Iphone 17 Pro Max
now browsing by tag
Sejarah Tottenham Hotspur Football Club (The Spurs)
Tottenham Hotspur FC, sering disebut Spurs atau The Lilywhites, adalah salah satu klub sepak bola paling bersejarah di Inggris. Berbasis di Tottenham, North London, klub ini dijuluki berdasarkan emblem ayam jantan (cockerel) dan motto Latin “Audere est Facere” (To Dare Is To Do). Mereka bermain di Tottenham Hotspur Stadium yang megah.
Pendirian dan Awal Mula (1882–1900-an)
Klub didirikan pada 1882 sebagai Hotspur Football Club oleh sekelompok anak sekolah dari Hotspur Cricket Club dan All Hallows Church untuk bermain olahraga di musim dingin. Nama diubah menjadi Tottenham Hotspur pada 1884 untuk menghindari kebingungan dengan klub lain.
Pencapaian besar pertama: Juara FA Cup 1901 sebagai klub non-League (satu-satunya sejak pembentukan Football League), mengalahkan Sheffield United 3-1 di final replay.


Era Keemasan Bill Nicholson (1950-an–1960-an)
Di bawah manajer legendaris Bill Nicholson (1958–1974):
- Juara liga pertama pada 1951 dan 1961.
- Double bersejarah pada 1960–61: Juara liga dan FA Cup (pertama di abad 20).
- Juara European Cup Winners’ Cup 1963 – trofi Eropa pertama bagi klub Inggris.
- Juara FA Cup 1961, 1962, 1967; UEFA Cup pertama 1972.

Periode 1970-an–2000-an
- Juara UEFA Cup lagi pada 1984.
- FA Cup 1981, 1982, 1991; League Cup beberapa kali (terakhir 2008).
- Final Liga Champions pertama pada 2019 (kalah dari Liverpool).
Era Modern (2010-an–Sekarang)
Pindah ke Tottenham Hotspur Stadium (kapasitas 62.850) pada 2019, stadion tercanggih di Inggris yang juga host NFL dan konser.




Hingga Desember 2025 (musim 2025–26), Spurs berada di posisi mid-table Premier League di bawah manajer Thomas Frank, dengan performa naik-turun tapi tetap kompetitif di Eropa.

Prestasi Utama
- 2 Gelar Liga Inggris (1951, 1961)
- 8 FA Cup (rekor bersama Man United)
- 4 League Cup
- 1 European Cup Winners’ Cup (1963)
- 2 UEFA Cup/Europa League (1972, 1984)
- Runner-up Liga Champions 2019
Evolusi Logo
Logo ikonik dengan ayam jantan di atas bola, simbol keberanian.

Rivalitas
Rival utama Arsenal dalam North London Derby – salah satu derby tersengit di dunia, dengan akar sejarah panjang sejak Arsenal pindah ke North London pada 1913.
Tottenham adalah klub dengan gaya bermain menyerang (“To Dare Is To Do”) dan basis suporter global. Meski sering disebut “trofi drought” baru-baru ini, warisan mereka tetap legendaris. Come On You Spurs! ⚪🔵
Sejarah Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945
Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 merupakan puncak perjuangan bangsa setelah ratusan tahun dijajah, terutama oleh Belanda dan kemudian Jepang selama Perang Dunia II. Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dibacakan pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta (sekarang Jalan Proklamasi).
Latar Belakang
- Jepang menduduki Indonesia sejak 1942 setelah mengalahkan Belanda.
- Pada 7 Agustus 1945, Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
- Bom atom di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945) memaksa Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945.
- Kekosongan kekuasaan (vacuum of power) ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk segera merdeka, tanpa menunggu “hadiah” dari Jepang.
Perbedaan Pendapat Golongan Tua dan Muda
- Golongan tua (Soekarno, Hatta, dll.) ingin proklamasi melalui PPKI agar terencana dan menghindari pertumpahan darah.
- Golongan muda (Sutan Syahrir, Chaerul Saleh, Wikana, dll.) mendesak proklamasi segera, tanpa campur tangan Jepang.
Peristiwa Rengasdengklok (16 Agustus 1945)
Para pemuda dari Menteng 31 menculik Soekarno dan Mohammad Hatta dini hari pukul 03.00-04.00 WIB, membawa mereka ke Rengasdengklok, Karawang. Tujuannya mendesak percepatan proklamasi agar tidak bergantung pada Jepang. Setelah negosiasi dengan Achmad Soebardjo, Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta dengan kesepakatan proklamasi esok hari.

The Indonesian Declaration of Independence, 17 August 1945 …
Penyusunan dan Pembacaan Proklamasi
- Malam 16-17 Agustus 1945, di rumah Laksamana Tadashi Maeda (perwira Jepang yang pro-Indonesia), teks proklamasi dirumuskan oleh Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardjo.
- Teks diketik oleh Sayuti Melik.
Isi Teks Proklamasi:
PROKLAMASI
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia,
Soekarno/Hatta


- Pukul 10.00 pagi 17 Agustus 1945,
Pemain Legendaris Premier League (Liga Inggris) Sepanjang Masa
Premier League sejak 1992 telah menjadi saksi bagi banyak pemain luar biasa yang meninggalkan warisan abadi. Daftar “legendaris” ini subjektif, tapi berdasarkan konsensus dari berbagai sumber seperti Sports Mole, GiveMeSport, FourFourTwo, dan polling penggemar, berikut 10 pemain teratas yang paling sering disebut sebagai yang terbaik sepanjang masa. Kriteria meliputi dampak, trofi, gol/assist, penghargaan individu, dan pengaruh terhadap liga.
- Thierry Henry (Arsenal) Sering dinobatkan sebagai pemain terhebat Premier League. 175 gol + 74 assist, 4 Sepatu Emas, 2 gelar liga (termasuk Invincibles 2003-04 tanpa kalah). Kecepatan, teknik, dan finishing-nya tak tertandingi.


- Alan Shearer (Blackburn Rovers & Newcastle United) Top scorer sepanjang masa dengan 260 gol. Juara liga 1995 bersama Blackburn, 3 Sepatu Emas berturut-turut. Striker klasik dengan insting gol tajam.


- Cristiano Ronaldo (Manchester United) Evolusi dari wonderkid menjadi superstar: 103 gol + 38 assist di PL, 3 gelar liga, Ballon d’Or 2008. Musim 2007-08 (42 gol semua kompetisi) ikonik.


- Ryan Giggs (Manchester United) Pemegang rekor assist (162) dan gelar PL terbanyak (13). Longevity luar biasa: 632 penampilan liga selama 24 tahun.


- Wayne Rooney (Everton & Manchester United) 208 gol (peringkat 3 all-time), 103 assist. 5 gelar liga, gol-gol spektakuler seperti overhead kick vs Man City.


- Frank Lampard (West Ham, Chelsea) Gelandang tersubur sepanjang masa (177 gol). 3 gelar liga, konsisten double-digit gol tiap musim.


- Steven Gerrard (Liverpool) Kapten ikonik: 120 gol + 92 assist. Clutch player dengan momen seperti final Istanbul 2005 (meski bukan PL).


- Eric Cantona (Leeds & Manchester United) Pengubah permainan: Akhiri paceklik gelar MU 26 tahun. Karisma dan skill luar biasa.


- Dennis Bergkamp (Arsenal) Teknik brilian: Gol-gol indah, visi permainan top. Bagian dari Invincibles.


- Kevin De Bruyne (Chelsea & Manchester City) Gelandang modern terbaik: Assist terbanyak era ini, visi passing tak tertandingi, multiple gelar dengan City.


Mentions terhormat: Mohamed Salah (masih aktif, sudah legendaris dengan gol dan trofi), Paul Scholes, John Terry, Sergio Agüero, dan Roy Keane. Daftar ini bisa berubah seiring waktu, terutama dengan pemain seperti Salah atau De Bruyne yang masih bermain! Siapa favoritmu?
Tim dengan Gelar Juara Liga Inggris Terbanyak
“Liga Inggris” merujuk pada kompetisi divisi teratas sepak bola Inggris, yang dimulai sebagai Football League First Division pada 1888 dan berganti nama menjadi Premier League sejak 1992. Hingga 15 Desember 2025 (musim 2024-25 telah selesai pada Mei 2025), Manchester United dan Liverpool sama-sama memenangkan 20 gelar – rekor tertinggi sepanjang sejarah. Liverpool menyamai rekor ini setelah juara pada musim 2024-25 di bawah pelatih Arne Slot.
Daftar Tim dengan Gelar Terbanyak (Total, Termasuk Era Pra-Premier League)
| Peringkat | Klub | Jumlah Gelar | Gelar Terakhir | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 (joint) | Manchester United | 20 | 2012-13 | Dominan di era Premier League (13 gelar). |
| 1 (joint) | Liverpool | 20 | 2024-25 | Juara kedua di era Premier League; menyamai MU pada 2024-25. |
| 3 | Arsenal | 13 | 2003-04 | Termasuk “Invincibles” tak terkalahkan 2003-04. |
| 4 | Everton | 9 | 1986-87 | – |
| 5 | Manchester City | 10 | 2023-24 | Dominan baru-baru ini (8 di era Premier League). |
| 6 | Aston Villa | 7 | 1980-81 | – |
Hanya Era Premier League (sejak 1992-93 hingga 2024-25)
Jika hanya menghitung era modern Premier League (33 musim selesai):
- Manchester United: 13 gelar (terbanyak).
- Manchester City: 8 gelar.
- Chelsea: 5 gelar.
- Arsenal: 3 gelar.
- Liverpool: 2 gelar (2019-20 dan 2024-25).
- Blackburn Rovers: 1 gelar.
- Leicester City: 1 gelar.
Musim 2025-26 sedang berlangsung (Liverpool juara bertahan), tapi belum ada pemenang baru hingga Desember 2025. Rekor ini didasarkan pada data resmi dari sumber seperti Statista, Wikipedia, dan situs Premier League. Manchester United mendominasi era 1990-an hingga 2010-an di bawah Sir Alex Ferguson, sementara Liverpool bangkit kembali pasca-2020.
Sejarah Chelsea Football Club
Chelsea FC, dijuluki The Blues, adalah salah satu klub sepak bola terkemuka di Inggris, berbasis di Fulham, London. Klub ini memiliki rivalitas sengit dengan Arsenal (North London Derby bukan, tapi London Derby), Tottenham Hotspur, dan Fulham. Stamford Bridge menjadi kandang mereka sejak pendirian.
Pendirian dan Awal Sejarah
Klub ini didirikan pada 10 Maret 1905 oleh pengusaha Gus Mears di pub The Rising Sun (sekarang The Butcher’s Hook). Chelsea langsung bergabung dengan Football League tanpa pernah bermain di divisi non-liga.


Trofi mayor pertama datang pada 1955 dengan juara Divisi Pertama (sekarang Premier League) di bawah manajer Ted Drake. Stadion Stamford Bridge (dibuka 1877) menjadi home sejak awal, dengan kapasitas saat ini sekitar 40.000 setelah renovasi.


Era Pra-Abramovich (1970-an hingga 2003)
Periode ini penuh pasang surut: Juara FA Cup 1970 (replay vs Leeds), Cup Winners’ Cup 1971, tapi juga degradasi dan masalah finansial. Era 1990-an membaik dengan bintang seperti Gianfranco Zola, juara League Cup 1998 dan FA Cup 2000 di bawah manajer seperti Ruud Gullit dan Gianluca Vialli.
Era Roman Abramovich dan Dominasi (2003-2022)
Titik balik besar pada 2003 ketika miliarder Rusia Roman Abramovich mengakuisisi klub, menyuntikkan investasi masif.

EU to sanction Chelsea FC owner Roman Abramovich in new oligarch …
- José Mourinho (2004-2007 & 2013-2015) membawa era keemasan: Premier League back-to-back 2005 & 2006.

Jose Mourinho: Why it went wrong for manager at Chelsea – BBC Sport
- Champions League pertama 2012: Dramatis via adu penalti vs Bayern Munich di Allianz Arena (di bawah Roberto Di Matteo).
- Dominasi dengan manajer seperti Carlo Ancelotti (double 2010), Antonio Conte (liga 2017), dan Thomas Tuchel (Champions League 2021 vs Man City).




Pada 2022, karena sanksi terhadap Abramovich, klub dijual ke konsorsium dipimpin Todd Boehly.
Todd Boehly: Who Is Chelsea’s Proposed New Owner? – Business Insider
Era Modern (2022-Sekarang)
Periode transisi dengan pengeluaran besar untuk pemain muda. Di bawah Enzo Maresca (sejak 2024), Chelsea memenangkan UEFA Conference League 2024-25 (mengalahkan Real Betis 4-1) dan FIFA Club World Cup 2025 (format baru, mengalahkan PSG di final). Pada Desember 2025, klub sedang berkompetisi di Premier League, FA Cup, EFL Cup, dan kembali ke Champions League untuk musim 2025-26.
Trofi Mayor (hingga Desember 2025)
Chelsea menjadi klub pertama yang memenangkan semua kompetisi utama UEFA (Champions League, Europa League, Cup Winners’ Cup, Conference League, Super Cup) plus Club World Cup dua kali. Total sekitar 35-36 trofi mayor:
- Premier League/First Division: 6 kali (terakhir 2016-17).
- FA Cup: 8 kali.
- League Cup/EFL Cup: 5 kali.
- Community Shield: Beberapa kali.
- UEFA Champions League: 2 kali (2012, 2021).
- UEFA Europa League: 2 kali (2013, 2019).
- UEFA Cup Winners’ Cup: 2 kali (1971, 1998).
- UEFA Conference League: 1 kali (2025).
- UEFA Super Cup: 2 kali.
- FIFA Club World Cup: 2 kali (2021, 2025).
Dari klub yang hampir bangkrut menjadi superpower global, Chelsea melambangkan transformasi modern sepak bola berkat investasi dan manajemen cerdas. “Keep the Blue Flag Flying High!” adalah chant ikonik mereka.
Harga IPhone 17 Pro Max, Spesifikasi, dan Fitur Unggulannya
AGENSLOT188 – Apple kembali menarik perhatian dunia dengan merilis seri terbaru dari lini ponsel pintarnya, iPhone 17 Series. Dalam seri ini, Apple menghadirkan empat model sekaligus, yakni iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air.
Menurut Apple, iPhone 17 Pro Max menjadi seri teratas dalam jajaran iPhone 17 series dengan spesifikasi dan fitur paling lengkap. Hadir dengan desain lebih elegan, performa super cepat, serta kemampuan kamera yang ditingkatkan, perangkat ini menjadi incaran utama para pecinta gadget premium di seluruh dunia.
Lantas berapa harga iPhone 17 Pro Max?
Harga iPhone 17 Pro Max
Dilansir dari laman resmi Apple, harga iPhone 17 Pro Max dibanderol mulai dari USD 1.199 atau sekitar Rp 18.900.000. Harga tersebut belum termasuk pajak impor dan margin penjual.
- Untuk lebih jelas berikut spesifikasi lengkap iPhone 17 Pro Max:
- Kapasitas: 256 GB, 512 GB, 1 TB dan 2 TB
- Ukuran dan berat:
- Tinggi 163, 4 mm
- Lebar 78 mm
- Tebal 8,75 mm
- Berat 231 gram
- Layar
- Layar Super Retina XDR
- Layar OLED menyeluruh 6,9 inci (diagonal)
- Resolusi 2868 x 1320 piksel pada 460 ppi
- Dynamic Island
- Layar yang selalu aktif
- Teknologi ProMotion dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz
- Layar HDR
- True Tone
- Warna luas (P3)
- Haptic Touch
- Rasio kontras 2.000.000:1 (umum)
- Kecerahan maks 1.000 nit (umum); kecerahan puncak 1.600 nit (HDR); kecerahan puncak 3.000 nit (luar ruangan); kecerahan minimum 1 nit
- Lapisan oleophobic anti sidik jari
- Lapisan anti reflektif
- Mendukung tampilan berbagai bahasa dan karakter secara bersamaan
- Tahan Cipratan, Air, dan Debu
- Level IP68 (kedalaman maksimum 6 meter hingga selama 30 menit) menurut standar IEC 60529
- Chip
- Chip A19 Pro
- CPU 6-core dengan 2 core performa dan 4 core efisiensi
- GPU 6-core dengan Akselerator Neural
- Neural Engine 16-core
- Ray tracing yang dipercepat perangkat keras
- Daya dan Baterai
- Pemutaran video hingga 37 jam
- Pemutaran video (streaming) Hingga 33 jam
- Kemampuan pengisian daya cepat
- Kartu SIM
- SIM Ganda (nano-SIM dan eSIM)
- Dukungan eSIM Ganda
Demikian informasi mengenai harga iPhone 17 Pro Max, spesifikasi, dan fiturnya. Semoga bermanfaat!
