tempat menang
now browsing by category
Game yang Tersedia di Steam (2025)
Steam, platform distribusi digital terbesar untuk game PC, menawarkan puluhan ribu judul game dari berbagai genre, mulai dari AAA hingga indie, serta software terkait gaming seperti tools pengembangan dan aplikasi kreatif. Per Desember 2025, Steam memiliki lebih dari 120.000 game (berdasarkan data SteamDB dan laporan Valve), dengan ribuan game baru ditambahkan setiap tahun. Berikut adalah gambaran umum tentang jenis game yang ada di Steam, kategori populer, game teratas, dan beberapa rekomendasi berdasarkan tren terkini.
Jenis dan Kategori Game di Steam
Steam mengelompokkan game ke dalam berbagai genre dan tag untuk memudahkan pencarian. Berikut adalah kategori utama yang tersedia:
- Action:
- Contoh: Counter-Strike 2, DOOM Eternal, Cyberpunk 2077
- Deskripsi: Game cepat dengan fokus pada pertarungan, tembak-menembak, atau refleks.
- Adventure:
- Contoh: The Witcher 3: Wild Hunt, Stray, Tomb Raider
- Deskripsi: Fokus pada cerita, eksplorasi, dan teka-teki.
- RPG (Role-Playing Game):
- Contoh: Baldur’s Gate 3, Elden Ring, Final Fantasy XIV
- Deskripsi: Karakter kustomisasi, cerita mendalam, dan mekanisme leveling.
- Strategy:
- Contoh: Civilization VI, Total War: Warhammer III, Stellaris
- Deskripsi: Perencanaan taktis, manajemen sumber daya, atau simulasi.
- Simulation:
- Contoh: Microsoft Flight Simulator, The Sims 4, Cities: Skylines II
- Deskripsi: Mensimulasikan aktivitas dunia nyata, seperti penerbangan atau pembangunan kota.
- Sports & Racing:
- Contoh: FIFA 23, Forza Horizon 5, Rocket League
- Deskripsi: Kompetisi olahraga atau balapan mobil.
- Multiplayer Online:
- Contoh: Dota 2, Apex Legends, Among Us
- Deskripsi: Fokus pada permainan online dengan pemain lain.
- Indie:
- Contoh: Hollow Knight, Stardew Valley, Hades II
- Deskripsi: Game buatan developer kecil dengan kreativitas tinggi.
- Horror:
- Contoh: Dead by Daylight, Resident Evil 4 Remake, Outlast
- Deskripsi: Atmosfer menegangkan dengan elemen ketakutan.
- Free-to-Play:
- Contoh: Team Fortress 2, Warframe, Destiny 2
- Deskripsi: Gratis dimainkan dengan opsi pembelian dalam game.
Selain genre, Steam juga punya tag seperti Co-op, Singleplayer, Open World, VR, Pixel Graphics, dan Story Rich, serta filter berdasarkan platform (Windows, macOS, Linux, Steam Deck).
SWEDIA
⚽ Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Tanah Viking (1890–1930)
- Sepak bola diperkenalkan oleh pelaut dan pedagang Inggris pada akhir abad ke-19.
- 1895: Svenska Fotbollförbundet (SvFF) berdiri — federasi sepak bola tertua di Skandinavia.
- 1896: Klub tertua, Örgryte IS, didirikan di Gothenburg.
- 1908: Swedia mainkan laga internasional pertama — menang 11–3 atas Norwegia!
- 1924: Raih perunggu Olimpiade Paris — medali pertama.
💡 Sepak bola Swedia awalnya amatir dan berbasis klub kota, dengan rivalitas kuat antara Stockholm, Gothenburg, dan Malmö.
🌟 Era Emas: Final Piala Dunia 1958 di Kandang Sendiri
- 1958: Swedia jadi tuan rumah Piala Dunia.
- Perjalanan menakjubkan:
- Kalahkan Meksiko, Hungaria, Uni Soviet di fase grup
- Kalahkan Jerman Barat di perempat final
- Kalahkan Uni Soviet lagi di semifinal
- Final vs Brasil:
- Swedia kalah 2–5
- Tapi Nils Liedholm cetak gol tercepat di final Piala Dunia (menit ke-4)
- Brasil juara pertama, dipimpin Pelé (17 tahun)
🥈 Ini adalah prestasi terbaik Swedia dalam sejarah Piala Dunia — peringkat ke-2.
Legenda 1958:
- Gunnar Gren, Gunnar Nordahl, Nils Liedholm — trio legendaris “Gre-No-Li” yang jadi tulang punggung AC Milan
- Kurt Hamrin — sayap cepat, main di Fiorentina & AC Milan
🏆 Kejayaan Olimpiade & Dominasi Nordik (1940–1990)
- 1948: Juara Olimpiade London — kalahkan Yugoslavia 3–1 di final
- 1952: Perunggu Olimpiade Helsinki
- 1992: Tuan rumah Euro 1992 — capai semi-final, kalah dari Jerman
- 1994: Peringkat ke-3 Piala Dunia AS — kalahkan Bulgaria 4–0 di perebutan tempat ketiga
- Martin Dahlin, Tomas Brolin, Henrik Larsson jadi bintang
⚽ Swedia adalah satu-satunya negara Nordik yang konsisten lolos ke Piala Dunia dan Euro.
🦅 Bintang Legendaris Swedia
| Generasi | Pemain | Kontribusi |
|---|---|---|
| 1940s–50s | Gunnar Nordahl | Top scorer sepanjang masa AC Milan (221 gol) |
| 1980s–90s | Thomas Ravelli | Kiper heroik Euro 1992 (hentikan 4 penalti!) |
| 1990s–2000s | Henrik Larsson | Legenda Celtic & Barcelona, 38 gol untuk timnas |
| 2010s–2020s | Zlatan Ibrahimović | Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Swedia (62+ gol), ikon global |
| 2020s | Emil Forsberg, Victor Lindelöf, Alexander Isak | Generasi modern |
⭐ Zlatan Ibrahimović dikenal bukan hanya karena gol, tapi kharisma, teknik, dan gol spektakuler di AC Milan, Inter, Barcelona, PSG, Man United.
🏟️ Allsvenskan: Liga Domestik & Rivalitas
- Didirikan: 1924 — liga tertua di Skandinavia
- Klub paling sukses:
- Malmö FF: 23 gelar liga, finalis Piala Champions 1 979 (kalah dari Nottingham Forest)
- IFK Göteborg: 18 gelar, juara Piala UEFA 1982 & 1987 (satu-satunya klub Swedia yang menang trofi Eropa mayor)
- AIK Stockholm, Djurgårdens IF — raksasa ibukota
Rivalitas Utama:
- “Göteborg Derby”: IFK Göteborg vs Örgryte
- “Stockholm Derby”: AIK vs Djurgården
- “Skånederbyt”: Malmö FF vs Helsingborgs IF
📉 Masa Tantangan & Kebangkitan (2006–2025)
- 2006–2018:
- Gagal lolos ke Euro 2008, 2012, 2016
- Tapi lolos ke Piala Dunia 2006 & 2018
- 2018 Piala Dunia:
- Capai perempat final — kalah dari Inggris (0–2)
- Tanpa Zlatan, tim muda tampil solid di bawah pelatih Janne Andersson
- 2022: Gagal lolos ke Piala Dunia
- 2024: Gagal lolos ke Euro 2024
💡 Swedia kini fokus pada regenerasi pasca-Zlatan, dengan Alexander Isak (Newcastle) sebagai bintang masa depan.
🧭 Tantangan Masa Depan
- Bangun generasi baru setelah era Zlatan
- Tingkatkan daya saing Allsvenskan di Eropa
- Lolos ke Euro 2028 dan Piala Dunia 2026
- Kembangkan lebih banyak bintang seperti Isak dari akademi lokal
💬 Kesimpulan
Sepak bola Swedia adalah cermin bangsa Nordik:
- Tenang, disiplin, efisien, tapi berapi-api saat dibutuhkan.
Dari final 1958 hingga Zlatan yang menari di udara, Swedia membuktikan bahwa negara kecil bisa bersaing dengan raksasa.
“Kami bukan Brasil. Tapi di tanah kami, langit biru dan hati merah.”
🇸🇪 Fakta Unik
- Swedia adalah satu-satunya negara yang pernah kalah di final Piala Dunia di kandang sendiri (1958).
- IFK Göteborg adalah satu-satunya klub Swedia yang menang Piala UEFA (1982, 1 987).
- Zlatan Ibrahimović pernah cetak gol “scorpion kick” ke gawang Inggris (2013) — masuk FIFA Puskás Award.
- Malmö FF adalah satu-satunya klub Swedia yang capai final Piala Champions (1979).
Sejarah Sepak Bola THAILAND !
⚽ Awal Mula: Era Kerajaan Siam (1897–1930)
Perkenalan Sepak Bola oleh Raja Chulalongkorn (Rama V)
- Sepak bola pertama kali diperkenalkan di Thailand (dulu Siam) oleh Raja Chulalongkorn setelah kunjungannya ke Eropa pada 1897.
- 1897: Raja memerintahkan pembangunan lapangan sepak bola pertama di Sanam Luang, Bangkok.
- 1901: Sukanphoom School (sekolah elit kerajaan) bentuk tim sepak bola pertama.
- 1916: Asosiasi Sepak Bola Siam didirikan — kini Federasi Sepak Bola Thailand (FAT).
💡 Thailand adalah negara Asia pertama yang memiliki federasi sepak bola resmi.
Tim Nasional Pertama
- 1924: Timnas Siam tampil di Olimpiade Paris — debut internasional pertama.
- Kalah 0–3 dari Swedia di babak pertama.
- 1930: Ikut Far Eastern Championship Games — menang atas Filipina dan Tiongkok.
🦅 Era Pasca-Perang & Identitas Nasional (1950–1980)
Nama Berubah: Siam → Thailand
- Setelah 1939, nama negara berubah dari Siam menjadi Thailand (“Tanah Orang Thai”).
- Tim nasional dikenal sebagai “Gajah Perang” (War Elephants) — simbol kekuatan dan kebanggaan kerajaan.
Prestasi Emas: Era 1960–1970
- 1965: Juara SEA Games (masih bernama Southeast Asian Peninsular Games)
- 1968: Juara King’s Cup perdana (turnamen internasional tahunan yang didirikan Raja Bhumibol)
- 1972: Lolos ke Olimpiade Munich — satu-satunya keikutsertaan Thailand di Olimpiade hingga kini
- 1970–1980: Dominasi di kawasan — juara SEA Games 1977, dan runner-up 1975, 1979
⚽ Legenda Era Ini:
- Piyapong Pue-on — striker ikonik
- Dettapol Koomkhun — kapten timnas
- Charnwit Polcheewin — pelatih legendaris
📉 Masa Tantangan: 1980–2000 — Di Bawah Bayangan Rival
- 1980–1990: Thailand kehilangan dominasi di ASEAN.
- Singapura, Malaysia, dan Indonesia lebih sering juara.
- 1992: Gagal lolos ke Olimpiade Barcelona.
- 1996: Gagal lolos ke Piala Asia.
- Masalah struktural:
- Liga domestik tidak profesional
- Minim akademi muda
- Kurangnya investasi infrastruktur
🌟 Kebangkitan Modern: Era Kiatisuk & Keajaiban 2000–2010
Transformasi Besar
- 2000: Thailand juara Piala AFF perdana!
- Kalahkan Indonesia di final
- Pelatih: Peter Withe (Inggris)
- 2002: Lolos ke Piala Dunia U-17 — pertama kalinya dalam sejarah
- 2007: Tuan rumah Piala Asia 2007 (bersama Indonesia, Malaysia, Vietnam)
- Capai perempat final — kalah dari Irak (juara turnamen)
- 2010: Juara Piala AFF kedua — kalahkan Indonesia lagi!
Liga Domestik: Thai League (1996–Sekarang)
- 1996: Liga profesional pertama diluncurkan.
- Klub dominan:
- BEC Tero Sasana (era 2000-an)
- Muangthong United (2009–2017)
- Buriram United (2011–sekarang)
🔥 Era Buriram United & Dominasi Nasional (2011–2025)
Revolution oleh Newin Chidchob
- 2011: Buriram United (dari PEA FC) dibeli oleh politisi Newin Chidchob.
- Investasi besar:
- Stadion modern (Chang Arena, kapasitas 32.600)
- Akademi muda
- Pelatih top Asia & Eropa
- Prestasi:
- 10+ gelar liga sejak 2011
- Lolos ke Liga Champions Asia hampir setiap tahun
- Juara Piala AFC 2023 — gelar Asia pertama untuk klub Thailand!
⚡ Buriram jadi model klub profesional Asia Tenggara, menyaingi JDT (Malaysia) dan BG Pathum (Thailand).
🦁 Timnas Thailand Era Modern: Raja ASEAN
Prestasi Terkini (2012–2025)
- Piala AFF:
- Juara 2014, 2016, 2020, 2022 → total 7 gelar (terbanyak di ASEAN!)
- Runner-up 2012, 2018
- SEA Games:
- Emas 2013, 2015, 2017, 2021, 2023 → dominasi mutlak
- Piala Asia:
- Lolos 2019, 2023
- 2023: Kalah di babak grup, tapi kalah tipis dari Oman (1–2) dan Kirgistan (0–1)
Bintang Modern
- Chanathip Songkrasin (“Messi Thailand”) — main di Jepang (Consadole Sapporo, BG Pathum)
- Teerasil Dangda — kapten dan top scorer sepanjang masa (61+ gol)
- Supachok Sarachat, Suphanat Mueanta — bintang muda
🏟️ Klub-Klub Paling Berpengaruh di Thailand
| Klub | Kota | Prestasi |
|---|---|---|
| Buriram United | Buriram | Juara liga 10x, juara Piala AFC 2023 |
| Muangthong United | Nonthaburi | Juara liga 2009–2012, melahirkan Chanathip |
| BG Pathum United | Pathum Thani | Juara liga 2020–21, beli Chanathip dari Jepang |
| Chonburi FC | Chonburi | Raksasa timur, juara 2007 |
🏆 Piala AFF: Thailand vs Indonesia — “El Clásico ASEAN”
- Thailand dan Indonesia adalah finalis paling sering di Piala AFF.
- Thailand menang 7x, Indonesia belum pernah juara.
- Final 2020 & 2022: Thailand kalahkan Indonesia — perkuat status “raja ASEAN”.
🧭 Tantangan Masa Depan
- Tembus level Asia: Lolos ke Piala Dunia 2026 atau 2030
- Kembangkan liga domestik agar lebih kompetitif
- Perkuat akademi muda — kurangi ketergantungan pada pemain senior
- Bangun stadion kelas dunia di luar Bangkok dan Buriram
- Tingkatkan kualitas wasit dan manajemen klub
💬 Kesimpulan
Sepak bola Thailand adalah kisah kebangkitan dari akar kerajaan menjadi raksasa ASEAN.
Dari Raja Chulalongkorn yang memperkenalkan bola, hingga Buriram United yang mengguncang Asia, Thailand telah membuktikan bahwa visi, investasi, dan cinta sepak bola bisa mengubah nasib bangsa.
“Di Thailand, kami tak hanya bermain sepak bola. Kami membawa semangat gajah perang — kuat, setia, dan tak terkalahkan di kandang sendiri.”
Tim Esports Terkaya di Dunia (Update 2025)
Berikut adalah daftar tim esports yang memiliki pendapatan turnamen (prize money) tertinggi sepanjang masa, berdasarkan data resmi dari Esports Earnings (per akhir 2025). Angka ini hanya mencakup hadiah dari turnamen resmi dan belum termasuk pendapatan dari sponsor, merchandise, streaming, atau investasi lain.
10 Tim Esports dengan Prize Money Terbanyak (Total Keseluruhan)
| Peringkat | Tim | Game Utama | Total Prize Money (USD) | Catatan Utama |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Team Spirit | Dota 2 | $25,8 juta | Juara The International 2021 & 2023; dominasi Dota 2 era terbaru |
| 2 | OG | Dota 2 | $38,7 juta | Rekor juara back-to-back TI 2018 & 2019; N0tail & Ceb jadi pemain terkaya |
| 3 | Team Liquid | Multi-game | $35,2 juta | Kuat di Dota 2, CS:GO, LoL; konsisten di banyak game |
| 4 | Evil Geniuses | Multi-game | $26,9 juta | Dominasi awal Dota 2 (TI 2015); kuat di Smash Bros & LoL |
| 5 | PSG.LGD | Dota 2 | $24,5 juta | Tim China terkuat; runner-up TI beberapa kali |
| 6 | T1 | League of Legends | $19,8 juta | Tim Faker; 5x juara Worlds (terbanyak); nilai brand sangat tinggi |
| 7 | FaZe Clan | Multi-game | $18,4 juta | Kuat di Call of Duty, CS:GO, Apex; brand lifestyle besar |
| 8 | G2 Esports | Multi-game | $17,6 juta | Populer di Eropa; kuat di LoL, CS:GO, Rocket League |
| 9 | Cloud9 | Multi-game | $16,9 juta | Juara LoL Worlds 2022; kuat di NA |
| 10 | Natus Vincere | CS:GO / CS2 | $15,7 juta | Legenda CS; juara Major 2021 |
Tim dengan Pendapatan Turnamen Tertinggi per Game
- Dota 2: OG ($38,7 juta) – karena The International punya prize pool terbesar.
- League of Legends: T1 ($19,8 juta) – 5 gelar Worlds.
- Counter-Strike: Natus Vincere & Team Liquid (masing-masing ~$15–16 juta).
- Fortnite: FaZe Clan & Team Liquid (dari World Cup 2019).
Tim dengan Nilai Brand Tertinggi (Estimasi 2025)
Selain prize money, nilai tim juga dihitung dari sponsor, merchandise, dan valuasi perusahaan:
- T1 (League of Legends) – ~$400–500 juta
- Cloud9 – ~$350 juta
- FaZe Clan – ~$300 juta
- G2 Esports – ~$250 juta
- Team Liquid – ~$200–250 juta
Mengapa Dota 2 Mendominasi Daftar Prize Money?
- The International (TI) punya prize pool terbesar di esports (bisa mencapai $40 juta).
- 25% dari penjualan Battle Pass di Dota 2 langsung masuk ke hadiah.
- Turnamen besar seperti TI memberikan porsi hadiah sangat besar bagi juara (contoh: TI 2019 – $15,6 juta untuk OG).
Catatan Tambahan
- Prize money ≠ kekayaan bersih: Banyak tim mendapat pendapatan besar dari sponsor (Nike, BMW, Red Bull), merchandise, dan konten (Twitch/YouTube).
- T1 (Faker): Meski prize money lebih kecil dari OG, nilai brand dan sponsor jauh lebih besar.
- Tim Indonesia: EVOS Legends (MLBB) & Bigetron RA (PUBG Mobile) masuk top 50 dunia, tapi masih jauh dari tim Dota 2.
Jika ingin detail lebih dalam tentang tim tertentu (misalnya T1 atau OG), beri tahu saya! 🎮
Pemain Esports Terkaya di Dunia 2025
Berdasarkan data terbaru dari, pemain esports terkaya di dunia berdasarkan total pendapatan turnamen (prize money) adalah Johan “N0tail” Sundstein, pemain profesional Dota 2 asal Denmark. Menurut Esports Earnings (per Oktober 2025), N0tail memimpin dengan pendapatan turnamen sebesar $7.184.163. Namun, jika mempertimbangkan pendapatan dari sponsor, streaming, dan endorsement, Lee “Faker” Sang-hyeok (League of Legends) diperkirakan memiliki kekayaan bersih jauh lebih besar, mencapai $30–50 juta.
Pemain Esports Terkaya (Berdasarkan Prize Money)
Berikut adalah daftar 10 pemain esports dengan pendapatan turnamen tertinggi (sumber: Esports Earnings, Oktober 2025):
- Johan “N0tail” Sundstein (Dota 2) – $7.184.163
- Prestasi: Juara The International (TI) 2018 & 2019 bersama OG.
- Catatan: Pendapatan terbesarnya dari TI 2019 ($3.12 juta).
- Jesse “JerAx” Vainikka (Dota 2) – $6.486.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019 dengan OG.
- Anathan “ana” Pham (Dota 2) – $6.004.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019, dikenal dengan gaya bermain unik.
- Sébastien “Ceb” Debs (Dota 2) – $5.945.600
- Prestasi: Veteran OG, kembali aktif 2025.
- Magomed “Collapse” Khalilov (Dota 2) – $5.940.000
- Prestasi: Juara TI 2021 & 2023 dengan Team Spirit.
- Yaroslav “Yatoro” Naydenov (Dota 2) – $5.930.000
- Prestasi: Double rampage di TI 2021.
- Topias “Topson” Taavitsainen (Dota 2) – $5.894.400
- Prestasi: Juara TI 2018 & 2019, pensiun 2024.
- Myroslav “Mira” Kolpakov (Dota 2) – $5.634.800
- Prestasi: Pemain Aurora, serba bisa.
- Kuro “KuroKy” Takhasomi (Dota 2) – $5.294.800
- Prestasi: Juara TI 2017 dengan Team Liquid.
- Kyle “Bugha” Giersdorf (Fortnite) – $3.784.225
- Prestasi: Juara Fortnite World Cup 2019 ($3 juta).
Catatan Penting
- Dota 2 Dominan: 9 dari 10 pemain terkaya berasal dari Dota 2, karena The International memiliki prize pool terbesar (hingga $40 juta di 2021).
- Pendapatan Lain: Prize money hanya sebagian kecil. Faker, misalnya, punya sponsor besar (T1, Nike, BMW) dan properti seperti “Faker Tower” di Seoul, membuatnya jauh lebih kaya secara keseluruhan.
- Bugha (Fortnite): Satu-satunya non-Dota 2 di top 10, berkat kemenangan besar di Fortnite World Cup.
Mengapa Dota 2?
- The International: Turnamen tahunan dengan prize pool didanai oleh penjualan Battle Pass (25% ke hadiah).
- Kompetisi Tinggi: Menarik talenta terbaik dunia, menghasilkan pendapatan besar.
Film Propaganda Orde Baru Lain Selain Pengkhianatan G30S/PKI
Selama Orde Baru (1966–1998), pemerintah Soeharto menggunakan film sebagai alat propaganda utama untuk membentuk narasi resmi: menekankan bahaya komunisme/PKI, memuliakan Pancasila, dan mengagungkan pembangunan serta kepemimpinan Soeharto. Selain Pengkhianatan G30S/PKI (1984) yang paling terkenal dan wajib tayang, ada beberapa film lain yang jelas berfungsi sebagai propaganda negara. Berikut daftar utama:
1. Janur Kuning (1980)
- Sutradara: Alam Surawidjaja
- Produser: G. Dwipayana (sama dengan G30S/PKI)
- Sinopsis: Menggambarkan peran Soeharto sebagai “pahlawan penumpas G30S” melalui operasi penyelamatan Presiden Soekarno di Istana Bogor (disebut “Operasi Janur Kuning”).
- Elemen Propaganda:
- Soeharto digambarkan sebagai satu-satunya jenderal yang tenang, berani, dan berpikir jernih saat chaos.
- PKI digambarkan sebagai pengkhianat yang ingin membunuh Soekarno.
- Adegan heroik Soeharto memerintahkan pasukan menumpas pemberontak.
- Dampak: Film ini jadi “pendamping” G30S/PKI untuk menegaskan Soeharto sebagai penyelamat bangsa.
2. Serangan Fajar (1981)
- Sutradara: Arifin C. Noer
- Sinopsis: Rekonstruksi Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, dengan fokus peran Soeharto (saat masih letnan kolonel) sebagai komandan sektor.
- Elemen Propaganda:
- Soeharto digambarkan sebagai pahlawan perang kemerdekaan yang brilian.
- Menekankan nasionalisme dan anti-kolonialisme, sekaligus membangun citra Soeharto sebagai pemimpin militer sejak muda.
- Catatan: Film ini bagian dari upaya membangun “kultus kepribadian” Soeharto sebagai pahlawan dari perang kemerdekaan hingga penumpas PKI.
3. Perjuangan dan Doa (1980)
- Sutradara: Matnoor Tindaon
- Sinopsis: Kisah perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, dengan penekanan pada nilai-nilai Pancasila dan pembangunan Orde Baru.
- Elemen Propaganda: Menggambarkan Orde Baru sebagai penerus semangat perjuangan 1945, kontras dengan “kekacauan” Orde Lama.
4. Film Dokumenter & Pendek PPFN (Pusat Produksi Film Negara)
Orde Baru memproduksi ratusan film pendek dan dokumenter melalui PPFN (didirikan 1975):
- Indonesia Maju series: Pembangunan infrastruktur, Repelita, swasembada pangan.
- Pancasila Sakti: Animasi dan dokumenter tentang “kesaktian Pancasila” melawan komunisme.
- Film Anti-PKI: Seperti “Api Pancasila” atau “Pengkhianatan PKI” versi pendek yang diputar di bioskop sebelum film utama.
5. Film Komersial dengan Sentuhan Propaganda
- Kereta Api Terakhir (1981) – Menggambarkan pembangunan kereta api sebagai simbol kemajuan Orde Baru.
- Beberapa film perang kemerdekaan seperti Enam Jam di Yogya (remake) – menonjolkan peran militer (ABRI) sebagai penjaga negara.
Ciri Umum Film Propaganda Orde Baru
- Produser Utama: G. Dwipayana (kepala PPFN, orang dekat Soeharto).
- Tema Berulang: Anti-PKI, pemujaan Pancasila, pembangunan, peran besar ABRI/Soeharto.
- Wajib Tayang: Banyak diputar di bioskop, sekolah, dan TVRI sebagai “film wajib”.
- Pasca-Reformasi: Banyak dikritik sebagai propaganda, narasi sepihak, dan manipulasi sejarah.
Film-film ini efektif membentuk persepsi publik selama 32 tahun Orde Baru, tapi kini dianggap sebagai artefak propaganda yang kontroversial. Sejarah melalui lensa kekuasaan.
Peristiwa G30S/PKI dalam Film: Penggambaran di Layar Lebar
Peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) telah menjadi salah satu tema paling kontroversial dalam perfilman Indonesia. Penggambaran di film sangat dipengaruhi oleh narasi resmi Orde Baru, yang menekankan PKI sebagai dalang utama kudeta berdarah. Berikut film-film utama yang mengangkat peristiwa ini, dengan fokus pada Pengkhianatan G30S/PKI yang paling ikonik.
1. Pengkhianatan G30S/PKI (1984) – Film Wajib Orde Baru
- Sutradara: Arifin C. Noer
- Produser: G. Dwipayana (atas perintah Soeharto)
- Durasi: 270 menit (versi panjang)
- Pemain Utama: Amoroso Katamsi (Soeharto), Umar Kayam (Soekarno), Bram Adrianto (Untung), Syu’bah Asa (D.N. Aidit)
Sinopsis & Penggambaran:
- Film ini mengikuti narasi resmi Orde Baru: PKI melalui pasukan Cakrabirawa di bawah Letkol Untung menculik, menyiksa, dan membunuh 6 jenderal + 1 ajudan di Lubang Buaya.
- Adegan paling terkenal dan kontroversial: penyiksaan sadis terhadap para jenderal (mata dicongkel, kemaluan dipotong) oleh Gerwani (organisasi wanita PKI) – narasi yang kini dianggap propaganda dan banyak dibantah sejarawan.
- Film ditutup dengan Soeharto mengambil alih kekuasaan dan menumpas PKI.
Dampak:
- Wajib Tayang: Dari 1984 hingga 1998, film ini wajib ditayangkan di TVRI setiap 30 September dan di sekolah-sekolah.
- Propaganda Orde Baru: Digunakan untuk membenarkan pembantaian massal 1965-1966 dan mengokohkan kekuasaan Soeharto.
- Kontroversi Modern: Setelah Reformasi, adegan penyiksaan dianggap berlebihan dan tidak akurat secara historis. Film ini kini jarang ditayangkan, tapi masih tersedia di YouTube (versi resmi TNI).
2. Film Lain yang Mengangkat G30S/PKI
- Gie (2005) – Sutradara: Riri Riza Menggambarkan latar belakang 1965 dari sudut pandang Soe Hok Gie (aktivis mahasiswa). Tidak fokus pada Lubang Buaya, tapi menunjukkan ketegangan politik dan pembantaian pasca-G30S. Lebih netral dan humanis.
- Sang Penari (2011) – Sutradara: Ifa Isfansyah Adaptasi novel Ahmad Tohari, menggambarkan dampak G30S di pedesaan Jawa: pembantaian massal dan trauma masyarakat.
- November 1828 (2013) – Sutradara: Teguh Karya (remake) Meski latar Perang Diponegoro, ada paralel dengan isu pengkhianatan.
- Documentary & Film Pendek:
- The Act of Killing (2012) & The Look of Silence (2014) oleh Joshua Oppenheimer – Dokumenter internasional yang mengungkap perspektif pelaku pembantaian 1965-66 dari sisi eksekutor, bukan korban resmi.
Kontroversi Penggambaran di Film
- Narasi Orde Baru: Film 1984 menekankan PKI sebagai “biadab” dan “ateis”, dengan adegan sadis untuk membangkitkan kebencian.
- Pasca-Reformasi: Banyak sejarawan (seperti Asvi Warman Adam, John Roosa) membantah detail penyiksaan oleh Gerwani. Versi alternatif menyebut korban ditembak mati, bukan disiksa secara ekstrem.
- Dampak Psikologis: Generasi 1980-1990-an trauma karena wajib nonton film ini di sekolah.
Saat Ini (2025)
Film Pengkhianatan G30S/PKI tidak lagi wajib tayang, tapi tetap jadi referensi sejarah resmi di kurikulum pendidikan dan Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober). Versi digital tersedia di YouTube resmi TNI AD.
Peristiwa G30S/PKI di film mencerminkan bagaimana kekuasaan menggunakan media untuk membentuk narasi nasional. Sejarah yang kompleks, tapi tetap jadi pelajaran penting
Sejarah Lubang Buaya: Saksi Bisu Peristiwa G30S/PKI
Lubang Buaya adalah kawasan di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, yang menjadi salah satu situs sejarah paling kelam di Indonesia. Nama ini terkenal karena terkait erat dengan Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI), di mana tujuh perwira tinggi TNI Angkatan Darat diculik, disiksa, dibunuh, dan jenazahnya dibuang ke sumur tua di lokasi tersebut.






Asal-Usul Nama Lubang Buaya
Nama “Lubang Buaya” sudah ada jauh sebelum peristiwa 1965. Menurut legenda masyarakat setempat dan catatan sejarah:
- Kawasan ini dulunya rawa dan hutan karet dengan sungai (Kali Sunter) yang banyak dihuni buaya putih (buaya albino atau siluman menurut cerita rakyat).
- Buaya sering membuat lubang di darat untuk bertelur atau beristirahat, sehingga daerah ini disebut “Lubang Buaya”.
- Cerita lain: Saat banjir besar, pasukan Belanda terseret ke lubang karena ulah “Datuk Banjir” yang punya ilmu supranatural.
Nama ini tidak ada hubungan langsung dengan peristiwa G30S/PKI, tapi menjadi identik setelah tragedi tersebut.


Peristiwa G30S/PKI di Lubang Buaya (30 September – 1 Oktober 1965)
Menurut versi sejarah resmi Indonesia:
- Gerakan 30 September (G30S) adalah upaya kudeta yang didalangi Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui pasukan Cakrabirawa (pengawal presiden) di bawah Letkol Untung.
- Malam 30 September 1965, pasukan menculik 7 perwira tinggi TNI AD dari rumah mereka karena dianggap bagian dari “Dewan Jenderal” yang akan kudeta Presiden Soekarno.
- Korban (dikenal sebagai 7 Pahlawan Revolusi):
- Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani
- Letjen TNI Anumerta R. Suprapto
- Letjen TNI Anumerta S. Parman
- Letjen TNI Anumerta M.T. Haryono
- Mayjen TNI Anumerta D.I. Panjaitan
- Mayjen TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo
- Lettu Pierre Andreas Tendean (ajudan Jenderal A.H. Nasution yang selamat)
- Para korban dibawa ke Lubang Buaya (dekat Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma), disiksa, dibunuh, dan jenazahnya dibuang ke sumur maut (kedalaman 12 meter, diameter 75 cm) secara bertumpuk.
- Jenazah ditemukan pada 3-4 Oktober 1965 oleh pasukan RPKAD (cikal bakal Kopassus).
- Peristiwa ini jadi pemicu transisi kekuasaan ke Orde Baru di bawah Soeharto.



Monumen Pancasila Sakti
Untuk mengenang korban dan menegaskan kesaktian Pancasila, dibangun Monumen Pancasila Sakti di lokasi yang sama (diresmikan 1 Oktober 1969 oleh Presiden Soeharto):
- Luas lahan: 14,6 hektar.
- Isi: Patung 7 Pahlawan Revolusi + Garuda Pancasila, Sumur Maut, Museum Paseban (diorama peristiwa), Museum Pengkhianatan PKI, relief perjuangan, rumah pos komando/dapur umum PKI.
- Fungsi: Tempat peringatan Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober) setiap tahun.
Monumen ini jadi situs edukasi sejarah nasional, meski narasi G30S/PKI tetap kontroversial di kalangan sejarawan.
Lubang Buaya bukan hanya nama tempat, tapi simbol tragedi nasional yang mengingatkan pentingnya persatuan dan Pancasila. Kunjungi untuk belajar sejarah langsung! 🇮🇩
