Info terkini Tentang Permainan Online

Liga Inggris

now browsing by tag

 
 

RB Leipzig

🟥🤍 Profil Singkat RB Leipzig

  • Nama lengkap: RasenBallsport Leipzig e.V.
  • Didirikan: 19 Mei 2009
  • Kota: Leipzig, Saxony, Jerman
  • Stadion: Red Bull Arena (kapasitas: 47.069)
  • Warna seragam: Merah dan Putih
  • Julukan:
    • Die Roten Bullen (Lembu Merah)
    • RB Leipzig
  • Pemilik: Red Bull GmbH (perusahaan minuman energi Austria) — meski secara hukum 81% saham dimiliki “anggota” untuk memenuhi aturan 50+1 Bundesliga

📈 Kisah Keajaiban: Dari Nol ke Eropa dalam 8 Tahun

  • 2009: Didirikan oleh Red Bull setelah membeli lisensi klub SSV Markranstädt (kasta ke-5)
  • 2009–2016: Promosi 4 kali dalam 7 musim:
    • 2010: Oberliga (kasta ke-5) → Regionalliga (4)
    • 2013: Regionalliga → 3. Liga (3)
    • 2014: 3. Liga → 2. Bundesliga (2)
    • 2016: Promosi ke Bundesligahanya 7 tahun setelah berdiri!
  • 2017: Debut Liga Champions — kalahkan AS Monaco dan Benfica di fase grup!

💥 Leipzig adalah klub tercepat dalam sejarah Jerman yang mencapai Bundesliga.


🏆 Prestasi: Raksasa Buatan yang Jadi Nyata

Domestik (Jerman)

  • Runner-up Bundesliga: 2016–17, 2020–21, 2022–23
  • Juara DFB-Pokal (Piala Jerman): 2022, 2023
  • Juara DFL-Supercup: 2023

Eropa

  • Liga Champions:
    • Semifinalis 2020 (dalam format “bubble” di Lisbon)
    • Perempat final 2022, 2023, 2024
  • Liga Europa:
    • Semifinalis 2022

💡 Leipzig adalah satu-satunya klub Jerman yang lolos ke babak gugur Liga Champions 5 musim berturut-turut (2020–2024).


🐂 Asal Nama & Kontroversi “Red Bull”

  • “RB” secara resmi berarti “RasenBallsport” (Sepak Bola Lapangan), bukan “Red Bull” — akal-akalan hukum untuk mematuhi aturan Bundesliga yang melarang nama sponsor.
  • Logo klub adalah lingkaran merah dengan dua tanduk — versi terselubung dari logo Red Bull.
  • Banyak fans tradisional Jerman membenci Leipzig, menyebutnya “plastic club” (klub plastik) karena tidak lahir dari komunitas lokal.

⚠️ Fakta: Di Jerman, suporter Dortmund, Schalke, dan Stuttgart sering membawa spanduk: “RB = RaubBauern” (“Petani Perampok”) atau “Nicht unser Verein!” (“Bukan klub kami!”).


🌍 Model Global Red Bull: Pabrik Bakat Dunia

Leipzig adalah pusat jaringan global Red Bull:

  • Akademi muda terbaik di Eropa:
    • Lahirkan Dani Olmo, Xavi Simons, Benjamin Šeško, Lois Openda
  • Kemitraan dengan klub Red Bull lain:
    • FC Red Bull Salzburg (Austria) → sumber utama talenta
    • New York Red Bulls (AS), Brasil Red Bull
  • Gaya bermain: Sepak bola menyerang, pressing tinggi, transisi cepat — “Red Bull DNA”

🌐 70% pemain inti Leipzig adalah produk akademi atau pinjaman dari Salzburg.


🏟️ Red Bull Arena: Istana Modern di Leipzig

  • Kapasitas: 47.069
  • Dulunya: Stadion Zentralstadion (dibangun 1956, direnovasi 2004 untuk Piala Dunia 2006)
  • Karakteristik:
    • Modern, multifungsi, ramah keluarga
    • Tapi minim atmosfer — karena banyak penonton “kasual”, bukan suporter fanatik
    • Kurang nyanyian sepanjang laga dibanding klub tradisional Jerman

💬 “Ini stadion terbaik untuk nonton, tapi bukan untuk merasakan jiwa sepak bola.”
— Kritikus budaya Jerman


⚙️ Pelatih & Filosofi Taktik

  • Ralph Hasenhüttl (2016–2019): Bangun fondasi pressing tinggi
  • Julian Nagelsmann (2019–2021): Bawa ke semifinal Liga Champions
  • Marco Rose, Domenico Tedesco, Marco Rose (lagi) → rotasi cepat
  • 2024: Pepijn Lijnders (mantan asisten Klopp di Liverpool) jadi pelatih — bawa filosofi “heavy metal football”

💡 Fakta Unik

  1. Leipzig adalah satu-satunya klub top Eropa yang tidak punya sejarah sebelum 2009.
  2. Tidak punya rivalitas lokal — karena tidak ada klub besar di Leipzig sejak reunifikasi Jerman.
  3. Tiket termurah di Bundesliga: Mulai dari €12 — strategi Red Bull untuk menarik keluarga muda.
  4. Klub ini tidak pernah pakai nama “Red Bull” secara resmi di kompetisi UEFA — hanya “RB Leipzig”.

🏁 Masa Depan: Mengejar Gelar Bundesliga Pertama

  • 2024/25: Target utama — juara Bundesliga pertama dalam sejarah
  • Fokus pada:
    • Pertahankan Xavi Simons, Lois Openda, Benjamin Šeško
    • Bangun tim muda + berpengalaman
    • Perkuat identitas “tim serangan”
  • Dengan dana tak terbatas dan jaringan global, Leipzig siap menjadi kekuatan abadi Eropa.

💬 Kesimpulan

RB Leipzig bukan klub tradisional — tapi simbol sepak bola modern:
cepat, global, data-driven, dan efisien.
Ia mungkin tidak dicintai fans lama, tapi dihormati seluruh Eropa karena prestasi nyata.

“Kami tidak lahir dari sejarah. Kami sedang membuatnya.”

Bayer 04 Leverkusen

🟥🤍 Profil Singkat Bayer 04 Leverkusen

  • Nama lengkap: Bayer 04 Leverkusen Fußball GmbH
  • Didirikan: 1 Juli 1904
  • Kota: Leverkusen, Nordrhein-Westfalen, Jerman
  • Stadion: BayArena (kapasitas: 30.498)
  • Warna seragam: Merah dan Hitam
  • Julukan:
    • Die Werkself (Tim Pabrik) — karena didirikan oleh karyawan Bayer AG
    • Neverkusen (julukan sinis di masa lalu: “Never Champions”)
  • Pemilik: Bayer AG (perusahaan farmasi raksasa Jerman) — satu-satunya klub top Eropa yang dimiliki perusahaan farmasi

🏆 Prestasi: Dari “Abadi Runner-up” ke Juara Tak Terkalahkan

Domestik (Jerman)

  • Juara Bundesliga: 2023–24gelar pertama dalam 120 tahun sejarah klub!
    • Tidak terkalahkan sepanjang musim (28 menang, 6 imbang, 0 kalah) — satu-satunya tim Jerman yang lakukan ini!
  • Runner-up Bundesliga: 5 kali (1997, 1999, 2000, 2002, 2011)
  • Juara DFB-Pokal (Piala Jerman): 2 kali (1993, 2024)
  • Juara DFL-Supercup: 2 kali (2009, 2024)

Eropa

  • Liga Champions UEFA:
    • Runner-up 2002 (kalah 1–2 vs Real Madrid; gol Zidane legendaris)
  • Liga Europa:
    • Juara 2023–24treble domestik + Eropa pertama dalam sejarah klub!
    • Kalahkan AS Roma di final (0–0, menang adu penalti)

💡 2023–24: Bayer Leverkusen jadi satu-satunya klub Jerman yang tidak terkalahkan di semua kompetisi dalam satu musim (51 pertandingan: 42 menang, 9 imbang).


💊 Asal Usul: Klub dari Pabrik Obat

  • Didirikan oleh karyawan Bayer AG, perusahaan kimia dan farmasi yang bermarkas di Leverkusen.
  • Nama “04” merujuk pada tahun 1904 — bukan bagian dari nama perusahaan.
  • “Werkself” = “tim pabrik”, mencerminkan akar pekerja industri klub.
  • Hingga kini, Bayer AG masih mensubsidi klub, tapi dengan manajemen profesional independen.

🌟 Era Xabi Alonso: Arsitek Keajaiban 2024

Mantan bintang Real Madrid dan Spanyol, Xabi Alonso, ditunjuk sebagai pelatih utama pada 2022 — awalnya dianggap eksperimen berisiko.

Tapi dalam 2 musim, ia:

  • Membangun tim muda, cepat, dan taktis
  • Menghidupkan gaya bermain menyerang total: possession tinggi, pressing intens, transisi cepat
  • Mengubah Granit Xhaka, Florian Wirtz, Victor Boniface, dan Alejandro Grimaldo menjadi bintang dunia
  • Tidak pernah kalah sejak Maret 2023 — rekor 51 laga tak terkalahkan

💬 “Kami tidak datang untuk menang. Kami datang untuk mendominasi.”
— Xabi Alonso


🏟️ BayArena: Istana di Tengah Kota Industri

  • Dibuka: 10 Februari 1958 (diperbarui total pada 2009)
  • Kapasitas: 30.498
  • Karakteristik:
    • Modern, intim, dan futuristik
    • Tribun “Südtribüne” diisi oleh “Ultras Leverkusen” — fans paling fanatik
    • Suasana sangat mendukung, terutama saat melawan raksasa seperti Bayern atau Dortmund

🎶 Lagu kebanggaan:
“Bayer, Bayer, wir steh’n zu dir!”
(Bayer, Bayer, kami mendukungmu!)


🔥 Rivalitas Utama

  1. 1. FC Köln“Rheinland Derby”
    • Jarak hanya 20 km
    • Rivalitas berakar pada persaingan kota industri Rhine
  2. Borussia Mönchengladbach → rival historis “Kapten Jerman” era 1970-an
  3. Bayern Munich & Dortmund → rival di level atas Bundesliga

💡 Fakta Unik

  • Bayer Leverkusen tidak punya tim cadangan di liga profesional — fokus total pada tim utama.
  • “Neverkusen” adalah julukan sinis di masa lalu karena sering gagal di saat-saat krusial (2002: kalah liga, Piala Jerman, dan Liga Champions di hari yang sama!).
  • Xabi Alonso adalah pelatih pertama yang membawa Leverkusen juara Bundesliga.
  • Klub ini tidak pernah terdegradasi sejak 1979 — konsistensi luar biasa.

🏁 Masa Depan: Membangun Dinasti Baru

  • 2024/25: Target — pertahankan Bundesliga, juara Liga Champions
  • Fokus pada:
    • Pertahankan Xabi Alonso (banyak klub Eropa incar)
    • Bangun skuad muda berkualitas
    • Jadikan Leverkusen sebagai “destinasi elite” bagi pemain top

“Dulu, kami dikenal karena kegagalan. Kini, kami dikenang karena keberanian.”


💬 Kesimpulan

Bayer 04 Leverkusen bukan hanya klub yang akhirnya juara.
Ia adalah simbol ketekunan, kebangkitan dari cemoohan, dan bukti bahwa kesetiaan pada proses akhirnya membuahkan mahkota.

“Setelah 120 tahun, kami bukan lagi Neverkusen. Kami adalah IMMERkusen — Selalu Juara.”

Borussia Dortmund

⚪🟡 Profil Singkat Borussia Dortmund

  • Nama lengkap: Ballspielverein Borussia 09 e.V. Dortmund
  • Didirikan: 19 Desember 1909
  • Kota: Dortmund, Nordrhein-Westfalen, Jerman
  • Stadion: Signal Iduna Park (kapasitas: 81.365) — stadion terbesar di Jerman
  • Warna seragam: Hitam dan Kuning
  • Julukan:
    • BVB (Ballspielverein Borussia)
    • Die Schwarzgelben (Si Hitam-Kuning)
    • Die Borussen
  • Pemilik: Klub milik fans81% saham dimiliki anggota (socios), sisanya publik

🏆 Prestasi: Raksasa Jerman & Eropa

Dortmund adalah salah satu klub paling sukses di Jerman, dengan warisan Eropa yang gemilang.

Domestik (Jerman)

  • Juara Bundesliga: 8 kali
    • 1956, 1957, 1963, 1995, 1996, 2002, 2011, 2012
  • Juara DFB-Pokal (Piala Jerman): 5 kali
    • Terakhir: 2021
  • Juara DFL-Supercup: 6 kali

Eropa & Dunia

  • Liga Champions UEFA: Juara 1997
    → Mengalahkan Juventus 3–1 di final — gol Karl-Heinz Riedle (2) dan Lars Ricken (gol 16 detik setelah masuk!)
  • Piala Winners’ Cup: Juara 1966
  • Piala Interkontinental: Juara 1997
  • Liga Champions: Runner-up 2013 (kalah 1–2 vs Bayern Munich di Wembley)

💡 Dortmund adalah satu-satunya klub Jerman yang pernah menjuarai Liga Champions, Piala Winners’ Cup, dan Piala Interkontinental.


🧱 Asal Nama “Borussia”

  • “Borussia” adalah nama Latin untuk Prusia — wilayah sejarah Jerman.
  • Didirikan oleh 18 pemuda Katolik yang ingin membuat klub independen dari gereja Protestan yang mendominasi Dortmund saat itu.
  • Warna hitam-kuning diadopsi pada 1913, terinspirasi dari bendera Prusia.

🌟 Era Keemasan Modern: 2011–2013 di Bawah Jürgen Klopp

Di bawah pelatih legendaris Jürgen Klopp, Dortmund mencapai puncak kejayaan:

  • Gaya bermain: “Gegenpressing” — pressing intens, transisi cepat, sepak bola menyerang total
  • Juara Bundesliga 2011 & 2012 — mengakhiri dominasi Bayern Munich
  • Double 2012: Juara Bundesliga + DFB-Pokal
  • Final Liga Champions 2013: Kalah dramatis 1–2 dari Bayern, tapi tetap jadi tim paling dicintai Eropa

Pemain Ikonik Era Ini:

  • Robert Lewandowski
  • Mario Götze
  • Marco Reus
  • Mats Hummels
  • İlkay Gündoğan
  • Neven Subotić, Sebastian Kehl

💬 “Heavy metal football!”
— Jürgen Klopp tentang gaya bermain Dortmund


🏟️ Signal Iduna Park: Rumah “Yellow Wall”

  • Kapasitas: 81.365terbesar di Jerman, ke-3 di Eropa
  • Nama: Diambil dari sponsor (Signal Iduna Group), tapi fans tetap menyebutnya “Westfalenstadion”
  • “Südtribüne” (Tribun Selatan):
    • Kapasitas 25.000 penonton berdiritribun suporter terbesar di Eropa
    • Dikenal sebagai “Yellow Wall” — dinding kuning yang mengintimidasi tim tamu
    • Fans menyanyi, menari, dan membentangkan ultras raksasa sepanjang laga

🎶 Lagu kebanggaan:
“You’ll never walk alone!”
(Diadopsi dari lagu Gerry & The Pacemakers — sama seperti Liverpool)


💚 Filosofi Klub: “Fußball ist für alle da” (Sepak Bola untuk Semua Orang)

  • Dortmund adalah simbol anti-komersial:
    • Tiket termurah di Eropa (dari €10–15)
    • 81% saham dimiliki fans — klub tidak bisa dijual ke investor asing
    • Tidak ada nama sponsor di depan nama klub — tetap “Borussia Dortmund”
  • Akademi muda “BVB Evonik Academy” adalah salah satu yang terbaik di dunia:
    • Melahirkan Mario Götze, Nuri Şahin, Giovanni Reyna, Youssoufa Moukoko

🔥 Rivalitas Utama

  1. FC Schalke 04“Revierderby”
    • Rival paling sengit di Jerman — akar dari persaingan kelas pekerja Ruhrgebiet
    • Lebih emosional daripada Der Klassiker (Dortmund vs Bayern)
    • Disebut “Derby Paling Panas di Dunia” oleh media internasional
  2. Bayern Munich“Der Klassiker”
    • Rivalitas klub terkaya vs klub rakyat
    • Dortmund sering jadi satu-satunya penghalang dominasi Bayern

💡 Fakta Unik

  • Dortmund adalah satu-satunya klub di Eropa yang tidak pernah terdegradasi sejak 1976.
  • Moukoko jadi pemain termuda dalam sejarah Bundesliga (16 tahun 1 hari, 2020).
  • Yellow Wall pernah membuat gawang lawan bergoyang karena gempuran suara!
  • Klub ini menolak tawaran €300 juta dari Saudi untuk membeli 20% saham — untuk menjaga identitas.

🏁 Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan Eropa

  • 2024/25: Target — konsisten di 3 besar Bundesliga, juara Liga Champions
  • Fokus pada:
    • Pembinaan pemain muda
    • Gaya bermain menyerang ala Edin Terzić
    • Pertahankan Marco Reus (legenda hidup) hingga pensiun
  • Dengan basis fans global yang tumbuh, Dortmund siap menjadi kekuatan abadi Eropa.

💬 Kesimpulan

Borussia Dortmund bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol demokrasi sepak bola, cinta sejati fans, dan bukti bahwa keindahan sepak bola lahir dari komunitas — bukan hanya uang.

“In Dortmund, we don’t buy success. We build it — together, from the heart.”

RCD ESPANYOL

🦜 Profil Singkat RCD Espanyol

  • Nama lengkap: Reial Club Deportiu Espanyol
  • Didirikan: 28 Oktober 1, 1900
  • Kota: Barcelona, Catalonia, Spanyol
  • Stadion: Estadi Olímpic Lluís Companys (sementara), dengan Estadi Cornellà-El Prat (RCDE Stadium) sedang dalam proses transisi
  • Kapasitas stadion: 40.000 (RCDE Stadium)
  • Warna seragam: Putih dan Biru
  • Julukan:
    • Pericos (Burung Nuri) — karena warna biru cerah di dada jersey lama
    • Espanyol
    • Reial (Royal) — diberikan oleh Raja Spanyol pada 1912
  • Pemilik: Rastar Group (konglomerat AS, sejak 2022)

🏆 Prestasi: Kebanggaan Spanyol di Tanah Catalonia

Espanyol mungkin hidup di bayang-bayang Barcelona, tapi ia punya sejarah domestik yang bermartabat dan dua trofi Copa del Rey yang sangat berharga.

Domestik (Spanyol)

  • Runner-up La Liga: 4 kali (terakhir: 1986–87)
  • Juara Copa del Rey: 4 kali
    • 1929, 1940, 2000, 2006
      Final 2000 & 2006 dimenangkan melawan Real Madrid dan Barcelona — kemenangan paling membanggakan dalam sejarah klub!
  • Runner-up Copa del Rey: 6 kali (termasuk kalah dari Barcelona di final 1957, 1988, 2012)

💡 Espanyol adalah satu-satunya klub di Spanyol yang tidak pernah terdegradasi dari La Liga hingga 1993 — rekor 93 tahun berturut-turut!

Eropa

  • Piala UEFA (Liga Europa):
    • Runner-up 1988 (kalah dari Bayer Leverkusen)
    • Runner-up 2007 (kalah dari Sevilla di final — pertandingan paling dramatis: unggul 1–0 hingga menit ke-90, lalu kalah 1–2)
  • Liga Champions: Pernah tampil di fase grup (1959, sebagai peringkat 2 La Liga)

🦜 Asal Julukan “Pericos” (Burung Nuri)

  • Pada 1920-an, pemain Espanyol mulai mengenakan kaos putih dengan garis biru melintang di dada.
  • Warna biru cerah itu mirip bulu burung nuri (perico) — sehingga fans mulai menyebut mereka “Los Pericos”.
  • Julukan ini kini jadi simbol kebanggaan — lambang identitas yang berbeda dari “Blaugrana” Barcelona.

🔥 Rivalitas Abadi: Derbi Barcelona

  • Lawan utama: FC Barcelona
  • Pertandingan disebut “Derbi Barceloní” atau “Derbi de Barcelona”
  • Perbedaan identitas:
    • Barcelona: Simbol nasionalisme Catalan, “Més que un club”
    • Espanyol: Simbol identitas Spanyol di Catalonia, sering didukung oleh komunitas non-Catalan (Andalusia, Castilla, imigran)
  • Meski rival, kekerasan jarang terjadi — lebih seperti persaingan budaya dan politik daripada permusuhan.

💬 “Di Barcelona, ada dua kota dalam satu kota. Dan kami adalah suara yang tak pernah mati.”


🏟️ RCDE Stadium: Istana di Pinggiran Barcelona

  • Dibuka: 2009 — menggantikan Estadi de Sarrià (1923–1997)
  • Kapasitas: 40.000
  • Karakteristik:
    • Stadion modern, futuristik, dengan atap melengkung ikonik
    • Tribun “Grada 22” diisi oleh “Bala Blanca” — kelompok suporter paling fanatik
    • Suasana sangat emosional, terutama saat derby melawan Barcelona

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Espanyol, Espanyol… tu ets el meu amor!”
(Espanyol, Espanyol… kaulah cintaku!)


📉 Masa Kelam: Degradasi & Keterpurukan (2020–2023)

  • 2020: Terdegradasi ke Segunda División untuk pertama kalinya dalam 26 tahun
  • 2021: Promosi langsung ke La Liga
  • 2023: Kembali terdegradasi setelah kalah di playoff
  • 2023–2024: Berjuang di Segunda División untuk kembali ke papan atas

Namun, semangat Pericos tak pernah padam. Fans tetap setia, dan klub fokus pada regenerasi pemain muda.


🌟 Legenda & Pemain Ikonik

  • Raúl Tamudo — kapten legendaris, top scorer sepanjang masa (140+ gol)
  • Luis García — bintang Spanyol yang jadi idola fans
  • Daniel Jarque — kapten muda yang wafat mendadak (2009), dihormati sebagai pahlawan spiritual klub
  • Sergi Darder, Adrià Pedrosa, Javi Puado — pemain muda berbakat era modern

💔 Daniel Jarque diabadikan dalam nyanyian fans:
“Dale, Dale, Dale Jarque… Siempre estarás en nuestro corazón!”


💡 Fakta Unik

  1. Espanyol adalah satu-satunya klub di Spanyol yang namanya tidak merujuk pada kota asalnya (bukan “Barcelona”, tapi “Spanyol”).
  2. Klub ini didirikan oleh mahasiswa Spanyol di Universitas Barcelona yang ingin menciptakan tim “Spanyol” di tengah dominasi klub Catalan.
  3. Estadi de Sarrià (stadion lama) pernah jadi lokasi syuting film “Escape to Victory” (1981) bersama Pelé dan Stallone.
  4. Espanyol memiliki sekolah sepak bola wanita paling sukses di Spanyol — juara liga wanita 2023.

🏁 Kondisi Terkini (2024–2025)

  • Bermain di Segunda División
  • Target utama: Promosi kembali ke La Liga
  • Strategi:
    • Fokus pada akademi muda “Cantera”
    • Pertahankan identitas non-Barcelona
    • Bangun kembali tim kompetitif dengan anggaran realistis

💬 Kesimpulan

RCD Espanyol bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan identitas, kebanggaan minoritas di tanah mayoritas, dan bukti bahwa persaingan sehat memperkaya sejarah.

“Di Barcelona, mereka punya langit biru. Kami punya nuri biru — dan itu cukup.”

Wolverhampton Wanderers F.C.

🖤🧡 Profil Singkat Wolverhampton Wanderers F.C.

  • Nama lengkap: Wolverhampton Wanderers Football Club
  • Didirikan: 1877
  • Kota: Wolverhampton, West Midlands, Inggris
  • Stadion: Molineux Stadium (kapasitas: 32.050)
  • Warna seragam: Hitam dan Emas (Kuning)
  • Julukan:
    • Wolves
    • The Wanderers
  • Pemilik: Fosun International (konglomerat Tiongkok, sejak 2016)
  • Status 2024/25: Bermain di Premier League

🏆 Prestasi: Raksasa Inggris dengan 13 Trofi Mayor

Wolves adalah salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 145 tahun.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris (First Division): 3 kali
    • 1953–54, 1957–58, 1958–59
      Satu-satunya klub yang juara liga 2 kali berturut-turut di era 1950-an
  • Juara Piala FA: 4 kali
    • 1893, 1908, 1949, 1960
  • Juara Piala Liga Inggris: 2 kali
    • 1974, 1980
  • Juara Championship (kasta kedua): 4 kali — termasuk 2017–18 (promosi ke Premier League)

Eropa

  • Piala UEFA (kini Liga Europa): Runner-up 1972
  • Piala Winners’ Cup: Semi-final 1961
  • Liga Europa 2 019–20:
    • Capai perempat final — kalah dari Sevilla (juara tahun itu)

💡 Wolves adalah salah satu dari hanya 7 klub Inggris yang pernah juara Liga Inggris.


🐺 Asal Julukan “Wolves”

  • Nama “Wolverhampton” berasal dari “Wulfrun’s Heantun” — tanah milik Lady Wulfrun, bangsawan Anglo-Saxon abad ke-10.
  • Serigala (wolf) menjadi simbol kota sejak abad pertengahan.
  • Warna hitam dan emas diadopsi pada 1888, terinspirasi dari lambang kota Wolverhampton.

🐺 Patung serigala raksasa (“The Wanderer“) berdiri di luar Molineux — menjadi ikon kota dan klub.


🌟 Era Keemasan: 1950-an – Dominasi Inggris

Di bawah manajer legendaris Stan Cullis, Wolves jadi tim terkuat di Inggris:

  • Gaya bermain: Cepat, fisik, dan ofensif
  • Pemain ikonik: Billy Wright (kapten Inggris & Wolves, 541 penampilan)
  • 1953: Pertandingan persahabatan melawan Honved (Hungaria) disiarkan TV nasional — dianggap sebagai katalis lahirnya Liga Champions oleh media Eropa!
  • 1958 & 1959: Juara liga berturut-turut — kejayaan yang tak tertandingi hingga kini.

📉 Masa Kelam: Dekade Keterpurukan (1980–2016)

  • 1980-an–2000-an: Turun ke kasta ketiga dan keempat — nyaris bangkrut
  • 2012: Terdegradasi ke League One (kasta ketiga)
  • Fans protes besar terhadap pemilik lama yang dianggap tidak ambisius

🐉 Revolusi Fosun: Kebangkitan ala Tiongkok (2016–Sekarang)

  • 2016: Dibeli oleh Fosun International (Tiongkok)
  • 2017: Tunjuk Nuno Espírito Santo sebagai pelatih
  • 2017–18: Juara Championship → promosi ke Premier League
  • 2018–2021:
    • Finish ke-7 di Premier League 2 musim berturut-turut
    • Lolos ke Liga Europa → capai perempat final 2020
    • Kalahkan Manchester United, Chelsea, Liverpool berkali-kali
  • Pemain kunci era ini:
    • Raúl Jiménez
    • Diogo Jota
    • Adama Traoré
    • Rúben Neves (kapten muda Portugal)

💬 “Kami bukan klub kecil. Kami adalah serigala yang kembali ke hutan.”
— Nuno Espírito Santo


🏟️ Molineux Stadium: Istana Serigala

  • Dibuka: 1889salah satu stadion tertua di dunia yang masih aktif
  • Kapasitas: 32.050
  • Karakteristik:
    • “Stan Cullis Stand” dan “Steve Bull Stand” menghormati legenda klub
    • “Billy Wright Stand” diisi oleh fans paling vokal
    • Suasana sangat intim dan menakutkan untuk tim tamu
  • Rencana: Perluasan ke 38.000+ dalam 5 tahun

🎶 Lagu kebanggaan fans:
“Oh, Wolves! Wolves! Marching on together!”


🔥 Rivalitas Utama: Black Country Derby

  • Lawan utama: West Bromwich Albion
  • Pertandingan disebut “Black Country Derby”salah satu derby paling emosional di Inggris
  • Akar persaingan:
    • Jarak hanya 12 km
    • Persaingan industri abad ke-19 (baja, batu bara, manufaktur)
    • Identitas kota berbeda: Wolverhampton (serigala) vs West Brom (throstle)
  • Pertandingan selalu panas, penuh kartu, dan gengsi tinggi

💚 Legenda Abadi: Steve Bull

  • Steve Bull adalah pahlawan terbesar Wolves:
    • 306 gol dalam 516 penampilan (1986–1999)
    • Satu-satunya pemain yang mencetak 200+ gol di liga Inggris untuk satu klub di era modern
    • Namanya diabadikan di “Steve Bull Stand”
    • Dijuluki “King of Molineux”

🏅 Patungnya berdiri di luar stadion — tempat ziarah wajib fans.


💡 Fakta Unik

  1. Wolves adalah klub pertama di dunia yang memainkan pertandingan liga pada hari Minggu (1960-an).
  2. Molineux adalah stadion pertama di Inggris yang punya lampu sorot permanen (1953).
  3. Pada 1950-an, Wolves pernah menang 16–0 melawan Barnes FC — rekor kemenangan terbesar dalam sejarah klub.
  4. Klub ini punya akademi muda terbaik di Midlands, melahirkan Raúl Jiménez, Rúben Neves, dan Matheus Cunha.

🏁 Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan Eropa

  • 2024/25: Target — konsisten di papan tengah Premier League
  • Fokus pada:
    • Regenerasi skuad muda
    • Gaya bermain ofensif ala Julen Lopetegui / Gary O’Neil
    • Bangun kembali reputasi Eropa
  • Dengan infrastruktur modern dan dukungan finansial Fosun, Wolves siap menjadi kekuatan jangka panjang.

💬 Kesimpulan

Wolverhampton Wanderers bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol kebangkitan dari abu, kebanggaan kota industri, dan bukti bahwa serigala tak pernah benar-benar tidur — hanya menunggu waktu untuk kembali mengaum.

“From the ashes, we rise. As Wolves, we fight.”

West Bromwich Albion

🟥🤍 Profil Singkat West Bromwich Albion

  • Nama lengkap: West Bromwich Albion Football Club
  • Didirikan: 1878
  • Kota: West Bromwich, West Midlands, Inggris
  • Stadion: The Hawthorns (kapasitas: 26.620)
  • Warna seragam: Putih dan Biru
  • Julukan:
    • The Baggies
    • The Throstles (Burung Sariawan — simbol stadion awal)
  • Pemilik: Shilen Patel (pengusaha AS, sejak 2022)
  • Status 2024/25: Bermain di EFL Championship (kasta kedua Inggris)

🏆 Prestasi: Raksasa Awal Liga Inggris

West Brom adalah salah satu klub paling bersejarah di Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 145 tahun.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris (First Division): 1 kali1919–20
  • Juara Piala FA: 5 kali
    • 1888, 1892, 1931, 1954, 1968
      Klub pertama yang menjuarai Piala FA dan Liga Inggris dalam satu musim (1954: runner-up liga + juara Piala FA)
  • Juara Piala Liga Inggris: 1 kali1966
  • Runner-up Liga Inggris: 5 kali (terakhir: 1953–54)

💡 West Brom adalah salah satu dari hanya 6 klub yang pernah juara Liga Inggris, Piala FA, dan Piala Liga.

Eropa

  • Piala UEFA 1978–79: Capai perempat final
  • Piala Winners’ Cup 1968–69: Capai semifinal

🏗️ Asal Nama & Identitas: Dari Taman ke Legenda

  • Nama “Albion” diambil dari taman umum Albion di West Bromwich, tempat klub pertama kali berlatih.
  • Warna biru-putih diadopsi pada 1885.
  • Julukan “Baggies” berasal dari pekerja pabrik goni (bag) di era industri — kota West Bromwich adalah pusat manufaktur tekstil dan logam.

🐦 “The Throstles” (Burung Sariawan) muncul karena stadion awal klub dikelilingi semak tempat burung itu bersarang. Kini, patung Throstle menghiasi pintu masuk The Hawthorns.


🌟 Era Keemasan: Tahun 1950–1960-an

Di bawah manajer Vic Buckingham dan Alan Ashman, West Brom mencapai puncaknya:

  • 1953/54: Runner-up Liga Inggris + Juara Piala FA
  • 1966: Juara Piala Liga (kalahkan West Ham 5–3 di replay final)
  • 1968: Juara Piala FA ke-5, mengalahkan Everton 1–0
  • Pemain legendaris:
    • Jeff Astle — pencetak gol di final Piala FA 1968, dijuluki “The King”
    • Tony Brown — top scorer sepanjang masa (279 gol)
    • Bobby Robson (pernah main di sini sebelum jadi pelatih legendaris)

💬 “Jeff Astle bukan hanya pemain. Dia adalah jiwa West Brom.”
— Fans hingga kini menyanyikan lagu untuknya di setiap laga.


🏟️ The Hawthorns: Stadion Tertinggi di Liga Inggris

  • Dibuka: 1900
  • Ketinggian: 551 kaki di atas permukaan lautstadion tertinggi di Liga Inggris
  • Karakteristik:
    • “Brummie Road Stand” diisi oleh suporter fanatik
    • Suasana intim dan penuh gairah, terutama saat derby melawan Aston Villa, Wolves, atau Stoke City
  • Fakta: West Brom tidak pernah pindah stadion sejak 1900 — loyalitas luar biasa!

🔥 Rivalitas Utama: “Black Country Derby”

West Brom punya rivalitas sengit dengan dua klub tetangga:

  1. Wolverhampton Wanderers (Wolves)“Black Country Derby”
    • Dibenci karena jarak hanya 12 km dan persaingan industri
    • Dianggap rival paling panas
  2. Stoke City → persaingan kelas pekerja Midlands
  3. Aston Villa → rival historis West Midlands

⚔️ Pertandingan melawan Wolves sering disebut “derbi paling emosional di Inggris” oleh media lokal.


📉 Masa Kelam & Keterpurukan (2000–2023)

  • 2002–2009: Naik-turun antara Premier League dan Championship
  • 2010–2018: Masa kejayaan modern di bawah Tony Mowbray dan Steve Clarke
    • 2012: Finish ke-10 di Premier League
    • 2017/18: Terdegradasi setelah 8 tahun di kasta tertinggi
  • 2020: Promosi ke Premier League lewat playoff
  • 2021: Kembali terdegradasi
  • 2022–2024: Gagal promosi dari Championship

Namun, semangat “Baggies” tak pernah padam. Fans tetap setia memadati The Hawthorns, bahkan di masa sulit.


💡 Fakta Unik

  1. West Brom adalah salah satu dari 12 klub pendiri Liga Inggris (1888).
  2. Jeff Astle adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol dengan kedua kaki dan kepala dalam satu pertandingan Piala FA final (1968).
  3. Klub ini menolak merger dengan Birmingham City pada 1900-an — mempertahankan identitas sendiri.
  4. Tony Brown mencetak 710 penampilan untuk West Brom — rekor klub sepanjang masa.

🏁 Masa Depan: Mengejar Kembalinya Kejayaan

  • 2024/25: Target utama — promosi ke Premier League
  • Fokus pada:
    • Pembinaan pemain muda
    • Gaya bermain menyerang di bawah pelatih baru
    • Modernisasi The Hawthorns
  • Dengan kepemilikan baru (Shilen Patel), West Brom kini punya stabilitas finansial untuk bangkit.

💬 Kesimpulan

West Bromwich Albion bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol ketahanan kota industri, warisan pendiri Liga Inggris, dan bukti bahwa sejarah bukan hanya untuk dikenang — tapi untuk dibangkitkan kembali.

“We’re the West Brom! We’re the Baggies!
From the Hawthorns, we never fade!”

Stoke City F.C.

🏺 Profil Singkat Stoke City F.C.

  • Nama lengkap: Stoke City Football Club
  • Didirikan: 1863klub tertua ke-2 di Liga Inggris (setelah Notts County)
  • Kota: Stoke-on-Trent, Staffordshire, Inggris
  • Stadion: Bet365 Stadium (dulunya Britannia Stadium) — kapasitas: 30.089
  • Warna seragam: Merah dan Putih
  • Julukan:
    • The Potters (Pembuat Tembikar)
    • The Reds
  • Pemilik: Carline Holdings (keluarga Coates — yang juga pemilik Bet365)

🏆 Prestasi: Raksasa Industri dengan Jiwa Pekerja

Stoke City bukan klub penuh trofi, tapi punya sejarah panjang dan identitas kuat.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris Kedua (Second Division): 2 kali
    • 1932–33, 1962–63
  • Juara Piala Liga Inggris: 1 kali1972
    → Mengalahkan Chelsea 2–1 di final — trofi mayor pertama dan satu-satunya dalam sejarah klub
  • Runner-up Piala FA: 2011 — kalah 0–1 dari Manchester City
  • Promosi ke Premier League: 2008 — pertama kalinya dalam 23 tahun

Eropa

  • Piala UEFA 1972–73:
    • Kalahkan Ajax Amsterdam (juara Eropa bertahan!) 2–1 di kandang
    • Tapi kalah agregat di babak berikutnya
  • Liga Europa 2 011–12:
    • Capai babak 32 besar — kalah dari Valencia

🏺 Asal Julukan “The Potters”

  • Kota Stoke-on-Trent dikenal sebagai “The Potteries”pusat industri tembikar dan keramik Inggris sejak abad ke-17.
  • Nama “Stoke City” diadopsi pada 1925 (sebelumnya Stoke FC) untuk mencerminkan status kota.
  • Stadion lama mereka, Victoria Ground (1878–1997), terletak di jantung distrik tembikar.

💬 “Kami bukan dari London atau Manchester. Kami dari tanah liat, api, dan kerja keras.”


🌟 Era Tony Pulis: “Stoke-Style” yang Menakutkan (2006–2013)

Di bawah manajer Tony Pulis, Stoke jadi tim paling ditakuti di Premier League:

  • Gaya bermain: Fisik, umpan panjang, bola atas, tendangan bebas akurat
  • Pemain ikonik:
    • Ryan Shawcross (bek tangguh)
    • Matthew Etherington, Jonathan Walters
    • Robert Huth (bintang Jerman)
    • Peter Crouch (striker jangkung, 6 kaki 7 inci!)
  • Tendangan bebas Rory Delap dengan lemparan panjang jadi senjata mematikan — lawan sering kewalahan!

💥 Banyak tim “takut main ke Britannia” karena tekanan fisik dan atmosfer intimidatif.


🏟️ Bet365 Stadium: Benteng di Tengah Kota Tembikar

  • Dibuka: 1997 (menggantikan Victoria Ground)
  • Kapasitas: 30.089
  • Karakteristik:
    • Salah satu stadion paling menakutkan di Premier League era 2008–2018
    • Tribun “Britannia Stand” diisi oleh “Boilermakers” — kelompok suporter fanatik
    • Suasana sangat panas, terutama saat derby melawan Port Vale atau West Brom

🎶 Fans menyanyikan:
“We’re the Potters, mighty Potters… Stoke City! Stoke City!”

Leicester City F.C.

🦊 Profil Singkat Leicester City F.C.

  • Nama lengkap: Leicester City Football Club
  • Didirikan: 1884 (sebagai Leicester Fosse)
  • Kota: Leicester, East Midlands, Inggris
  • Stadion: King Power Stadium (kapasitas: 32.312)
  • Warna seragam: Biru dan Putih
  • Julukan:
    • The Foxes (Rubah) — simbol kota Leicester sejak abad ke-17
    • The Blues
  • Pemilik: King Power Group (keluarga Srivaddhanaprabha), sejak 2010

🏆 Prestasi: Dari Hampir Bangkrut ke Juara Dunia

Domestik (Inggris)

  • Juara Premier League: 2015–16satu-satunya gelar liga dalam 138 tahun sejarah klub!
    Taruhannya 1:5000paling tidak diunggulkan sepanjang sejarah olahraga
    Jamie Vardy, Riyad Mahrez, N’Golo Kanté, dan Claudio Ranieri jadi legenda
  • Juara Piala FA: 1 kali2020–21 (kalahkan Chelsea 1–0, gol Youri Tielemans)
  • Juara Piala Liga Inggris: 3 kali (1964, 1997, 2000)
  • Runner-up Liga Inggris: 1928–29

Eropa

  • Liga Champions 2016–17:
    • Lolos dari grup yang berisi Porto, Brugge, Copenhagen
    • Kalahkan Sevilla di 16 besar
    • Perempat final — kalah dari Atlético Madrid
  • Liga Europa 2020–22:
    • Capai semi-final 2021

💡 Leicester adalah satu-satunya klub di dunia yang pernah juara liga utama setelah nyaris bangkrut dan hampir terdegradasi di musim sebelumnya.


🦊 Asal Julukan “The Foxes”

  • Kota Leicester dikenal sebagai pusat perburuan rubah sejak abad ke-17.
  • Rubah melambangkan kecerdikan, ketangkasan, dan keberanian — nilai yang diusung klub.
  • King Power Group (pemilik Thailand) memperkuat citra ini dengan logo rubah emas modern.

🦊 Maskot resmi: Filbert Fox — dinamai dari Filbert Street, stadion lama Leicester (1891–2002).


🌟 Kisah Ajaib 2015–16: The Greatest Underdog Story

  • Musim 2014–15: Leicester nyaris terdegradasi, selamat di menit akhir.
  • Musim 2015–16:
    • Pelatih: Claudio Ranieri (dianggap “pelatih gagal” sebelumnya)
    • Anggaran tim: £57 juta1/10 dari Manchester United
    • Jamie Vardy: Pemain non-liga → top scorer liga
    • N’Golo Kanté: Dari Caen (Prancis) → pemain tengah terbaik dunia
  • 2 Mei 2016: Leicester resmi juara setelah Tottenham imbang vs Chelsea.
  • Kota Leicester berhenti bekerja200.000 orang turun ke jalan merayakan keajaiban.

💬 “They said it was impossible. We said, ‘Why not?'”
— Poster fans Leicester


🏟️ King Power Stadium: Istana Rubah

  • Dibuka: 2002 (menggantikan Filbert Street)
  • Kapasitas: 32.312
  • Nama: Diambil dari King Power Duty Free, perusahaan pemilik klub
  • Atmosfer:
    • Tribun East Stand diisi oleh “Foxes Trust” — fans paling fanatik
    • Lagu kebanggaan: “When You’re Smiling” (dinyanyikan sejak 1960-an)

💔 27 Oktober 2018: Helikopter Vichai Srivaddhanaprabha (pemilik klub) jatuh di luar stadion setelah pertandingan — seluruh dunia berduka. Stadion ditutup seminggu, dan rubah emas di logo dikabungkan hitam.


📉 Pasca-Kejayaan: Tantangan & Keterpurukan

  • 2017–2022: Stabil di papan tengah, bahkan jadi “raksasa pembunuh”
  • 2022–2023: Terdegradasi ke Championship setelah 8 tahun di Premier League
  • 2023–2024: Juara Championshippromosi langsung ke Premier League 2024/25
    → Di bawah pelatih Enzo Maresca, Leicester bermain sepak bola menyerang total

💚 Filosofi & Identitas

  • Leicester dikenal sebagai “klub keluarga”:
    • Dekat dengan komunitas lokal
    • Dukung keberagaman (pemain dari 20+ negara)
    • Fokus pada pemain berkarakter, bukan bintang mahal
  • Semboyan: “Fearless Foxes!”

💡 Fakta Unik

  1. Claudio Ranieri dipecat 9 bulan setelah juara — keputusan paling kontroversial dalam sejarah klub.
  2. Jamie Vardy memegang rekor mencetak gol dalam 11 laga beruntun di Premier League (2015).
  3. Leicester adalah satu-satunya klub Inggris yang pernah punya 3 pemain masuk skuad Piala Dunia 3 negara berbeda dalam satu musim (Inggris, Aljazair, Prancis — 2016).
  4. King Power Stadium adalah satu-satunya stadion di Inggris yang namanya diambil dari perusahaan Asia.

🏁 Masa Depan: Kembali ke Peta Eropa

  • 2024/25: Kembali ke Premier League
  • Fokus pada:
    • Regenerasi skuad muda
    • Gaya bermain ofensif ala Enzo Maresca
    • Bangun akademi kelas dunia
  • Target: Konsisten di papan tengah, lalu kembali ke Eropa

“Kami bukan hanya klub yang pernah menang. Kami adalah bukti bahwa segalanya mungkin.”


💬 Kesimpulan

Leicester City bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol harapan, keberanian, dan keajaiban — bukti bahwa dalam olahraga, hati bisa mengalahkan uang.

“5000 to 1? That’s Leicester City.”
— Kalimat yang kini abadi di sejarah dunia.

Rex Regum Qeon

Logo RRQ
JulukanRaja Dari Segala Raja
Nama singkatRRQ
DivisiAktif (10):
Mobile Legends: Bang Bang (2017—Sekarang)
Free Fire (2019—Sekarang)
PUBG Mobile (2018—Sekarang)
Valorant (2020—Sekarang)
Honor of Kings (2024—Sekarang)
eFootball (2025—Sekarang)
Street Fighter 6 (2025—Sekarang)
Teamfight Tactics (2025—Sekarang)
Tekken 8 (2025—Sekarang)
Delta Force (2025—Sekarang)Dibubarkan (10):
Dota 2 (2013—2019)
Arena of Valor (2017—2019)
Point Blank (2017—2019)
PUBG (2018—2019)
Counter Strike (2018—2019)
Apex Legends (2019)
Call of Duty: Mobile (2020)
League of Legends: Wild Rift (2021—2023)
Pokémon Unite (2023)EA Sports FC (?)
Didirikan2013; 12 tahun lalu
Berbasis diJakarta, Indonesia
Lokasi Indonesia
 Filipina
 Korea Selatan
Klub penggemar resmiKingdom
Mitrarealme
Asus ROG
Biznet
Sukro
Pop Mie
Ayana
GODA
VIrtu Digilab
Situs webhttps://teamrrq.com/

Tentang


Sejarah

Rex Regum Qeon (RRQ) didirikan pada Oktober 2013 oleh Riki “Qeon” K. Suliawan selaku pendiri (founder) dan Adrian “AP” Pauline sebagai rekan pendiri (co-founder) dan selanjutnya menjabat sebagai CEO RRQ. Organisasi ini berawal dari hobi bermain gim keduanya yang kemudian berkembang seiring minat mereka terhadap kejuaraan Dota 2 hingga akhirnya mendorong didirikannya RRQ sebagai sebuah organisasi profesional di bidang esports.[3]

Dari tahun 2013 hingga 2017, RRQ hanya memiliki satu tim divisi, yaitu Dota 2. Adrian Pauline menyatakan bahwa pada awalnya organisasi ini hanya dijalankan sebatas hobi dan pekerjaan sampingan, tanpa berfokus pada aspek bisnis. Namun, dengan meningkatnya popularitas esports pada tahun 2014, Andrian Pauline, yang awalnya adalah Product Director di QEON Interactive, mengundurkan diri dari jabatannya dan mengalihkan fokusnya ke tim RRQ. Sejak saat itu, RRQ mulai mengarahkan perhatian secara serius pada pengembangan bisnisnya.

Pada tahun 2017, RRQ menambah tiga divisi esports baru, yaitu RRQ Endeavour di Point Blank, RRQ.O2 di Mobile Legends, dan satu tim divisi PUBG yang bertahan relatif singkat.[3][4] Pada akhir tahun 2019, Adrian Pauline memutuskan untuk memindahkan RRQ Endeavour dari Point Blank ke gim Call of Duty: Mobile.[4]

RRQ pernah memperluas cabang internasionalnya di Thailand, Brasil, dan Filipina.[3] Namun, hingga saat ini, satu-satunya cabang internasional RRQ yang masih aktif adalah di Filipina, yaitu RRQ Kaito.[4]

Pada tahun 2020, RRQ menduduki peringkat ketiga sebagai organisasi esports terpopuler di dunia berdasarkan aktivitas di media sosial. Peringkat ini berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable, sebuah perusahaan pemantau data yang berbasis di New York, dalam laporannya yang berjudul The State of Social Media 2020. Dalam laporan tersebut, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun 2020 mencapai 26,5 juta aktivitas. Angka ini hanya berada di bawah Faze Clan dengan 142,9 juta aktivitas dan G2 Esports dengan 38,1 juta aktivitas.[5][6]

Pada tahun 2025, RRQ terpilih sebagai salah satu organisasi yang bergabung dalam Esports World Cup Foundation (EWCF) Club Partner Program, dengan pendanaan hingga sebesar USD 1 Juta, untuk mendukung pengembangan merek dan operasional tim di tingkat internasional.[7] Sebagai bagian dari partisipasinya dalam Esports World Cup (EWC) 2025, RRQ membentuk dua divisi baru, yaitu Tekken 8 dan Street Fighter 6.[8]

Gaji

Adrian Pauline, CEO RRQ, dalam wawancaranya dengan Kompas TV pada tahun 2021, menyatakan bahwa organisasi esports miliknya memberikan gaji kepada para pemain timnya setiap bulan, kira-kira sekitar 1 hingga 3 Juta Rupiah per bulan.[3] Pada tahun 2024, Adrian Pauline menyebutkan bahwa minimal gaji pemain RRQ, khususnya pemain yang bermain di MPL Indonesia, adalah minimal setara dengan UMR Jakarta dengan rata-rata sebesar 7 Juta Rupiah.[9]

Prestasi


Hingga akhir tahun 2024, RRQ mencatatkan empat gelar juara dunia berdasarkan rekap internal organisasi, yang juga direpresentasikan dalam bentuk bintang pada jersey tim. Dua gelar berasal dari gim Point Blank, yaitu PBIC 2017 bersama RRQ Endeavour dan PBWC 2019 bersama RRQ TCN. Adapun dua gelar lainnya diraih dari PUBG Mobile, termasuk kemenangan pada ajang PUBG Mobile Star Challenge 2018 melalui tim RRQ Athena. Namun, terdapat sumber publik yang hanya mencatat total tiga gelar, dengan tidak memasukkan PUBG Mobile Star Challenge 2019 karena hanya merupakan pertandingan eksibisi (showmatch).[10]

Pada tahun 2020, RRQ menempati peringkat ketiga sebagai organisasi tim esports paling populer di dunia. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable dengan judul The State of Social Media 2020, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun tersebut tercatat mencapai 26,5 juta interaksi.[5]

Mobile Legends: Bang Bang


Sejarah

RRQ Esports memasuki kancah kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) pada tahun 2017 dengan membentuk tim RRQ.O2, yang menjadi salah satu tim profesional perintis di Indonesia. Pada MPL Indonesia Season 1, RRQ.O2 tampil dominan di musim reguler dan menempati posisi puncak klasemen. Namun, mereka gagal meraih gelar juara setelah finis di peringkat ketiga pada babak playoff. Di musim berikutnya, RRQ.O2 bangkit dan berhasil meraih gelar juara MPL Indonesia Season 2 usai mengalahkan EVOS Legends di partai final.[11]

Kemitraan dengan PSG

Pada Februari 2019, RRQ menjalin kemitraan dengan klub sepak bola asal Eropa, Paris Saint-Germain F.C. (PSG). Kolaborasi ini diumumkan dalam konferensi pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta. Melalui divisi esports-nya, PSG secara resmi bekerja sama dengan RRQ untuk keikutsertaan dalam MPL Indonesia Season 3 pada 16 Februari 2019.[12] Kemitraan tersebut berakhir pada Juli 2019.[13]

Ekspansi ke Brasil

Setelah berakhirnya Kejuaraan Dunia M3 MLBB, skuad perwakilan Brasil, Keyd Stars, dibubarkan, sebagaimana dikonfirmasi oleh salah satu anggotanya. Menjelang MPL Indonesia Season 9, RRQ mengumumkan ekspansinya ke MPL Brasil dengan membentuk tim RRQ Akira. Skuad ini sebagian besar terdiri dari mantan pemain Keyd Stars.[14] RRQ Akira dibubarkan pada akhir musim 2024.[15]

Ekspansi ke Filipina

Pada Juli 2023, RRQ mengumumkan ekspansinya ke Filipina, menandai partisipasi perdananya dalam Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL PH). Langkah ini dilakukan menjelang MDL Philippines Season 2, dengan tujuan untuk mengembangkan bakat-bakat baru di skena kompetitif MLBB di wilayah tersebut.[16]

TOTTENHAM HOTSPUR F.C.

Profil Singkat Tottenham Hotspur

  • Nama lengkap: Tottenham Hotspur Football Club
  • Didirikan: 5 September 1882
  • Kota: London Utara, Inggris
  • Stadion: Tottenham Hotspur Stadium (kapasitas: 62.850) — stadion klub terbesar di London
  • Warna seragam: Putih dan Hitam
  • Julukan:
    • Spurs
    • The Lilywhites (Si Putih Tulang)
    • COYS (Come On You Spurs!)
  • Pemilik: ENIC Group (Chairman: Daniel Levy)
  • Presiden Kehormatan: Sir Rodney Walker

🏆 Prestasi: Raja London Utara & Pelopor Sepak Bola Modern

Tottenham adalah salah satu klub paling bersejarah dan inovatif di Inggris, dengan warisan yang membentang lebih dari 140 tahun.

Domestik (Inggris)

  • Juara Liga Inggris: 2 kali
    • 1950–51
    • 1960–61satu-satunya klub abad ke-20 yang meraih “The Double” (liga + Piala FA dalam satu musim!)
  • Juara Piala FA: 8 kali (terbanyak ke-3 setelah Arsenal & Man United)
    • Terakhir: 1991
  • Juara Piala Liga Inggris: 4 kali
    • Terakhir: 2008 (kalahkan Chelsea 2–1, gol Darren Bent & Dimitar Berbatov)

Eropa & Dunia

  • Piala Champions UEFA: Runner-up 2019 (kalah 0–2 vs Liverpool di Madrid)
  • Piala UEFA / Liga Europa: 2 kali juara
    • 1972, 1984
  • Piala Super UEFA: Juara 1984

💡 Tottenham adalah klub Inggris pertama yang menjuarai Piala Eropa (1963) — mengalahkan Atlético Madrid 5–1 di final!


🐓 Asal Nama & Identitas: “Hotspur” dari Shakespeare

  • Nama “Hotspur” diambil dari tokoh Sir Henry Percy dalam drama William Shakespeare — ksatria pemberani yang dikenal “panas” dan bersemangat.
  • Warna putih diadopsi pada 1898 untuk meniru Timnas Inggris, yang saat itu menginspirasi klub.
  • Ayam jantan (cockerel) di atas lambang melambangkan keberanian dan kebanggaan — dipasang di tiang gawang sejak 1909.

🐓 Kini, patung ayam jantan emas raksasa menghiasi puncak tribun stadion — simbol abadi Spurs.


🌟 Era Keemasan: Bill Nicholson & “Double” 1961

Di bawah manajer legendaris Bill Nicholson, Tottenham mencapai puncak sejarah:

  • 1960–61: Juara Liga + Piala FA — prestasi yang tidak pernah diulang klub London mana pun hingga hari ini.
  • Tim ikonik: Danny Blanchflower, Dave Mackay, Jimmy Greaves
  • Gaya bermain: “Bermain untuk menang, bukan hanya untuk tidak kalah” — filosofi yang masih hidup hingga kini.

🦅 Era Modern: Dari “Spursy” ke Konsistensi Eropa

Kebangkitan di Bawah Mauricio Pochettino (2014–2019)

  • Membangun tim dari akademi muda: Harry Kane, Dele Alli, Eric Dier, Kyle Walker
  • 2016/17: Finish ke-2 di Premier League — skor terbanyak, pertahanan terbaik
  • 2019: Final Liga Champions pertama dalam sejarah klub!
    → Kalahkan Manchester City dan Ajax di semifinal
    → Kalah 0–2 dari Liverpool, tapi tetap jadi pencapaian terbesar dalam 58 tahun

Transisi & Tantangan (2019–2024)

  • Pasca-Pochettino, Spurs alami ketidakstabilan pelatih (Mourinho, Conte, Mansfield, Ange Postecoglou)
  • Tapi tetap konsisten di papan atas Premier League
  • 2023/24: Di bawah Ange Postecoglou, Spurs main sepak bola ofensif ala Australia-Skotlandia — “Angeball”!

🏟️ Tottenham Hotspur Stadium: Istana Modern di London Utara

  • Dibuka: 2019 (menggantikan White Hart Lane)
  • Kapasitas: 62.850bisa diperluas ke 65.000
  • Fasilitas:
    • Lapangan geser (untuk pertandingan NFL & konser)
    • Tiang gawang tertinggi di Eropa
    • Restoran, museum, dan toko megastore terbesar di Inggris
  • Atmosfer:
    • Tribun “Park Lane” diisi oleh “Yid Army” — fans paling vokal
    • Lagu kebanggaan: “Oh, when the Spurs go marching in!”

🌟 Stadion ini tidak berutang sepeser pun — dibangun dengan dana sendiri senilai £1 miliar.


Akademi Terbaik di Inggris

  • Tottenham dikenal sebagai “pabrik pemain muda Inggris”:
    • Harry Kane — top scorer sepanjang masa Inggris
    • Ledley King, Gareth Bale, Michael Carrick, Ryan Mason
  • 2023: 7 dari 11 starter Inggris di Piala Dunia adalah alumni akademi Spurs atau pernah main di sana.

💬 “Kami tidak membeli pemain. Kami membuatnya.”
— Semboyan akademi Spurs


🔥 Rivalitas Abadi

  1. Arsenal“North London Derby”
    • Rival paling panas — lebih sengit dari Chelsea!
    • Spurs benci disebut “tidak punya trofi”, Arsenal benci disebut “klub utara yang gagal”
    • Pertandingan selalu emosional, penuh kartu, dan drama
  2. Chelsea → rival London, tapi lebih “beradab”
  3. West Ham → rival kelas pekerja London

💡 Fakta Unik

  • Tottenham adalah satu-satunya klub di London yang tidak pernah terdegradasi dari Liga Inggris sejak 1978.
  • Harry Kane mencetak 280+ gol untuk Spurs — rekor klub modern.
  • Klub ini menolak sponsor judi selama bertahun-tahun, meski rugi jutaan pound.
  • “Spursy” adalah istilah fans untuk menggambarkan mentalitas “hampir menang, tapi gagal di akhir” — kini perlahan dihilangkan.

🏁 Masa Depan: Mengejar Trofi Pertama dalam 16 Tahun

  • 2024/25: Target utama — juara Piala Liga atau Liga Europa
  • Fokus pada:
    • Pembinaan pemain muda
    • Sepak bola menyerang ala Postecoglou
    • Kembalinya aura “Double” 1961

“Kami bukan hanya mengejar trofi. Kami mengejar warisan.”


💬 Kesimpulan

Tottenham Hotspur bukan hanya klub sepak bola.
Ia adalah simbol inovasi, akar lokal London Utara, dan bukti bahwa keindahan sepak bola ada dalam cara bermain — bukan hanya hasil.