Liga Paling Indah di Dunia” (1980–2000)
- 1980–2000: Serie A jadi liga terkuat di dunia — “Telekom Era”.
- Raksasa Italia (“The Big Three”):
- AC Milan: Juara Liga Champions 1989, 1990, 1994 (Sacchi & Capello)
- Juventus: Juara 1985, 1996
- Inter Milan: Juara 1964, 1965
- Bintang global:
- Maradona (Napoli), Van Basten (Milan), Baggio (Juventus), Zidane (Juventus)
💰 Serie A disiarkan di 180 negara — menjadi sekolah sepak bola dunia.
🚨 Skandal Calciopoli (2006) & Kebangkitan Instan
- 2006: Skandal Calciopoli — Juventus, Milan, Fiorentina, Lazio terbukti mengatur wasit.
- Juventus degradasi ke Serie B, gelar 2005 & 2006 dicabut.
- Tapi…:
- Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 di Jerman!
- Kalahkan Prancis 5–3 adu penalti (setelah 1–1)
- Fabio Cannavaro angkat trofi — penebusan nasional!
🥇 Ini adalah prestasi paling heroik dalam sejarah sepak bola modern — juara dunia seminggu setelah skandal terbesar.
📉 Masa Suram: Puasa Piala Dunia (2018–2022)
- 2010–2014: Gagal di Piala Dunia (2010: grup, 2014: grup).
- 2018: PERTAMA KALI SEJAK 1958, Italia gagal lolos ke Piala Dunia!
- Kalah dari Swedia di playoff
- 2022: Gagal lagi!
- Kalah dari Makedonia Utara 0–1 di playoff
- Tragedi nasional — media: “Mati rasa.”
💔 Generasi emas Chiellini, Bonucci, Insigne pensiun tanpa Piala Dunia.
🌈 Kebangkitan: Euro 2020 & Gaya Baru
- Euro 2020 (diadakan 2021):
- ITALIA JUARA EURO! 🏆
- Kalahkan Inggris 3–2 adu penalti di Wembley
- Pelatih Roberto Mancini ubah gaya: menyerang, possession, bahagia
- 2023–2024:
- Gagal lolos ke Piala Dunia 2022 & Euro 2024
- Tapi akademi muda (Scamacca, Bastoni, Dimarco) jadi harapan
🔵 Klub Legendaris Italia
| Klub | Kota | Prestasi Eropa | Identitas |
|---|---|---|---|
| Juventus | Turin | 2x Liga Champions | “La Vecchia Signora”, dominasi domestik |
| AC Milan | Milan | 7x Liga Champions | “Rossoneri”, era Sacchi, Berlusconi |
| Inter Milan | Milan | 3x Liga Champions | “Nerazzurri”, anti-fasis, treble 2010 |
| AS Roma | Roma | 1x Liga Europa (2022) | “Giallorossi”, jiwa ibukota |
⚔️ Derbi della Madonnina (Milan vs Inter) dan Derbi d’Italia (Juventus vs Inter) adalah duel paling sengit di Italia.
🦅 Legenda Sepanjang Masa
- Giuseppe Meazza (1930s) — nama stadion San Siro
- Paolo Maldini (1988–2009) — bek terbaik dunia
- Roberto Baggio (1990s) — “Il Divin Codino”, ikon spiritual
- Gianluigi Buffon (1997–2018) — kiper abadi
- Francesco Totti — “Il Capitano”, seumur hidup di Roma
🧭 Tantangan Masa Depan
- Kembali ke Piala Dunia 2026
- Bangun generasi pasca-Bonucci/Chiellini
- Tingkatkan daya saing Serie A vs Premier League
- Pertahankan identitas “catenaccio” yang modern
💬 Kesimpulan
Sepak bola Italia adalah drama dalam 90 menit:
- Tragedi, kebangkitan, keindahan, dan keheningan.
Dari Superga hingga Wembley, dari Maradona di Napoli hingga Mancini yang menari,
Italia membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya soal menang — tapi soal jiwa.
“Kami bukan hanya tim. Kami adalah Italia — dalam setiap operan, tangisan, dan nyanyian.”
🇮🇹 Fakta Unik
- Italia adalah satu-satunya negara yang juara Piala Dunia sebagai tuan rumah (1934) tanpa bermain di babak penyisihan.
- Paolo Maldini adalah pemain terakhir yang pakai nomor 3 di timnas Italia — setelah 2009, nomor itu dipensiunkan untuk menghormatinya.
- Tragedi Heysel (1985) menyebabkan larangan 5 tahun untuk klub Inggris di Eropa.
- Euro 2020 adalah trofi mayor pertama Italia sejak Piala Dunia 2006.
Film Propaganda Orde Baru Lain Selain Pengkhianatan G30S/PKI
Selama Orde Baru (1966–1998), pemerintah Soeharto menggunakan film sebagai alat propaganda utama untuk membentuk narasi resmi: menekankan bahaya komunisme/PKI, memuliakan Pancasila, dan mengagungkan pembangunan serta kepemimpinan Soeharto. Selain Pengkhianatan G30S/PKI (1984) yang paling terkenal dan wajib tayang, ada beberapa film lain yang jelas berfungsi sebagai propaganda negara. Berikut daftar utama:
1. Janur Kuning (1980)
- Sutradara: Alam Surawidjaja
- Produser: G. Dwipayana (sama dengan G30S/PKI)
- Sinopsis: Menggambarkan peran Soeharto sebagai “pahlawan penumpas G30S” melalui operasi penyelamatan Presiden Soekarno di Istana Bogor (disebut “Operasi Janur Kuning”).
- Elemen Propaganda:
- Soeharto digambarkan sebagai satu-satunya jenderal yang tenang, berani, dan berpikir jernih saat chaos.
- PKI digambarkan sebagai pengkhianat yang ingin membunuh Soekarno.
- Adegan heroik Soeharto memerintahkan pasukan menumpas pemberontak.
- Dampak: Film ini jadi “pendamping” G30S/PKI untuk menegaskan Soeharto sebagai penyelamat bangsa.
2. Serangan Fajar (1981)
- Sutradara: Arifin C. Noer
- Sinopsis: Rekonstruksi Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, dengan fokus peran Soeharto (saat masih letnan kolonel) sebagai komandan sektor.
- Elemen Propaganda:
- Soeharto digambarkan sebagai pahlawan perang kemerdekaan yang brilian.
- Menekankan nasionalisme dan anti-kolonialisme, sekaligus membangun citra Soeharto sebagai pemimpin militer sejak muda.
- Catatan: Film ini bagian dari upaya membangun “kultus kepribadian” Soeharto sebagai pahlawan dari perang kemerdekaan hingga penumpas PKI.
3. Perjuangan dan Doa (1980)
- Sutradara: Matnoor Tindaon
- Sinopsis: Kisah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, dengan penekanan pada nilai-nilai Pancasila dan pembangunan Orde Baru.
- Elemen Propaganda: Menggambarkan Orde Baru sebagai penerus semangat perjuangan 1945, kontras dengan “kekacauan” Orde Lama.
4. Film Dokumenter & Pendek PPFN (Pusat Produksi Film Negara)
Orde Baru memproduksi ratusan film pendek dan dokumenter melalui PPFN (didirikan 1975):
- Indonesia Maju series: Pembangunan infrastruktur, Repelita, swasembada pangan.
- Pancasila Sakti: Animasi dan dokumenter tentang “kesaktian Pancasila” melawan komunisme.
- Film Anti-PKI: Seperti “Api Pancasila” atau “Pengkhianatan PKI” versi pendek yang diputar di bioskop sebelum film utama.
5. Film Komersial dengan Sentuhan Propaganda
- Kereta Api Terakhir (1981) – Menggambarkan pembangunan kereta api sebagai simbol kemajuan Orde Baru.
- Beberapa film perang kemerdekaan seperti Enam Jam di Yogya (remake) – menonjolkan peran militer (ABRI) sebagai penjaga negara.
Ciri Umum Film Propaganda Orde Baru
- Produser Utama: G. Dwipayana (kepala PPFN, orang dekat Soeharto).
- Tema Berulang: Anti-PKI, pemujaan Pancasila, pembangunan, peran besar ABRI/Soeharto.
- Wajib Tayang: Banyak diputar di bioskop, sekolah, dan TVRI sebagai “film wajib”.
- Pasca-Reformasi: Banyak dikritik sebagai propaganda, narasi sepihak, dan manipulasi sejarah.
Film-film ini efektif membentuk persepsi publik selama 32 tahun Orde Baru, tapi kini dianggap sebagai artefak propaganda yang kontroversial. Sejarah melalui lensa kekuasaan.
AZ Alkmaar
🔵⚪ Profil Singkat AZ Alkmaar
- Nama lengkap: Alkmaar Zaanstreek
- Didirikan: 10 Mei 1967 (hasil penggabungan Alkmaar ’54 dan FC Zaanstreek)
- Kota: Alkmaar, Noord-Holland, Belanda
- Stadion: AFAS Stadion (kapasitas: 17,023)
- Warna seragam: Biru dan Putih
- Julukan:
- De Panters (Para Macan Tutul)
- AZ
- Pemilik: Max Huiberts (pengusaha Belanda), sejak 2001 (melalui AFAS Software, perusahaan sponsor sekaligus pemilik)
🏆 Prestasi: Raksasa Kecil yang Mengguncang Belanda
AZ mungkin berasal dari kota kecil (populasi: 100.000 jiwa), tapi memiliki reputasi luar biasa dalam konsistensi Eredivisie dan kejutan Eropa.
Domestik (Belanda)
- Juara Eredivisie: 2 kali
- 1981 (era legendaris Kees Kist)
- 2009 — salah satu keajaiban terbesar dalam sejarah liga Belanda!
→ Di bawah pelatih Louis van Gaal, AZ tidak terkalahkan dalam 28 laga awal, akhiri dominasi Ajax, PSV, dan Feyenoord
- Runner-up Eredivisie: 2006–07
- Juara Piala KNVB: 4 kali (1978, 1981, 1982, 2013)
Eropa
- Liga Champions:
- Perempat final 2010 — kalah dari Bayern Munich
- Liga Europa:
- Semi-finalis 2005 (kalah dari Sporting CP)
- Konsisten lolos ke Eropa sejak 2000-an
💡 AZ adalah satu-satunya klub di luar “Big Three” Belanda yang juara Eredivisie 2 kali dan capai perempat final Liga Champions.
🐆 Asal Julukan “De Panters” (Para Macan Tutul)
- Julukan ini muncul pada 1990-an, karena gaya bermain cepat, gesit, dan mematikan — seperti macan tutul.
- Warna biru-putih diadopsi sejak awal berdiri, terinspirasi dari bendera kota Alkmaar.
- Kota Alkmaar dikenal sebagai “kota keju” — dan AZ jadi “keju paling tajam” dalam sepak bola Belanda.
💬 “Kami bukan dari Amsterdam. Kami dari kota keju. Tapi kami yang membuat raksasa menangis.”
🌟 Era Keajaiban 2009: Van Gaal Mengguncang Dunia
Di bawah Louis van Gaal (2005–2009), AZ mencapai puncaknya:
- Gaya bermain: 4-2-3-1 ofensif, pressing tinggi, transisi cepat
- Pemain ikonik:
- Mounir El Hamdaoui (top scorer Eredivisie 2009)
- Sergio Romero (kiper Argentina)
- Romeo Castelen, Demy de Zeeuw, Ron Vlaar
- 2008–09:
- 28 kemenangan beruntun tanpa kalah
- Juara Eredivisie setelah 28 tahun
- Lolos ke Liga Champions 2009/10
💥 Musim itu dianggap “puncak strategi Van Gaal pasca-Ajax” — bukti bahwa taktik bisa mengalahkan uang.
🏟️ AFAS Stadion: Istana Biru di Jantung Noord-Holland
- Dibuka: 2006 (menggantikan Alkmaarderhout)
- Kapasitas: 17,023
- Nama: Diambil dari AFAS Software, perusahaan pemilik klub — satu-satunya stadion di Belanda yang dinamai sponsor sekaligus pemilik
- Karakteristik:
- “Oost-1” diisi oleh “AZ Ultras” — suporter paling fanatik
- Suasana intim, modern, dan sangat mendukung
- Lokasi: Hanya 1 km dari pasar keju Alkmaar — simbol kota
🎶 Lagu kebanggaan fans:
“AZ Alkmaar, blauw en wit…
Wij vechten tot het eind!”
(AZ Alkmaar, biru dan putih… Kami bertarung sampai akhir!)
🔥 Rivalitas Utama
- SC Heerenveen → “De Strijd der Provinciën” (Pertarungan Antar Provinsi)
- Rival paling sengit — akar dari persaingan Noord-Holland vs Friesland
- Ajax Amsterdam → rival ideologis (akademi vs taktik)
- FC Volendam → rival regional kecil
🧠 Filosofi & Model Bisnis: “Taktik di Atas Uang”
- AZ dikenal karena pendekatan data-driven dan taktis, bahkan sebelum era modern.
- Model bisnis cerdas:
- Beli pemain muda berpotensi (sering dari Amerika Selatan)
- Kembangkan dalam sistem taktik AZ
- Jual ke klub besar dengan profit tinggi
- Akademi “AZ Jeugdopleiding” melahirkan:
- Arjen Robben (latihan di AZ usia muda)
- Teun Koopmeiners, Calvin Stengs, Myron Boadu, Sven Mijnans
💰 AZ adalah satu-satunya klub Eredivisie yang profit transfer lebih tinggi daripada pendapatan TV sejak 2015.
💡 Fakta Unik
- AZ adalah satu-satunya klub di dunia yang dimiliki oleh perusahaan software yang juga jadi sponsornya.
- AFAS Stadion adalah satu-satunya di Belanda yang punya sistem pencahayaan LED penuh sejak 2006.
- Klub ini tidak pernah bangkrut, meski berasal dari kota kecil — berkat manajemen keuangan ketat.
- Van Gaal adalah satu-satunya pelatih dalam sejarah yang juara Eredivisie dengan 3 klub berbeda (Ajax, AZ, dan PSV).
🏁 Masa Depan: Mempertahankan Status “Pengganggu Raksasa”
- 2024/25: Target — konsisten di 4 besar Eredivisie, lolos ke Liga Europa/Liga Champions, bangun generasi muda baru
- Fokus pada:
- Pertahankan model taktis dan akademi
- Regenerasi skuad pasca kepergian bintang
- Perluas AFAS Stadion ke 20.000 (rencana 2026)
“We don’t have millions. But we have mind, method, and madness.”
💬 Kesimpulan
AZ Alkmaar bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah bukti bahwa kota kecil bisa menantang raksasa, taktik bisa mengalahkan uang, dan semangat komunitas bisa melahirkan keajaiban.
“In Alkmaar, we don’t follow football. We outthink it.”
Profil Boaz Solossa: Legenda Penyerang Persipura & Timnas Indonesia
Boaz Theofilus Erwin Solossa (lahir 16 Maret 1986 di Sorong, Papua) adalah salah satu penyerang legendaris sepak bola Indonesia. Ia dikenal sebagai bomber ulung Persipura Jayapura, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Indonesia, dan ikon Timnas Indonesia. Kariernya membentang dari 2004 hingga pensiun pada 2022, dengan julukan “The Papua Bomber”.
Data Pribadi
- Nama Lengkap: Boaz Theofilus Erwin Solossa
- Tanggal Lahir: 16 Maret 1986 (usia 39 tahun per Desember 2025)
- Tempat Lahir: Sorong, Papua Barat, Indonesia
- Tinggi Badan: 180 cm
- Posisi Utama: Penyerang Tengah (Striker)
- Kaki Dominan: Kaki Kanan
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Status Saat Ini: Pensiun (2022), kini pelatih dan komentator
Karir Klub
Boaz hampir seluruh kariernya dihabiskan di Persipura Jayapura, klub ikonik Papua yang mendominasi Liga Indonesia era 2000-an hingga 2010-an.
| Tahun | Klub | Kompetisi | Penampilan | Gol | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| 2004–2018 | Persipura Jayapura | Liga Indonesia/Liga 1 | 378 | 217 | Rekor gol terbanyak Persipura & Liga Indonesia |
| 2018–2022 | Borneo FC | Liga 1 | 78 | 18 | Pindah setelah Persipura degradasi |
| 2022 | Persipura Jayapura (kembali) | Liga 2 | 10 | 5 | Pensiun di klub asal |
Total Karir Klub: Lebih dari 466 penampilan, 240+ gol (rekor pencetak gol terbanyak Liga Indonesia sepanjang masa hingga 2025).
Karir Timnas Indonesia
- Debut: 2004 vs Singapura
- Caps: 49 caps (rekor saat pensiun)
- Gol: 14 gol
- Prestasi Utama:
- Runner-up Piala AFF 2004, 2010
- Juara Merdeka Tournament 2006
- Gol ikonik: vs Bahrain (AFF 2010), vs Malaysia
Boaz adalah kapten dan top scorer Timnas di beberapa turnamen regional.
Prestasi & Penghargaan
- Liga Indonesia/Liga 1: 5 kali juara (2005, 2006, 2009, 2011, 2014) dengan Persipura
- Top Scorer Liga Indonesia: 2004–05, 2005–06, 2008–09, 2010–11
- Pemain Terbaik Liga Indonesia: 2005, 2009
- Pensiun dengan Laga Testimonial: 2022 vs Persija Jakarta (Indomilk Arena, penuh emosi)
Gaya Bermain & Kontribusi
Boaz adalah striker komplet: tajam di kotak penalti, kuat duel udara, dan akurat dalam penyelesaian akhir. Ia juga dikenal sebagai pemimpin di lapangan dan di luar lapangan (pembawa semangat Papua). Kekuatannya: insting gol, heading, dan tendangan bebas. Kelemahan: kurang cepat di usia tua.
Kehidupan Pasca-Pensiun
- 2022–sekarang: Komentator sepak bola (Vidio, Indosiar)
- Pelatih: Asisten pelatih Persipura U-20
- Bisnis & Sosial: Akademi sepak bola Boaz Solossa di Papua, aktif kampanye pendidikan olahraga di Papua Barat
Boaz Pamungkas adalah legenda hidup sepak bola Indonesia, simbol ketangguhan Papua, dan inspirasi bagi generasi baru. The Papua Bomber forever! 🇮🇩⚽
Analisis Detail Performa Dewa United FC di Musim Liga 1 2025-26
Dewa United FC, yang dikenal sebagai The Banten Warriors, sedang menghadapi musim Liga 1 Indonesia 2025-26 yang cukup menantang. Per 20 Desember 2025, mereka telah menyelesaikan 13 pertandingan, berada di peringkat bawah klasemen. Analisis ini mencakup posisi klasemen, statistik keseluruhan, hasil terkini, jadwal mendatang, performa pemain kunci, serta insight penting, berdasarkan data kompetisi yang sedang berlangsung.
Ikhtisar Musim dan Klasemen
Performa Dewa United tidak konsisten, dengan awal musim yang buruk namun ada tanda-tanda perbaikan di pertandingan terbaru. Mereka berada di posisi 14 dari 18 tim dengan 13 poin dari 13 laga. Rekor: 4 kemenangan, 1 seri, 8 kekalahan.
- Gol yang Dicetak (GS): 12 (rata-rata 0,92 per laga) – salah satu yang terendah di liga, menunjukkan masalah serangan.
- Gol yang Kebobolan (GC): 22 (rata-rata 1,69 per laga) – masalah pertahanan terutama di laga tandang.
- Selisih Gol (GD): -10.
- Performa Kandang: Lebih baik, lebih banyak poin di Indomilk Arena.
- Performa Tandang: Buruk, banyak kekalahan.
- Clean Sheet: Hanya 1, sulit menjaga gawang aman.
- Laga dengan Lebih dari 2,25 Gol: 7 dari 13, sering kali berakhir skor besar saat kebobolan.
- Streak Terpanjang: Menang beruntun: 2 laga; Kalah beruntun: 5 laga; Tak terkalahkan: 3 laga; Tanpa kemenangan: 6 laga.
Tim menunjukkan ketahanan di kemenangan terbaru, tapi perlu konsistensi untuk naik klasemen. Taktik pelatih Jan Olde Riekerink fokus counter-attack, tapi cedera dan kedalaman skuad jadi masalah.
Hasil Pertandingan Terkini (10 Laga Terakhir)
Bentuk terkini: WLWLLDLWLW (4 menang, 1 seri, 5 kalah). Mereka mengakhiri streak kalah 5 laga dengan kemenangan krusial, tapi masih rentan.
- 29/11/2025: Dewa United 1-0 Persita Tangerang (M; Gol: Alex 34′)
- 21/11/2025: Persib Bandung 1-0 Dewa United (K)
- 09/11/2025: Dewa United 0-1 PSM Makassar (K)
- 05/11/2025: Borneo FC 4-0 Dewa United (K) – Kekalahan terbesar, pertahanan rapuh.
- 22/10/2025: PSIM Yogyakarta 2-0 Dewa United (K)
- 16/10/2025: Dewa United 0-2 Madura United (K)
- 26/09/2025: Dewa United 1-1 Persebaya Surabaya (S; Gol: Wahyu Prasetyo 45′; Lawan: Septian Bagaskara 70′)
- 20/09/2025: Dewa United 3-1 PSBS Biak Numfor (M; Gol: Jajá 27′, Stefano Lilipaly 30′, Alex 45+1′) – Kemenangan terbesar.
- 13/09/2025: Arema FC 1-2 Dewa United (M; Gol: Alex 12′, Taisei Marukawa 77′)
- 29/08/2025: Dewa United 1-3 Persija Jakarta (K; Gol: Alexis Messidoro 50′)
Pola: Kuat di kandang (contoh 3-1), lemah tandang (4 kekalahan beruntun). Hanya mencetak gol di 5 dari 10 laga terakhir.
Jadwal Mendatang
Jadwal sisa 2025 dan awal 2026 cukup berat, tapi banyak laga kandang untuk ambil poin.
- 20/12/2025: Dewa United vs Persis Solo (Kandang; 12:00 WIB)
- 23/05/2026: Dewa United vs Bali United (Kandang)
- 16/05/2026: Persis Solo vs Dewa United (Tandang)
- 08/05/2026: PSBS Biak Numfor vs Dewa United (Tandang)
- 03/05/2026: Dewa United vs Semen Padang (Kandang)
- 29/04/2026: Dewa United vs Persijap Jepara (Kandang)
- 25/04/2026: Madura United vs Dewa United (Tandang)
- 20/04/2026: Dewa United vs Persib Bandung (Kandang)
- 12/04/2026: Malut United vs Dewa United (Tandang)
- 03/04/2026: Dewa United vs PSIM Yogyakarta (Kandang)
Prediksi: Bisa ambil 6-9 poin dari 5 laga kandang berikutnya jika pertahanan membaik.
Statistik Pemain & Analisis Skuad
Skuad Dewa United campuran talenta lokal dan import asing (maksimal 9). Pemain kunci: kreator lini tengah dan bek tangguh, tapi kedalaman terbatas karena cedera (misalnya Hugo Gomes kartu merah berulang).
Pemain Kunci dengan Statistik (Liga 1 2025-26):
- Kiper: Sonny Stevens (1.170 menit, 1 clean sheet), Yofandani Pranata, Dafa Al Gasemi.
- Bek: Nick Kuipers (1.041 menit, 4 YC, 1 RC), Brian Fatari (776 menit, 2 gol, 4 YC), Edo Febriansyah (953 menit, 5 YC), Rizdjar Nurviat Subagja (92 menit, 6 YC), Septian Satria Bagaskara (93 menit, 5 YC, 1 RC).
- Gelandang: Alexis Messidoro (1.127 menit, 3 gol, 3 YC) – Top scorer, Stefano Lilipaly (697 menit, 1 gol, 7 assist, 6 YC, 1 RC) – Kreatif utama, Ricky Kambuaya (953 menit, 3 assist, 5 YC) – Top assister, Taisei Marukawa (942 menit, 2 assist, 2 YC), Rafael Struick (291 menit, 4 assist, 4 YC), Cássio Fernando Scheid (464 menit, 1 assist, 3 YC).
- Penyerang: Alex Martins Ferreira (875 menit, 1 gol, 3 YC), Hugo Gomes dos Santos Silva (961 menit, 1 gol, 1 assist, 1 YC, 3 RC), Privat Mbarga (90 menit, 8 YC).
Top Scorer: Alexis Messidoro (3 gol), Brian Fatari (2 gol). Top Assister: Stefano Lilipaly (7 assist), Rafael Struick (4 assist), Ricky Kambuaya (3 assist). Disiplin: Banyak kartu (Hugo Gomes 3 RC) – masalah disiplin rugikan poin.
Insight dan Berita Penting
- Tren Performa: Mulai 2 menang dari 3 laga, lalu kalah 5 beruntun; kemenangan 1-0 vs Persita putus streak tapi posisi rawan.
- Kekuatan: Performa kandang, kreativitas lini tengah (Lilipaly/Messidoro).
- Kelemahan: Kebobolan mudah (22 GC), gol sedikit (12 GS), banyak kartu merah.
- Berita: Pelatih Riekerink di bawah tekanan; kemungkinan transfer Januari untuk penyerang. Di AFC Challenge League, top Grup E (4-1 vs Shan United).
Dewa United perlu perbaikan pertahanan untuk hindari zona degradasi. Potensi finis mid-table jika form membaik. Built For Glory? Waktu akan menjawab. 💪
Upaya Mengatasi Kemiskinan di Negara Termiskin di Dunia
Meski tantangan besar, ada harapan. Organisasi internasional seperti PBB, Bank Dunia, dan IMF memberikan bantuan. Misalnya, Sudan Selatan menerima dana untuk rekonstruksi pasca-konflik. Program seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) fokus pada pengentasan kemiskinan.
Di tingkat nasional, beberapa negara berupaya diversifikasi ekonomi. Mozambik mengembangkan industri gas alam, sementara Burundi berinvestasi di pariwisata Danau Tanganyika. Bantuan dari Cina dan Uni Eropa juga membantu membangun infrastruktur.
Namun, keberhasilan bergantung pada perdamaian. Tanpa stabilitas, investasi sulit masuk. Pembaca yang peduli bisa mendukung melalui donasi ke LSM seperti UNICEF atau Oxfam, yang bekerja langsung di negara termiskin di dunia.
Kesimpulan: Pelajaran dari Negara Termiskin di Dunia
Negara termiskin di dunia seperti Sudan Selatan dan Yaman mengingatkan kita pada kerapuhan sistem global. Ketimpangan ini bukan hanya masalah ekonomi, tapi juga hak asasi manusia. Dengan PDB per kapita rendah, jutaan orang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Namun, dengan kerjasama internasional dan reformasi internal, perubahan mungkin terjadi.
Bagi Indonesia, yang PDB per kapitanya sekitar 5.000 dolar AS, ini menjadi pelajaran untuk memperkuat ketahanan ekonomi. Jika Anda mencari info lebih lanjut tentang negara termiskin di dunia, pantau update dari IMF atau Bank Dunia. Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasi aksi positif.
MASTERSLOT99: Tempat di Mana Hoki Bukan Keberuntungan — Tapi Kebiasaan
Kalau Anda sering keliling situs slot online, pasti pernah dengar kalimat seperti: “Hoki itu datang dan pergi.” Tapi di MASTERSLOT99, mereka punya filosofi berbeda: hoki itu bukan sesuatu yang menunggu — tapi sesuatu yang bisa dibangun. Caranya? Dengan sistem yang adil, game berkualitas, dan komitmen nyata untuk membuat setiap pemain merasa dihargai — bukan hanya saat menang, tapi sejak pertama kali login.
MASTERSLOT99 bukan situs yang baru muncul kemarin sore. Mereka sudah lama berdiri di tengah hiruk-pikuk dunia slot online Indonesia, dan tetap bertahan bukan karena iklan besar, tapi karena kepercayaan dari ribuan member aktif. Dan kepercayaan itu tidak datang dari angin — datang dari fakta: withdraw cepat, game fair, dan layanan yang benar-benar manusiawi.
Salah satu hal pertama yang dirasakan pemain baru adalah rasa tenang. Tidak ada pop-up yang memaksa, tidak ada notifikasi spam, tidak ada tekanan untuk deposit besar. Di MASTERSLOT99, Anda bebas menjelajahi ratusan game slot online dari Pragmatic Play, PG Soft, Habanero, Joker123, dan CQ9 — tanpa tekanan. Mau coba-coba modal Rp25 ribu? Boleh. Mau main jackpot progresif? Silakan. Semuanya disajikan dengan antarmuka yang ringan, stabil, bahkan di HP spek rendah.
Tapi jangan salah — meski santai, MASTERSLOT99 tetap serius soal keadilan. Semua game di sini menggunakan sistem RNG bersertifikat yang diawasi lembaga independen. Artinya, setiap putaran benar-benar acak. Tidak ada algoritma yang “menghukum” pemain yang sering menang. Tidak ada skema “panas-dingin” buatan. Kalau hari ini hoki Anda kuat, maka jackpot senilai ratusan juta itu benar-benar bisa jadi milik Anda — bahkan dari satu putaran kecil.
