Info terkini Tentang Permainan Online

mobil keluarga

now browsing by tag

 
 

Kelahiran Sepak Bola di Negeri Kincir Angin (1880–1940)

Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Negeri Kincir Angin (1880–1940)

  • Sepak bola diperkenalkan oleh pelaut dan pedagang Inggris pada akhir abad ke-19.
  • 1888: KNVB (Koninklijke Nederlandse Voetbal Bond) berdiri — federasi sepak bola tertua kedua di dunia setelah Inggris.
  • 1888: Sparta Rotterdam jadi klub tertua di Belanda.
  • 1900: AFC Ajax didirikan di Amsterdam.
  • 1908: Feyenoord lahir di Rotterdam.
  • 1905: Timnas Belanda mainkan laga internasional pertama — kalah 1–4 dari Belgia.
  • 1934 & 1938: Lolos ke Piala Dunia, tapi langsung kalah di babak pertama.

💡 Sepak bola Belanda awalnya amatir, komunal, dan berakar pada identitas kota — tradisi yang masih hidup hingga kini.


🌟 Revolusi Total Football: Era Emas 1970-an

Apa Itu Total Football?

Diciptakan oleh pelatih Rinus Michels dan diwujudkan oleh Johan Cruijff, filosofi ini mengubah sepak bola selamanya:

  • Pemain bebas tukar posisi
  • Pressing tinggi
  • Kuasai bola > tembak bola
  • Setiap pemain menyerang dan bertahan

💬 “Sepak bola bukan soal lari. Tapi soal berpikir.”
Johan Cruijff

Ajax: Raja Eropa (1971–1 973)

  • 1971, 1972, 1973: Juara Piala Champions 3 kali berturut-turut!
    • Kalahkan Panathinaikos, Inter Milan, Juventus
    • 1972: Raih treble (liga, piala, Eropa)

Timnas Belanda: “Clockwork Orange

  • Piala Dunia 1974 (Jerman Barat):
    • Capai final pertama
    • Kalah 1–2 dari Jerman Barat
  • Piala Dunia 1978 (Argentina):
    • Capai final kedua
    • Kalah 1–3 dari Argentina
  • Pemain ikonik: Cruijff, Neeskens, Rep, Rensenbrink

🏆 Timnas 1974 dianggap “tim terbaik yang tak pernah juara” dalam sejarah sepak bola.


🔴 Eredivisie: Tiga Besar & Pabrik Bakat

Liga Belanda didominasi oleh “De Grote Drie” (Tiga Besar):

KlubKotaPrestasi EropaLegasi
AjaxAmsterdam4x Liga Champions“De Toekomst” — akademi terbaik dunia
FeyenoordRotterdam1x Liga Champions (1970)Juara pertama Belanda di Eropa
PSV EindhovenEindhoven1x Liga Champions (1988)Dimiliki Philips, juara treble 1988

💡 Eredivisie adalah liga pengembangan pemain muda terbaik di Eropa — tempat lahirnya bintang global.


🦅 Timnas Belanda: Hampir, Tapi Tak Pernah Juara

Prestasi Utama

  • Euro 1988: JUARA! 🏆
    • Dipimpin Marco van Basten, Ruud Gullit, Frank Rijkaard
    • Van Basten cetak gol voli legendaris vs Uni Soviet
  • Piala Dunia 2010:
    • Capai final ketiga
    • Kalah 0–1 dari Spanyol (gol Iniesta)
    • Gaya bermain fisik dan defensif menuai kritik
  • Piala Dunia 2014:
    • Peringkat ke-3 — kalahkan Brasil 3–0

Masa Suram & Kebangkitan

  • 2016–2018: Gagal lolos ke Euro & Piala Dunia
  • 2022: Capai perempat final Piala Dunia (kalah 1–2 dari Argentina)
  • Generasi Baru: Frenkie de Jong, Matthijs de Ligt, Cody Gakpo, Xavi Simons

🏟️ Akademi: “De Toekomst” — Masa Depan Dunia

  • Ajax Academy “De Toekomst” adalah yang terbaik di dunia.
    • Filosofi: T+T = Techniek + Tactiek
    • Melahirkan: Cruijff, Van Basten, Bergkamp, De Jong, De Ligt, Gravenberch
  • Model bisnis:
    • Bentuk pemain sejak usia 7 tahun
    • Jual ke klub besar (Barcelona, Bayern, Premier League)
    • Gunakan profit untuk pertahankan akademi

💰 Belanda dapat €200+ juta/tahun dari penjualan pemain — meski populasinya hanya 17 juta!


🌍 Pengaruh Global: Belanda Mengajar Dunia

  • Pelatih legendaris:
    • Rinus Michels, Johan Cruijff, Louis van Gaal, Erik ten Hag
    • Mereka bentuk Barcelona, Man United, Bayern Munich
  • Filosofi:
    • “Positional play”, “pressing”, “fluiditas” — semua lahir dari Belanda
  • Pemain Belanda jadi tulang punggung klub elite Eropa selama 50 tahun

🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Hentikan “kebocoran bakat” — pertahankan bintang muda lebih lama
  2. Menangkan trofi mayor lagi — target: Euro 2024 atau Piala Dunia 2 026
  3. Modernisasi stadion dan komersialisasi
  4. Seimbangkan tradisi dengan tuntutan finansial era modern

💬 Kesimpulan

Sepak bola Belanda bukan soal trofi — tapi soal ide, keindahan, dan warisan.
Dari Amsterdam ke Madrid, dari Cruijff ke De Jong, Belanda telah mengajarkan dunia bahwa sepak bola terbaik lahir dari pikiran, bukan hanya kaki.

“Kami mungkin tak pernah juara Piala Dunia lagi. Tapi dunia masih memainkan permainan kami.”


🇳🇱 Fakta Unik

  1. Belanda adalah satu-satunya negara yang 3 kali capai final Piala Dunia (1974, 1978, 2010) tapi tak pernah juara.
  2. Ajax, Feyenoord, PSV adalah satu-satunya klub Belanda yang menang trofi Eropa mayor.
  3. Piala KNVB adalah kompetisi piala nasional tertua di luar Inggris (1899).
  4. “Total Football” resmi diakui FIFA sebagai salah satu filosofi terpenting dalam sejarah sepak bola.

Kelahiran Sepak Bola di Spanyol (1890–1930)

Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Spanyol (1890–1930)

  • Sepak bola diperkenalkan oleh pelaut, pedagang, dan pekerja Inggris di pelabuhan seperti Bilbao, Barcelona, dan Huelva.
  • 1893: Klub tertua di Spanyol, Recreativo de Huelva, didirikan.
  • 1899: FC Barcelona didirikan oleh Joan Gamper (Swiss).
  • 1902: Madrid FC (kini Real Madrid) didirikan oleh Juan Padrós.
  • 1913: Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) berdiri.
  • 1920: Timnas Spanyol tampil di Olimpiade Antwerpdebut internasional.
  • 1929: La Liga resmi dimulai — Barcelona juara perdana.

💡 Sepak bola awalnya jadi cermin identitas regional:

  • Barcelona: simbol nasionalisme Katalan
  • Athletic Bilbao: simbol identitas Basque (hanya rekrut pemain Basque)
  • Real Madrid: dianggap sebagai klub pusat kekuasaan Spanyol (Madrid)

🏆 Era Real Madrid & Dominasi Eropa (1950–1970)

Kemunculan “Galácticos” Pertama

  • Di bawah presiden Santiago Bernabéu, Real Madrid jadi raksasa dunia.
  • 1955–1960: Real Madrid juara Piala Champions 5 kali berturut-turut!
    • Pemain legendaris: Alfredo Di Stéfano, Ferenc Puskás, Francisco Gento
    • 1960: Kalahkan Eintracht Frankfurt 7–3 di final Glasgow — dianggap final terbaik sepanjang masa

💫 Real Madrid jadi wajah Spanyol era Franco — meskipun kisah “klub rezim” itu lebih kompleks secara historis.

Timnas Spanyol: Juara Eropa Pertama (1964)

  • 1964: Spanyol jadi tuan rumah dan juara Piala Eropa!
    • Kalahkan Uni Soviet 2–1 di final (Estadio Santiago Bernabéu)
    • Gol penentu oleh Marcelino Martínez

📉 Masa Kelam & Fragmentasi (1970–1990)

  • 1970–1980: Real Madrid & Barcelona tetap kuat di Eropa, tapi timnas Spanyol mandek.
  • 1982: Spanyol jadi tuan rumah Piala Dunia, tapi gagal lolos dari grup.
  • 1984: Runner-up Piala Eropa (kalah dari Prancis)
  • 1986: Capai perempat final Piala Dunia, kalah dari Belgia
  • Masalah:
    • Timnas dianggap “tim terbaik yang tak pernah menang”
    • Mental lemah, sering kalah di laga krusial (“La Tragedia“)

🌟 Revolusi Tiki-Taka & Kejayaan Emas (2008–2012)

Di bawah pelatih Luis Aragonés dan Vicente del Bosque, Spanyol menciptakan era paling gemilang dalam sejarah:

2008: Juara Piala Eropa (Austria-Swiss)

  • Kalahkan Jerman 1–0 di final
  • Gaya bermain: “tiki-taka” — passing cepat, kontrol bola 70%+, pressing kolektif
  • Inti tim: Xavi, Iniesta, Casillas, Puyol, Sergio Ramos

2010: Juara Piala Dunia (Afrika Selatan)

  • Kalahkan Belanda 1–0 (gol Andrés Iniesta di menit 116)
  • Spanyol jadi tim Eropa pertama yang juara Piala Dunia di luar Eropa!

2012: Juara Piala Eropa Lagi (Polandia-Ukraina)

  • Kalahkan Italia 4–0 di final — kemenangan terbesar dalam sejarah final Piala Eropa
  • Satu-satunya negara yang menang 3 trofi besar berturut-turut (Euro 2008, Piala Dunia 2010, Euro 2012)

✨ Generasi emas ini dianggap salah satu tim terbaik dalam sejarah sepak bola.


🔴⚪ Dua Raksasa: Real Madrid vs FC Barcelona

AspekReal MadridFC Barcelona
Didirikan19021899
Gelar La Liga36 (terbanyak)27
Gelar Liga Champions15 (terbanyak dunia)5
LegendaDi Stéfano, Raúl, Cristiano Ronaldo, ModrićKubala, Cruyff, Maradona, Messi, Xavi
Identitas“Klub dunia”, elit, kekuasaan“Més que un club” (Lebih dari klub), Katalan, demokrasi

El Clásico

  • Lebih dari sekadar pertandingan — simbol konflik politik, budaya, dan identitas Spanyol.
  • Head-to-head:
    • Real Madrid unggul di Liga Champions
    • Barcelona unggul dalam dominasi liga era Guardiola (2008–2012)

🏟️ Klub-Klub Bersejarah Lainnya

  • Athletic Bilbao: Hanya pakai pemain Basque murni — filosofi unik sejak 1912
  • Atlético Madrid: “Underdog” ibukota, juara Liga Champions 1962, 2010, 2012 (Liga Europa)
  • Valencia, Sevilla, Real Sociedad: kekuatan Eropa di era 2000-an

📉 Masa Pasca-Emas & Tantangan Modern (2014–2025)

  • 2014: Gagal di Piala Dunia (kalah dari Belanda 1–5, Chile 0–2)
  • 2018: Didepak di 16 besar oleh Rusia (adu penalti)
  • 2022: Gagal di 16 besar oleh Maroko
  • 2023: Juara Nations League — tanda kebangkitan generasi muda

Generasi Baru Spanyol

  • Gavi, Pedri, Lamine Yamal, Rodri, Unai Simón
  • Kembali ke akar penguasaan bola, tapi dengan kecepatan dan fisik modern

🌟 Lamine Yamal (17 tahun) jadi bintang Piala Eropa 2024 — simbol masa depan cerah.


🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Menyeimbangkan tradisi “tiki-taka” dengan tuntutan sepak bola modern
  2. Menjaga harmoni politik antara Madrid, Katalonia, dan Basque
  3. Membangun timnas yang dominan tanpa mengandalkan Barcelona/Real Madrid
  4. Menghadapi dominasi finansial Inggris dan Arab di bursa transfer

💬 Kesimpulan

Sepak bola Spanyol adalah cermin jiwa bangsa:

  • Indah seperti arsitektur Gaudí,
  • Kuat seperti istana Alhambra,
  • Kompleks seperti sejarah politiknya.

Dari Di Stéfano hingga Yamal, dari Bernabéu hingga Camp Nou, Spanyol telah membuktikan bahwa sepak bola bisa jadi seni, politik, dan kebanggaan nasional — semua dalam satu gerakan umpan.

“Di Spanyol, kami tak hanya bermain bola. Kami menari dengan waktu.”

Fakta Unik

  1. La Liga adalah liga paling internasional — 30% pemain asing
  2. Camp Nou (Barcelona) adalah stadion terbesar di Eropa (99.354 kursi)
  3. Spanyol adalah satu-satunya negara yang punya 2 klub dengan 5+ Liga Champions
  4. “Tiki-taka” diadopsi oleh timnas Jepang, Chile, dan Selandia Baru

Kelahiran Sepak Bola di Brasil

Awal Mula: Kelahiran Sepak Bola di Brasil (1894–1930)

  • 1894: Sepak bola diperkenalkan oleh Charles William Miller, putra Inggris-Brasil, yang belajar di Southampton, Inggris.
    → Ia bawa dua bola dan buku aturan kembali ke São Paulo.
  • 1895: Klub pertama, São Paulo Railway FC, didirikan.
  • 1914: Confederação Brasileira de Futebol (CBF) berdiri.
  • 1919: Brasil juara Copa América pertama — diadakan di Rio de Janeiro.
  • 1930: Brasil ikut Piala Dunia perdana di Uruguay, tapi gagal lolos dari grup.

💡 Awalnya, sepak bola hanya dimainkan oleh elit kulit putih. Tapi pemain kulit hitam dan campuran seperti Arthur Friedenreich (top scorer awal) mulai menembus sekat rasial.


🌟 Era Pelé & Kejayaan Emas (1950–1970)

Tragedi Maracanazo (1950)

  • Piala Dunia 1950 diadakan di Brasil.
  • Final tidak resmi: Brasil vs Uruguay di Maracanã (hadirin: 200.000 orang).
  • Brasil butuh imbang untuk juara — tapi kalah 1–2.
  • Hari itu dikenang sebagai Maracanazotragedi nasional, hari berkabung, koran tulis: “Brasil meninggal hari ini.”

Penebusan: Era Pelé (1958–1970)

  • 1958 (Swedia):
    • Pelé (17 tahun) debut → cetak 2 gol di final vs Swedia
    • Brasil juara Piala Dunia pertama!
  • 1962 (Chile):
    • Pelé cedera di laga kedua, tapi Garrincha bawa Brasil juara lagi!
  • 1970 (Meksiko):
    • Tim terbaik sepanjang masa: Pelé, Jairzinho, Rivelino, Tostão, Carlos Alberto
    • Menang 4–1 atas Italia di final
    • Brasil pertahankan Piala Jules Rimet selamanya (3 gelar)

🏆 Brasil jadi satu-satunya negara yang juara Piala Dunia 3 kali (1958, 1962, 1970) — dan pemain terbaik dunia: Pelé.


🦅 Era Pasca-Pelé: Krisis & Kebangkitan (1974–1994)

  • 1974 & 1 978: Brasil tampil mengecewakan — kalah dari Belanda dan Argentina.
  • 1982: “Tim Terindah yang Tak Pernah Juara”
    • Pelatih: Telê Santana
    • Pemain: Zico, Sócrates, Falcão, Éder
    • Kalah 2–3 dari Italia (gol Paolo Rossi) di babak kedua
  • 1986: Kalah dari Prancis di perempat final (adu penalti)
  • 1994 (AS):
    • Brasil juara ke-4!
    • Romário & Bebeto jadi duet mematikan
    • Final vs Italia: 0–0 → Brasil menang 3–2 adu penalti
    • Dunga angkat trofi — akhir dari 24 tahun puasa gelar

💬 “Kami menang bukan karena bermain indah, tapi karena ingin menang.” — Dunga


🔥 Era Ronaldo & Dominasi Global (1994–2002)

  • 1998 (Prancis):
    • Ronaldo jadi bintang dunia
    • Tapi di final, ia mengalami kejang misterius sebelum laga vs Prancis
    • Brasil kalah 0–3 — misteri yang masih diperdebatkan hingga kini
  • 2002 (Korea-Jepang):
    • Brasil juara ke-5!
    • “Three R”: Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho
    • Ronaldo cetak 8 gol, termasuk 2 di final vs Jerman
    • Pelatih Luiz Felipe Scolari bawa kembali “jogo bonito” dengan kemenangan

Brasil jadi satu-satunya negara dengan 5 bintang di jersey Piala Dunia.


📉 Masa Stagnasi & Tragedi (2006–2014)

  • 2006: Kalah dari Prancis di perempat final (Zidane vs Ronaldo)
  • 2010: Kalah dari Belanda di perempat final
  • 2014 (Tuan Rumah):
    • Tragedi terbesar sejak 1950:
      • Semi-final vs Jerman: Brasil kalah 1–7 di Belo Horizonte
      • Fred, Hulk, David Luiz jadi sasaran kritik
      • Dikenang sebagai “Mineirazo” (dari Stadion Mineirão)
    • Tempat ketiga: Kalah 0–3 dari Belanda
  • 2018 & 2022:
    • Gagal di perempat final — tidak juara Piala Dunia sejak 2002

🌈 Bintang-Bintang Legendaris Brasil

GenerasiPemainKontribusi
1950sPelé3x Piala Dunia, 1.281 gol (rekor dunia)
1970sGarrinchaSayap ajaib, juara 1958 & 1962
1980sZico“Putih dari Rio”, playmaker genius
1990sRomário, RonaldoStriker paling ditakuti di dunia
2000sRonaldinho, KakáBallon d’Or (2004, 2007)
2010sNeymarPemain termahal dunia (€222 juta), ikon modern

💡 Pelé diakui FIFA sebagai “Pemain Terbaik Abad ke-20”.


🏟️ Klub-Klub Raksasa Brasil

  1. Flamengo (Rio de Janeiro)
    • Juara Copa Libertadores 1981, 2019
    • Fans: 40 juta+ (terbanyak di Brasil)
  2. São Paulo FC
    • Juara Piala Dunia Antarklub 1992, 1993, 2005
  3. Palmeiras
    • Juara Copa Libertadores 2020, 2021
  4. Santos FC
    • Klub Pelé (1956–1974) & Neymar (2009–2013)

🌍 Brasil adalah penghasil pemain terbanyak di Eropa — lebih dari 1.000 pemain Brasil main di luar negeri.


🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Juara Piala Dunia ke-6 — akhiri puasa sejak 2002
  2. Bangkit dari sistem akademi yang terlalu fokus pada “jualan pemain”
  3. Kurangi ketergantungan pada bintang individu → bangun tim kolektif
  4. Perbaiki infrastruktur liga domestik (Brasileirão)

💬 Kesimpulan

Brasil bukan hanya negara. Ia adalah roh sepak bola dunia.
Dari Maracanã hingga Camp Nou, dari Pelé hingga Neymar, Brasil telah mengajarkan dunia bahwa sepak bola bukan soal menang — tapi soal keindahan, keberanian, dan jiwa.

“Orang lain punya budaya. Kami punya sepak bola.”
Nelson Rodrigues, penulis Brasil

“Di Brasil, Tuhan adalah Pelé. Dan sepak bola adalah gerejanya.”


🇧🇷 Fakta Unik

  1. Brasil adalah satu-satunya negara yang ikut semua edisi Piala Dunia (1930–2022).
  2. 200 juta penduduk, 700.000 lapangan futsal — sepak bola ada di setiap gang.
  3. “Gol of the Century” oleh Diego Maradona (1986) tercipta melawan Brasil di babak sebelumnya.
  4. Lagu resmi Piala Dunia 1970“Pra Frente Brasil” — masih dinyanyikan di stadion hingga kini.

Sejarah Sepak Bola THAILAND !

Awal Mula: Era Kerajaan Siam (1897–1930)

Perkenalan Sepak Bola oleh Raja Chulalongkorn (Rama V)

  • Sepak bola pertama kali diperkenalkan di Thailand (dulu Siam) oleh Raja Chulalongkorn setelah kunjungannya ke Eropa pada 1897.
  • 1897: Raja memerintahkan pembangunan lapangan sepak bola pertama di Sanam Luang, Bangkok.
  • 1901: Sukanphoom School (sekolah elit kerajaan) bentuk tim sepak bola pertama.
  • 1916: Asosiasi Sepak Bola Siam didirikan — kini Federasi Sepak Bola Thailand (FAT).

💡 Thailand adalah negara Asia pertama yang memiliki federasi sepak bola resmi.

Tim Nasional Pertama

  • 1924: Timnas Siam tampil di Olimpiade Parisdebut internasional pertama.
    • Kalah 0–3 dari Swedia di babak pertama.
  • 1930: Ikut Far Eastern Championship Games — menang atas Filipina dan Tiongkok.

🦅 Era Pasca-Perang & Identitas Nasional (1950–1980)

Nama Berubah: Siam → Thailand

  • Setelah 1939, nama negara berubah dari Siam menjadi Thailand (“Tanah Orang Thai”).
  • Tim nasional dikenal sebagai “Gajah Perang” (War Elephants) — simbol kekuatan dan kebanggaan kerajaan.

Prestasi Emas: Era 1960–1970

  • 1965: Juara SEA Games (masih bernama Southeast Asian Peninsular Games)
  • 1968: Juara King’s Cup perdana (turnamen internasional tahunan yang didirikan Raja Bhumibol)
  • 1972: Lolos ke Olimpiade Munich — satu-satunya keikutsertaan Thailand di Olimpiade hingga kini
  • 1970–1980: Dominasi di kawasan — juara SEA Games 1977, dan runner-up 1975, 1979

Legenda Era Ini:

  • Piyapong Pue-on — striker ikonik
  • Dettapol Koomkhun — kapten timnas
  • Charnwit Polcheewin — pelatih legendaris

📉 Masa Tantangan: 1980–2000 — Di Bawah Bayangan Rival

  • 1980–1990: Thailand kehilangan dominasi di ASEAN.
    • Singapura, Malaysia, dan Indonesia lebih sering juara.
  • 1992: Gagal lolos ke Olimpiade Barcelona.
  • 1996: Gagal lolos ke Piala Asia.
  • Masalah struktural:
    • Liga domestik tidak profesional
    • Minim akademi muda
    • Kurangnya investasi infrastruktur

🌟 Kebangkitan Modern: Era Kiatisuk & Keajaiban 2000–2010

Transformasi Besar

  • 2000: Thailand juara Piala AFF perdana!
    • Kalahkan Indonesia di final
    • Pelatih: Peter Withe (Inggris)
  • 2002: Lolos ke Piala Dunia U-17 — pertama kalinya dalam sejarah
  • 2007: Tuan rumah Piala Asia 2007 (bersama Indonesia, Malaysia, Vietnam)
    • Capai perempat final — kalah dari Irak (juara turnamen)
  • 2010: Juara Piala AFF kedua — kalahkan Indonesia lagi!

Liga Domestik: Thai League (1996–Sekarang)

  • 1996: Liga profesional pertama diluncurkan.
  • Klub dominan:
    • BEC Tero Sasana (era 2000-an)
    • Muangthong United (2009–2017)
    • Buriram United (2011–sekarang)

🔥 Era Buriram United & Dominasi Nasional (2011–2025)

Revolution oleh Newin Chidchob

  • 2011: Buriram United (dari PEA FC) dibeli oleh politisi Newin Chidchob.
  • Investasi besar:
    • Stadion modern (Chang Arena, kapasitas 32.600)
    • Akademi muda
    • Pelatih top Asia & Eropa
  • Prestasi:
    • 10+ gelar liga sejak 2011
    • Lolos ke Liga Champions Asia hampir setiap tahun
    • Juara Piala AFC 2023gelar Asia pertama untuk klub Thailand!

⚡ Buriram jadi model klub profesional Asia Tenggara, menyaingi JDT (Malaysia) dan BG Pathum (Thailand).


🦁 Timnas Thailand Era Modern: Raja ASEAN

Prestasi Terkini (2012–2025)

  • Piala AFF:
    • Juara 2014, 2016, 2020, 2022total 7 gelar (terbanyak di ASEAN!)
    • Runner-up 2012, 2018
  • SEA Games:
    • Emas 2013, 2015, 2017, 2021, 2023dominasi mutlak
  • Piala Asia:
    • Lolos 2019, 2023
    • 2023: Kalah di babak grup, tapi kalah tipis dari Oman (1–2) dan Kirgistan (0–1)

Bintang Modern

  • Chanathip Songkrasin (“Messi Thailand”) — main di Jepang (Consadole Sapporo, BG Pathum)
  • Teerasil Dangda — kapten dan top scorer sepanjang masa (61+ gol)
  • Supachok Sarachat, Suphanat Mueanta — bintang muda

🏟️ Klub-Klub Paling Berpengaruh di Thailand

KlubKotaPrestasi
Buriram UnitedBuriramJuara liga 10x, juara Piala AFC 2023
Muangthong UnitedNonthaburiJuara liga 2009–2012, melahirkan Chanathip
BG Pathum UnitedPathum ThaniJuara liga 2020–21, beli Chanathip dari Jepang
Chonburi FCChonburiRaksasa timur, juara 2007

🏆 Piala AFF: Thailand vs Indonesia — “El Clásico ASEAN”

  • Thailand dan Indonesia adalah finalis paling sering di Piala AFF.
  • Thailand menang 7x, Indonesia belum pernah juara.
  • Final 2020 & 2022: Thailand kalahkan Indonesia — perkuat status “raja ASEAN”.

🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Tembus level Asia: Lolos ke Piala Dunia 2026 atau 2030
  2. Kembangkan liga domestik agar lebih kompetitif
  3. Perkuat akademi muda — kurangi ketergantungan pada pemain senior
  4. Bangun stadion kelas dunia di luar Bangkok dan Buriram
  5. Tingkatkan kualitas wasit dan manajemen klub

💬 Kesimpulan

Sepak bola Thailand adalah kisah kebangkitan dari akar kerajaan menjadi raksasa ASEAN.
Dari Raja Chulalongkorn yang memperkenalkan bola, hingga Buriram United yang mengguncang Asia, Thailand telah membuktikan bahwa visi, investasi, dan cinta sepak bola bisa mengubah nasib bangsa.

“Di Thailand, kami tak hanya bermain sepak bola. Kami membawa semangat gajah perang — kuat, setia, dan tak terkalahkan di kandang sendiri.”

Sejarah Sepak Bola MALAYSIA !

Awal Mula: Era Kolonial Inggris (1890–1957)

Masuknya Sepak Bola oleh Kolonial Inggris

  • Sepak bola pertama kali diperkenalkan oleh tentara, pegawai pemerintah, dan pedagang Inggris pada akhir abad ke-19.
  • 1905: Kuala Lumpur Football Association didirikan — asosiasi sepak bola pertama di Malaya.
  • 1926: Malaya Cup (kini Piala Malaysia) diluncurkan — kompetisi tertua di Asia Tenggara, awalnya hanya untuk tim dari Semenanjung Malaya.
  • 1933: Federasi Sepak Bola Malaya (FAM) didirikan — kini Football Association of Malaysia.

Tim Awal & Identitas Etnis

  • Klub awal sering berbasis etnis:
    • Selangor FA (1936) — didominasi Melayu & Cina
    • Singapore FA — tim kuat dari koloni Singapura (masih bagian Malaya hingga 1965)
    • Perak FA, Penang FA — muncul sebagai kekuatan regional

💡 Fakta: Singapore FA adalah tim paling dominan di Malaya Cup, juara 12 kali antara 1921–1941.


🦅 Era Pasca-Kemerdekaan & Federasi Malaysia (1957–1970)

  • 1957: Malaya merdeka → tim nasional Malaya mulai tampil internasional.
  • 1963: Federasi Malaysia terbentuk (Malaya + Sabah + Sarawak + Singapura).
  • 1965: Singapura keluar dari Malaysiatim nasional Malaysia lahir dalam bentuk modern.
  • 1966: Malaysia resmi jadi anggota FIFA dan AFC.

Prestasi Awal Timnas

  • 1961: Runner-up Pesta Sukan Asia (Asian Games) di Jakarta
  • 1962: Juara Pesta Olahraga Semenanjung (kini SEA Games) di Jakarta
  • 1970-an: Malaysia jadi kekuatan utama Asia Tenggara, sering final SEA Games

Legenda Era Ini:

  • Mokhtar Dahari — “Supermokh”, penyerang legendaris (1972–1985)
  • Santokh Singh — kapten dan gelandang ikonik
  • Wong Choon Wah — bek handal keturunan Tionghoa

🏆 Era Keemasan: 1970–1990

Dominasi Regional

  • SEA Games:
    • Juara 1977, 1979, 1989
    • Runner-up 1971, 1975, 1981, 1987
  • Piala Asia:
    • Lolos 4 kali (1976, 1980, 1984, 1996)
    • Prestasi terbaik: Peringkat ke-4 (1976) di Iran — masih jadi pencapaian tertinggi hingga kini!

Liga Domestik: Liga Perdana Malaysia (1982–1993)

  • Klub dominan:
    • Selangor FA — juara 7 kali (1980–1997)
    • Pahang FA, Kedah FA, Johor FA
  • Stadion Shah Alam (1994) dan Stadium Merdeka jadi ikon sepak bola nasional.

🌟 Mokhtar Dahari mencetak 89 gol dalam 167 laga untuk timnas — rekor hingga kini.


📉 Masa Kelam: 1990–2010 — Stagnasi & Krisis Identitas

  • 1990-an–2000-an: Malaysia kehilangan dominasi di ASEAN.
    • Sering kalah dari Thailand, Vietnam, Singapura
    • Tidak pernah lolos ke Piala Asia setelah 1996
  • Masalah struktural:
    • Dualisme liga (Liga Perdana vs Liga Nasional)
    • Kurangnya pembinaan usia muda
    • Ketergantungan pada pemain naturalisasi
    • Manajemen klub tidak profesional

Satu-Satunya Sinar: Piala AFF

  • 2010: Malaysia juara Piala AFF untuk pertama kalinya!
    • Kalahkan Indonesia 4–2 (agg) di final
    • Pelatih: K. Rajagopal
    • Pemain: Safee Sali (top scorer), Norshahrul Idlan, Mohd Aidil Zafuan

✨ Ini adalah pencapaian terbesar Malaysia dalam 20 tahun terakhir.


🔴 Era Modern: Transformasi & Tantangan (2011–2025)

Revolusi Sepak Bola Malaysia (2015–Sekarang)

  • 2015: Football Association of Malaysia (FAM) luncurkan “Strategi Transformasi Sepak Bola Malaysia”.
  • Investasi besar:
    • Akademi Mokhtar Dahari (pusat pelatihan nasional)
    • Liga Super Malaysia diperkuat
    • Naturalisasi selektif: Liridon Krasniqi (Kosovo), Dion Cools (Belgia)

Prestasi Terkini

  • SEA Games:
    • Perunggu 2017
    • Perak 2023 (kalah dari Thailand di final)
  • Piala AFF:
    • Runner-up 2014, 2018
    • Semifinalis 2022, 2024
  • FIFA Ranking: Naik ke 130+ (dari 170+ pada 2018)

Klub Paling Sukses Era Modern: Johor Darul Ta’zim (JDT)

  • Didirikan: 2013 (dari Johor FC)
  • Pemilik: Tunku Mahkota Johor (TMJ) — putra Sultan Johor
  • Prestasi:
    • Juara Liga Super Malaysia 10 kali berturut-turut (2014–2023)
    • Juara Piala AFC 2015klub Malaysia pertama yang juara kompetisi Asia!
    • Lolos ke Liga Champions Asia 2022–2024

⚡ JDT jadi model klub profesional Asia Tenggara, dengan stadion sendiri (Sultan Ibrahim Stadium, kapasitas 40.000), akademi, dan manajemen Eropa.


🏟️ Klub-Klub Legendaris Malaysia

KlubKotaPrestasi
Selangor FAShah AlamJuara Liga 7x, Piala Malaysia 33x (rekor)
Kedah FAAlor SetarJuara “Triple Crown” 2007–08
Pahang FAKuantanJuara Liga 4x, Piala AFC 1995 (runner-up)
Johor Darul Ta’zim (JDT)Johor BahruDominasi 2014–2024, juara Piala AFC 2015

🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Bangun sistem akademi nasional yang berkelanjutan
  2. Kurangi ketergantungan pada naturalisasi
  3. Profesionalisasi manajemen klub di luar JDT
  4. Tingkatkan kualitas wasit dan infrastruktur stadion
  5. Kembalikan dominasi di ASEAN dan lolos ke Piala Asia 2027

💬 Kesimpulan

Sepak bola Malaysia adalah cermin identitas multikultural negara:

  • Lahir dari kolonial Inggris,
  • Dibentuk oleh semangat Melayu, Tionghoa, India, dan Bumiputera,
  • Dibangkitkan kembali oleh visi modern seperti JDT.

Meski belum konsisten di level tertinggi, semangat “Harimau Malaya terus menyala — terutama setiap kali mereka bertemu Indonesia, Thailand, atau Singapura.

“Di Malaysia, sepak bola bukan hanya olahraga. Ia adalah persatuan dalam warna bendera: merah, putih, biru, dan bulan sabit.”

Sejara sepak bola INDONESIA !

Awal Mula: Era Kolonial Belanda (1910–1945)

1910–1930: Kelahiran Sepak Bola di Hindia Belanda

  • Sepak bola pertama kali diperkenalkan oleh tentara, pedagang, dan pegawai Belanda pada akhir abad ke-19.
  • 1914: Berdiri Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) — organisasi sepak bola untuk warga Belanda.
  • 1919: Berdiri Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) — federasi resmi sepak bola Hindia Belanda, anggota FIFA sejak 1924.
  • 1930: Tim nasional Hindia Belanda ikut Piala Dunia 1938 di Prancis — satu-satunya keikutsertaan Indonesia dalam sejarah Piala Dunia.
    • Kalah 0–6 dari Hongaria di babak pertama (tandingan tunggal).
    • Pemain seperti Sucipto, Tan Mo Heng, Anwar Sutan jadi pahlawan nasional.

Klub-Klub Awal

  • 1913: VIJ (Voetbal Indonesisch Jakarta) — klub pertama yang didirikan oleh pribumi.
  • Klub lain: SIV (Surabaya Indonesische Voetbalbond), BIV (Bandung Indonesische Voetbalbond).
  • Diskriminasi: Pemain pribumi dilarang bermain di klub Belanda, mendorong lahirnya klub nasionalis.

🦅 Era Kemerdekaan & Awal Republik (1945–1960)

1945–1950: Sepak Bola sebagai Alat Persatuan

  • Setelah kemerdekaan, NIVU dibubarkan, digantikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
  • 19 April 1930: PSSI didirikan di Yogyakarta oleh Soeratin Sosrosoegondo — kini diperingati sebagai Hari Sepak Bola Nasional.
  • 1951: Indonesia bergabung kembali ke FIFA.
  • 1956: Timnas Indonesia ikut Olimpiade Melbourne, menang 0–0 vs Uni Soviet, lalu kalah 0–4 di replay — tapi disegani dunia.
  • 1958: Indonesia juara Pesta Sukan Asia (Asian Games) di Tokyomedali emas pertama dan satu-satunya hingga kini!

Legenda Era Ini:

  • R. Maladi (penjaga gawang, kelak jadi Menteri Olahraga)
  • Soetjipto Soentoro
  • Djamiat Dalhar

🌏 Era Keemasan & Isolasi (1960–1970)

1960–1962: Puncak Prestasi

  • 1962: Indonesia jadi tuan rumah Asian Games IV di Jakarta.
    • Timnas menang emas setelah kalahkan India 2–1 di final.
    • Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dibangun untuk acara ini.
  • 1963: Indonesia menarik diri dari Piala Dunia 1966 karena menolak babak kualifikasi.

1965–1970: Isolasi Internasional

  • Akibat konflik politik (G30S/PKI), Indonesia menarik diri dari FIFA dan IOC (1964–1966).
  • 1966: Kembali ke FIFA, tapi kehilangan momentum internasional.

🏆 Era Perserikatan & Galatama (1970–1994)

Dualisme Kompetisi

  • Perserikatan: Liga amatir, klub berbasis daerah (misal: PSMS Medan, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta).
  • Galatama (1979–1994): Liga semi-profesional, klub berbasis perusahaan (misal: Arseto Solo, Pelita Jaya, Niac Mitra).
  • 1980-an: Muncul rivalitas besar:
    • “Derbi Jawa”: Persija vs Persib
    • “Derbi Sumatera”: PSMS vs PSPS
    • “Super Derby”: Persebaya vs Arema

Prestasi Timnas

  • 1987: Juara SEA Games di Jakarta
  • 1991: Juara SEA Games di Manila

📉 Tapi: Tidak pernah lolos ke Piala Dunia atau Piala Asia sejak 1950-an.


🔴 Era Liga Indonesia (1994–2020)

1994: Kelahiran Liga Profesional

  • Perserikatan dan Galatama digabung jadi Liga Indonesia.
  • 1995: Pelita Jaya jadi juara perdana.
  • Klub kuat era ini:
    • Persipura Jayapura
    • Arema Malang
    • Sriwijaya FC
    • Persib Bandung

Masalah Kronis

  • Dualisme kepengurusan PSSI (misal: KLB PSSI 2011 vs PSSI resmi)
  • Kekerasan suporter (tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022: 135 tewas)
  • Korupsi, mafia bola, dan dualisme liga (ISL vs IPL, 2011–2014)

Prestasi Timnas (1991–2021)

  • SEA Games:
    • Perak (1997, 2011, 2013, 2017, 2019, 2021)
  • Piala AFF:
    • Runner-up 4 kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, 2020)
      “Juara Moral” ASEAN, tapi tidak pernah juara

🔄 Reformasi Pasca-Tragedi Kanjuruhan (2022–Sekarang)

Tragedi Kanjuruhan (1 Oktober 2022)

  • Arema FC vs Persebaya di Malang — 135 tewas, terbanyak kedua di dunia setelah Heysel 1985.
  • Dampak:
    • FIFA turun tangan
    • Reformasi total sistem keamanan stadion
    • Liga dihentikan sementara

Era Baru (2023–2025)

  • Liga 1 kini dikelola PT LIB di bawah pengawasan FIFA & PSSI.
  • Investasi besar:
    • Klub seperti Persib, Persija, Arema dapat sponsor internasional
    • Akademi muda diperkuat
  • Timnas U-23:
    • Juara SEA Games 2023 di Kamboja — emas pertama setelah 32 tahun!
    • Lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024
  • Timnas Senior:
    • Tampil di Piala Asia 2023 (pertama sejak 2007)
    • Meski gagal lolos, kalah tipis dari Jepang (0–3) dan Irak (0–2)

🌟 Bintang Muda: Marselino Ferdinan, Rafael Struick, Pratama Arhan


🏟️ Klub Paling Bersejarah di Indonesia

KlubKotaPrestasi
Persija JakartaJakartaJuara Liga 2001, paling banyak fans
Persib BandungBandungJuara Liga 1995, 2014
Persebaya SurabayaSurabayaJuara Perserikatan 10x, rival terpanas
PSM MakassarMakassarJuara Liga 2000, klub tertua (1915)
Arema FCMalangJuara Liga 2009, 2017–18 (Piala Presiden)

🧭 Tantangan Masa Depan

  1. Infrastruktur stadion (harus sesuai standar FIFA)
  2. Akademi muda & pembinaan usia dini
  3. Profesionalisme manajemen klub
  4. Pemberantasan mafia bola & suap wasit
  5. Membangun budaya suporter yang sehat

💬 Kesimpulan

Sepak bola Indonesia adalah cermin perjalanan bangsa:

  • Dari perlawanan kolonialalat persatuan nasionalera keemasankekacauankebangkitan baru.
    Meski belum pernah juara Piala Dunia atau Piala Asia, semangat “Garuda” tetap menyala di dada 270 juta rakyat.

“Sepak bola bukan sekadar olahraga di Indonesia. Ia adalah napas, darah, dan jiwa bangsa.”

Bea Cukai Malang Sita 94 Ribu Batang Rokok Ilegal

BEA Cukai Malang bersama Pemerintah Daerah Kota Batu menindak peredaran barang kena cukai ilegal berupa rokok dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sepanjang Juli hingga Desember 2025.

Dalam periode tersebut, petugas menyita 94.284 batang rokok ilegal dan 30 botol MMEA ilegal dengan total volume 18 liter. “Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bea Cukai Malang dengan Pemerintah Daerah Kota Batu,” kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Pitoyo Pribadi, yang dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kamis, 25 Desember 2025.

Kolaborasi tersebut sebagai bentuk manifestasi upaya pemberantasan rokok ilegal dengan melaksanakan penganggaran yang berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.
Pitoyo menjelaskan, total nilai barang hasil penindakan tersebut mencapai Rp 143,4 juta dengan estimasi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp 73,49 juta. Seluruh barang bukti yang disita kini telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara.

Menurut Pitoyo, penindakan tersebut merupakan hasil sinergi Bea Cukai Malang dengan Satpol PP Kota Batu serta aparat penegak hukum lainnya.

Ia juga menyebutkan, keberhasilan penindakan tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan peran media dalam mendorong penegakan hukum sekaligus edukasi di bidang cukai. Kolaborasi lintas pihak dinilai menjadi kunci dalam menekan peredaran rokok dan MMEA ilegal di wilayah Kota Batu.

Bea Cukai Malang bersama Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap barang kena cukai ilegal. Upaya tersebut diharapkan dapat melindungi penerimaan negara, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat dari peredaran barang ilegal.

Polisi Tangkap Sopir Mobil MBG Penabrak Siswa SD Kalibaru

Polres Jakarta Utara telah menangkap sopir mobil pembawa makan bergizi gratis (MBG) yang menabrak siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis pagi. Peristiwa mobil Gran Max putih MBG menabrak sejumlah siswa itu viral di media sosial.

Kepala Polres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz telah mengkonfirmasi kecelakaan mobil MBG menabrak siswa di halaman SDN 01 Kalibaru pada Kamis pagi, 11 Desember 2025. “Benar saya masih perjalanan ke tempat kejadian perkara,” ujar dia, Kamis.

Dalam video yang tersebar di sosial media terlihat mobil putih Gran Max menabrak sejumlah siswa SDN 01 Kalibaru. Belum diketahui jumlah siswa yang terluka akibat kejadian itu. Namun terlihat beberapa anak jatuh dan ada yang berada di kolong mobil. Serta beberapa buku tampak berserakan di lapangan. Siswa lain dan guru yang menyaksikan terdengar saling berteriak. Beberapa guru tampak mencoba mengeluarkan siswa yang berada di kolong mobil.

Juru Bicara Gubernur Jakarta Pramono Anung, Chiko Hakim mengatakan Pramono telah memerintahkan jajaran, khususnya Walikota Jakarta Utara untuk menangani peristiwa itu. “Bapak Gubernur telah memerintahkan jajaran, khususnya Wali Kota Jakarta Utara untuk menangani yang perlu dilakukan untuk korban bersama dinas terkait utamanya Dinkes. Seluruh biaya akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta,”

Geger, paket ojol mayat bayi di Medan diduga hasil inses abang dan adik

Sepasang kakak beradik, Reynaldi (25) dan Najma Hamida (21), ditangkap polisi setelah diduga mengirimkan jasad bayi laki-laki menggunakan layanan ojek online (ojol) Gosend.

Ironisnya, bayi tersebut diduga merupakan anak kandung mereka sendiri, hasil hubungan inses yang dijalin secara diam-diam.
Penangkapan dilakukan pada Jumat (9/5) pagi di sebuah kamar kos di kawasan Medan Belawan.

“Benar, kedua pelaku sudah diamankan. Mereka adalah kakak dan adik kandung,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto kepada Kompas.com

KRONOLOGI INSES MENGGEMPARKAN

Menurut keterangan pihak kepolisian, Najma mengaku menjalin hubungan terlarang dengan Reynaldi meski keduanya tidak tinggal serumah. Reynaldi disebut kerap datang menemui adiknya untuk melakukan hubungan seksual.

Najma diketahui hamil pada Januari 2025, dan melahirkan bayinya secara mandiri di Barak Tambunan, Sicanang, Kecamatan Medan Belawan pada 3 Mei. Bayi itu lahir dalam kondisi prematur dan mengalami kekurangan gizi.

“Dugaan sementara, bayi itu adalah hasil hubungan terlarang antara NH dan R,” ungkap Kombes Ferry Walintukan, Kabid Humas Polda Sumut.

Pada 7 Mei, Najma membawa bayi tersebut ke RS Delima Martubung. Dokter menyarankan agar bayi dirujuk ke RS Pirngadi, namun Najma takut karena kendala ekonomi dan tidak adanya data keluarga.

Bayi kemudian dibawa kembali ke tempat tinggal Najma. Tak lama berselang, bayi tersebut meninggal dunia

Najma, yang juga diketahui bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK), membuat penyelidikan semakin kompleks. Polisi masih menunggu hasil tes DNA untuk memastikan identitas ayah biologis bayi tersebut, meski dugaan kuat mengarah pada Reynaldi.

Kamboja tarik atlet dari SEA Games di Thailand; situasi memanas, Trump siap turun tangan

BANGKOK/PHNOM PENH: Thailand dan Kamboja kembali saling menuduh menyerang warga sipil dalam bentrokan di perbatasan pada Rabu (10/12).

Situasi memanas hingga Kamboja menarik para atletnya dari SEA Games di Thailand, sementara Trump menyatakan akan turun tangan untuk menyelamatkan gencatan senjata yang ia mediasi pada Juli.

Kedua negara saling menyalahkan atas bentrokan yang dimulai Senin, dan tetap berselisih mengenai solusi diplomatik atas ketegangan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Menteri luar negeri Thailand mengatakan dalam sebuah wawancara pada Selasa bahwa ia tidak melihat adanya potensi negosiasi, serta menambahkan bahwa situasi saat ini tidak kondusif untuk mediasi pihak ketiga. Sementara itu, penasihat utama Perdana Menteri Kamboja Hun Manet mengatakan kepada Reuters bahwa negaranya “siap berbicara kapan saja”.

Trump, berbicara dalam sebuah kampanye di Pennsylvania pada Selasa malam, menyebut sejumlah perang yang diklaim berhasil dihentikan olehnya, termasuk antara Pakistan dan India, serta Israel dan Iran, sebelum menyinggung kembali konflik yang memanas di Asia Tenggara.

“Saya benci mengatakan yang satu ini, namanya Kamboja-Thailand dan itu mulai hari ini, dan besok saya harus melakukan panggilan telepon. Siapa lagi yang bisa mengatakan saya akan melakukan panggilan telepon dan menghentikan perang antara dua negara yang sangat kuat, Thailand dan Kamboja?”

Ketika ditanya mengenai kemungkinan Trump kembali turun tangan, juru bicara pemerintah Kamboja Pen Bona mengatakan posisi Phnom Penh tetap sama, yaitu hanya menginginkan perdamaian. Juru bicara pemerintah Thailand mengatakan ia tidak tahu apakah perdana menteri telah berbicara dengan Trump, karena ia sedang berada di parlemen.

KLAIM SERANGAN KE WILAYAH SIPIL

Kamboja pada Rabu menarik atletnya dari SEA Games di Thailand, dengan alasan keamanan dan kekhawatiran serius dari keluarga para atlet.

Militer Thailand mengatakan roket BM-21 yang ditembakkan oleh pasukan Kamboja mendarat di dekat Rumah Sakit Phanom Dong Rak di distrik Surin pada Rabu pagi, memaksa evakuasi pasien dan staf ke tempat perlindungan. Militer juga mengatakan drone, roket BM-21, dan tank digunakan di titik-titik lain di perbatasan, termasuk di dekat kompleks kuil Preah Vihear yang disengketakan.

“Pasukan kami menghancurkan posisi anti-drone di selatan Chong Chom untuk mendukung operasi pembersihan elemen Kamboja di perkebunan mangga yang telah ditanam melintasi jalur operasi,” kata militer dalam sebuah pembaruan situasi.

Militer Kamboja mengatakan Thailand menggunakan tembakan artileri dan drone bersenjata untuk melancarkan serangan di provinsi Pursat, menembakkan mortir ke permukiman warga di provinsi Battambang, serta jet tempur F-16 Thailand memasuki wilayah udara Kamboja dan menjatuhkan bom dekat area sipil.