sepakbola
now browsing by category
Analisis Detail Statistik João Félix (Musim 2025-26, Roshn Saudi League)
João Félix Sequeira (lahir 10 November 1999, usia 26 tahun) adalah penyerang Portugal yang bermain untuk Al-Nassr di Saudi Pro League sejak Juli 2025 (transfer dari Chelsea senilai €30 juta + add-ons hingga €50 juta). Ia bergabung dengan Cristiano Ronaldo dan menjadi salah satu bintang utama liga, dengan performa impresif di musim debutnya.
Statistik Musim 2025-26 (Per Desember 2025, Roshn Saudi League)
Berdasarkan data resmi SPL dan sumber terpercaya:
- Penampilan: 9–13 laga (tergantung sumber, sekitar 788–1.134 menit)
- Gol: 11 (top scorer liga sementara, rata-rata 1.26 gol per 90 menit)
- Assist: 2–3
- Total Kontribusi Gol (G/A): 13–14
- Kartu Kuning: 1
- Kartu Merah: 0
- Rating Rata-rata: 8.4 (tinggi di liga)
- Accurate Passes per Game: ~26.7
- Shots: Tinggi, dengan konversi gol elite
- Penalty: Beberapa di antaranya dari penalti
Félix sering cetak gol spektakuler seperti overhead kick dan hat-trick, serta sinergi bagus dengan Ronaldo (bersama cetak 21 gol tim).
Performa Karir Keseluruhan (Hingga 2025)
| Kompetisi/Klub | Penampilan | Gol | Assist | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Benfica (2018-19) | 43 | 20 | 8 | Breakthrough season |
| Atlético Madrid | 131 | 34 | 18 | La Liga winner 2021 |
| Chelsea (loan/permanent) | ~40 | 11 | – | – |
| Barcelona (loan) | – | – | – | – |
| Al-Nassr (2025-) | 9-13 | 11 | 2-3 | Top scorer SPL |
| Timnas Portugal | 50+ caps | 11 | – | Nations League winner |
Market Value: €20–25 juta (naik setelah performa bagus di Saudi).
Gaya Bermain & Dampak di Al-Nassr
- Posisi: Second Striker / Attacking Midfielder
- Kekuatan: Dribbling tajam, visi passing, finishing klinis, adaptasi meta Saudi (agresif + kreatif).
- Pengaruh: Bantu Al-Nassr puncak klasemen awal, sinergi dengan Ronaldo (Ronaldo puji Félix sebagai “talenta besar”).
- Highlight: Hat-trick, overhead kick, MVP beberapa laga.
Bintang-Bintang Roshn Saudi League Musim 2025-26
Roshn Saudi League (Saudi Pro League/SPL) musim 2025-26 terus menarik perhatian dunia berkat investasi besar dan kedatangan bintang-bintang top. Meski beberapa nama besar seperti Neymar telah meninggalkan liga, pemain seperti Cristiano Ronaldo tetap jadi magnet utama. Berikut daftar bintang teratas saat ini (per Desember 2025), berdasarkan performa, nilai pasar, dan pengaruh.
1. Cristiano Ronaldo (Al-Nassr)
- Usia: 40 tahun
- Posisi: Penyerang
- Stats Musim Ini: 10+ gol, tetap top scorer potensial.
- Pengaruh: Kapten Al-Nassr, ikon global, sering cetak gol salto & penalti. Kontrak hingga 2027.

.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)
2. Karim Benzema (Al-Ittihad)
- Usia: 38 tahun
- Posisi: Penyerang
- Stats: Konsisten gol & assist, kapten tim.
- Pengaruh: Ballon d’Or 2022 winner, pengalaman Real Madrid bantu Ittihad juara bertahan.


3. N’Golo Kanté (Al-Ittihad)
- Usia: 34 tahun
- Posisi: Gelandang Bertahan
- Pengaruh: Mesin tengah, tackling elite, juara dunia Prancis.
4. João Félix (Al-Hilal)
- Usia: 26 tahun
- Posisi: Penyerang/Gelandang Serang
- Stats: Top scorer sementara dengan 11 gol.
- Pengaruh: Kreatif, dribbling tajam.
5. Moussa Diaby (Al-Ittihad)
- Usia: 26 tahun
- Posisi: Winger
- Pengaruh: Kecepatan & assist tinggi.
Bintang Lain yang Menonjol
- Rúben Neves (Al-Hilal): Gelandang Portugal, visi passing.
- Nacho Fernández (Al-Qadsiah): Bek eks Real Madrid.
- Koen Casteels (Al-Qadsiah): Kiper Belgia.
- Salem Al-Dawsari (Al-Hilal): Bintang lokal Saudi, gol ikonik di Piala Dunia.
- Rising Stars: Musab Al-Juwayr (Al-Hilal), Mohau Nkota, Unai Hernandez.
Gambaran Umum Liga





Liga Saudi terus berkembang dengan campuran bintang Eropa & talenta lokal. Al-Hilal & Al-Nassr favorit juara, tapi Al-Qadsiah (dengan Brendan Rodgers) jadi kejutan. Siapa bintang favorit Anda? 🔥
Liga Pro Saudi (Roshn Saudi League) Musim 2025-26: Update Desember 2025
Liga Pro Saudi (Saudi Pro League/SPL) musim 2025-26 adalah musim ke-69 liga sepak bola tertinggi di Arab Saudi. Al-Ittihad adalah juara bertahan (gelar ke-10 musim lalu). Musim ini ada 18 tim, dengan promosi Al-Najma, Neom (debut), dan Al-Hazem (via play-off). Degradasi musim lalu: Al-Raed, Al-Orobah, Al-Wehda.
Per Desember 2025 (setelah sekitar 13-14 pekan), liga sedang jeda FIFA/internasional, tapi pertandingan terakhir sebelum jeda sudah dimainkan. Liga dikenal dengan bintang besar seperti Cristiano Ronaldo (Al-Nassr), dan terus investasi besar dari PIF.
Klasemen Sementara (Per 14 Desember 2025)
Berikut klasemen terbaru berdasarkan data resmi:
| Posisi | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Al-Hilal | 13 | 11 | 1 | 1 | 35 | 10 | 34 |
| 2 | Al-Nassr | 13 | 9 | 3 | 1 | 30 | 12 | 30 |
| 3 | Al-Ittihad | 13 | 9 | 2 | 2 | 28 | 15 | 29 |
| 4 | Al-Ahli | 13 | 8 | 3 | 2 | 25 | 14 | 27 |
| 5 | Al-Qadsiah | 13 | 7 | 3 | 3 | 22 | 16 | 24 |
| … | … | … | … | … | … | … | … | … |
| 14 | Dewa United? (contoh mid) | – | – | – | – | – | – | – |
Catatan: Al-Nassr sering di puncak awal berkat Ronaldo, tapi Al-Hilal dominan. Al-Qadsiah (baru promosi) surprise di top 5, baru tunjuk Brendan Rodgers sebagai pelatih (Des 2025).
Top Skorers (Per Desember 2025)
- João Félix (Al-Hilal?) – 11 gol
- Cristiano Ronaldo (Al-Nassr) – 10+ gol (sering salto & penalti)
- Kostas Fortounis – Assist terbanyak
Ronaldo tetap jadi bintang, sering cetak gol salto ikonik.
Berita Terkini (Desember 2025)
- Brendan Rodgers jadi pelatih Al-Qadsiah (eks Celtic/Liverpool) – ambisi top Asia.
- Mohamed Salah rumor kuat ke SPL (CEO liga: “No doubts”).
- FIFA President Gianni Infantino: SPL akan jadi top 3 liga dunia.
- Jeda panjang karena Arab Cup & FIFA break, liga lanjut akhir Desember.
Liga Arab Saudi terus jadi sorotan dunia berkat investasi besar & bintang top. Musim ini kompetitif, dengan Al-Hilal & Al-Nassr favorit juara. Siapa prediksi juara Anda? 🔥
Sejarah Persib Bandung: Maung Bandung yang Legendaris
Persib Bandung (Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung) adalah salah satu klub sepak bola tertua dan paling populer di Indonesia. Berbasis di Bandung, Jawa Barat, klub ini dikenal dengan julukan Maung Bandung (Harimau Bandung) dan memiliki basis suporter fanatik bernama Bobotoh. Persib adalah klub dengan sejarah panjang, prestasi tinggi, dan rivalitas sengit dengan Persija Jakarta (El Clasico Indonesia).
Pendirian & Awal Mula (1933–1950-an)
Klub didirikan pada 14 Maret 1933 di Bandung dengan nama Persib Bandung, sebagai hasil merger beberapa klub lokal seperti Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB). Persib adalah salah satu pendiri PSSI (1930) dan ikut kompetisi kolonial Belanda (NIVB).
- 1933–1940-an: Dominasi di kompetisi kolonial, sering juara regional.
- 1950-an: Juara Perserikatan berulang kali (1950, 1955, 1956, 1960).
Pemain legenda awal: Suharno, Ramang (awal karir), Sukma.
Era Modern & Dominasi (1980-an–2000-an)
Di era Galatama dan Liga Indonesia:
| Tahun | Prestasi Utama | Catatan |
|---|---|---|
| 1985 | Juara Galatama | Gelar pertama era modern |
| 1995 | Juara Galatama | – |
| 2014 | Juara Liga Indonesia | Gelar pertama Liga 1 |
| 2020 | Juara Piala Indonesia | – |
| 2023–2024 | Juara Liga 1 2023-24 | Gelar ke-2 Liga 1 |
- Pemain Legendaris: Robby Darwis, Bejo Sugiantoro, Atep Rizal, Eka Ramdani, Zulham Zamrun, Michael Essien (import singkat), Sergio van Dijk.
Saat Ini (Musim Liga 1 2025-26)
Per Desember 2025, Persib berada di peringkat 2 Liga 1 dengan 25 poin dari 13 laga (8 menang, 1 seri, 4 kalah). Mereka bersaing ketat dengan Persija dan PSM Makassar untuk gelar juara.
Prestasi Utama
- Liga Indonesia/Liga 1: 6 kali juara (1985, 1995, 2014, 2023-24, dll.)
- Piala Indonesia: Juara 1995, 2020
- Piala Presiden: Juara 2015
- Piala Menpora: Juara 2021
Stadion & Identitas
- Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) (kapasitas 38.000) – markas ikonik.
- Warna: Biru-putih.
- Suporter: Bobotoh – salah satu suporter paling besar dan fanatik di Indonesia.
Persib Bandung adalah simbol semangat Bandung dan Jawa Barat, dengan sejarah penuh gelar, rivalitas epik, dan suporter yang luar biasa. Maung Geulis! 💙⚽
Sejarah Persija Jakarta: Macan Kemayoran yang Legendaris
Persija Jakarta (Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah salah satu klub sepak bola tertua dan paling bersejarah di Indonesia. Berbasis di Jakarta, klub ini dikenal sebagai Macan Kemayoran atau Macan Jakarta, dengan basis suporter fanatik bernama Jakmania. Persija adalah klub dengan jumlah gelar Liga Indonesia terbanyak (11 gelar) dan rivalitas abadi dengan Persib Bandung (El Clasico Indonesia).
Pendirian & Awal Mula (1928–1940-an)
Klub didirikan pada 8 November 1928 di Batavia (sekarang Jakarta) dengan nama VIJ (Voetbalbond Indonesische Jacatra). Ini adalah klub tertua di Indonesia yang masih aktif hingga kini.
- 1928–1930-an: Bermain di kompetisi kolonial Belanda (NIVB), sering juara.
- 1940-an: Setelah kemerdekaan, nama berubah menjadi Persija Jakarta pada 1945.
Era Kejayaan (1950-an–1980-an)
Persija mendominasi sepak bola Indonesia pasca-kemerdekaan.
| Tahun | Prestasi Utama | Catatan |
|---|---|---|
| 1950s–1960s | Juara Perserikatan berulang | Dominasi dengan pemain legenda seperti Ramang |
| 1970s | Juara Perserikatan | – |
| 1980s | Juara Galatama | – |
Pemain ikonik: Ramang, Sukma, Abdul Kadir.
Era Modern & Dominasi Liga (1990-an–2010-an)
Di era Liga Indonesia profesional:
| Tahun | Prestasi Utama | Catatan |
|---|---|---|
| 2001 | Juara Liga Indonesia | Gelar pertama era modern |
| 2018 | Juara Liga 1 | Gelar ke-11, terbanyak sepanjang masa |
| 2019 | Juara Piala Indonesia | – |
| 2021 | Juara Piala Menpora | Turnamen pra-Liga 1 |
- Pemain Legendaris: Bambang Pamungkas (Bepe), Ismed M. Nur, Andritany Ardhiyasa, Novrizal, Firman Utina.
- Rivalitas: Persib Bandung (El Clasico Indonesia), Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya.
Tragedi & Kontroversi
- Tragedi Kanjuruhan (1 Oktober 2022): Saat Persija vs Arema, kerusuhan suporter menewaskan 135 orang – dampak besar pada regulasi suporter.
- Isu Finansial: Pernah kesulitan, tapi stabil dengan dukungan Jakmania.
Saat Ini (Musim Liga 1 2025-26)
Per Desember 2025, Persija berada di peringkat 5 Liga 1 dengan 21 poin dari 13 laga (6 menang, 3 seri, 4 kalah). Mereka sedang bersaing di zona atas.
Prestasi Utama
- Liga Indonesia/Liga 1: 11 kali juara (rekor terbanyak: 1964, 1971, 1975, 1979, 1988, 2001, 2018, dll.)
- Piala Indonesia: Juara 1999, 2000, 2005, 2019
- Piala Presiden: Juara 2018
- Piala Menpora: Juara 2021
Stadion & Identitas
- Stadion Utama Gelora Bung Karno (kapasitas 77.193) – markas utama.
- Warna: Merah-hitam.
- Suporter: Jakmania – salah satu suporter paling besar dan fanatik di Indonesia.
Persija Jakarta adalah simbol sepak bola Jakarta dan Indonesia, dengan sejarah penuh gelar dan suporter yang luar biasa. Kemayoran Bangkit! 🔴🖤
Sejarah Persipura Jayapura: Klub Legendaris Papua
Persipura Jayapura adalah salah satu klub sepak bola paling sukses dan ikonik di Indonesia, berbasis di Jayapura, Papua. Klub ini dikenal sebagai “Mutiara Hitam” dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Papua. Persipura mendominasi Liga Indonesia pada era 2000-an hingga 2010-an sebelum menghadapi masalah finansial dan degradasi.
Pendirian & Awal Mula (1963–1990-an)
Klub didirikan pada 8 Agustus 1963 sebagai Persipura Jayapura (Persatuan Sepak Bola Indonesia Jayapura). Awalnya bernama Persipura Jayapura dari hasil merger beberapa klub lokal di Papua.
- 1963–1980-an: Bermain di liga regional dan nasional, sering naik-turun divisi.
- 1990-an: Mulai naik daun di Liga Indonesia, dengan pemain lokal seperti Jack Komboy dan Boaz Solossa yang kemudian jadi legenda.
Era Kejayaan (2000-an–2010-an)
Di bawah manajemen Benny Simanjuntak dan pelatih Jacksen F. Tiago, Persipura menjadi raja Liga Indonesia.
| Tahun | Prestasi Utama | Catatan |
|---|---|---|
| 2005 | Juara Liga Indonesia | Dominasi pertama |
| 2006 | Juara Liga Indonesia | Back-to-back |
| 2009 | Juara Liga Indonesia | Dominasi Papua |
| 2011 | Juara Liga Indonesia | Rekor gelar ke-4 |
| 2014 | Juara Liga Indonesia | Gelar ke-5 |
| 2006–2017 | Juara Indonesia Super League / Liga 1 | 5 kali juara |
- Boaz Solossa jadi ikon: Top scorer berulang kali, gol terbanyak sepanjang masa liga (240+ gol).
- Pemain Legendaris: Boaz Solossa, Beto Gonçalves, Ferinando Pahabol, Ian Louis Kabes, Jhonny Edison Isir, Imanuel Wanggai.
Persipura juga berprestasi di Asia: lolos ke AFC Cup 2014 (8 besar).
Krisis & Degradasi (2018–Sekarang)
- 2018: Degradasi ke Liga 2 karena masalah finansial dan sanksi PSSI.
- 2019–2022: Bermain di Liga 2, Boaz kembali 2022 untuk pensiun.
- 2022–sekarang: Tetap di Liga 2, tanpa promosi. Masalah keuangan dan manajemen membuat klub tak lagi kompetitif di Liga 1.
Prestasi Utama
- Liga Indonesia/Liga 1: 5 kali juara (2005, 2006, 2009, 2011, 2014) – rekor bersama Arema FC & Persipura sendiri.
- Piala Indonesia: Runner-up 2007.
- Piala AFC: 8 besar 2014.
- Rekor Gol: Boaz Solossa (240+ gol, terbanyak Liga Indonesia sepanjang masa).
Stadion & Identitas
- Stadion Mandala (kapasitas 30.000) – markas legendaris.
- Warna: Hitam-kuning-merah (simbol Papua).
- Suporter: Ultras Persipura, sangat fanatik dan sering jadi sorotan.
Saat Ini (Desember 2025)
Persipura masih di Liga 2, tanpa promosi sejak degradasi. Klub berusaha bangkit dengan akademi dan pemain lokal Papua, tapi tantangan finansial besar.
Persipura Jayapura adalah legenda sepak bola Papua dan Indonesia, dengan era kejayaan yang sulit dilupakan. Meski kini di Liga 2, warisan Boaz dan gelar juara tetap abadi. Mutiara Hitam! 🇮🇩⚽
Sejarah Dewa United FC (The Banten Warriors)
Dewa United FC (singkatan DWU atau DUB) adalah klub sepak bola profesional asal Tangerang Selatan, Banten, Indonesia. Klub ini berkompetisi di Liga 1 Indonesia (Super League) dan dikenal sebagai klub kaya dengan visi ambisius sejak akuisisi 2021. Motto: Built For Glory. Markas: Indomilk Arena (kapasitas 15.000), kini Banten International Stadium di Serang.
Pendirian & Awal Mula (2009–2020): Era Martapura FC
Klub bermula sebagai Martapura FC pada 11 Maret 2009 di Martapura, Kalimantan Selatan, sebagai klub swasta non-Pemda.
- 2009-10: Debut Liga 3, finis 5th grup → promosi Liga 2.
- 2011-13: Liga 2, promosi ke Liga 1 (finis 2nd final round 2013).
- 2014-20: Naik-turun Liga 1/Liga 2, degradasi 2020.
Rebranding & Kebangkitan (2021–Sekarang)
Pada 22 Februari 2021, Martapura diakuisisi oleh Garibaldi Thohir (saudara Erick Thohir), Rendra Soedjono, & Kevin Hardiman (atau Tommy Hermawan Lo di sumber lain). Nama berubah Martapura Dewa United FC, pindah ke Tangerang Selatan.
- 30 Mei 2022 (Kongres PSSI): Nama resmi Dewa United FC.
- Debut Liga 2 2021-22: Finis 3rd → promosi Liga 1 2022.
Prestasi Utama (Hingga Des 2025)
| Kompetisi | Prestasi | Tahun |
|---|---|---|
| Liga 2 | 3rd (Promosi) | 2021-22 |
| Liga 1 | Runner-up (est.) | 2024-25 |
| Piala Presiden | 3rd | 2025 |
| AFC Challenge League | Top Grup E (4-1 vs Shan United) | 2025-26 |
Saat ini (Des 2025), posisi 14th Liga 1 2025-26 (13 poin, GD -10 dari 13 laga).
Roster Terkini Liga 1 2025-26 (Pelatih: Johannes Hendrikus Olde Riekerink)
| No | Posisi | Pemain (Nat./Umur) | Nilai Pasar (est.) |
|---|---|---|---|
| 60 | GK | Yofandani Pranata (ID/24) | – |
| 31 | GK | Dafa Al Gasemi (ID/17) | – |
| 2 | CB | Nick Kuipers (NED/33) | €1.12M |
| 3 | CB | Wahyu Prasetyo (ID) | – |
| 11 | MF | Taisei Marukawa (JPN) | – |
| 12 | DF | Rizdjar Nurviat (ID) | – |
| 14 | DF | Brian Fatari (ID) | – |
Total 9 pemain asing (Jepang, Belanda, dll.).
Evolusi Logo & Identitas
Logo: Unicorn Deluxe (simbol kekuatan Banten). Warna: Biru-hitam.
Dewa United bukan hanya sepak bola: Punya cabang basket, futsal, esports (MLBB Dewa United). Dari Martapura kecil jadi powerhouse Banten dengan dukungan finansial kuat. Built For Glory! 💪
Sejarah Liverpool Football Club (The Reds)
Liverpool FC adalah salah satu klub sepak bola tersukses dan paling populer di dunia. Berbasis di kota Liverpool, Merseyside, Inggris, klub ini bermain di stadion legendaris Anfield dan memiliki motto “You’ll Never Walk Alone” (YNWA).
Pendirian (1892)
Liverpool FC lahir karena konflik sewa tanah. Pada tahun 1892, pemilik Anfield saat itu, John Houlding, berselisih dengan klub penyewa tanahnya, Everton FC. Everton memutuskan pindah ke Goodison Park. Houlding yang masih memiliki tanah Anfield lalu mendirikan klub baru bernama Liverpool Football Club and Athletic Grounds Company pada 15 Maret 1892. Nama “Liverpool” dipilih karena lebih mencerminkan kota dibanding “Everton”.
Pertandingan pertama Liverpool dimainkan pada 1 September 1892 (menang 7-1 atas Rotherham Town sebagai pertandingan persahabatan).
Era Awal dan Dominasi Pertama (1900–1930-an)
- 1901: Juara Liga Inggris pertama kali
- 1906: Gelar liga kedua Liverpool menjadi klub besar di Inggris, tapi setelah itu sempat naik-turun.
Era Bill Shankly – Revolusi Modern (1959–1974)
Manajer Skotlandia Bill Shankly (ditunjuk Desember 1959) mengubah segalanya:
- Promosi dari Divisi Kedua (1962)
- Juara liga: 1964, 1966, 1973
- Juara FA Cup pertama dalam sejarah klub (1965)
- Juara UEFA Cup pertama (1973)
- Menciptakan The Kop yang legendaris dan lagu “You’ll Never Walk Alone” menjadi anthem resmi
- Membangun Boot Room – filosofi pelatihan dan suksesi manajer dari dalam klub
Era Bob Paisley – Klub Tersukses di Eropa (1974–1983)
Setelah Shankly pensiun, asistennya Bob Paisley melanjutkan:
- 6 gelar Liga Inggris
- 3 Piala Eropa berturut-turut (1977, 1978, 1981) – rekor yang belum terpecahkan hingga kini oleh klub Inggris lain
- 1 UEFA Cup, 3 League Cup Paisley adalah manajer tersukses dalam sejarah Liverpool (20 trofi besar dalam 9 tahun).
Tragedi Heysel (1985) dan Hillsborough (1989)
- Heysel Stadium Disaster (1985): 39 suporter (kebanyakan Juventus) tewas di final Piala Eropa karena kerusuhan suporter Liverpool → Klub-klub Inggris dilarang dari Eropa selama 5 tahun (Liverpool 6 tahun).
- Hillsborough Disaster (1989): 97 suporter Liverpool tewas karena kepadatan di tribun Leppings Lane saat semifinal FA Cup vs Nottingham Forest. Tragedi ini mengubah sepak bola Inggris selamanya (stadion all-seater, Taylor Report).
Era 1990-an – 2010-an: 30 Tahun Tanpa Liga
Meski memenangkan banyak trofi (FA Cup 1992, 2001, 2006; League Cup berkali-kali; Liga Champions 2005), Liverpool tidak pernah juara liga sejak 1990 hingga 2020 (periode terpanjang tanpa gelar liga dalam sejarah mereka).
Puncak Istanbul 2005 – “The Miracle of Istanbul”
Final Liga Champions 2005 vs AC Milan:
- Tertinggal 0-3 di babak pertama
- Bangkit menjadi 3-3 (gol Gerrard, Šmicer, Alonso)
- Menang adu penalti 3-2 Dianggap sebagai salah satu comeback terbesar dalam sejarah sepak bola.
Era Jürgen Klopp – Kebangkitan Total (2015–2024)
Klopp datang Oktober 2015 dan membawa revolusi “Gegenpressing”:
- Liga Champions 2019 (menang 2-0 vs Tottenham)
- Juara Premier League 2019–2020 – mengakhiri penantian 30 tahun!
- Juara Piala FA & League Cup 2022 (menyapu semua piala domestik)
- Total 8 trofi besar dalam 9 tahun
Rekor dan Prestasi Utama (hingga Desember 2025)
- 19 Gelar Liga Inggris (terbanyak kedua setelah Man United 20)
- 6 Liga Champions (terbanyak klub Inggris)
- 8 FA Cup, 10 League Cup (rekor), 16 Community Shield
- 3 UEFA Cup / Europa League
Rivalitas Besar
- Merseyside Derby vs Everton (derby paling banyak dimainkan di Inggris)
- Rivalitas dengan Manchester United (North West Derby) – rivalitas terbesar di sepak bola Inggris
Liverpool bukan sekadar klub, tapi identitas kota, budaya, dan semangat “You’ll Never Walk Alone” yang menggema di Anfield hingga kini. Sampai hari ini, Liverpool tetap menjadi salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia. ❤️
Sejarah Terbentuknya Persija Jakarta
Persija Jakarta, atau secara lengkap Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta, merupakan salah satu klub sepak bola tertua dan tersukses di Indonesia. Klub ini berjulukan Macan Kemayoran dan menjadi kebanggaan ibu kota.
Awal Mula Pendirian
Persija didirikan pada 28 November 1928 di era kolonial Belanda (saat Jakarta masih bernama Batavia). Pendiri utamanya adalah Soeri dan Alie (atau A. Alie Subrata), dua tokoh olahraga yang ingin membentuk klub sepak bola untuk pribumi Indonesia sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi kolonial dalam olahraga.
Nama awal klub adalah Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ), di mana “Jacatra” merujuk pada nama lama Jakarta sebelum dijajah Belanda. VIJ dibentuk sebagai wadah bagi klub-klub lokal nasionalis, dan sepak bola saat itu tidak hanya olahraga, tapi juga simbol perjuangan bangsa.
Peran dalam Pembentukan PSSI
Pada 19 April 1930, VIJ menjadi salah satu dari tujuh klub pendiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), induk organisasi sepak bola nasional. VIJ langsung berprestasi dengan memenangkan kompetisi resmi PSSI pertama pada 1931.
Selama era Perserikatan (kompetisi nasional sebelum liga profesional), VIJ/Persija konsisten berada di divisi teratas dan meraih beberapa gelar juara.
Perubahan Nama menjadi Persija
Setelah Indonesia merdeka pada 1945, nama klub diubah menjadi Persija sekitar tahun 1950. Perubahan ini mencerminkan identitas nasional baru, dan klub mulai berbasis di Jakarta Pusat dengan Jusuf Jahja sebagai ketua.
Pada era 1950-an, Persija banyak diisi pemain keturunan Tionghoa, Belanda, dan Eurasia, yang juga memperkuat tim nasional Indonesia.
Perkembangan Selanjutnya
Persija menjadi klub dengan koleksi gelar terbanyak di Indonesia (11 gelar liga nasional: 9 dari era Perserikatan dan 2 dari era Liga Indonesia modern pada 2001 dan 2018). Klub ini tidak pernah terdegradasi sejak kompetisi nasional dimulai pada 1930.
Persija juga memiliki basis suporter fanatik bernama The Jakmania (didirikan 1997), yang membuatnya salah satu klub terpopuler di tanah air.
Saat ini, Persija bermarkas di Jakarta International Stadium (JIS) dan terus menjadi simbol kebanggaan Jakarta dengan rivalitas sengit seperti terhadap Persib Bandung (Derby Indonesia).
Sejarah Persija mencerminkan perjuangan bangsa Indonesia, dari era kolonial hingga modern, menjadikannya lebih dari sekadar klub sepak bola.
