Info terkini Tentang Permainan Online

Liga Inggris

now browsing by tag

 
 

Sejarah Sepak Bola THAILAND !

Awal Mula: Era Kerajaan Siam (1897–1930)

Perkenalan Sepak Bola oleh Raja Chulalongkorn (Rama V)

  • Sepak bola pertama kali diperkenalkan di Thailand (dulu Siam) oleh Raja Chulalongkorn setelah kunjungannya ke Eropa pada 1897.
  • 1897: Raja memerintahkan pembangunan lapangan sepak bola pertama di Sanam Luang, Bangkok.
  • 1901: Sukanphoom School (sekolah elit kerajaan) bentuk tim sepak bola pertama.
  • 1916: Asosiasi Sepak Bola Siam didirikan — kini Federasi Sepak Bola Thailand (FAT).

💡 Thailand adalah negara Asia pertama yang memiliki federasi sepak bola resmi.

Tim Nasional Pertama

  • 1924: Timnas Siam tampil di Olimpiade Parisdebut internasional pertama.
    • Kalah 0–3 dari Swedia di babak pertama.
  • 1930: Ikut Far Eastern Championship Games — menang atas Filipina dan Tiongkok.

🦅 Era Pasca-Perang & Identitas Nasional (1950–1980)

Nama Berubah: Siam → Thailand

  • Setelah 1939, nama negara berubah dari Siam menjadi Thailand (“Tanah Orang Thai”).
  • Tim nasional dikenal sebagai “Gajah Perang” (War Elephants) — simbol kekuatan dan kebanggaan kerajaan.

Prestasi Emas: Era 1960–1970

  • 1965: Juara SEA Games (masih bernama Southeast Asian Peninsular Games)
  • 1968: Juara King’s Cup perdana (turnamen internasional tahunan yang didirikan Raja Bhumibol)
  • 1972: Lolos ke Olimpiade Munich — satu-satunya keikutsertaan Thailand di Olimpiade hingga kini
  • 1970–1980: Dominasi di kawasan — juara SEA Games 1977, dan runner-up 1975, 1979

Legenda Era Ini:

  • Piyapong Pue-on — striker ikonik
  • Dettapol Koomkhun — kapten timnas
  • Charnwit Polcheewin — pelatih legendaris

📉 Masa Tantangan: 1980–2000 — Di Bawah Bayangan Rival

  • 1980–1990: Thailand kehilangan dominasi di ASEAN.
    • Singapura, Malaysia, dan Indonesia lebih sering juara.
  • 1992: Gagal lolos ke Olimpiade Barcelona.
  • 1996: Gagal lolos ke Piala Asia.
  • Masalah struktural:
    • Liga domestik tidak profesional
    • Minim akademi muda
    • Kurangnya investasi infrastruktur

🌟 Kebangkitan Modern: Era Kiatisuk & Keajaiban 2000–2010

Transformasi Besar

  • 2000: Thailand juara Piala AFF perdana!
    • Kalahkan Indonesia di final
    • Pelatih: Peter Withe (Inggris)
  • 2002: Lolos ke Piala Dunia U-17 — pertama kalinya dalam sejarah
  • 2007: Tuan rumah Piala Asia 2007 (bersama Indonesia, Malaysia, Vietnam)
    • Capai perempat final — kalah dari Irak (juara turnamen)
  • 2010: Juara Piala AFF kedua — kalahkan Indonesia lagi!

Liga Domestik: Thai League (1996–Sekarang)

  • 1996: Liga profesional pertama diluncurkan.
  • Klub dominan:
    • BEC Tero Sasana (era 2000-an)
    • Muangthong United (2009–2017)
    • Buriram United (2011–sekarang)

🔥 Era Buriram United & Dominasi Nasional (2011–2025)

Revolution oleh Newin Chidchob

  • 2011: Buriram United (dari PEA FC) dibeli oleh politisi Newin Chidchob.
  • Investasi besar:
    • Stadion modern (Chang Arena, kapasitas 32.600)
    • Akademi muda
    • Pelatih top Asia & Eropa
  • Prestasi:
    • 10+ gelar liga sejak 2011
    • Lolos ke Liga Champions Asia hampir setiap tahun
    • Juara Piala AFC 2023gelar Asia pertama untuk klub Thailand!

⚡ Buriram jadi model klub profesional Asia Tenggara, menyaingi JDT (Malaysia) dan BG Pathum (Thailand).


🦁 Timnas Thailand Era Modern: Raja ASEAN

Prestasi Terkini (2012–2025)

  • Piala AFF:
    • Juara 2014, 2016, 2020, 2022total 7 gelar (terbanyak di ASEAN!)
    • Runner-up 2012, 2018
  • SEA Games:
    • Emas 2013, 2015, 2017, 2021, 2023dominasi mutlak
  • Piala Asia:
    • Lolos 2019, 2023
    • 2023: Kalah di babak grup, tapi kalah tipis dari Oman (1–2) dan Kirgistan (0–1)

Bintang Modern

  • Chanathip Songkrasin (“Messi Thailand”) — main di Jepang (Consadole Sapporo, BG Pathum)
  • Teerasil Dangda — kapten dan top scorer sepanjang masa (61+ gol)
  • Supachok Sarachat, Suphanat Mueanta — bintang muda

🏟️ Klub-Klub Paling Berpengaruh di Thailand

KlubKotaPrestasi
Buriram UnitedBuriramJuara liga 10x, juara Piala AFC 2023
Muangthong UnitedNonthaburiJuara liga 2009–2012, melahirkan Chanathip
BG Pathum UnitedPathum ThaniJuara liga 2020–21, beli Chanathip dari Jepang
Chonburi FCChonburiRaksasa timur, juara 2007

🏆 Piala AFF: Thailand vs Indonesia — “El Clásico ASEAN”

  • Thailand dan Indonesia adalah finalis paling sering di Piala AFF.
  • Thailand menang 7x, Indonesia belum pernah juara.
  • Final 2020 & 2022: Thailand kalahkan Indonesia — perkuat status “raja ASEAN”.

🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Tembus level Asia: Lolos ke Piala Dunia 2026 atau 2030
  2. Kembangkan liga domestik agar lebih kompetitif
  3. Perkuat akademi muda — kurangi ketergantungan pada pemain senior
  4. Bangun stadion kelas dunia di luar Bangkok dan Buriram
  5. Tingkatkan kualitas wasit dan manajemen klub

💬 Kesimpulan

Sepak bola Thailand adalah kisah kebangkitan dari akar kerajaan menjadi raksasa ASEAN.
Dari Raja Chulalongkorn yang memperkenalkan bola, hingga Buriram United yang mengguncang Asia, Thailand telah membuktikan bahwa visi, investasi, dan cinta sepak bola bisa mengubah nasib bangsa.

“Di Thailand, kami tak hanya bermain sepak bola. Kami membawa semangat gajah perang — kuat, setia, dan tak terkalahkan di kandang sendiri.”

Sejarah Sepak Bola MALAYSIA !

Awal Mula: Era Kolonial Inggris (1890–1957)

Masuknya Sepak Bola oleh Kolonial Inggris

  • Sepak bola pertama kali diperkenalkan oleh tentara, pegawai pemerintah, dan pedagang Inggris pada akhir abad ke-19.
  • 1905: Kuala Lumpur Football Association didirikan — asosiasi sepak bola pertama di Malaya.
  • 1926: Malaya Cup (kini Piala Malaysia) diluncurkan — kompetisi tertua di Asia Tenggara, awalnya hanya untuk tim dari Semenanjung Malaya.
  • 1933: Federasi Sepak Bola Malaya (FAM) didirikan — kini Football Association of Malaysia.

Tim Awal & Identitas Etnis

  • Klub awal sering berbasis etnis:
    • Selangor FA (1936) — didominasi Melayu & Cina
    • Singapore FA — tim kuat dari koloni Singapura (masih bagian Malaya hingga 1965)
    • Perak FA, Penang FA — muncul sebagai kekuatan regional

💡 Fakta: Singapore FA adalah tim paling dominan di Malaya Cup, juara 12 kali antara 1921–1941.


🦅 Era Pasca-Kemerdekaan & Federasi Malaysia (1957–1970)

  • 1957: Malaya merdeka → tim nasional Malaya mulai tampil internasional.
  • 1963: Federasi Malaysia terbentuk (Malaya + Sabah + Sarawak + Singapura).
  • 1965: Singapura keluar dari Malaysiatim nasional Malaysia lahir dalam bentuk modern.
  • 1966: Malaysia resmi jadi anggota FIFA dan AFC.

Prestasi Awal Timnas

  • 1961: Runner-up Pesta Sukan Asia (Asian Games) di Jakarta
  • 1962: Juara Pesta Olahraga Semenanjung (kini SEA Games) di Jakarta
  • 1970-an: Malaysia jadi kekuatan utama Asia Tenggara, sering final SEA Games

Legenda Era Ini:

  • Mokhtar Dahari — “Supermokh”, penyerang legendaris (1972–1985)
  • Santokh Singh — kapten dan gelandang ikonik
  • Wong Choon Wah — bek handal keturunan Tionghoa

🏆 Era Keemasan: 1970–1990

Dominasi Regional

  • SEA Games:
    • Juara 1977, 1979, 1989
    • Runner-up 1971, 1975, 1981, 1987
  • Piala Asia:
    • Lolos 4 kali (1976, 1980, 1984, 1996)
    • Prestasi terbaik: Peringkat ke-4 (1976) di Iran — masih jadi pencapaian tertinggi hingga kini!

Liga Domestik: Liga Perdana Malaysia (1982–1993)

  • Klub dominan:
    • Selangor FA — juara 7 kali (1980–1997)
    • Pahang FA, Kedah FA, Johor FA
  • Stadion Shah Alam (1994) dan Stadium Merdeka jadi ikon sepak bola nasional.

🌟 Mokhtar Dahari mencetak 89 gol dalam 167 laga untuk timnas — rekor hingga kini.


📉 Masa Kelam: 1990–2010 — Stagnasi & Krisis Identitas

  • 1990-an–2000-an: Malaysia kehilangan dominasi di ASEAN.
    • Sering kalah dari Thailand, Vietnam, Singapura
    • Tidak pernah lolos ke Piala Asia setelah 1996
  • Masalah struktural:
    • Dualisme liga (Liga Perdana vs Liga Nasional)
    • Kurangnya pembinaan usia muda
    • Ketergantungan pada pemain naturalisasi
    • Manajemen klub tidak profesional

Satu-Satunya Sinar: Piala AFF

  • 2010: Malaysia juara Piala AFF untuk pertama kalinya!
    • Kalahkan Indonesia 4–2 (agg) di final
    • Pelatih: K. Rajagopal
    • Pemain: Safee Sali (top scorer), Norshahrul Idlan, Mohd Aidil Zafuan

✨ Ini adalah pencapaian terbesar Malaysia dalam 20 tahun terakhir.


🔴 Era Modern: Transformasi & Tantangan (2011–2025)

Revolusi Sepak Bola Malaysia (2015–Sekarang)

  • 2015: Football Association of Malaysia (FAM) luncurkan “Strategi Transformasi Sepak Bola Malaysia”.
  • Investasi besar:
    • Akademi Mokhtar Dahari (pusat pelatihan nasional)
    • Liga Super Malaysia diperkuat
    • Naturalisasi selektif: Liridon Krasniqi (Kosovo), Dion Cools (Belgia)

Prestasi Terkini

  • SEA Games:
    • Perunggu 2017
    • Perak 2023 (kalah dari Thailand di final)
  • Piala AFF:
    • Runner-up 2014, 2018
    • Semifinalis 2022, 2024
  • FIFA Ranking: Naik ke 130+ (dari 170+ pada 2018)

Klub Paling Sukses Era Modern: Johor Darul Ta’zim (JDT)

  • Didirikan: 2013 (dari Johor FC)
  • Pemilik: Tunku Mahkota Johor (TMJ) — putra Sultan Johor
  • Prestasi:
    • Juara Liga Super Malaysia 10 kali berturut-turut (2014–2023)
    • Juara Piala AFC 2015klub Malaysia pertama yang juara kompetisi Asia!
    • Lolos ke Liga Champions Asia 2022–2024

⚡ JDT jadi model klub profesional Asia Tenggara, dengan stadion sendiri (Sultan Ibrahim Stadium, kapasitas 40.000), akademi, dan manajemen Eropa.


🏟️ Klub-Klub Legendaris Malaysia

KlubKotaPrestasi
Selangor FAShah AlamJuara Liga 7x, Piala Malaysia 33x (rekor)
Kedah FAAlor SetarJuara “Triple Crown” 2007–08
Pahang FAKuantanJuara Liga 4x, Piala AFC 1995 (runner-up)
Johor Darul Ta’zim (JDT)Johor BahruDominasi 2014–2024, juara Piala AFC 2015

🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Bangun sistem akademi nasional yang berkelanjutan
  2. Kurangi ketergantungan pada naturalisasi
  3. Profesionalisasi manajemen klub di luar JDT
  4. Tingkatkan kualitas wasit dan infrastruktur stadion
  5. Kembalikan dominasi di ASEAN dan lolos ke Piala Asia 2027

💬 Kesimpulan

Sepak bola Malaysia adalah cermin identitas multikultural negara:

  • Lahir dari kolonial Inggris,
  • Dibentuk oleh semangat Melayu, Tionghoa, India, dan Bumiputera,
  • Dibangkitkan kembali oleh visi modern seperti JDT.

Meski belum konsisten di level tertinggi, semangat “Harimau Malaya terus menyala — terutama setiap kali mereka bertemu Indonesia, Thailand, atau Singapura.

“Di Malaysia, sepak bola bukan hanya olahraga. Ia adalah persatuan dalam warna bendera: merah, putih, biru, dan bulan sabit.”

Bea Cukai Malang Sita 94 Ribu Batang Rokok Ilegal

BEA Cukai Malang bersama Pemerintah Daerah Kota Batu menindak peredaran barang kena cukai ilegal berupa rokok dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sepanjang Juli hingga Desember 2025.

Dalam periode tersebut, petugas menyita 94.284 batang rokok ilegal dan 30 botol MMEA ilegal dengan total volume 18 liter. “Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bea Cukai Malang dengan Pemerintah Daerah Kota Batu,” kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Pitoyo Pribadi, yang dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kamis, 25 Desember 2025.

Kolaborasi tersebut sebagai bentuk manifestasi upaya pemberantasan rokok ilegal dengan melaksanakan penganggaran yang berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.
Pitoyo menjelaskan, total nilai barang hasil penindakan tersebut mencapai Rp 143,4 juta dengan estimasi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp 73,49 juta. Seluruh barang bukti yang disita kini telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara.

Menurut Pitoyo, penindakan tersebut merupakan hasil sinergi Bea Cukai Malang dengan Satpol PP Kota Batu serta aparat penegak hukum lainnya.

Ia juga menyebutkan, keberhasilan penindakan tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan peran media dalam mendorong penegakan hukum sekaligus edukasi di bidang cukai. Kolaborasi lintas pihak dinilai menjadi kunci dalam menekan peredaran rokok dan MMEA ilegal di wilayah Kota Batu.

Bea Cukai Malang bersama Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap barang kena cukai ilegal. Upaya tersebut diharapkan dapat melindungi penerimaan negara, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat dari peredaran barang ilegal.

Polisi Tangkap Sopir Mobil MBG Penabrak Siswa SD Kalibaru

Polres Jakarta Utara telah menangkap sopir mobil pembawa makan bergizi gratis (MBG) yang menabrak siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis pagi. Peristiwa mobil Gran Max putih MBG menabrak sejumlah siswa itu viral di media sosial.

Kepala Polres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz telah mengkonfirmasi kecelakaan mobil MBG menabrak siswa di halaman SDN 01 Kalibaru pada Kamis pagi, 11 Desember 2025. “Benar saya masih perjalanan ke tempat kejadian perkara,” ujar dia, Kamis.

Dalam video yang tersebar di sosial media terlihat mobil putih Gran Max menabrak sejumlah siswa SDN 01 Kalibaru. Belum diketahui jumlah siswa yang terluka akibat kejadian itu. Namun terlihat beberapa anak jatuh dan ada yang berada di kolong mobil. Serta beberapa buku tampak berserakan di lapangan. Siswa lain dan guru yang menyaksikan terdengar saling berteriak. Beberapa guru tampak mencoba mengeluarkan siswa yang berada di kolong mobil.

Juru Bicara Gubernur Jakarta Pramono Anung, Chiko Hakim mengatakan Pramono telah memerintahkan jajaran, khususnya Walikota Jakarta Utara untuk menangani peristiwa itu. “Bapak Gubernur telah memerintahkan jajaran, khususnya Wali Kota Jakarta Utara untuk menangani yang perlu dilakukan untuk korban bersama dinas terkait utamanya Dinkes. Seluruh biaya akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta,”

Geger, paket ojol mayat bayi di Medan diduga hasil inses abang dan adik

Sepasang kakak beradik, Reynaldi (25) dan Najma Hamida (21), ditangkap polisi setelah diduga mengirimkan jasad bayi laki-laki menggunakan layanan ojek online (ojol) Gosend.

Ironisnya, bayi tersebut diduga merupakan anak kandung mereka sendiri, hasil hubungan inses yang dijalin secara diam-diam.
Penangkapan dilakukan pada Jumat (9/5) pagi di sebuah kamar kos di kawasan Medan Belawan.

“Benar, kedua pelaku sudah diamankan. Mereka adalah kakak dan adik kandung,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto kepada Kompas.com

KRONOLOGI INSES MENGGEMPARKAN

Menurut keterangan pihak kepolisian, Najma mengaku menjalin hubungan terlarang dengan Reynaldi meski keduanya tidak tinggal serumah. Reynaldi disebut kerap datang menemui adiknya untuk melakukan hubungan seksual.

Najma diketahui hamil pada Januari 2025, dan melahirkan bayinya secara mandiri di Barak Tambunan, Sicanang, Kecamatan Medan Belawan pada 3 Mei. Bayi itu lahir dalam kondisi prematur dan mengalami kekurangan gizi.

“Dugaan sementara, bayi itu adalah hasil hubungan terlarang antara NH dan R,” ungkap Kombes Ferry Walintukan, Kabid Humas Polda Sumut.

Pada 7 Mei, Najma membawa bayi tersebut ke RS Delima Martubung. Dokter menyarankan agar bayi dirujuk ke RS Pirngadi, namun Najma takut karena kendala ekonomi dan tidak adanya data keluarga.

Bayi kemudian dibawa kembali ke tempat tinggal Najma. Tak lama berselang, bayi tersebut meninggal dunia

Najma, yang juga diketahui bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK), membuat penyelidikan semakin kompleks. Polisi masih menunggu hasil tes DNA untuk memastikan identitas ayah biologis bayi tersebut, meski dugaan kuat mengarah pada Reynaldi.

Geger pegawai Dukcapil diduga terlibat sindikat penjualan bayi ke Singapura

JAKARTA: Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) diduga terlibat dalam sindikat perdagangan bayi ke Singapura.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan pihaknya akan menelusuri informasi ini lebih lanjut dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung.

Kasus ini kini tengah diusut Kepolisian Daerah Jawa Barat, yang sejauh ini telah menetapkan 13 tersangka. Di antara mereka terdapat oknum pegawai Dukcapil yang diduga memfasilitasi pembuatan dokumen kependudukan secara ilegal.

“Saya jujur belum tahu, ini baru informasi. Saya akan cek nanti kasusnya seperti apa. Ini ada Inspektorat Jenderal juga di sini, cek seperti apa case-nya,” ucap Tito dikutip Kompas.com, Rabu (16/7).

Tito menjelaskan struktur Dukcapil di daerah tidak berada langsung di bawah komando Kementerian Dalam Negeri, melainkan bertanggung jawab kepada pemerintah daerah masing-masing. Meski demikian, data kependudukan tetap disentralisasi ke pusat.

“Kalau Dukcapil itu, Dukcapil mana? Karena Dukcapil itu kan di pusat ini ada Dirjen Dukcapil, tapi di daerah-daerah itu ada Dinas Dukcapil. Kepala Dinas Dukcapil itu bukan di bawah Kemendagri,” jelas Tito.

Mantan Kapolri tersebut tidak menutup kemungkinan adanya penyalahgunaan wewenang oleh oknum di daerah. Ia meminta aparat hukum menindak tegas jika terbukti bersalah.

ito menuturkan kementerian siap membantu proses hukum, termasuk dalam hal memberikan keterangan ahli dari Ditjen Dukcapil terkait prosedur penerbitan dokumen kependudukan.

“Kami dari Dukcapil, Kemendagri, kalau diminta sebagai saksi ahli tentang proses penerbitan akta kelahiran, misalnya. Saya akan izinkan dari Dukcapil memberikan keterangan ahli harusnya prosesnya seperti apa,” tegas Tito.

Sebelumnya, Polda Jabar mengungkap jaringan perdagangan bayi lintas negara yang bermula dari laporan penculikan anak oleh orangtua korban. Total ada 24 bayi yang diperdagangkan, dan 15 di antaranya telah dikirim ke Singapura.

Kamboja tarik atlet dari SEA Games di Thailand; situasi memanas, Trump siap turun tangan

BANGKOK/PHNOM PENH: Thailand dan Kamboja kembali saling menuduh menyerang warga sipil dalam bentrokan di perbatasan pada Rabu (10/12).

Situasi memanas hingga Kamboja menarik para atletnya dari SEA Games di Thailand, sementara Trump menyatakan akan turun tangan untuk menyelamatkan gencatan senjata yang ia mediasi pada Juli.

Kedua negara saling menyalahkan atas bentrokan yang dimulai Senin, dan tetap berselisih mengenai solusi diplomatik atas ketegangan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Menteri luar negeri Thailand mengatakan dalam sebuah wawancara pada Selasa bahwa ia tidak melihat adanya potensi negosiasi, serta menambahkan bahwa situasi saat ini tidak kondusif untuk mediasi pihak ketiga. Sementara itu, penasihat utama Perdana Menteri Kamboja Hun Manet mengatakan kepada Reuters bahwa negaranya “siap berbicara kapan saja”.

Trump, berbicara dalam sebuah kampanye di Pennsylvania pada Selasa malam, menyebut sejumlah perang yang diklaim berhasil dihentikan olehnya, termasuk antara Pakistan dan India, serta Israel dan Iran, sebelum menyinggung kembali konflik yang memanas di Asia Tenggara.

“Saya benci mengatakan yang satu ini, namanya Kamboja-Thailand dan itu mulai hari ini, dan besok saya harus melakukan panggilan telepon. Siapa lagi yang bisa mengatakan saya akan melakukan panggilan telepon dan menghentikan perang antara dua negara yang sangat kuat, Thailand dan Kamboja?”

Ketika ditanya mengenai kemungkinan Trump kembali turun tangan, juru bicara pemerintah Kamboja Pen Bona mengatakan posisi Phnom Penh tetap sama, yaitu hanya menginginkan perdamaian. Juru bicara pemerintah Thailand mengatakan ia tidak tahu apakah perdana menteri telah berbicara dengan Trump, karena ia sedang berada di parlemen.

KLAIM SERANGAN KE WILAYAH SIPIL

Kamboja pada Rabu menarik atletnya dari SEA Games di Thailand, dengan alasan keamanan dan kekhawatiran serius dari keluarga para atlet.

Militer Thailand mengatakan roket BM-21 yang ditembakkan oleh pasukan Kamboja mendarat di dekat Rumah Sakit Phanom Dong Rak di distrik Surin pada Rabu pagi, memaksa evakuasi pasien dan staf ke tempat perlindungan. Militer juga mengatakan drone, roket BM-21, dan tank digunakan di titik-titik lain di perbatasan, termasuk di dekat kompleks kuil Preah Vihear yang disengketakan.

“Pasukan kami menghancurkan posisi anti-drone di selatan Chong Chom untuk mendukung operasi pembersihan elemen Kamboja di perkebunan mangga yang telah ditanam melintasi jalur operasi,” kata militer dalam sebuah pembaruan situasi.

Militer Kamboja mengatakan Thailand menggunakan tembakan artileri dan drone bersenjata untuk melancarkan serangan di provinsi Pursat, menembakkan mortir ke permukiman warga di provinsi Battambang, serta jet tempur F-16 Thailand memasuki wilayah udara Kamboja dan menjatuhkan bom dekat area sipil.

Sidang cerai dimulai, Ridwan Kamil gandeng 8 pengacara sementara Atalia belum pikirkan harta

JAKARTA: Proses gugatan cerai yang dilayangkan anggota DPR RI Atalia Praratya terhadap suaminya, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), mulai bergulir di Pengadilan Agama Bandung dengan berbagai dinamika dari masing-masing pihak. Pihak RK menggandeng delapan pengacara untuk perceraian ini, sementara pihak Atalia fokus pada perpisahan dan belum memikirkan pembagian harta.

Kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansa, mengungkapkan bahwa prioritas Atalia adalah menyelesaikan proses perceraian terlebih dahulu sebelum masuk ke pembahasan soal harta gana-gini.

“Untuk soal tuntutan harta gana-gini itu sepertinya masih lebih jauh lagi. Kita lagi fokus ke gugatan cerainya dahulu,” kata Debi kepada wartawan melalui kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (17/12).

Debi menambahkan bahwa pembahasan detail mengenai harta bersama baru akan dilakukan setelah putusan perceraian keluar. “Kalau gugatan cerainya itu sudah selesai, nanti kita pikirkan lebih dalam (soal harta gana-gini),” ujarnya.

Ia sebelumnya juga menyinggung keberadaan nama selebgram Lisa Mariana (LM) yang disebut tercantum dalam berkas gugatan cerai Atalia terhadap Ridwan Kamil.

“Kalau terkait LM itu sudah masuk materi gugatan tentunya,” ujar Debi. LM selama ini diketahui berseteru dengan Ridwan Kamil terkait klaim mengenai ayah biologis anak berinisial CA serta persoalan dugaan korupsi Bank Jawa Barat (BJB).

DELAPAN PENGACARA

Sementara itu, menghadapi gugatan cerai ini, Ridwan Kamil menunjuk delapan orang pengacara untuk mendampinginya.

Salah satu kuasa hukumnya, Wenda Aluwi, menyatakan bahwa mereka telah hadir di Pengadilan Agama Bandung untuk mengawal jalannya persidangan.

“Kami bersama delapan orang kuasa hukum, mengawal gugatan ini,” kata Wenda, dikutip dari Merdeka.

Pada sidang awal, baik Ridwan Kamil maupun Atalia sama-sama tidak hadir karena urusan pekerjaan. Wenda menjelaskan ketidakhadiran kliennya: “Hari ini kita cuman lapor kita hadir sebagai kuasa nanti kita lihat apa yang akan terjadi, mediasi tentunya. Bapak belum bisa hadir, masih ada di luar kota.”

Ia menambahkan bahwa pesan dari Ridwan Kamil hanyalah satu: menjalani proses hukum dengan saling menghormati.

“Pesan dari pak RK saling menghormati proses. Yang akan berjalan kan ada gugatan, sudah kita hadir,” kata dia.

Perwakilan kuasa hukum Atalia, Debi, juga menyampaikan alasan serupa terkait ketidakhadiran kliennya.

“Ibu Atalia menyampaikan kepada kami pada dasarnya beliau sangat menghormati proses persidangan ini dan akan tetapi karena acara kedinasan beliau berhalangan hadir, sehingga mewakili kepada kami selaku kuasa hukum,” jelasnya

Dua kecelakaan kapal di Portugal, dua jenazah nelayan WNI ditemukan

LISBON: Dua kecelakaan kapal di Portugal merenggut nyawa diaspora Indonesia.

Pihak berwenang Portugal menemukan jenazah dua nelayan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam pekan lalu. 

Keduanya diduga termasuk dalam tiga awak kapal yang dinyatakan hilang dalam salah satu insiden tersebut.

Dilansir AFP, Senin (22/12), kedua jenazah ditemukan pada Minggu waktu setempat di wilayah pantai distrik Viana do Castelo. 

Jenazah pertama ditemukan di Pantai Moledo sekitar pukul 08.56 waktu setempat melalui Garda Republik Nasional. Penemuan jenazah WNI kedua dilaporkan pada pukul 11.30 waktu setempat di Pantai Insua melalui Pusat Koordinasi Pencarian dan Penyelamatan Lisbon. Kedua jenazah kemudian dibawa ke kantor forensik terdekat untuk proses identifikasi lanjutan.

Kapal Villa de Caminha yang membawa lima orang tenggelam pada 14 Desember siang waktu setempat di perairan utara Kota Porto. Dua nelayan lainnya, termasuk kapten kapal, dilaporkan selamat dan sempat dibawa ke rumah sakit. Satu orang WNI lain dari kapal tersebut hingga kini masih dilaporkan hilang.

INSIDEN TERPISAH, EMPAT NELAYAN WNI MASIH HILANG

Pada hari yang sama, 14 Desember, insiden terpisah terjadi di lepas pantai Aveiro setelah kapal Carlos Cunha tenggelam. Dalam peristiwa ini, empat nelayan WNI diduga tewas dan hilang. Hingga kini, keempat nelayan WNI dari kapal tersebut belum ditemukan.

Laporan AFP menyebut tiga awak kapal Carlos Cunha berhasil diselamatkan. Dari tiga orang tersebut, satu merupakan nelayan Indonesia, namun WNI itu kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Banyak warga Indonesia diketahui bekerja di sektor perikanan Portugal. Industri ini memiliki permintaan tenaga kerja yang tinggi dengan penghasilan yang dinilai lebih besar dibandingkan di negara asal, seiring kebijakan pemerintah Portugal yang melonggarkan pembatasan jumlah pekerja asing di sektor tersebut.

Diduga rem blong, 12 tewas dalam kecelakaan maut bus ALS di Padang Panjang

PADANG: Sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan tragis di kawasan Bukit Surungan, tepat di depan Terminal Padang Panjang, pada Selasa pagi (6/5)

Peristiwa nahas ini menyebabkan 12 orang meninggal dunia dan 23 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

KRONOLOGI KECELAKAAN

Berdasarkan informasi sementara dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi saat bus dengan nomor polisi B 7512 FGA melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang.

Ketika menuruni jalur curam di Bukit Surungan, bus diduga mengalami rem blong hingga kehilangan kendali, menabrak pagar bangunan, dan akhirnya terguling setelah menghantam beberapa kendaraan di sekitarnya.

“Bus melaju di turunan yang panjang dan tajam. Diduga kuat sistem pengereman bermasalah sehingga kendaraan kehilangan kendali,” ujar Komandan Regu Basarnas Padang Panjang, Tri, saat ditemui di lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan ini, sejumlah penumpang terjepit di antara badan bus dan pagar bangunan yang ditabrak.

Proses evakuasi melibatkan petugas gabungan dari Basarnas, kepolisian, dan relawan.

Kapolda Sumbar, Irjen Gatot Tri Suryanta, menyampaikan bahwa dari 12 korban jiwa, terdiri atas tujuh laki-laki dan lima perempuan. Dua di antaranya adalah anak-anak—masing-masing satu laki-laki dan satu perempuan.

Sementara itu, 23 korban luka-luka terdiri dari 17 pria dan enam wanita.

Para korban luka telah dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat mulai dari RSUD Padang Panjang, Rumah Sakit Yarsi, hingga puskesmas setempat.

Menurut Brigadir Rizky Yudha dari Unit Gakkum Satlantas Polres Padang Panjang, bus ALS tersebut diketahui berangkat dari Medan menuju Bekasi, Jawa Barat.

“Setibanya di simpang Terminal Busur, diduga kuat rem bus tidak berfungsi sehingga kendaraan terbalik,” jelasnya.

Saat ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian ditutup sementara untuk keperluan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sopir dan kernet bus telah diamankan oleh pihak berwenang dan keduanya dilaporkan selamat.